Search Header Logo
Kelas 5 - Pelajaran 3 - Empat Jenis Karma (AN. 4:232)

Kelas 5 - Pelajaran 3 - Empat Jenis Karma (AN. 4:232)

Assessment

Presentation

Religious Studies

5th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 2+ times

FREE Resource

11 Slides • 6 Questions

1

Kelas 5 - Pelajaran 3 - Empat Jenis Karma

(AN. 4:232)

by Rukaman

2

Namo Sanghyang Adi Buddhay​a

​Namo Buddhaya

3

​​Doa Pembuka Belajar.

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa,

Terpujilah Triratna.

Dengan ini saya berdoa:

Semoga saya dapat belajar dengan baik dan benar, untuk menjadi anak yang pandai dan berbudi luhur.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu.

4

​Duduk Hening

Ayo kita duduk hening.

Duduklah dengan santai, mata terpejam, kita sadari nafas,

katakan dalam hati:

“Nafas masuk ... aku tahu”

“Nafas keluar ... aku tahu”

“Nafas masuk ... aku tenang”

“Nafas keluar ... aku bahagia”

5

​Pengantar

Untuk memahami tentang Empat Jenis Karma kamu harus berdiskusi. Dalam berdiskusikamu akan belajar mengamati, bertanya, mencari informasi, menalar, dan berkomunikasi. Dilanjutkan berlatih mengerjakan soal, belajar bernyanyi, berkomunikasi dengan orangtuamu di rumah dan terakhir mengerjakan tugas bersama temanmu.

Apa dan bagaimana tentang Empat Jenis Karma?

6

Open Ended

Question image

Tuliskan pendapatmu tentang gambar di samping

7

​Empat Jenis Karma

Umat Buddha diajarkan bahwa siapa pun yang berbuat, maka dialah yang akan menerima buah/hasil/akibatnya. Perbuatan apa pun yang dilakuan, baik atau buruk,itu pula yang akan diterima.

Dalam Kitab Aṅguttara Nikāya IV 232, Buddha bersabda, “Para bhikkhu, empat jenis karma ini dinyatakan oleh-Ku setelah Aku merealisasikannya melalui pengetahuan langsung. Apakah empat itu? : Karma gelap dengan hasil yang gelap; karma terang dengan hasil yang terang; karma gelap dan terang dengan hasilyang gelap dan terang; karma yang tidak terang atau tidak gelap dengan hasil yang tidak gelap atau tidak terang yang menuju pada hancurnya karma."

8

1. Karma Gelap – Hasil Gelap

Apakah karma gelap dengan hasil yang gelap?

Jika seseorang berbuat melalui jasmani, ucapan, atau pikiran disertai dengan niat buruk. Niat buruk adalah karma gelap, yang akan menyebabkan penderitaan. Perbuatan buruk itulah yang menyebabkan orang akan terlahir kembali di alam yang menderita. Ketika terlahir di alam yang menderita, maka akan bertemu dengan segala sesuatu yang menyebabkan derita. Karena bertemu dengan hal-hal yang menyebabkan penderitaan, maka ia merasakan menderita, menyakitkan, tetapi tidak dapat menghindarinya. Contoh makhluk-makhluk yang terlahir di neraka. Mereka menderita di alam neraka, tetapi mereka tidak dapat menghindarinya.

9

2. Karma Terang – Hasil Terang

Apakah karma terang dengan hasil terang?

Karma terang adalah perbuatan yang baik. Jika seseorang berbuat melalui jasmani, ucapan, atau pikiran disertai dengan niat baik. Perbuatan baik itulah, yang menyebabkan terlahir kembali di alam yang menenangkan (hasil terang). Ketika dia terlahir kembali di dunia yang menyenangkan, maka dia akan bertemu dengan segala sesuatu yang menyebabkan dia bahagia. Karena bertemu dengan hal-hal yang menyebabkan kebahagiaan, dia mengalami perasaan bahagia, menyenangkan, dan bahagia selalu mengikutinya. Misalnya yang dialami oleh para dewa di alam surga tingkat tinggi. Makhluk yang lahir di sorga adalah akibat karma baik.

10

3. Karma Terang dan Gelap – Hasil Terang dan Gelap

Apakah karma gelap dan terang dengan hasil yang gelap dan terang?

Karma jenisini merupakan campuran dari perbuatan-perbuatan baik dan buruk. Karma baik dapat diumpamakan seperti minyak dan karma buruk seperti air. Lalu, bagaimana minyak dan air dapat bercampur bersama? Memang, dengan cara biasa minyak dan air tidak dapat bercampur bersama. Namun, minyak dan air dapat dimasukan ke dalam satu tempat yang sama. Keduanya berada bersama sama di tempat yang sama, walaupun minyak tetap mengambang diatas air. Demikian pula, karma terang dan gelap dapat bersama-sama, begitu pula dengan akibat-akibatnya. Bila perbuatan perbuatan baik dan buruk dilakukan bersama sama, maka kebahagiaan dan penderitaan sebagai akibat dari perbuatan juga akan muncul bersama. Sesugguhnya penderitaan dan kebahagiaan tidak dapat timbul pada saat yang sama, serta tidak ada dua macam karma baik danburuk, menghasilkan akibat pada waktu yang sama. Kata bersama dalam hal ini berarti dalam satu masa kehidupan yang sama. Karma jenis ini dialami oleh manusia dan juga alam surga tingkat rendah. Kebahagiaan dan penderitaan silih berganti tetapi dalam wadah yang sama, yaitu alam manusia atau alam dewa tingkat rendah.

11

​4. Karma Bukan Gelap pun Bukan Terang – Hasil Bukan Gelap pun Bukan Terang

Karma bukan gelap maupun terang berarti perbuatan yang tak dapatdinyatakan sebagai baik atau buruk serta keduanya. Karma bukan gelap maupun terang adalah perbuatan yang menuju pada tercapainya Nibbana. Sesungguhnya perbuatan demikian termasuk perbuatan baik. Tetapi perbuatan baik jenis ini dibedakan dengan perbuatan baik lainnya yang menyebabkan kelahiran kembali berulang-ulang. Karma bukan gelap punbukan terang ini langsung mengarah pada pengakhiran kelahiran kembali. Inilah dasarnya mengapa Buddha tidak memasukkan karma macam ini ke dalam karma kategori terang atau baik.

12

Mengenai karma bukan gelap maupun terang ini, Buddha menunjuk pada jalan utamaberfaktor delapan, yang merupakan asas-asas praktek agama Buddha menuju ke Nibbana.Jalan utama berfaktor delapan tersebut adalah pandangan benar, pikiran benar, ucapan benar,perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.

13

Open Ended

Apa saja empat jenis karma dalam Aṅguttara Nikāya IV 232?

14

Open Ended

Apa yang dimaksud karma gelap – hasil gelap?

15

Open Ended

Jelaskan dan beri contoh karma terang – hasil terang.

16

Open Ended

Bagaimana caranya agar hidup di masa yang akan datang menjadi terang?

17

Open Ended

Question image

Buatlah cerita anda sendiri berdasarkan mind map gambar disamping !

Kelas 5 - Pelajaran 3 - Empat Jenis Karma

(AN. 4:232)

by Rukaman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE