Search Header Logo
BUDIDAYA TANAMAN OBAT 2 7E

BUDIDAYA TANAMAN OBAT 2 7E

Assessment

Presentation

Professional Development

7th Grade

Hard

Created by

Bayu Aji

Used 4+ times

FREE Resource

10 Slides • 10 Questions

1

BUDIDAYA TANAMAN OBAT 2

Slide image

2

Pengolahan tanah

Setiap jenis tanaman obat membutuhkan kondisi tanah tertentu agar dapat tumbuh dan berkembang optimal. Kondisi tanah yang gembur penting untuk pertumbuhan tanaman obat, khususnya untuk perkembangan rimpang pada tanaman temu-temuan. Jenis tanaman obat semusim atau tanaman berbentuk perdu membutuhkan bedengan untuk tempat tumbuhnya, tetapi tanaman obat tahunan tidak membutuhkan bedengan.

3

Penanaman

Lubang dan alur tanam dibuat pada bedengan. Jarak lubang tanam disesuaikan dengan kondisi tanah dan jenis tanaman. Saat penggalian lubang tanam, sebaiknya tanah galian tersebut dicampur dengan pupuk kandang atau kompos. Tanaman obat yang tumbuhnya merambat, seperti sirih dan lada, membutuhkan tegakan. Tegakan dapat berupa panjatan hidup atau mati. Tegakan dapat dipasang kira-kira 10 cm dari tanaman. Tanaman panjatan hidup harus dipilih yang tumbuh cepat, kuat, dan berbatang lurus.

4

Pemeliharaan

1) Penyiraman Frekuensi penyiraman dapat diatur sesuai dengan kondisi kelembapan tanah. Sebaiknya penyiraman dilakukan setiap hari, saat pagi dan sore. Sistem pembuangan air juga perlu diperhatikan karena beberapa jenis tanaman obat tidak tahan genangan air. 

5


2) Penyulaman Penyulaman adalah penanaman kembali tanaman yang rusak, mati atau tumbuh tidak normal.

3) Pemupukan Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik (pupuk alami). Penggunaan pupuk anorganik dikhawatirkan dapat menimbulkan pengaruh kurang baik bagi senyawa/kandungan berkhasiat obat pada tanaman obat.

6

4) Penyiangan Penyiangan gulma harus dilakukan agar tidak ada kompetisi antara tanaman budi daya dan gulma dalam mendapatkan hara dan cahaya matahari.

5) Pembumbunan Pembumbunan dilakukan dengan tujuan untuk memperkukuh tanaman, menutup bagian tanaman di dalam tanah seperti rimpang, umbi atau akar, serta memperbaiki aerasi tanah.

7

6) Pengendalian OPT (Organisme Penggangu Tanaman) Pengendalian OPT dilakukan secara mekanis dan kimia. Pengendalian mekanis dilakukan dengan cara menangkap OPT dan membuang bagian tanaman yang terserang penyakit. Pengendalian kimia dapat dilakukan dengan penyemprotan pestisida, disarankan menggunakan pestisida alami.

8

Panen dan Pascapanen

1) Daun Pemanenan daun tanaman obat harus dilakukan dengan hati-hati karena daun bertekstur lunak sehingga mudah rusak. Umur petik daun tiap tanaman juga berbeda, ada yang dipanen saat daun masih muda, seperti: kumis kucing dan teh, ada pula tanaman yang dipanen saat daun sudah tua, seperti: sirih dan mint. Daun yang dipanen untuk diambil minyak atsirinya juga harus dilakukan dengan hati-hati dan harus langsung diolah saat masih segar agar tidak menghilangkan kandungan minyaknya.

9


2) Rimpang Rimpang dapat dipanen pada umur 8-12 bulan. Pada saat daun tanaman sudah mulai menguning dan mengering, rimpang tanaman siap dipanen. Setelah dipanen, rimpang dibersihkan dari kotoran, benda asing, serta rimpang busuk. Selanjutnya, rimpang disortir berdasarkan umur dan ukuran rimpang. Setelah disortir, rimpang dicuci dengan air. Sebelum dikeringkan, rimpang harus dipotong-potong. Pengeringan dapat dilakukan dengan sinar matahari, oven, atau blower. Selama pengeringan, seringkali terjadi kerusakan kimia.

10

3) Biji Biji banyak mengandung tepung, protein, dan minyak. Kadar air biji saat dipanen berbedabeda, bergantung pada umur panen tanaman obat tersebut. Makin tua umur biji, makin rendah kadar airnya, sebaiknya hindari tempat lembap untuk penyimpanan.

4) Akar Akar yang mengandung banyak air pengeringannya dilakukan secara perlahan-lahan untuk menghindari pembusukan dan fermentasi.

11

Multiple Select

Pada tahap panen dan pasca panen jenis tanaman rimpang, umur berapakah rimpang dapat dipanen

1

1-2 bulan

2

4-6 bulan

3

8-12 bulan

4

16-18 bulan

12

Multiple Choice

Indonesia adalah negara tropis dengan 30.000 jenis tanaman yang sebagian besar merupakan tanaman obat. Budidaya tanaman obat bertujuan untuk ...

1

meningkatkan ekspor

2

merekayasa genetik

3

mendapatkan mutu terbaik

4

meningkatkan devisa negara

13

Multiple Select

Pengendalian OPT (Organisme Penggangu Tanaman ) merupakan Tahapan budidaya tanaman TOGA yaitu

1

Pembibitan

2

Pengolahan Tanah

3

Penanaman

4

Pemeliharaan

14

Multiple Select

menanam potongan bagian tumbuhan, merupakan pembibitan dengan cara

1

Stek

2

Okulasi

3

Geragih

4

Rhizoma

15

Multiple Select

Stek, cangkok, okulasi merupakan contoh pembibitan tanaman obat secara

1

generatif alami

2

generatif buatan

3

vegetatif alami

4

vegetatif buatan

16

Multiple Choice

Tanaman obat yang sangat beraneka ragam memerlukan perawatan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya. Agar kualitas tanaman maksimal yang perlu kita pahami adalah ...

1

Teknik budidaya

2

Teknik Pemanenan

3

Teknik Penyulaman

4

Teknik Pemupukan

17

Multiple Choice

Pengeringan rimpang yang telah dipanen dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut, kecuali…

1

Sinar matahari

2

oven

3

blower

4

microwave

18

Multiple Choice

3 tahap perencanaan paling awal dan secara urut pada budidaya tanaman obat adalah…

1

Menentukan jenis tanaman obat-menentukan wadah-membuat jadwal

2

menentukan wadah-Menentukan jenis tanaman obat-membuat jadwal

3

membuat jadwal-Menentukan jenis tanaman obat-menentukan wadah

4

membuat jadwal-menentukan wadah-Menentukan jenis tanaman obat

19

Multiple Choice

Alat yang digunakan untuk menyiram bibit tanaman adalah…

1

Sprayer

2

Blower

3

Kored

4

Sekop

20

Multiple Choice

Yang bukan merupakan pemeliharaan tanaman obat adalah…

1

Pengendalian OTP

2

Penyiangan

3

Pemanenan

4

Penyiraman

BUDIDAYA TANAMAN OBAT 2

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE

Discover more resources for Professional Development