Search Header Logo
Teks Narasi Objektif

Teks Narasi Objektif

Assessment

Presentation

World Languages, Education

10th Grade

Hard

Created by

Jegeg Astari

Used 4+ times

FREE Resource

17 Slides • 0 Questions

1

Teks Narasi Objektif

​BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (Peminatan)

​PELAJARAN 2

Kompetensi Dasar :

3.3 Menerangkan informasi teks naratif objektif tentang riwayat tokoh (sastra dan bahasa) dengan memperhatikan hal-hal yang menarik dan perlu diteladani.

4.3 Menyusun teks naratif objektif tentang riwayat tokoh (sastra dan bahasa) dengan memperhatikan hal-hal yang menarik dan patut diteladani secara tertulis.

​Indikator/ Tujuan Pembelajaran :

​Setelah memahami materi, peserta didik diharapkan mampu:

​1. Memahami pengertian, ciri-ciri, unsur, dan tujuan teks narasi.

​2. Memahami langkah-langkah dan tips menulis paragraf narasi.

​3. Memahami tentang buku biografi, hal-hal yang menarik dari tokoh dan mengambil keteladan dari tokoh.

​4. Menerangkan informasi dari teks riwayat hidup tokoh.

2

media

3

Apersepsi

Salah satu jenis teks yang sering digunakan dalam membuat tulisan adaLah teks narasi. Teks narasi ditulis sesuai dengan urutan waktu sehingga menjadi suatu rangkaian yang utuh. Apakah Anda pernah membaca buku biografi? Buku biografi ditulis dalam bentuk teks narasi objektif. Objektif artinya penulisan sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Biografi merupakan buku riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Isi dari buku biografi dimulai dari proses perjalanan hidup, impian-impian, perjuangan untuk mewujudkan mimpinya. kegagalan demi kegagalan, ? sikap pantang menyerah, hingga akhinmya tercapailah semua impiannya.

Sekarang ini, kita mudah menemukan buku biografi, mulai dari tokoh nasional, tokoh internasional, berbagai biografi orang sukses, dan para atlet berprestasi. Tahukah Anda bagaimana memahami teks narasi? Bagaimana memahami teks tentang riwayat hidup seseorang? Bagaimana

menyusun teks riwayat hidup seseorang? Supaya lebih paham, pelajarilah materi berikut dengan saksama!

4

A. Memahami Teks Narasi

1. Pengertian Teks Narasi

Umumnya, teks bisa dibedakan menjadi teks deskripsi, eksposisi, persuasi, narasi, dan lainnya. Dalam pembuatanya, masing-masing jenis teks mempunyai karakteristik yang berbeda. Hal ini juga terdapat dalam teks narasi.

Teks narasi adalah karangan berbentuk kisahan yang terdiri atas kumpulan yang disusun secara kronologis (menurut urutan waktu) sehingga menjadi suatu rangkaian.

Berikut tiga bagian utama dalam teks narasi:

a.       Orientasi: seorang pengarang melukiskan dunia untuk ceritanya, diperkenalkan di mana dan kapan peristiwa terjadi serta para tokoh terkait dalam buku tersebut.

​b. Komplikasi: berisi gambaran di mana tokoh utama menghadapi rintangan/konflik dalam mencapai cita-citanya.

​c. Resolusi: berisi permasalahan yang dihadapi tokoh utama yang bisa diselesaikan. Pada bagian ini mempunyai dua kecenderungan (mengakhiri cerita dengan happy ending atau sad ending).

5

2. Ciri-Ciri Teks Narasi

Dalam pembuatannya, teks narasi mempunyai ciri pembeda dengan jenis teks lainnya. Berikut ciri-ciri teks narasi:

a.       Berdasarkan konflik, karena tanpa konflik biasanya narasi tidak menarik.

b.       Menekankan susunan secara kronologis.

c.       Memiliki nilai estetika.

d.       Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya.

e.       Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.

3. Langkah-Langkah Membuat Teks Narasi

Berikut langkah-langkah dalam membuat teks narasi:

a.       Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur.

b.       Rincian peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita.

c.       Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandang.

d.       Tetapkan sasaran pembaca.

e.       Tentukan dahulu tema dan amanat yang akan disampaikan.

f.        Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita.

6

​Tujuan teks narasi

adalah untuk menghibur, untuk mendapat dan mempertahankan perhatian pembaca/pendengar cerita. Teks narasi bertujuan juga untuk mendidik, memberitahu, menyampaikan refleksi tentang pengalaman pengarang, dan untuk mengembangkan imajinasi pembaca/pendengar. Teks ini umumnya bersifat imajiner, tetapi ada juga teks narasi yang bersifat faktual, yaitu menceritakan kejadian yang sesungguhnya. Ada beberapa jenis teks narasi yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dongeng, legenda, cerita misteri, cerita horor, roman, dan cerita pendek.

Berikut tujuan menulis teks narasi secara fundamental:

a.       Memberikan pengalaman estetis kepada pembaca.

b.       Memberikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan.

media
media
media

7

4. Unsur-Unsur dan Tujuan Teks Narasi

Berikut unsur-unsur yang membangun teks narasi:

a.       Tema, yaitu pokok pembicaraan yang menjadi dasar penceritaan penulis.

b.       Alur, yaitu jalinan cerita, bagaimana cerita itu disusun sehingga peristiwa demi peristiwa dapat terjalin dengan baik.

c.       Watak atau karakter, yaitu hal yang berhubungan dengan perangai si pelaku atau tokoh dalam suatu narasi.

d.       Suasana, yaitu hal yang berhubungan dengan kesan yang ditimbulkan sehingga pembaca dapat ikut membayangkan dan merasakan suasana yang dihadapi pelaku.

e.       Sudut pandang, yaitu hal yang berhubungan dengan dari mana penulis memandang suatu peristiwa.

5. Tips Menulis Teks Narasi

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis teks narasi:

a.       Kembangkan pola narasi secara runtut. Bagian awal dengan memperkenalkan tokoh-tokoh.

b.       Berikan latar belakang yang diperlukan untuk kelancaran cerita.

c.       Komplikasi, pertikaian yang menjurus ke konflik terdapat di bagian tengah.

d.       Klimaks adalah konflik yang paling menentukan.

e.       Bagian akhir/penyelesaian menceritakan nasib tokoh-tokoh yang terlibat.

8

B. Memahami Teks tentang Riwayat Hidup Tokoh

1. Memahami Buku Biografi

Berikut jenis-jenis biografi berdasarkan sisi penulis:

a.       Autobiografi, merupakan jenis biografi yang ditulis sendiri oleh tokoh yang diceritakan.

b.       Biografi. merupakan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lan.

Berikut dua jenis biografi berdasarkan izin penulisannya.

1) Authorized biography, yaitu biografi yang penulisannya seizin atau sepengetahuan tokoh di dalamnya.

2) Unauthorized brography, yaitu ditulis seseorang tanpe sepengetahuan atau izin dari tokoh di dalamnya (biasanya karena telah wafat).

Berikut jenis-jenis biografi berdasarkan isinya:

a.       Briografi porjalarnen karier, isinya berupa perjalanan karir dari awali karier hingga karier terbaru, atau sebagian perjalanan karier dalam mencapai sukses tertentu.

b.       Biografi perjalanan hidup, isinya berupa perjalanan hidup lengkap atau sebagian yang peling barkesan

9

Berikut jenis-jenis biografi berdasarkan persoalan yang dibahas.

a.       Biografi jurnalistik ataupun biografi sastra, yaitu jenis biografi yang materi penulisannya diperoleh dari hasil wawancara terhadap tokoh yang akan ditulis maupun yang menjadi rujukan sebagai pendukung penulisan.

b.       Biografi politik, yaitu penulisan tokoh-tokoh di negeri ini dari sudut politik. Dalam biografi semacam ini bahan-bahan dikumpulkan biasanya melalui riset. Namun, biografi semacam ini kadang kala tidak lepas dari kepentingan penulis ataupun sosok yang ditulisnya. Intelektual biografi yang juga disusun melalui riset dan segenap temuan dituangkan penulisnya dalam gaya penulisan ilmiah.

Berikut jenis-jenis biografi berdasarkan penerbitannya.

a.       Buku Subsidi

Ongkos pembuatan buku jenis ini sebagian dibiayai oleh sponsor. Biasanya pola ini dilakukan pada buku-buku yang diperkirakan dari segi komersial tidak akan laku atau kalaupun bisa dijual harganya sangat tinggi sehingga tidak terjangkau.

b.       Buku Sendiri

Pembuatan buku kategori ini dilakukan atas inisiatif penerbit dengan seluruh biaya penulisan, percetakan, dan pemasaran ditanggung oleh produsen. Biografi jenis ini biasanya memuat kisah hidup-tokoh-tokoh yang diperkirakan akan menarik perhatian publik.

10

Disaat kita membaca buku biografi ada berbagai informasi yang bisa diperolah. Meskipun begitu, biografi juga mempunyai kelemahan.

Berikut kelemahan dari biografi.

a.       Tidak dapat dipastikan. Jika satu-satunya sumber dari suatu fakta mengenai salah seorang tokoh adalah diri tokoh tersebut sendiri maka pembaca tidak dapat memastikannya. Pembaca tidak dapat memastikan harapan, mimpi, pemikiran, dan aspirasi tokoh tersebut. Walaupun mungkin benar, jika pembaca tidak dapat memastikan hal tersebut, hal tersebut tidak layak dipublikasikan.

b.       Orang sering memasukkan informasi yang merupakan hasil pengetahuan dari informan utama ke dalam biografi. Informasi semacam ini mengharuskan pembaca melakukan riset primer untuk dapat memastikannya. Misalnya, memasukkan informasi mengenai ukuran sepatu. Hai tersebut tidak perlu dilakukan.

c. Kecenderungan untuk melebih-lebihkan jika berbicara mengenai diri mereka dan membuat opini seolah sebagai fakta.

​Kelemahan Biografi

11

Biografi berusaha menguraikan dan membahas tentang riwayat hidup seorang tokoh. Biografi biasanya ditulis oleh orang lain. Apabila digunakan istilah riwayat hidup sebaiknya ditulis apabila orangnya sudah meninggal. Adapun yang dimaksud autobiografi ialah riwayat hidup pribadi yang ditulis sendiri.

Ditinjau dari penyajiannya, biografi termasuk ke dalam narasi, tetapi peristiwa atau  kejadian dalam biografi tidaklah fiktif melainkan betul-betul terjadi dan dialami oleh tokoh yang bersangkutan. Biografi biasanya ditulis oleh orang yang benar-benar dekat dengan tokoh yang dibuat biografinya. Sumber cerita biografi bisa berasal dari pengakuan sang tokoh sendiri, kesaksian keluarga dan orang-orang yang mengenal sang tokoh, atau berpedoman pada data dan fakta perjalanan hidup sang tokoh.

Biografi harus bersifat apa adanya dan jujur. Artinya, cerita harus sebagaimana yang terjadi tanpa dikurangi atau ditambah-tambah. Sebuah biografi adalah bentuk pertanggungjawaban moral seorang tokoh terhadap kejujuran kisah hidupnya. Berikut beberapa hal yang bisa kita peroleh dari buku biografi.

a.       Kita dapat memberi makna dan mengambil manfaat dari kisah hidup orang lain atau peristiwa yang telah terjadi.

b.       Biografi dapat dijadikan sebagai pelajaran atau pewarisan nilai-nilai kepada orang lain yang membaca atau mendengarkan kisahnya.

12

2.       Hal-Hal yang Menarik dari Tokoh

Isi dari buku biografi adalah perjalan hidup seseorang, mulai dari lahir, perjalanan hidup. berbagai gagasan, bahkan sampai ia meninggal. Selain membahas perjalanan hidup seseorang, berikut hal-hal yang dijelaskan dalam biografi.

a.       Keteladanan atau sikap-sikapnya yang bijak.

b.       Pengorbanannya dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

c.       Prestasi dan karya-karyanya.

3.       Meneladani Tokoh dalam Biografi

Pembaca buku biografi diharapkan bisa termotivasi untuk meniru hal-hal positif dari tokoh yang diceritakan. Setelah Anda meneladaninya, sebaiknya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa manfaat membaca biografi tokoh tertentu.

a.       Tumbuh rasa bangga kepada para tokoh di bidang apapun.

b.       Mendapatkan pengalaman hidup, bahwa suatu keberhasiian diraih dengan kerja keras dan pengorbanan.

c.       Muncul kesadaran diri bahwa kita harus selalu belajar agar berhasil seperti mereka.

13

4.       Contoh Biografi

 

Berikut ini contoh biografi singkat tentang seorang pahlawan wanita Indonesia. Pahlawan ini ikut aktif dalam pergerakan dan perjuangan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Dia dikenai sebagai pahlawan tangguh, berani, gigih, dan pantang menyerah. Tokoh tersebut adalah Dewi Sartika.

media

14

15

Tugas Mandiri

Terjakan sesuai perintahnya!

1.       Bacalah teks biografi berikut kemudian tulis hal-hal menarik dari tokoh.

​2. Tulis hasilnya di buku tugas /buku latihan Anda

media

16

17

media
media

​Om Santi Santi Santi Om

Teks Narasi Objektif

​BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (Peminatan)

​PELAJARAN 2

Kompetensi Dasar :

3.3 Menerangkan informasi teks naratif objektif tentang riwayat tokoh (sastra dan bahasa) dengan memperhatikan hal-hal yang menarik dan perlu diteladani.

4.3 Menyusun teks naratif objektif tentang riwayat tokoh (sastra dan bahasa) dengan memperhatikan hal-hal yang menarik dan patut diteladani secara tertulis.

​Indikator/ Tujuan Pembelajaran :

​Setelah memahami materi, peserta didik diharapkan mampu:

​1. Memahami pengertian, ciri-ciri, unsur, dan tujuan teks narasi.

​2. Memahami langkah-langkah dan tips menulis paragraf narasi.

​3. Memahami tentang buku biografi, hal-hal yang menarik dari tokoh dan mengambil keteladan dari tokoh.

​4. Menerangkan informasi dari teks riwayat hidup tokoh.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE