Search Header Logo
Postmodern dan Komunikasi Massa

Postmodern dan Komunikasi Massa

Assessment

Presentation

Social Studies

4th - 8th Grade

Medium

Created by

Dyah Kusumawati

Used 3+ times

FREE Resource

16 Slides • 1 Question

1

Postmodern dan Komunikasi Massa

Dyah Kusumawati, S.Sos.,M.I.Kom

Slide image

2

Multiple Choice

Apa yang anda pahami ttg postmodern!

1

Era setelah Modern

2

Kebenaran itu subjective bukan objective

3

Keduanya benar

3

Postmodern

dan Budaya Massa

4

Studi Media Massa

  • Studi media dimulai pada tahun 1920-an sebagai respon terhadap munculnya berbagai media massa seperti jaringan radio, sirkulasi surat kabar dan majalah, dan televisi tahun 1930an. Studi awal tentang media dipengaruhi oleh obsesi eropa yang mengklaim memiliki kultur yang tinggi. Media bertugas untuk merepresentasikan kultur yang tinggi tersebut dan mengabaikan kebudayaan di luar eropa dan koloni kekuasaan eropa. Periode ini ditandai dengan menyebar luasnya hegemoni produksi dan sirkulasi media Inggris yaitu BBC dan Routers

5

Studi Media Massa

  • Pada tahun 1970-an ada perubahan paradigma studi media dari pembacaan teks menjadi pembacaan kebudayaan. Richard Hoggart, Stuart Hall and Raymond Williams yang tergabung di dalam Birmingham School memperkenalkan studi budaya pada media ini yang mengakibatkan pergeseran studi teks ke studi budaya. Studi kebudayaan (cultural studies) mengintegrasikan studi literal media dengan studi interdisipliner seperti sosiologi, antropologi, poskolonial, gender, ras, etnisitas

6

Studi Media Massa

  • Jadi studi media, dan budaya lahir sebagai respon atas munculnya berbagai media massa seperti televisi, radio, koran, majalah, internet. Pada awalnya, studi difokuskan pada media yang sarat dengan arogansi kebudayaan tinggi eropa terhadap kebudayaan lain. Studi media dilanjutkan pada aspek analisis terhadap media itu sendiri dengan berbagai perangkatnya seperti formalism, semiologi, narratologi. Selanjutnya studi media berkembang kepada studi kebudayaan masyarakat sebagai audien

7

Media Massa Era Modern Vs Postmodern

  • Moderninasasi menekankan pada Objectivitas

  • Media menekankan pada subjectivitas

8

Massa Era Modernisasi

  • Modernisme lahir bersamaan dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang memungkinkan terjadinya revolusi industri dan revolusi pengetahuan. Modernisme merupakan kritik pandangan pra modern yang bersifat mistis dan feodal berubah menjadi pandangan yang bersifat rasional dan demokratis.

  • Modernisme telah mengubah posisi manusia yang subordinat terhadap kekuatan alam dan kekuatan adi kodrati, berubah menjadi aktor yang punya otoritas penuh dalam membuat sejarah

9

Era Postmodern

  • Posmodernisme merupakan kritik terhadap modernitas dengan menawarkan pluralitas identitas, relativitas kebenaran dengan cara mendekonstruksi kebenaran status quo.

  • Posmodernisme memiliki berbagai makna dan definisi yang mengacu pada banyak aspek dari kehidupan seperti bentuk dan gaya musik, sastra, seni dan filsafat, sejarah, media massa dan kebudayaan konsumen

10

Perbedaan antara modernisme dengan posmodenisme, diantaranya:

  • pergeseran nilai yang menyertai budaya massa dan produksi ke konsumsi, pencipta ke penerima, karya ke teks, dan seniman ke penikmat,

  • pergeseran dan keseriusan (intelektualitas) ke nilai-nilai permainan (populer), kedalaman ke permukaan, dan universal ke partikular,

11

Kategorisasi perbedaan modernisme dan posmodernisme dari Singh tersebut dapat digunakan untuk melihat media

  • pada aspek metafisik, modernisme melihat bahwa berita dan media itu mewakili realitas yang bersifat alamiah yang bisa diverifikasi secara empiris berdasarkan hukum alam. Posmodernisme memandang bahwa berita tidak mewakili realitas sosial yang ada. Kenyataan adalah realitas yang dikonstruksi dan publik menerima realitas virtual tersebut dari internet atau televisi yang sudah direkayasa

  • pada aspek epistemologi, modernisme memandang bahwa media....

12

Kategorisasi perbedaan modernisme dan posmodernisme dari Singh tersebut dapat digunakan untuk melihat media

  • pada aspek epistemologi, modernisme memandang bahwa media menyampaikan informasi secara obyektif apa adanya baik pada aspek pengalaman hidup maupun pemikiran. Reportase dan berita media bersifat obyektif mewakili kenyataan. Posmodernisme memandang media tidak bersifat obyektif tetapi dikonstruksi secara subyektif oleh pelaku media seperti broadcaster, wartawan atau pemilik media

  • pada aspek hakekat manusia, modernisme menganggap bahwa insan pelaku media maupun pengguna media (customer)...

13

Kategorisasi perbedaan modernisme dan posmodernisme dari Singh tersebut dapat digunakan untuk melihat media

  • pada aspek hakekat manusia, modernisme menganggap bahwa insan pelaku media maupun pengguna media (customer) sama-sama seperti kertas putih, di mana potensinya dapat dikembangkan melalui peralatan media massa. Pengguna media juga bersifat otonom tanpa didekte oleh media massa yang digunakannya. Posmodernisme memandang bahwa kebudayaan masyarakat pengguna media dibentuk oleh media. Karena media dihegemoni oleh kepentingan tertentu maka dapat mendorong konflik perlawanan dari pihak yang dirugikan

14

Media Menciptakan Budaya Populer Konsumtif 

  • Menurut Strinati, kebudayaan populer adalah kebudayaan yang terbentuk atau dibentuk oleh media massa. Media massa dapat menawarkan suatu bentuk kebudayaan konsumtif dan masyarakat pengguna media mengikutinya atau menggunakan siaran televisi sebagai preferensi kebudayaan dan gaya hidupnya.

15

Budaya Populer

  • Kebudayaan populer dikonstruksi oleh media massa atas kepentingan para kapitalis yang menawarkan berbagai kebutuhan dan keinginan palsu dalam iklan yang menggunakan simbol-simbol untuk membangkitkan keinginan masyarakat untuk terus membeli. Karena terhegemoni masyarakat pengguna media tanpa sadar menjadi konsumtif, hedonis, dan memiliki kesadaran palsu

  • Contoh: Film, web series, program tv, iklan dll

16

Industri Media

  • Televisi adalah sarana yang paling efektif untuk menjual komoditas. Tampilan program dan iklan yang bisa dilihat dan didengar menjadikannya mudah diterima dan diikuti oleh masyarakat.

  • Berbagai tayangan sinetron, iklan, yang menggambarkan kehidupan konsumtif, glamour, hedonis, penuh kekerasan berpotensi ditiru oleh masyarakat pengguna media, walaupun mereka hidup dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan. Untuk memenuhi keinginan membeli suatu barang, mereka terpaksa mengikuti skema kredit atau menggunakan kartu kredit

17

Industri Media

  • Industri media massa menjual dua komoditas: Pertama, televisi menjual atau menawarkan acaranya kepada pemirsa, radio menawarkan programnya kepada pendengar, dan koran menawarkan berita dan opininya kepada pembaca koran. Tingkat kesuksesan penjualan ditentukan oleh banyaknya pemirsa, pendengar dan pembaca yang menggunakan media tersebut.

  • Kedua, pengelola media massa juga menawarkan kepada para perusahaan untuk mengiklankan lewat media massanya. Semakin tinggi rating suatu acara di TV dan radio dan oplah suatu koran atau majalah maka semakin mahal harga iklan di media massa tersebut.

Postmodern dan Komunikasi Massa

Dyah Kusumawati, S.Sos.,M.I.Kom

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE