Search Header Logo
Bahasa Indonesia SMA: Teks Cerita Sejarah

Bahasa Indonesia SMA: Teks Cerita Sejarah

Assessment

Presentation

Physics, World Languages

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ahmad Gusairi

Used 57+ times

FREE Resource

1 Slide • 10 Questions

1

Bahasa Indonesia SMA

Teks Cerita Sejarah Kelas XII

oleh Ahmad Gusairi

Slide image

2

Multiple Choice

Soal 1.

Bacalah kutipan teks cerita sejarah rumpang berikut!


Mula-mula pertikaian berkisar pada kelakuan Trenggono yang begitu sampai hati membunuh abangnya sendiri, [ … ] diperkuat oleh sikapnya yang polos terhadap peristiwa Pakuan. Mengapa Sultan tak juga menyatakan sikap menentang usaha Portugis yang sudah mulai melakukan perdagangan ke Jawa? Sikap itu semakin ditunggu semakin datang. Para musafir yang sudah tak dapat menahan Hati lagi telah bermusyawarah dan [ … ] utusan untuk menghadap Sultan.


Konjungsi temporal dan verba material yang tepat untuk mengisi bagian rumpang di atas adalah …

1

A. Namun, mengirim

2

B. Kemudian, membentuk

3

C. Setelah itu, meminta

4

D. Sebelumya, mengajak

5

E. Lalu, memilih

3

Multiple Choice

Soal 2.

Penggunaan kata kerja mental dalam kutipan teks cerita sejarah tampak pada kalimat berikut ...

1

A. Mendengar kejadian itu, Adipati Aria Teja sangat risau.

2

B. Sunan memberinya nama yang baru, Raden Syahid.

3

C. Seseorang harus saling menolong saudaranya.

4

D. Gajah Mada mengumandangkan sumpahnya dengan semangat.

5

E. Ia khawatir akan keselamatan putranya.

4

Multiple Choice

Soal 3.

Bacalah kutipan teks cerita (novel) sejarah berikut!


Sekarang datang waktunya ia akan mencari-cari kesalahan. Mulailah aku mengingat-ingat secara kronologis pekerjaannku sejak 1912 sampai masuk ke tahun 1915. Hanya ada satu hal yang bisa digugat: analisa dangkal tentang naskah-naskah Raden Mas Minke yang aku anggap tidak berharga. Naskah-naskah itu aku simpan di rumah untuk jadi milik pribadi. Maka analisis yang kurang bersungguh-sungguh itu mungkin memberi peluang untuk menuduh aku menyembunyikan sesuatu pendapat atau kenyataan.


Penggunaan kata bermakna lampau pada kutipan teks di atas adalah .....

1

A. Sekarang datang waktunya ia akan mencari-cari kesalahan

2

B. Mulailah aku mengingat-ingat secara kronologis pekerjaannku sejak 1912 sampai masuk ke tahun 1915.

3

C. Hanya ada satu hal yang bisa digugat: analisa dangkal tentang naskah-naskah Raden Mas Minke yang aku anggap tidak berharga.

4

D. naskah-naskah itu aku simpan di rumah ku jadikan milik pribadi.

5

D. Maka analisis yang kurang bersungguh-sungguh itu mungkin akan memberikan peluang untuk menunduh aku menyembunyikan suatu pendapat atau kenyataan.

5

Multiple Choice

Soal 4.

Bacalah kutipan teks cerita (novel) sejarah berikut!


Akan tetapi, guncangan pertama yang memengaruhi hubungan ini adalah sebelumnya Sang Prabu telah menikah dengan empat putri mendiang raja Kertanegara, telah menikah lagi dengan seorang putri dari Melayu. Lalu puteri dari tanah Malayu ini menjadi istrinya yang kelima, Sang Prabu Kertarajasa Jayawardhana telah mengawini semua putri mendiang Raja Kertanegara. Hal ini dilakukannya akibat beliau tidak menghendaki adanya dendam dan perebutan kekuasaan kelak.


Perbaikan yang tepat untuk penggunaan konjungsi temporal dan konjungsi kausalitas pada teks di atas adalah ....

1

A. kemudian, sebelum, karena

2

B. ketika, sebelum, karena

3

C. kemudian, ketika, karena

4

D. kemudian, setelah, karena

5

E. ketika, kemudian, karena

6

Multiple Choice

Soal 5.

Bacalah kutipan teks cerita sejarah berikut!


Bahkan juga laut Jawa di bawah bulan purnama sidhi itu gelisah. Ombak-ombak besar bergulung-gulung memanjang terputus, menggunung, melandai, mengejajari pesisir pulau Jawa. Setiap puncak ombak dan riak, bahkan juga busanya yang bertebaran seperti serakan mutiara-semua-dikuningi oleh cahaya bulan. Angin meniup tenang. Ombak-ombak makin menggila.


Makna kata bermakna kias pada kata bercetak miring “Angin meniup tenang. Ombak-ombak makin menggila” adalah ....

1

A. Angin dan ombak tampak bergerak kencang

2

B. Angin tampak tenang, ombakpun juga tenang

3

C. Angin meniup dengan tenang dan ombakpun bergerak makin besar

4

D. Angin tampak dengan tenang, ombakpun makin besar

5

E. Angin bergerak makin kencang, demikian pula dengan ombak makin besar

7

Multiple Choice

Soal 6.

Bacalah dua kutipan teks berikut!

Teks 1

SUNAN KALI JAGA


Memasuki abad kelima belas Masehi, Majapahit mendapat serbuan berkali-kali dari Kerajaan Kediri. Ketika itu, Kerajaan Kediri dipimpin oleh Prabu Girindrawardana. Banyak adipati di daerah itu yang bertekuk lutut pada Kerajaan Kediri.

Namun tidak demikian dengan Adipati Tuban, yang bernama Aria Teja, yang beragama islam. “Demi Allah, aku tidak akan tunduk pada Kerajaan Kediri, mereka menyengsarakan rakyat”, kata Adipati Area Teja para pembantunya yang setia dan putranya, Raden Seca.

“Dan kau anakku, tetaplah mendalami agama Islam dengan sungguh-sungguh. Hidup semakin sulit dan penuh tantangan.

Seseorang harus memperkukuh dasar keimanan seseorang. Allah menguji hambanya yang Ia cintai, “ kata Adipati Area Teja pada Raden Reca yang baru berusia dua belas tahun.


TEKS 2

PERANG ACEH


Perang Aceh merupakan perang yang paling lama dan paling banyak menelan biaya untuk Belanda. Pada abad ke-19, Aceh masih merupakan kerajaan merdeka. Pada Traktat London tahun 1824, Inggris dan Belanda sudah bersepakat untuk menghormati kedaulatan Aceh. Tetapi Sumatra tahun 1871, Belanda diberi kebebasan menaklukkan seluruh Sumatra, termasuk Aceh. Pada tahun 1873, Belanda mengirim utusan ke Kutaraja yang menuntut agar Aceh takluk kepada Belanda. Sultan Mahmudsyah, penguasa Aceh, menolak tuntutan itu. Belanda mencetuskan perang dengan mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Kohler. Perlawanan Aceh di Mesjid Raya dapat diatasi Belanda, tetapi Kohler tewas tertembak di depan mesjid. Pasukan Belanda dapat ditahan bahkan dipukul mundur. Serangan pertama Belanda pada tahun 1873 telah mengalami kegagalan.


Persamaan dari kedua teks tersebut ditinjau dari kajian isi dan penggunaan kaidah kebahasaan adalah ...

1

A. Teks 1 dan teks 2 sama – sama menjelaskan tentang proses terjadinya perang; pada keduanya terdapat penggunaan kalimat bermakna lampau, konjungsi temporal dan penggunaan fungsi keterangan waktu serta tempat

2

B. Teks 1 dan Teks 2 sama – sama menjelaskan tentang penyebab terjadinya perang; pada keduanya terdapat penggunaan konjungsi temporal, konjungsi kausalitas,dan penggunaan fungsi keterangan waktu serta tempat

3

C. Teks 1 dan Teks 2 sama – sama menjelaskan tentang akibat terjadinya perang; pada keduanya terdapat penggunaan

konjungsi kausalitas, verba material, dan penggunaan fungsi keterangan waktu serta tempat

4

D. Teks 1 dan Teks 2 sama – sama menjelaskan tentang proses terjadinya perang dalam melawan musuh; pada keduanya terdapat penggunaan kalimat bermakna lampau , verba material dan penggunaan fungsi keterangan waktu serta tempat.

5

E. Teks 1 dan teks 2 sama – sama menjelaskan tentang proses terjadinya perang melawan musuh; pada keduanya terdapat

penggunaan konjungsi temporal, verba material dan penggunaan fungsi keterangan waktu serta tempat.

8

Multiple Choice

Soal 7.

Baca kembali dua kutipan teks berikut!


Teks 1

SUNAN KALI JAGA


Memasuki abad kelima belas Masehi, Majapahit mendapat serbuan berkali-kali dari Kerajaan Kediri. Ketika itu, Kerajaan Kediri dipimpin oleh Prabu Girindrawardana. Banyak adipati di daerah itu yang bertekuk lutut pada Kerajaan Kediri.

Namun tidak demikian dengan Adipati Tuban, yang bernama Aria Teja, yang beragama islam. “Demi Allah, aku tidak akan tunduk pada Kerajaan Kediri, mereka menyengsarakan rakyat”, kata Adipati Area Teja para pembantunya yang setia dan putranya, Raden Seca.

“Dan kau anakku, tetaplah mendalami agama Islam dengan sungguh-sungguh. Hidup semakin sulit dan penuh tantangan.

Seseorang harus memperkukuh dasar keimanan seseorang. Allah menguji hambanya yang Ia cintai, “ kata Adipati Area Teja pada Raden Reca yang baru berusia dua belas tahun.


TEKS 2

PERANG ACEH


Perang Aceh merupakan perang yang paling lama dan paling banyak menelan biaya untuk Belanda. Pada abad ke-19, Aceh masih merupakan kerajaan merdeka. Pada Traktat London tahun 1824, Inggris dan Belanda sudah bersepakat untuk menghormati kedaulatan Aceh. Tetapi Sumatra tahun 1871, Belanda diberi kebebasan menaklukkan seluruh Sumatra, termasuk Aceh. Pada tahun 1873, Belanda mengirim utusan ke Kutaraja yang menuntut agar Aceh takluk kepada Belanda. Sultan Mahmudsyah, penguasa Aceh, menolak tuntutan itu. Belanda mencetuskan perang dengan mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Kohler. Perlawanan Aceh di Mesjid Raya dapat diatasi Belanda, tetapi Kohler tewas tertembak di depan mesjid. Pasukan Belanda dapat ditahan bahkan dipukul mundur. Serangan pertama Belanda pada tahun 1873 telah mengalami kegagalan.

Teks 1 dan 2 ditinjau dari pengunaan kaidah kebahasaan adalah ....

1

A. Teks 1 terdapat penggunaan kalimat bermakna lampau sedangkan pada teks 2 tidak terdapat penggunaan kalimat bermkana lampauclay sabun

2

B. Teks 1 terdapat penggunaan konjungsi kausalitas sedangkan pada teks 2 tidak terdapat penggunaan konjungsi kausalitas

3

C. Teks 1 terdapat penggunaan kalimat langsung dan konjungsi temporal sedangkan pada teks 2 tidak terdapat penggunaan terdapat penggunaan kalimat langsung, dan konjungsi temporal.

4

D. Teks 1 terdapat penggunaan kalimat kalimat langsung, konjungsi kausalitas, dan penggunaan kata ganti sedangkan

pada teks 2 tidak terdapat penggunaan penggunaan kalimat kalimat langsung, konjungsi kausalitas, dan penggunaan kata ganti.

5

E. Teks 1 terdapat penggunaan kalimat kalimat langsung, konjungsi temporal, dan penggunaan kata ganti sedangkan pada teks 2 tidak terdapat penggunaan penggunaan kalimat kalimat langsung, konjungsi kausalitas, dan penggunaan kata ganti.

9

Multiple Choice

Soal 8.

Bacalah kutipan teks cerita sejarah berikut!

“Suatu hari, Raden Seca bertemu dengan rombongan penguasa Kediri yang sangat kaya. Raden Seca mengadang dan menghardik mereka. “Serahkan hartamu kepada rakyat!” Melihat seorang bocah menggertak, penguasa itu pun naik pitam.


Ungkapan "naik pitam" pada kutipan teks di atas bermakna ....

1

A. sombong

2

B. sedih

3

C. Pemarah

4

D. lepas tangan

5

E. tidak peduli

10

Multiple Choice

Soal 9.

Bacalah kutipan teks cerita sejarah berikut!


mereka belum puas juga kemudian pada tanggal 8 Agustus bom atom kedua mendarat kembali di Kota Nagasaki, dua pusat kota pemerintahan Jepang menjadi hancur rata dengan tanah.


kata kemudian pada pada kaimat di atas merupakan ...

1

A. konjungsi koordinat

2

B. konjungsi temporal

3

C. konjungsi sebab

4

D. konjungsi akibat

5

E. konjungsi kausalitas

11

Multiple Choice

Soal 10.

Di bawah ini yang bukan ciri-ciri teks cerita sejarah fiksi adalah ....

1

A. jalan cerita di susun berdasarkan dunia nyata.

2

B. gambaran kehidupan batin seorang tokoh yang lebih mendalam.

3

C. pengembangan karakter tokoh yang tidak sepenuhnya lengkap.

4

D. Menyajikan kehidupan sesuai dengan pandangan pengarang.

5

E. tersusun oleh fakta yang objektif.

Bahasa Indonesia SMA

Teks Cerita Sejarah Kelas XII

oleh Ahmad Gusairi

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE