Search Header Logo
Kelas 4 Pelajaran 3  -Pertolongan Tanpa Pamprih

Kelas 4 Pelajaran 3 -Pertolongan Tanpa Pamprih

Assessment

Presentation

Moral Science

4th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 1+ times

FREE Resource

13 Slides • 6 Questions

1

Kelas 4 Pelajaran 3

-Pertolongan Tanpa Pamprih

by Rukaman Rukaman

2

Namo Sanghyang Adi Buddhaya​

Namo Buddhaya​

3

Doa Pembuka Belajar

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa,

Terpujilah Triratna

Dengan ini saya berdoa:

Semoga saya dapat belajar dengan baik dan benar,

untuk menjadi anakyang pandai dan berbudi luhur.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu.

4

​Duduk Hening

Ayo kita duduk hening.

Duduklah dengan santai, mata terpejam, kita sadari napas, katakan dalamhati:

“Napas masuk ... aku tahu.”

“Napas keluar ... aku tahu.”

“Napas masuk ... aku tenang.”

“Napas keluar ... aku bahagia.”

5

​Pegantar

Berikut ini adalah cerita Sutasoma yang menggambarkan tentang perbuatantanpa pamrih.

Untuk memahami tentang perbuatan tanpa pamrih, kamu harus berdiskusi.Dalam berdiskusi, kamu akan belajar mengamati, bertanya, mencari informasi,menalar, dan berkomunikasi. Dilanjutkan berlatih mengerjakan soal, belajar memecahkan masalah, belajar membaca Dharmapada, dan terakhir berkomunikasi dengan orang tuamu di rumah.

Apa dan bagaimana arti dan makna perbuatan tanpa pamrih?

Mari, pelajari selengkapnya berikut ini.

6

Open Ended

Question image

Tuliskan pendapatmu ?

7

Kisah Sutasoma

(Kisah tentang Pertolongan Bodhisattva)

8

Pada suatu ketika, Bodhisattva dilahirkan kembali sebagai Pangeran Sutasoma, putra Raja Hastinapura, Prabu Mahaketu. Saat dewasa, Sutasoma sangat rajin beribadah dan cinta agama Buddha. Dia tidak senang akandinikahkan dan dinobatkan menjadi raja. Maka pada suatu malam, Sutasoma melarikan diri dari kerajaan. Hal ini menimbulkan huru-hara di istana. Raja beserta Permaisuri sangat sedih.

Setibanya di hutan, Pangeran bersembah yang dalam sebuah kuil. Saat itu, datang Dewi Widyukarali yang bersabda bahwa sembahyang Sang Pangeran telah diterima dan dikabulkan. Kemudian, Pangeran mendaki Pegunungan Himalaya, diantar oleh beberapa orang pendeta. Sesampainya di sebuah petapaan, Pangeran mendengarkan riwayat cerita seorang raja. Raja ini adalah reinkarnasi seorang raksasa yang senang makan manusia.

9

Alkisah adalah seorang raja bernama Purusada atau Kalmasapada. Pada suatu waktu, daging persediaan santapan Sang Prabu hilang, habis dimakanbinatang. Jurumasak bingung dan tergesa-gesa mencari daging pengganti,tetapi tidak dapat. Dia pergi ke sebuah pekuburan dan memotong paha mayatdan menyajikannya kepada Raja. Raja sungguh senang karena merasa sangatsedap masakannya. Raja bertanya kepada jurumasak, “Tadi daging apa?” SiJurumasak karena diancam, akhirnya mengaku bahwa itu adalah dagingmanusia. Sejak saat itu, Raja gemar makan daging manusia. Pada suatu ketika,Raja mendapat luka di kakinya yang tak bisa sembuh lagi. Akhirnya, ia menjadiraksasa dan tinggal di hutan. Sutasoma diminta oleh para pendeta untukmembunuh Raja ini, tetapi Sutasoma tidak mau. Walaupun Dewi Pretiwi keluar dan memohonnya, Sutasoma tetap tidak mau. Dia ingin bertapa saja.

10

Di perjalanan, Sutasoma berjumpa dengan seorang raksasa ganas berkepalagajah yang memangsa manusia. Sutasoma hendak dijadikan mangsanya.Sutasoma melawan dan si raksasa terjatuh di tanah tertimpa Sutasoma. Terasaseakan-akan tertimpa gunung. Si raksasa menyerah. Dia mendapat khotbahdari Sutasoma tentang agama Buddha. Dalam ajaran Buddha, diajarkan bahwaorang tidak boleh membunuh sesama makhluk hidup. Akhirnya, si raksasa menjadi muridnya. Pangeran berjalan lagi dan bertemu dengan seekor naga. Naga ini dikalahkannya dan menjadi muridnya. Akhirnya, Sang Pangeran menjumpai seekor harimau betina yang lapar. Harimau ini akan memangsa anaknya sendiri. Hal ini dicegah oleh Sutasoma dan diberinya alasan-alasan. Sang harimau tetap saja bersikeras. Akhirnya, Sutasoma menawarkan dirinya untuk dimakan. Sutasoma akhirnya diterkam dan dihisap darahnya. Sungguh segar dan nikmat rasanya. Setelah itu, si harimau betina sadar akan perbuatan buruknya. Diapun menangis, menyesal. Kemudian, datanglah Dewa Indra dan Sutasoma dihidupkan lagi. Lalu, harimau itu menjadi pengikutnya pula.

11

Raja Purusada, sang reinkarnasi raksasa yang sedang sakit kakinya, sudah mengumpulkan 100 raja untuk dipersembahkan kepada Batara Kala. Akantetapi, Batara Kala tidak mau memakan mereka. Dia ingin menyantap Sutasoma.Lalu, Purusada memeranginya. Karena Sutasoma tidak melawan, beliau berhasil ditangkap. Setelah itu, beliau dipersembahkan kepada Batara Kala. Sutasoma bersedia dimakan asal ke-100 raja itu semua dilepaskan. Purusada menjadi terharu mendengarkannya. Dia pun bertobat. Semua raja dilepaskan.

12

Open Ended

Siapakah Sutasoma?

13

Open Ended

Apa saja yang dilakukan Sutasoma?

14

Open Ended

Kapan Sutasoma menolong anak harimau?

15

Open Ended

Mengapa Sutasoma tidak mau membunuh?

16

Open Ended

Bagaimana cara Sutasoma menyelamatkan makhluk lain?

17

​Belajar Dhammapada

YO CA VASSASATAṀ JĪVE

DUSSĪLO ASAMĀHITO

EKĀHAṀ JĪVITAṀ SEYYO

SĪLAVANTASSA JHĀYINO

Artinya:

Walaupun seseorang hidup seratus tahun, tetapi memiliki kelakuan buruk dantak terkendali, sesungguhnya lebih baik adalah kehidupan sehari dari orang yangmemiliki sila dan tekun bersamadhi. (Dharmapada 110)

18

​Tugas

​Buat video saat anda melepaskan binatang, jangan lupa kirim di group wa. Terimakasih

media

19

Doa Penutup Belajar

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa, Terpujilah Triratna

Terima kasih kepada semua orang yang telah membantuku belajar padahari ini. Semoga mereka diberkati kesehatan dan kesejahteraan. Semogailmu yang kupelajari berguna bagi diriku dan orang lain.

Semoga semuamakhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu.

Kelas 4 Pelajaran 3

-Pertolongan Tanpa Pamprih

by Rukaman Rukaman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE