Search Header Logo
Korosi

Korosi

Assessment

Presentation

Chemistry

12th Grade

Hard

Created by

Ritta A

Used 4+ times

FREE Resource

23 Slides • 0 Questions

1

Korosi

by Ritta A

media

2

​Kompetensi Dasar

3.3 Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi dan cara mengatasiny

4.3 Mengajukan gagasan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya korosi

3

Tujuan Pembelajaran

1. Menjelaskan pengertian Korosi

2. Mengidentifikasi Faktor penyebab korosi

3. Mengajukan gagasan mencegah dan mengatasi korosi melalui karya kreatif

4

​Perhatikan gambar berikut :

​Apa yang ada dalam benak kalian?

media

5

media

6

​Penjelasan gambar

permukaan logam  tidak rata akibatnya terjadi perbedaan tegangan permukaan, sehingga       daerah  tertentu  berpotensi tinggi untuk mengalami perkaratan  dibanding dengan daerah lain.

    Pada daerah permukaan yang bersentuhan dengan air menjadi anoda  dan besi mengalami oksidasi  menjadi Fe2+ yang larut dalam air, menurut reaksi:

      Fe(s) → Fe2+(aq) + 2e–

media

7

​Penjelasan gambar

Elektron dari hasil oksidasi besi (Fe) akan mengalir menuju daerah katoda  sehingga mereduksi            oksigen tersebut,  menurut reaksi: 

O2(g) + 4H+(aq)+ 4e → H2O(l)   

atau     

O2(g) + 2H2O(l) + 4e → 4OH(aq)

 

media

8

​Penjelasan gambar :

 Fe2+(aq) + 4OH(aq) → Fe(OH)2(s)

2Fe(OH)2(s) + O2(g) ⎯⎯→ Fe2O3.nH2O(s)

        Reaksi keseluruhan pada korosi besi sebagai berikut 

  4Fe(s) + 3O2(g) + n H2O(l) → 2Fe2O3.nH2O(s)

                                              Karat ( coklat kemerahan)

9

​Penjelasan gambar

 Reaksi yang terjadi 

 Anode : 2Fe(s)    → 2Fe2+ (aq) + 4e

Katode : O2(g) + 4H+(aq) + 4e  → H2O(l)

        -----------------------------------------

2Fe(s) + O2(g) + 4H+(aq) → 2Fe2+ (aq) + 2H2O(l)

media

10

​Penjelasan gambar

 Selanjutnya ion Fe2+ yang larut dalam tetesan air bergerak menuju daerah katode dan bereaksi  dengan OH- membentuk Fe(OH)2. kemudian Fe(OH)2 yang terbentuk dioksidasi oleh oksigen              membentuk karat menurut reaksi :

media

11

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses perkaratan besi 

 a.  Air dan oksigen 

          Faktor yang paling penting terjadinya korosi yaitu air dan oksigen   Semakin tinggi kadar uap air  di sekitar logam, semakin mudah logam mengalami korosi. 

media

12

 b.  Elektrolit

Elektrolit (asam atau garam) merupakan media yang baik untuk terjadinya transfer muatan yang    mengakibatkan elektron lebih mudah diikat oleh oksigen di udara. Air hujan  yang banyak   engandung asam, dan  air laut yang banyak mengandung garam merupakan penyebab korosi      yang utama.

media

13

 c.  Permukaan logam yang tidak rata

Permukaan logam yang tidak rata memudahkan terjadinya kutub-kutub muatan, yang akan   berperan sebagai anoda dan katoda, sedangkan permukaan logam yang licin dan bersih akan sulit  mengalami  korosi karena  kutub-kutub yang akan bertindak sebagai anoda dan katoda sulit terbentuk.

media

14

​d. Terbentuknya sel elektrokimia/ kontak dengan logam lain yang potensial elektrodanya lebih besar 

Jika dua logam yang mempunyai potensial berbeda bersinggungan pada lingkungan berair atau  lembab, dapat terbentuk sel elektrokimia secara langsung. Logam yang potensialnya lebih  rendah akan melepaskan elektron dan  mengalami oksidasi. Akibatnya  korosi akan lebih cepat terjadi pada logam yang potensialnya rendah, sedangkan logam yang potensialnya tinggi justru   lebih awet. 

media

15

​Perhatikan besi (Fe) dengan tembaga (Cu)

media

16

Cara Pencegahan korosi 

1. Pengecatan. 

         Fungsi pengecatan adalah untuk melindungi besi kontak dengan air dan udara

     2. Dilapisi  dengan  plastik

         Plastik mencegah besi kontak dengan air dan udara sehingga terhindar dari korosi, namun  jika   plastik terkelupas korosi akan mulai terjadi.

media
media

17

 3. Dilapisi dengan minyak atau oli

       

 3. Dilapisi dengan minyak atau oli

         Lapisan oli bisa mencegah kontak langsung besi dengan oksigen dan air dan harus  dioleskan    secara berkala , biasanya untuk mesin.

media

18

4. Pelapisan dengan krom (Cromium plating) 

 Krom (Cr) memberi lapisan pelindung, sehingga besi yang dikrom akan mengkilap. Pelapisan dengan krom ini dilakukan dengan proses elektrolisis. Krom juga dapat memberikan perlindungan  meskipun lapisan krom tersebut ada yang rusak. Cara ini umumnya dapat                   dilakukan  pada kendaraan bermotor, misalnya  bumper mobil. 

19

   5. Pelapisan dengan timah (Tin plating) 

Timah (Sn) termasuk logam yang tahan karat. Kaleng kemasan yang terbuat dari besi umumnya yang dilapisi dengan timah. Proses pelapisan  dilakukan secara elektrolisis atau elektroplating. Lapisan timah ini akan melindungi besi selama lapisan itu masih utuh. Apabila terdapat goresan,  maka timah ini justru mempercepat terjadinya  korosi,  disebabkan  potensial elektrode timah  lebih positif dari besi.

20

 6. Pelapisan dengan Seng (Galvanisasi) 

Seng (Zn)  dapat melindungi besi walaupun  lapisannya ada yang rusak. Hal ini disebabkan  potensial pada elektrode besi lebih negatif daripada seng, maka  besi yang kontak dengan seng  akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katode dan seng mengalami oksidasi    sehingga besi akan terlindungi 

21

7. Pengorbanan anoda (Sacrificial Anode)

Cara ini  dapat dilakukan dengan menggunakan logam lain yang lebih reaktif sebagai anoda.  Yaitu logam-logam yang mempunyai potensial reduksi lebih kecil dari logam besi.  Perbaikan   pada pipa bawah tanah yang mengalami korosi mungkin memerlukan biaya yang mahal.  Oleh      karena itu diperlukan suatu   teknik sacrificial anode, yaitu dengan cara menanamkan logam  magnesium atau aluminium yang dihubungkan ke pipa besi melalui sebuah kawat. Logam  magnesium atau aluminium tersebut  akan berkarat, sedangkan besi tidak karena magnesium atau      aluminium merupakan suatu logam yang reaktif (lebih mudah berkarat)

22

 8.  Paduan logam (alloy)   

Paduan logam merupakan upaya pengendalian korosi dengan cara memadukan atau   mencampurkan logam satu dengan logam lainnya. Contoh perunggu merupakan paduan dari  logam tembaga dengan logam lain seperti timah, mangan, alumunium atau silikon.

23

Korosi

by Ritta A

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE