

MATERI_KELAS 5 TEMA 1 SUBTEMA 2
Presentation
•
Education
•
6th - 12th Grade
•
Hard

Yunita Ludfiana
Used 6+ times
FREE Resource
27 Slides • 0 Questions
1
MATERI_KELAS 5 TEMA 1 SUBTEMA 2

2
Kenampakan Alam Alami dan Kenampakan Alam Buatan
(Kenampakan Alam Alami)
3
GUNUNG
4
Dataran Tinggi
5
Sungai
6
Kenampakan Alam Alami dan Kenampakan Alam Buatan
(Kenampakan Alam Buatan)
7
Waduk
8
Pemukiman Penduduk
9
Pelabuhan
10
Kondisi geografis masing-masing pulau besar di Indonesia
11
a. Pulau Jawa
Letak Astronomis Pulau Jawa
Pulau Jawa terletak di 113°48′10″ – 113°48′26″ BT dan 7°50′10″ – 7°56′41″ LS
Luas Pulau Jawa
Diperkirakan kepulauan jawa memiliki luas 128,297 km² dengan enam Provinsi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Provinsi di Pulau Jawa adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Banten.
Batas Pulau Jawa di Daratan dan Lautan
Timur : Selat Bali dan Pulau Bali.
Barat : Selat Sunda dan Pulau Sumatera.
Selatan : Samudera Hindia.
Utara : Laut Jawa dan Pulau Kalimantan.
12
b. Pulau Sumatera
Sumatra berada di 0° Lintang Utara (LU) dan 120° Bujur Timur (BT). Daerah sumatera ini memiliki iklim tropis sehingga banyak binatang khas sumatera yang hidup disana, seperti Harimau Sumatera, Badak Sumatera, dan Gajah Sumatera.
Luas Pulau Sumatera
Pulau Sumatera memiliki luas 473,481 km², Dengan tersebut Pulau Sumatera memiliki 9 Provinsi yang terdiri dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung.
Batas Pulau Jawa di Daratan dan Lautan
Timur : Pulau Kalimantan dan Selat Malaka.
Barat : Negara India dan Samudera Hindia.
Selatan : Pulau Mentawai dan Selat Sunda.
Utara : Malaysia, Singapura, dan Teluk Benggala.
13
c. Pulau Kalimantan
Letak Astronomis Pulau Kalimantan
Pulau Kalimantan Merupakan salah satu pulau yang identik dengan buah dan hewan endemiknya seperti Tapir, Orang utan, dan Bekantan. Pulau kalimantan juga dikenal sebagai Pulau Seribu Sungai karena memiliki banyak sungai. Secara astronomis pulau kalimantan disebut sebagai Pulau Borneo. Letak pulau ini 4ᵒLU sampai 4ᵒLS dan 108ᵒBB sampai 119ᵒ BT.
Luas Pulau Kalimantan
Luas Pulau Kalimantan adalah 743,330 km².
Batas Pulau Kalimantan di Daratan dan Lautan
Timur : Pulau Sulawesi dan Selat makassar.
Barat : bangka Belitung dan Selat Karimata.
Selatan : Pulau Jawa dan Laut Jawa.
Utara : Malaysia (Sabah dan Serawak), Brunei Darussalam.
14
d. Pulau Sulawesi
Letak Astronomis Pulau Sulawesi
Kepulauan Sulawesi terkenal dengan berbagai fauna yang unik dan langkah seperti babi rusa, tarsius, anoa, maleo, dan masih banyak lagi. Selain itu Pulau Sulawesi menyimpan berbagai peninggalan prasejarah yang penting. Secara astronomis Pulau Sulawesi terletak di 2°08′ LU serta 170°17′ BT, dengan luas 174.600 km².
Luas Pulau Sulawesi
Luas Pulau Sulawesi adalah 174,600 km². Dengan luas tersebut, Pulau Sulawesi dibagi menjadi 6 provinsi yang terdiri dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Gorontalo.
Batas Pulau Sulawesi di Daratan dan Lautan
Timur : Kepulauan Maluku dan Laut Banda
Barat : Pulau Kalimantan dan Selat Makasar
Selatan : Pulau NTT dan NTB dan Laut Sulawesi
Utara : Negara Filipina dan Laut Flores
15
e. Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Letak Astronomis Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Secara astronomis letak Pulau Bali di antara 8°25′23″ LS dan 115°14′55″ BT, Sedangkan Letak Pulau Nusa Tenggara di antara BB 118° and 125°, BS 118° dan 125°, dan BT 8° and 12°.
Luas Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Luas Pulau Bali 5,780 km². Luas Pulau Nusa Tenggara 20,153 km².
Batas Pulau Bali dan Nusa Tenggara di Daratan dan Lautan
Batas Pulau Bali
Timur : NTB dan Selat Lombok
Barat : Jawa Timur dan Selat Bali
Selatan : Samudra Hindia
Utara : Pulau Kalimantan dan Laut Bali
Batas Pulau Nusa Tenggara
Timur : Timor Leste dan Laut Timur
Barat : Pulau Bali dan Selat Bali
Selatan : Samudra Hindia
Utara : Laut Flores dan Laut Bali
16
f. Pulau Papua dan Maluku
Letak Astronomis Pulau Papua dan Maluku
Secara Astronomis letak Pulau Papua terletak di 0º 20′ Lintang Selatan (LS) sampai 10º 42′ LS dan membentang dari 131º Bujur Timur (BT) hingga 151º BT. Sedangkan Letak Pulau Maluku di 3°9′S 129°23′E. Luas Pulau Papua dan Maluku
Pulau Papua Memiliki luas 785,753 km². Sedangkan Pulau Maluku memiliki luas 74,505 km².
Batas Pulau Papua dan Maluku di Daratan dan Lautan
Batas Pulau Papua Timur : Papua Nugini dan Samudra Pasifik
Barat : Laut Arafuru dan Laut banda
Selatan: Laut Arafuru dan Australia
Utara : Laut Filipina dan Samudra Pasifik
Batas Pulau Maluku Timur : Laut Sulawesi
Barat : Laut Arafuru dan Laut Banda
Selatan: Laut Halmahera
Utara : Laut banda
17
Kondisi Iklim di Indonesia
(Iklim Tropis)
Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal. Umumnya suhu udara antara 20° – 23° C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30°C
Amplitudo suhu rata-rata tahunan di khatulistiwa kecil antarlain 1-5° C, sedangkan amplitudo hariannya lebih besar.
Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan
Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.
18
Kondisi Iklim di Indonesia
(Iklim Laut)
Suhu rata-rata tahunan rendah
Amplitudo suhu harian rendah/kecil, perbedaan suhu antara siang dan malam hari tidak terlalu jauh dari 300C ke 200
Banyak awan dan sering hujan lebat disertai badai. Curah hujan yang tinggi diakibatkan banyak penguapan di wilayah perairan yang luas
19
Persebaran FAUNA
a. Fauna Tipe Indonesia Barat (Asiatis)
Fauna di daerah barat menyerupai daratan asia. Persebaran fauna meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Kalimanta hingga Selat Makasar dan Selat Lombok. Kebanyakan binatang asiatis memiliki ukuran yang besar dan terdiri dari binatang menyusui. Jenis-jenis binatang misalnya Harimau di Jawa, Madura dan Bali, Beruang terdapat di Sumatera, dan Kalimantan, Gajah terdapat di Sumatera, Badak terdapat di Sumatera, Banteng terdapat di Jawa dan Kalimantan dan Jenis-jenis kera di Kalimantan dan Sumatera.
b. Fauna Tipe Indonesia Timur (Australis)
Fauna bagian timur meliputi daerah Papua, Kepulauan Aru dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri dari fauna australis adalah jenis mamalia berukuran kecil, banyak terdapat burung berbulu indah, hewan berkantong. Cotohnya antara lain Kanguru Pohon, Musang berkantong, Burung kasuari, Burung cendrawasih, Burung kakatua berjambul merah.
c. Fauna Tipe Tengah (Peralihan)
Jenis fauna di daerah peralihan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan fauna di daerah asiatis maupun australis. Jenis fauna peralihan terdapat di Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Contoh fauna peralihan Biawak dan komodo, Anoa, Babi rusa, Burung maleo.
20
21
Keragaman Flora dan Fauna di Indonesia
Persebaran FLORA :
1. Hutan Hujan Tropis
Cirinya adalah:
Pohonnya besar, tinggi dan rapat, Berdaun lebar dan menghijau sepanjang tahun, Keadaan didalam hutan gelap, Banyak tumbuhan menjalar seperti rotan dan anggrek.
2. Hutan Musim
Ciri hutan ini adalah Pepohonan tidak terlalu tinggi dengan jarak tidak terlalu rapat, Umumnya terdiri dari satu pohon, misalnya jati, Hutan menghijau dimusim penghujan dan meranggas pada kemarau, Pada bagian dasar hutan, semak masih bisa tumbuh.
3. Stepa
Stepa merupakan lahan yang ditumbuhi dengan rumput-rumput tanpa pepohonan. Jenis padang rumput banyak terdapat di daerah yang curah hujan sedikit dan mengalami kemarau cukup panjnag. Di Indonesia Stepa banyak terdapat di Sumbawa, flores dan timor.
22
4. Sabana
Sebana memiliki ciri padang rumput yang luas diselingi pohon-pohon atau semak-semak di sekitarnya. Di daerah ini memiliki kamrau panjang dan bersuhu panas. Di Indonesia sabana terdapat di Nusa Tenggara, Madura dan di Dataran Tinggi Gayo (Aceh).
5. Hutan Bakau atau Mangrove
Tumbuh di daerah pantai yang berlumpur. Pohon-pohon ini memiliki akar yang mampu menaham hantaman ombak laut. Hutan ini banyak tumbuh di dataran rendah dan pantai yang banyak lumpurnya.
6. Padang Rumput
Terjadi karena pengaruh cuaca dingin. Daerah yang dingin biasanya terdapat di puncak-puncak gunung. Di Indonesia, padang lumut dapat dijumpai di Puncak Jayawijaya.
23
24
25
Perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
26
Cara Menemukan Ide Pokok Bacaan
Baca seluruh paragraf dengan cermat.
Cermati kalimat pertama hingga akhir.
Baca kalimat demi kalimat, sampai menemukan ide pokok paragraf. Dalam suatu paragraf biasanya ide pokok terletak di awal paragraf, di akhir paragraf atau diawal dan di akhir paragraf.
Tandai ide pokok paragraf.
Tandai informasi penting pada setiap paragraf.
27
https://www.youtube.com/watch?v=yTUFgroI7Xs
MATERI_KELAS 5 TEMA 1 SUBTEMA 2

Show answer
Auto Play
Slide 1 / 27
SLIDE
Similar Resources on Wayground
23 questions
Keberagaman Budaya dan Sosial
Presentation
•
5th - 12th Grade
20 questions
SPELLEN: Verkleinwoorden
Presentation
•
6th - 12th Grade
21 questions
BAB 1: WARISAN NEGARA BANGSA
Presentation
•
6th - 12th Grade
20 questions
BM PAGE 22-24
Presentation
•
KG
20 questions
SOAL LITERASI
Presentation
•
5th Grade - University
21 questions
NOBLE
Presentation
•
KG - University
23 questions
Simulasi Psikotes
Presentation
•
KG
22 questions
INDUCCION SGSST 2025
Presentation
•
KG - University
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade