Search Header Logo
Bahasa Bali

Bahasa Bali

Assessment

Presentation

Other

6th Grade

Hard

Created by

kadek swandana

FREE Resource

12 Slides • 0 Questions

1

Bahasa Bali

by kadek swandana

2

OM SWASTYASTU​

​Rahajeng semeng alit-alit kelas 6 sareng sami, matemu malih sareng Bapak Guru Kadek Swandana ngiring malajah basa bali.

3

KRUNA​/KATA

Kata dalam bahasa Bali disebut 'Kruna'. Kruna ada beberapa jenis jika dilihat dari bentuknya dan fungsinya, yakni ;

4

​1. KRUNA LINGGA

Kruna Lingga : yaitu kata dasar (belum mendapat imbuhan).

Dalam bahasa Bali imbuhan terdiri dari    

a. Pengater (awalan) terletak di awal kata ; me-, ke-, di-, se-, dll.     

b. Selselan (sisipan) terletak di tengah kata ; -in-, -um-, -el-, -er-.    

c. Pangiring (akhiran) terletak di belakang kata ; -ne, -ang, -in, dll.    contoh Kruna Lingga : Cingak (lihat), Pireng (dengar), Kecos (lompat), Penek (naik) dll.

5

​2. KRUNA TIRON

Kruna Tiron : Yaitu kata yang sudah mendapat imbuhan.    (Pangater, Pangiring, dan Seselan)

Kruna Mapangater :

-Ma = majalan, madaging, matahan, mabakti, maglebug.

-A = aukud, aijas, abungkul, apasang.

-Su = Susila, subakti.

-Ka = kaatur, kakirim.

6

q Kruna Tiron Maseselan :

-In = sinurat, tinulis, sinawang.

-Um = sumaur, puminter, bumagus, tumindak, dumunang.

-El = geluruh, teliti, kelep, keleleg.

-Er = cerekot, kerampul, cerongat.

7

qKruna Tiron Mapangiring :

-A = Alapa, Ajaka, Aliha.

-E = Batise, Memene, Bapane, Pohe.

-Ang = Jemakang, Alihang, Dingehang. Ngadepang

-In = Alihin, Dingehin, Jemakin, Solahin.

-An = Menekan, Bapan tiange.

-Wan = Dharmawan.

8

​3. KRUNA POLAH

Kruna Polah : sama halnya dengan Kruna tiron, namun Kruna Polah hanya memiliki empat Pangater    atau awalan yaitu (Ny, M, N, Ng) keempat awalan itu sering disebut Anusuara.

Kruna Polah dapat    disebut juga kata kerja.   

contoh :

awalan Ny ---- Sampat  = Nyampat : menyapu                                 

---- Jait         = Nyait       : menjarit                

awalan M  ---- Pancing  = Mancing  : memancing                                 

---- Paling     = Maling     : mencuri                

awalan N   ---- Tulis       = Nulis       : menulis                                 

---- Tandur    = Nandur   : menanam                

awalan Ng ---- Rereh     = Ngrereh  : mencari                                 

---- Rauh       = Ngrauh    : Mendatangkan                                 

---- Lantur     = Nglantur  : Berlanjut

9

​4. KRUNA DWI LINGGA/KATA ULANG

Kruna Dwi Lingga dapat dibedakan menjadi enam jenis menurut    bentuknya, yakni ;

10

a. Kruna Sama Lingga : Kata dasar yang diulang dan belum mendapat imbuhan. contoh : Cenik-cenik (kecil-kecil), Sisya-sisya (siswa-siswa), Jegeg-jegeg (cantik-cantik) dll.

b. Kruna Dwi Maya Lingga : Kata dasar yang memiliki arti jika diulang. Kata ini tidak memili arti jika    diucapkan sekali. contoh : Omang-omang (sejenis siput laut), Kupu-kupu (kupu-kupu), Pici-pici (sejenis siput darat),Ali-ali (cincin), dll      

c. Kruna Dwi Samatra Lingga : Kata berulang namun bentuknya tidak sama, perbedaanya terletak dihuruf vokal. contoh : Kecas-kecos (berlompat-lompatan), Tolah-tolih ( melihat), Sledat-sledet (melirik),dll.

11

​ d. Kruna Dwi Purwa Lingga : Jenis ini bukan kata-nya yang diulang, namun suku kata depan yang mendapat pengulangan. 

contoh : Sari ---- Sesari = Sesajen berupa uang                      

Tandur  ---- Tetandur = Tanaman                      

Sampun ---- Sesampun = sesudah                      

Rama ----- Rerama = orang tua, dll.     

e. Kruna Dwi Wesana Lingga : pengulangan terjadi di suku kata akhir. Namun kata ini diikat          dengan imbuhan ''Pake''.    

contoh :  Kecos ------ Pakecoscos = lompat-lompat       

 Ketel ------- Paketeltel = menetes, dll.     

f. Kruna Dwi Bina Lingga : Jenis ini tergolong beda, kata ini tidak mendapat pengulangan.

Kruna Dwi  Bina Lingga adalah kumpulan dua kata yang masing-masing memiliki arti, kedua kata ini       dijadikan satu kemudian memiliki makna baru.         

contoh : Biyu (pisang) + Kayu (kayu) = Biyu kayu (jenis pisang di Bali)

Pandan (pandan + Arum (wangi) = Pandanarum (jenis dedaunan pandan di Bali)      

Kacang (kacang + Lindung (belut) = Kacang lindung (kacang panjang), dll.

 

12

PAPELAJAHAN BASA BALI PUPUT​

OM SANTIH, SANTIH, SANTIH OM​

Bahasa Bali

by kadek swandana

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE