Search Header Logo
Kls. 8 PA. Buddha - Meneladan Para Siswa Utama Buddha Sesi 1

Kls. 8 PA. Buddha - Meneladan Para Siswa Utama Buddha Sesi 1

Assessment

Presentation

Religious Studies

8th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 5+ times

FREE Resource

11 Slides • 2 Questions

1

Meneladan Para Siswa Utama Buddha

YA. Sariputta dan YA. Mogallana

Slide image

2

Namo Sanghyang Adi Buddhaya

Namo Buddhaya

Slide image

3

Namaskhara gatha

Arahaṁ sammā sambuddho bhagavā. Buddhaṁ bhagavantaṁ abhivādemi.


Sang Bhagava, Yang Mahasuci, Yang telah mencapai Penerangan Sempurna. Aku bersujud di hadapan Sang Buddha, Sang Bhagava.


The Most Blessed Bhagava Who Has Achieved Perfect Enlightenment, I bow to the Buddha, the Blessed One


Svākkhāto bhagavatā dhammo. Dhammaṁ namassāmi.


Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang Bhagawa.

Aku bersujud di hadapan Dhamma.


Dhamma has been perfectly spoken by Bhagava, I bow to the Dhamma


Supaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho. Saṅghaṁ namāmi


Sanggha Siswa Sang Bhagawa telah bertindak sempurna.

Aku bersujud di hadapan Sanggha.


Sangha Bhagava Students have acted perfectly, I bow to the Sangha

4

Tahukah kamu!

  • Tahukah kamu tentang siswa-siswa utama Buddha?

  • Siapa saja siswa utama Buddha yang sangat berperan dalam perkembangan agama

    Buddha saat itu?

  • Mengapa mereka disebut siswa utama?

  • Apa yang dapat kamu teladani setelah mempelajari kisahnya?

5

A. YA. Sariputta

Y.A. Sariputta terkenal dalam kebijaksanaan. Ia berasal dari keluarga brahmana di India. Ia menjadi salah satu dari dua siswa utama Buddha.


Kebijaksanaannya nomor dua setelah Buddha.

Slide image

6

Kisah Bagamana Pemuda Sariputta pada saat mengenal ajaran Buddha

Pada pagi hari, pemuda Sariputta melihat Y.A. Assaji, bhikkhu siswa utama Buddha sedang menerima dana makanan di Rajagaha. Ia sangat kagum melihat penampilan Y.A. Assaji yang damai dan agung. Ia berpikir bahwa pastilah bhikkhu itu telah mencapai Arahat. Setelah Y.A. Assaji selesai makan, Saripputa mendekat dan memberi salam dan bertanya siapakah gurunya dan ajaran apakah yang diajarkan oleh gurunya itu. Y.A. Assaji memberitahukan bahwa gurunya adalah Buddha Gotama. Beliau tidak mampu menerangkan ajarannya secara rinci karena belum lama menjadi bhikkhu, tetapi hanya menjelaskan artinya secara singkat.


Kemudian, Y.A. Assaji mengucapkan syair berikut.

“Semua benda timbul karena adanya suatu sebab, Sebab itu telah dibeitahukan oleh Tathagata, dan juga lenyapnya. Demikianlah yang diajarkan oleh Petapa Agung“


Mendengar syair tersebut, Sariputta mencapai kesucian Sotapanna sehingga mendapat gelar kesucian Yang Ariya (Y.A.). Y.A. Sariputta lahir di Desa Nalaka dekat Rajagaha. Karena ia anak sulung dari keluarga besar di desa itu, nama pribadinya menjadi Upatissa. Ayahnya seorang Brahmana bernama Vanganta dan ibu bernama Rupasari. Oleh sebab itu, ia dikenal sebagai Sariputta (putra dari ibu Sari).

Ia mempunyai tiga adik laki-laki dan tiga adik perempuan.


Semua akhirnya menjadi anggota Sangha. Sejak kecil, Sariputta sudah memperlihatkan kepandaian yang istimewa.

Pada hari kelahirannya, terlahir pula anak laki-laki bernama Moggallana. Sariputta dan Moggallana berteman sejak masa kanak-kanak hingga keduanya mencapai Parinibbana.


Mereka berguru kepada guru yang terkenal bernama Sañjaya, tetapi tidak sesuai dengan harapan. Akhirnya, mereka berdua berjanji bahwa siapa di antara mereka yang kelak lebih dulu memperoleh Ajaran Sempurna, dia akan memberitahukan hal itu kepada lainnya. Sariputta lebih dahulu menemukan guru spiritual, yaitu Assaji. Segera setelah Sariputta bertemu dengan Y.A. Assaji, ia menemui Moggallana dan menyampaikan peristiwa pengalamannya. Ia mengulangi syair yang diucapkan oleh Y.A. Assaji. Seketika itu pula,

Moggallana memperoleh pencerahan sotapanna. Mereka ditahbiskan oleh Buddha menjadi bhikkhu dengan sebutan “Ehi Bhikkhu Upasampada”, artinya datanglah bhikkhu.


Lima belas hari kemudian Sariputta mencapai tingkat kesucian Arahat.

Sariputra sangat ahli dalam mengajarkan tentang hukum sebab-akibat, Empat Kebenaran Mutlak, dan Jalan Mulia Berunsur Delapan. Beliau amat pandai menguraikan dengan rinci intisari ajaran Buddha kepada orang lain. Buddha berujar:

“Bila kalian meninggalkan kehidupan keduniawian dan menjadi bhikkhu,

kalian harus seperti Sariputta dan Moggallana. Berusahalah untuk mendekati dan meminta mereka untuk mengajarimu.”


Y.A. Sariputta menjaga dan mempertahankan kemurnian ajaran Buddha. Oleh karena itu, Y.A. Sariputta disebut sebagai Panglima

Dharma (Dhammasenapati), sedangkan Buddha adalah Raja Dharma (Dhammaraja).

Enam bulan sebelum Buddha parinibbana Y.A. Sariputta memohon kepada Buddha untuk Parinibbana di Desa Nalaka yang merupakan tempat kelahirannya. Para dewa dan brahma mengunjunginya sehingga membuat ibunya takjub karena brahma yang dipuja ternyata menghormati putranya.


Pada saat itulah, Y.A. Sariputta membalas budi kepada ibunya dengan cara mengajarkan Dharma sehingga yakin (saddha) kepada Triratna. Kepada bhikkhu yang ikut bersamanya Y.A. Sariputta berkata:

“Saya telah bersamamu selama lebih dari empat puluh tahun. Apabila saya pernah melakukan suatu kesalahan padamu, maafkan saya.”Itulah ungkapan terakhir. Malam itu Y.A. Sariputta merebahkan diri di tempat tidur dengan tenang, beliau mencapai Parinibbana. Relik Beliau dibawa ke Savatthi dan Buddha memerintahkan membuat cetiya untuk menyimpan reliknya.

7

Open Ended

Temukan keteladanan Y.A.Sariputta yang dapat kamuterapkan dalam kehidupan seharihari.

8

B. Yang Ariya Moggallana

Y.A. Moggallana terkenal dalam kesaktiannya. Beliau adalah teman Y.A. Sariputta sejak kecil dan berasal dari keluarga Brahmana. Moggallana adalah siswa utama Buddha terkemuka kedua setelah Sariputta. Tujuh hari

setelah ditahbiskan, Y.A. Moggallana mencapai tingkat Arahat setelah mendapat petunjuk dari Buddha.


Y.A. Moggallana memiliki kemampuan terhebat dibandingkan dengan siswasiswa lainnya. Beliau mampu membaca pikiran orang laim guna mengetahui kebohongannya. Dengan kesaktian yang dimilikinya Y.A. Moggallana mampu keluar dari tubuhnya dan mengunjungi ke berbagai alam kehidupan. Ia pernah berkunjung ke alam neraka. Ia juga dapat berbicara dengan para dewa dan makhluk halus lainnya. Ia juga dapat melakukan hal-hal seperti berjalan menembus tembok, berjalan di atas air, terbang di udara, dan bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya.

9

Buddha berada di Surga Tavatimsa

Y.A. Moggallana juga pernah pergi ke surga Tavatimsa untuk mengunjungi Buddha. Beliau diberi tahu bahwa Buddha akan kembali ke alam manusia pada saat bulan purnama, setelah selesai mengajarkan Abhidhamma kepada ibu-Nya di sana.

Slide image

10

YA. Mogallana mengunjungi Ibunya

YA. Moggalana mencoba memberikan makanan kepada ibunya dialam peta akan tetapi ibunya tidak dapat menerimanya.

Slide image

11

YA. Moggalana Wafat

Y.A. Moggallana mencapai parinibana ketika beliau berkunjung ke Magadha. Y.A. Moggallana dicincang oleh perampok yang bertindak secara keji. tetapi Y.A. Moggallana tidak menyelamatkan dirinya dengan kesaktian. Beliau merelakan dirinya mengalami penderitaan kematian yang

sadis.

Buddha mengatakan bahwa Y.A. Moggallana memiliki perbuatan jahat yang berat pada kehidupan sebelumnya. Beliau pernah membunuh kedua orangtuanya dan itu merupakan salah satu perbuatan terburuk yang sangat berat (garuka kamma).

Beliau dengan tulus menerima akibat dari

perbuatannya dan mempercepat kematian.

Lebih lanjut, Buddha menyatakan bahwa dengan kesaktian tidak mampu untuk menyelamatkan diri dari akibat karma buruk.

Slide image

12

Open Ended

Temukan keteladanan Y.A.Mogallana yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

13

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia

Slide image

Meneladan Para Siswa Utama Buddha

YA. Sariputta dan YA. Mogallana

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE