Search Header Logo
Tulang Sebagai Alat Gerak Pasif

Tulang Sebagai Alat Gerak Pasif

Assessment

Presentation

Science

8th Grade

Medium

Created by

Ketut Rustawan

Used 7+ times

FREE Resource

18 Slides • 5 Questions

1

Tulang Sebagai Alat Gerak Pasif

Oleh: KETUT RUSTAWAN, S.Si., M.Pd.

Slide image

2

Tahukah kamu?

Kita mempunyai sistem gerak yang dapat menggerakkan tubuh. Sistem gerak manusia terdiri atas tulang dan otot.

Apakah tulang dan otot itu? Bagaimana cara tulang dan otot menggerakkan tubuh kita? Bagaimana jika ada tulang atau otot yang rusak, terganggukah sistem gerak?

Slide image

3

Tulang

Tulang merupakan alat gerak pasif karena tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot.

Berdasarkan jenisnya, ada dua macam tulang yaitu:

- Tulang rawan (Kartilago)

- Tulang keras (osteon)

4

Tulang Rawan

  • Tulang Rawan Hialin

  • Tulang Rawan Elastis

  • Tulang Rawan Fibrosa

5

Tulang Rawan Hialin

Bentuk tulang rawan terbanyak. Mempunyai matriks homogen, 

     halus, dan transparan.

Terletak pada cincin trakea, cuping hidung, persendian, serta antara tulang rusuk dan tulang dada.

Slide image

6

Tulang Rawan Elastis

Bersifat lentur. Matriks mengandung serat elastis yang bercabang-cabang. Terletak pada epiglotis dan bagian luar telinga.

Slide image

7

Tulang Rawan Fibrosa

  • Bersifat kurang lentur.

  • Matriks mengandung serat kolagen tidak teratur.

  • Terletak pada antar ruas tulang belakang.

Slide image

8

Tulang Keras

Tulang keras merupakan rangka yang menyokong sebagian besar tubuh manusia dewasa.

  • Sel tulang keras disebut osteosit, membentuk konsentris berlapis-lapis. 

  • Bagian luar tulang keras dilapisi oleh periosteum, tempat melekatnya otot.

  • Matriks tulang keras tersusun atas  Matriks kolagen  Mineral (ion Ca2+, Mg2+, PO43-).

  • Matriks tulang keras membentuk lingkaran konsentris yang disebut lamela.

  • Lingkaran sel dan matriks mengelilingi saluran Havers.

  • Di dalam saluran Havers, terdapat pembuluh darah penyuplai zat makanan bagi sel tulang keras.

9

Tulang Keras

  • Tiap sel tulang keras dihubungkan dengan sel tulang keras lain dan saluran Havers melalui kanalikuli 🡪 saluran oksigen, 

    makanan, dan membuang limbah.

  • Saluran havers, lingkaran sel, dan lingkaran matriks tulang       keras membentuk sistem Havers.

  • Di dalam tulang keras terdapat sumsum tulang yang berisi   sumsum kuning (berfungsi untuk penimbunan lemak) atau sumsum merah (tempat pembuatan sel darah merah).

  • Pembentukan dan perusakan tulang keras diatur oleh adanya kalsium, fosfat, vitamin D, hormon kalsitonin, dan hormon  paratiroid.


10

Berdasarkan sifat matriksnya, tulang dibedakan menjadi

  • Tulang Kompak (Matriks padat dan rapat) Contoh : lapisan luar tulang pipa.

  • Tulang Kompak (Matriks padat dan rapat) Contoh : lapisan luar tulang pipa.

Slide image

11

Berdasarkan bentuknya tulang keras dibedakan menjadi:

  • Tulang Pipa

  • Tulang Pipih

  • Tulang Pendek

  • Tulang Tak Beraturan

12

Tulang Pipa

  • Berbentuk tabung dan umumnya berongga.

  • Terbagi menjadi 3 bagian. (1) Diafise, bagian tengah. terdiri atas tulang kompak.  Di dalamnya terdapat rongga sumsum tulang. (2) Epifise, kedua ujung. terdiri atas tulang spons. Cakraepifise, antara epifise dan diafise.

  • Contoh : tulang paha, betis, kering, hasta, pengumpil.

13

Tulang Pipih

  • Berbentuk pipih dan berongga.

    Contoh : tulang rusuk, belikat, 

    tengkorak.

Slide image

14

Tulang Pendek

Berbentuk siindris.

Contoh : pergelangan kaki dan

              tangan.


Slide image

15

Tulang Tak Beraturan

  • Berbentuk tidak beraturan.

  • Contoh : wajah dan tulang belakang.

Slide image

16

Pembentukan Tulang

  • Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut OSIFIKASI.

  • Pembentukan tulang dimulai setelah terbentuk tulang rawan.

  • Di dalam tulang rawan, terdapat rongga terisi osteoblas.

  • Oseteoblas membentuk osteosit konsentris.

  • Osteosit mensekresikan protein yang akan menjadi matriks tulang keras.

  • Matriks terisi kalsium dan fosfat sehingga matriks tulang mengeras.

17

Pembentukan Tulang

  • Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut OSIFIKASI.

  • Pembentukan tulang dimulai setelah terbentuk tulang rawan.

  • Di dalam tulang rawan, terdapat rongga terisi osteoblas.

  • Oseteoblas membentuk osteosit konsentris.

  • Osteosit mensekresikan protein yang akan menjadi matriks tulang keras.

  • Matriks terisi kalsium dan fosfat sehingga matriks tulang mengeras.

18

Slide image

Sekarang ayo cek pemahaman kalian!

19

Open Ended

Tuliskan rangkuman materi yang telah kalian pelajari hari ini!

20

Poll

bagaimana tanggapan kalian terhadap kegiatan pembelajaran kali ini?

Sangat Senang

Cukup Senang

Kurang Senang

Tidak Senang

21

Fill in the Blanks

Type answer...

22

Multiple Select

Berikut ini yang merupakan ciri-ciri Tulang Rawan Hialin adalah... (bisa pilih lebih dari satu)

1

Mempunyai matriks homogen, halus, dan transparan.

2

Terletak pada cincin trakea, cuping hidung, persendian, serta antara tulang rusuk dan tulang dada.

3

Matriks mengandung serat elastis yang bercabang-cabang.

4

Terletak pada epiglotis dan bagian luar telinga.

23

Multiple Choice

Benar atau salah?

Tulang merupakan alat gerak aktif.

1

Benar

2

Salah

Tulang Sebagai Alat Gerak Pasif

Oleh: KETUT RUSTAWAN, S.Si., M.Pd.

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE