Search Header Logo
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

Assessment

Presentation

Social Studies

1st Grade - Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

cindy ningrum

Used 17+ times

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

Slide image

2

PERBEDAAN IDEOLOGI LIBERALISME, KOMUNIS, DAN PANCASILA

IDEOLOGI LIBERALISME

  • Negara sebagai penjaga malam

  • rakyat bebas berbuat asal tidak melanggar hukum

  • kepentingan dan hak warga negara lebih diutamakan dari pada kepentingan negara. Negara didirikan untuk menjamin kebebasan dan kepentingan warganegara

  • negara tidak mencampuri urusan Agama. agama menjadi urusan pribadi setiap warganegara. Negara terpisah dengan agama. warganegara bebas beragama, tetapi juga bebas tidak beragama

3

IDEOLOGI SOSIALISME

  • Mementingkan kekuasaan dan kepentingan negara

  • kepentingan negara lebih diutamakan dari pada kepentingan warga negara

  • kehidupan agama juga terpisah dengan negara

  • warganegara bebas beragama bebas tidak beragama dan bebas pula untuk propaganda antiagama

4

IDEOLOGI PANCASILA

  • Hubungan antara warga negara dengan negara adalah seimbang. Artinya, tidak mengutamakan negra tetapi juga tidak mengutamakan warganegara. kepentingan negara dan kepentingan warga negara sama-sama dipentingkan

  • Agama erat hubungannya dengan negara. Negara memperhatikan kehidupan agama. Agama mendapatkan perhatian penting dari Negara. setiap warganegara dijamin pula kebebasan untuk memilih salah satu agama yang ada dan diakui oleh pemerintah. setiap orang harus beragama, tetapi agama yang dipilih diserahkan kepada masing-masing warganegara

5

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

Pancasila sebagai Ideologi Terbuka artinya Pancasila bersifat Aktual, Dinamis, Antisipatif, dan senantiasa mampu menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

6

Sebagai Suatu Ideologi Terbuka, Pancasila memiliki dimensi

  • DIMENSI IDEALISTIS, yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang bersifat sistematis dan rasional yaitu hakikat nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila

  • DIMENSI NORMATIF, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu dijabarkan dalam suatu sistem norma, sebagaimana terkandung dalam Pembukaan UUD 1945

  • DIMENSI REALISTIS, harus mampu mencerminkan realistis yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu Pancasila harus dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bersifat realistis artinya mampu dijabarkan dalam kehidupan nyata dalam berbagai bidang.

7

KEDUDUKAN HUKUM PANCASILA

  • Pancasila sebagai Dasar Negara yang tercantum Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dipertegaskan kembali dengan ketetapan MPR No XVIII/ MPR / 1998. Pancasila menjiwai Pembukaan dan pasal-pasal UUD 1945. Menurut Prof.R.Soepomo pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu sila-sila Pancasila merupakan suasana kebatinan atau semangat kejiwaan dari pasal-pasal UUD 194

  • Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum Negara sebagai mana ditegaskan dalam UU No.10 Tahun 2004. hal ini berarti bahwa semua peraturan perundang-undangan di Indonesia harus dijiwai Pancasila atau harus mengacu pada Pancasila atau tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kedudukan hukum Pancasila selain sebagai Dasar Negara, juga menjiwai Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 sebagai sumber darisegala sumber hukum negara

8

FILSAFAT PANCASILA

  • Pancasila sebagai filsafat mengandung pandangan, nilai, dan pemikiran yang dapat menjadi substansi dan isi pembentukan Ideologi Pancasila

  • Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyatan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh

  • pancasila dikatakan sebagai filsafat, karena Pancasila merupakan hasil permenungan jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh The Founding Father, yang dituangkan dalam suatu sistem (Ruslan Abdul Gani)

  • Filsafat Pancasila memberi pengetahuan dan pengertian ilmiah yaitu tentang hakikat dari Pancasila (Notonagoro)

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE