Search Header Logo
Siklus Air

Siklus Air

Assessment

Presentation

Science

5th Grade

Medium

Created by

Inna Yudiana

Used 3+ times

FREE Resource

9 Slides • 5 Questions

1

Siklus Air

By Inna Yudiana

2

Pengertian Siklus Air

Some text here about the topic of discussion

Pernah tidak kalian bertanya, mengapa air tidak pernah habis? Padahal ada banyak sekali aktivitas kita yang membutuhkan air, mulai dari ketika menggosok gigi, mencuci baju, mandi, belum lagi air yang kita konsumsi setiap harinya. 

Coba bayangkan berapa banyak air bersih yang kita butuhkan? Padahal setiap aktivitas kita membutuhkan air dan tidak sedikit dari mereka yang hingga saat ini kesulitan mendapatkan air bersih. 

Darimana ya air itu datang? jika jawabanmu dari hujan, kamu hampir tepat. Air tidak pernah habis akibat dari siklus air atau yang dikenal juga dengan siklus hidrologi. 

Siklus hidrologi sederhananya merupakan siklus daur ulang air yang terjadi terus-menerus dalam beberapa proses. 

3

1. Siklus Hidrologi

Siklus air atau siklus hidrologi merupakan tahapan peristiwa yang terjadi pada air dari lapisan atmosfer hingga kembali lagi ke bumi melalui tahapan kondensasi, presipitasi, evaporasi transpirasi dan infiltrasi.

Siklus ini selalu terjadi terus-menerus tanpa memiliki akhir secara berulang.

Proses daur air ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Berikut ialah alur siklus air secara sederhana:

Proses ini terjadi diawali dengan panas matahari yang menyebabkan air mengalami penguapan dari air (evaporasi) atau dari tumbuhan (transpirasi). Air yang berubah jadi gas terus naik hingga pada ketinggian tertentu di atmosfer. 

Di sana terjadi perubahan suhu yang menyebabkan terjadinya proses pengembungan atau pembentukan awan (kondensasi). Beberapa waktu kemudian awan semakin gelap karena kandungan uap air di dalamnya bertambah lalu terjadilah proses turunnya hujan ke bumi (presipitasi) melalui air, salju, hujan es, dan kabut. 

Air yang jatuh ke bumi akan diserap ke dalam pori-pori tanah (infiltrasi). Air yang tersimpan itu lama-lama mengalir dan terkumpul di pegunungan lalu muncul sebagai sumber air. 

Siklus Air

4

media

2. Evaporasi

Proses pertama dalam siklus air ialah evaporasi.

Siklus ini menunjukkan proses penguapan air yang berasal dari laut, sungai, danau, rawa, atau badan air lainnya. Pada proses ini terjadi perubahan zat cair menjadi gas yang terkumpul di bagian atmosfer bumi. 

Ada juga bentuk evaporasi lainnya yang terjadi pada tumbuhan, yaitu transpirasi. Berbeda dengan evaporasi, proses transpirasi merupakan pelepasan molekul air sebagai hasil metabolisme dari tumbuh-tumbuhan.

Siklus Air - Inna Yudiana, S.Pd

5

media
  1. Kondensasi

Setelah proses evaporasi terjadi, uap air akan terkumpul di atmosfer dan berubah menjadi awan. Lama kelamaan awan akan berpindah ke tempat yang lebih tinggi karena tebawa angin. 

Semakin tinggi suatu tempat, maka suhunya semakin rendah. Akibat perubahan suhu dan awan sudah mengandung banyak uap air, maka kumpulan uap air tersebut akan mengalami pengembunan yang membentuk titik-titik air. Lalu membentuk awan hitam yang siap turun sebagai hujan ketika mencapai titik jenuh. 

​Siklus Air - Inna Yudiana, S.Pd.

6

  1. Presipitasi

    Proses presipitasi merupakan lanjutan dari kondensasi. Presipitasi merupakan proses turunnya air dari awan menuju bumi. Proses ini seringkali kita kenal dengan sebutan hujan. 

Presipitasi terjadi akibat pendinginan dan penambahan uap air, sehingga air yang membentuk awan mencapai titik jenuh.

Semakin banyak uap air yang terbentuk, maka tetesan air hujan yang turun pun semakin banyak juga.   ​

Air tidak hanya turun dalam bentuk hujan saja, tetapi juga salju. Pada musim dingin ketika suhu berada di bawah titik beku

(0 derajat Celcius atau 32 derajat Fahrenheit), uap air akan terkondensasi menjadi es yang padat tanpa melalui tahap cair.

Kristal es yang terbentuk kemudian menyerap dan membekukan uap air  disekitarnya menjadi kristal salju yang kemudian

jatuh ke bumi.

media

7

6. Infiltrasi

Proses terakhir dalam siklus air ialah proses infiltrasi atau penyerapan. Setelah turun ke bumi, air akan diserap oleh tanah, bahkan diserap juga oleh tumbuhan. Infiltrasi secara umum dipengaruhi oleh berbagai sifat tanah dan vegetasi.

Proses infiltrasi ini memegang peranan penting dalam mendistribusikan air hujan. Tanah yang tidak dapat menyerap air dengan baik dapat menjadi pemicu terjadinya bencana seperti banjir, erosi, ataupun tanah longsor.

Air yang terserap jauh ke dalam tanah juga menjadi sulit untuk dijangkau manusia, ini dapat menyebabkan kekeringan dan kesulitan air. 

Namun air yang terserap dengan baik di bawah tanag dapat dimanfaatkan sebagai ketersediaan air untuk irigasi di musim kemarau.

media

8

media

Gambar Siklus Air

9

Multiple Choice

Perputaran air secara terus menerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi disebut dengan ... .

1

siklus air

2

penguapan

3

penyubliman

4

evaporasi

10

Poll

Bagaimana perasaan kalian ketika belajar tentang siklus air?

senang

sedih

marah

11

Multiple Choice

Proses naiknya air pada seluruh permukaan bumi disebut ... .

1

kondensasi

2

presipitasi

3

evaporasi

4

infiltasi

12

Fill in the Blank

Air terbentuk dari hasil kumpulan titik-titik ... .

13

Open Ended

Tuliskan urutan dalam siklus air!

14

Kalian Pasti Bisa!!! Caiyooo

Selamat Mengerjakan!

Inna Yudiana, S.Pd.​

Siklus Air

By Inna Yudiana

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE