Search Header Logo
Lemban Kerja Peserta Didik-AIJ

Lemban Kerja Peserta Didik-AIJ

Assessment

Presentation

Computers

12th Grade

Hard

Created by

ASEP SUKARYA

Used 24+ times

FREE Resource

25 Slides • 1 Question

1

Lembar Kerja Peserta Didik

Administrasi Infrastruktur Jaringan

SMK TI Garuda Nusantara Cimahi

Teknik Komputer dan jaringan

Semester  : 5 (Ganjil)

Kelas  : XII -TKJ

Tahun Pelajaran : 2020 / 2021

Alokasi Waktu : 36 x 30 Menit

Slide image

2

PETUNJUK KEGIATAN BELAJAR

1. Guru meminta peserta didik untuk melihat materi tentang permasalahan dan konfigurasi manajemen bandwidth

2. Peserta didik dapat mengidentifikasi dan merumuskan masalah dari materi yang disajikan oleh guru

Slide image

3

KOMPETENSI DASAR 

3.15. Menganalisis permasalahan manajemen bandwidth

4.15. Mengevaluasi konfigurasi manajemen bandwidth

Slide image

4

Indikator Pencapaian Kompetensi

-  Mendiagnosis permasalahan manajemen bandwidth

- Menganalisis letak permasalahan manajemen bandwidth

- Mengecek permasalahan manajemen bandwidth

- Mengevaluasi permasalahan manajemen bandwidth

- Menguji hasil perbaikan manajemen bandwidth

Slide image

5

Tujuan Pembelajaran

Setelah Kegiatan Pembelajaran Diharapkan Peserta Didik Dapat :

- Menyimpulkan Cara Pemeriksaan Manajemen Bandwidth

- Mendeteksi Letak Permasalahan Manajemen Bandwidth

- Memperbaiki Permasalahan Manajemen Bandwidth

- Menguji Hasil Perbaikan Manajemen Bandwidth

- Menyusun Laporan Hasil Perbaikan Manajemen Bandwidth

Slide image

6

ALAT DAN BAHAN

- PC / Laptop

- Handphone

- Cisco Packet Tracer

- Bukur Referensi AIJ

- Quota Internet

Slide image

7

TUGAS/LANGKAH KEGIATAN

Amati Toplogi disamping

Slide image

8

Limitasi Bandwidth Sederhana

Cara paling mudah untuk melakukan queue pada RouterOS adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kita bisa melakukan pengaturan bandwidth secara sederhana berdasarkan IP Address client dengan menentukan kecepatan upload dan download maksimum yang bisa dicapai oleh client.


Slide image

9

CONTOH :

Kita akan melakukan limitasi maksimal upload : 128kbps dan maksimal download : 512kbps terhadap client dengan IP 192.168.10.2 yang terhubung ke Router. Parameter Target Address adalah IP Address dari client yang akan dilimit.

Slide image

10

Bisa berupa :

· Single IP (192.168.10.2) 

· Network IP (192.168.10.0/24) 

· Beberapa IP (192.168.10.2,192.168.10.13) dengan menekan tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian.

11


Penentuan kecepatan maksimum client dilakukan pada parameter target upload dan target download max-limit. Bisa dipilih dengan drop down menu atau ditulis manual. Satuan bps (bit per second).

Dengan pengaturan tersebut maka Client dengan IP 192.168.10.2 akan mendapatkan kecepatan maksimum Upload 128kbps dan Download 256kbps dalam keadaan apapun selama bandwidth memang tersedia. 

Slide image

12

Metode Pembagian Bandwidth Share 

Selain digunakan untuk melakukan manajemen bandwidth fix seperti pada contoh sebelumnya, kita juga bisa memanfaatkan Simple Queue untuk melakukan pengaturan bandwidth share dengan menerapkan Limitasi Bertingkat. Konsep Limitasi Bertingkat bisa anda baca pada artikel Mendalami HTB pada QOS RouterOS Mikrotik 


13

Contoh :

Melakukan pengaturan bandwidth sebesar 512kbps untuk 3 client. Konsep: 

1. Dalam keadaan semua client melakukan akses, masing-masing client mendapat bandwidth minimal 128kbps.

2. Jika hanya 1Client yang akses, maka mendapatkan bandwidth hingga 512kbps.

3. Jika tidak semua client melakukan akses, maka bandwidth akan dibagi rata ke client yg aktif.

Slide image

14


Router kita tidak tahu berapa total bandwidth real yang kita miliki, maka kita harus definisikan pada langkah pertama. Pendefinisian ini bisa dilakukan dengan melakukan setting Queue Parent. Besar bandwidth yang kita miliki bisa diisikan pada parameter Target Upload Max-Limit dan Target Download Max-Limit. 

Slide image

15

Langkah selanjutnya akan menentukan limitasi per client dengan melakukan setting child-queue. Pada child-queue kita tentukan target-address dengan mengisikan IP address masing-masing client. Terapkan Limit-at (CIR) : 128kbps dan Max-Limit

(MIR) : 512kbps. Arahkan ke Parent TotalBandwidth yang dibuat sebelumnya. Ulangi untukmemberikan limitasi pd client yang lain,sesuaikan TargetAddress. 

Slide image

16

Selanjutnya lakukan pengetesan dengan melakukan download di sisi client.

Pada gambar berikut menunjukkan perbedaan kondisi penggunaan bandwidth client setelah dilakukan limitasi bertingkat.

Kondisi 1 menunjukkan ketika hanya 1 client saja yg menggunakan bandwidth, maka Client tersebut bisa mendapat hingga Max-Limit. 

Slide image

17

Perhitungan : Pertama Router akan memenuhi Limit-at Client yaitu 128kbps. Bandwitdh yang tersedia masih sisa 512kbps-128kbps=384kbps. Karena client yang lain tidak aktif maka 384kbps yang tersisa akan diberikan lagi ke Client1 sehingga mendapat 128kbps+384kbps =512kbps atau sama dengan max-limit. 

Kondisi 2 menggambarkan ketika hanya 2 client yang menggunakan bandwidth

Slide image

18

Perhitungan : Pertama router akan memberikan limit-at semua client terlebih dahulu. Akumulasi Limit-at untuk 2 client = 128kbps x 2 =256kbps . Bandwidth total masih tersisa 256kbps. Sisa diberikan kemana.? Akan dibagi rata ke kedua Client.

Sehingga tiap client mendapat Limit-at + (sisa bandwidth / 2) = 128kbps+128kbps =256kbps

Kondisi 3 menunjukkan apabila semua client menggunakan bandwidth. 

Slide image

19

Perhitungan: Pertama Router akan memenuhi Limit-at tiap client lebih dulu, shg bandwidth yang dignkn 128kbps x 3 = 384kbps. Bandwidth total msh tersisa 128kbps. Sisa bandwidth akan dibagikan ke ketiga client secara merata sehingga tiap client mdpt 128kbps + (128kbps/3) = 170kbps.

Pada Limitasi bertingkat ini juga bisa diterapkan Priority untuk client. Nilai priority queue adalah 1-8 dimana terendah 8 dan tertinggi 1.

20

Contoh : 


Client 1 adalah VVIP user, maka bisa diberikan Priority 1 (tertinggi).

Slide image

21


Jika kita menerapkan priority perhitungan pembagian bandwidth hampir sama dengan sebelumnya. Hanya saja setelah limit-at semua client terpenuhi, Router akan melihat priority client. Router akan mencoba memenuhi Max-Limit client priority tertinggi dengan bandwidth yang masih tersedia. 


Slide image

22

Perhitungan: Client 1 mempunyai priority tertinggi maka router akan mencoba memberikan bandwidth sampai batas Max-Limit yaitu 512kbps. Sedangkan bandwidth yang tersisa hanya 128kbps, maka Client1 mendapat bandwidth sebesar Limit-at + Sisa Bandwidth = 128kbps+128kbps = 256kbps. Konsep pembagian ini mirip ktk berlangganan internet dg sistem Bandwidth share. Limitasi bertingkat jg bsditerapkan ktk dibthk sbh pengelompokkan pebgiabandwidth. 


Slide image

23

Bypass Traffic Lokal

Ketika kita melakukan implementasi Simple Queue, dengan hanya berdasarkan target-address, maka Router hanya akan melihat dari mana traffic itu berasal. Sehingga kemanapun tujuan traffic nya (dst-address) tetap akan terkena limitasi. Tidak hanya ke arah internet, akan tetapi ke arah jaringan Lokal lain yang berbeda segment juga akan terkena limitasi.


24

Contoh :

· IP LAN 1 : 192.168.10.0/24

· IP LAN 2 : 192.168.11.0/24.Jika hanya dibuat Simple Queue dengan target-address : 192.168.10.0/24, traffic ke arah 192.168.11.0/24 juga akan terlimit. Agar traffic ke arah jaringan lokal lain tidak terlimit, kita bisa membuat Simple Queue baru dengan mengisikan dst-address serta tentukan Max-Limit sebesar maksimal jalur koneksi, msl: 100Mbps. Kemdnletakkan rule tersebut pada urutan teratas (no.0).

Slide image

25


Rule Simple Queue dibaca dari urutan teratas (no. 0) sehingga dengan pengaturan tersebut traffic dari LAN1 ke LAN2 dan sebaliknya maksimum transfer rate sebesar 100Mbps atau setara dengan kecepatan kabel ethernet

26

Fill in the Blanks

Type answer...

Lembar Kerja Peserta Didik

Administrasi Infrastruktur Jaringan

SMK TI Garuda Nusantara Cimahi

Teknik Komputer dan jaringan

Semester  : 5 (Ganjil)

Kelas  : XII -TKJ

Tahun Pelajaran : 2020 / 2021

Alokasi Waktu : 36 x 30 Menit

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE