Search Header Logo
Tahapan Budidaya TOGA

Tahapan Budidaya TOGA

Assessment

Presentation

Arts

7th Grade

Hard

Created by

Annisa Nurkartikasari

FREE Resource

10 Slides • 0 Questions

1

Tahapan Budidaya Tanaman Obat

By Annisa Nurkartikasari

2

media

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budi daya tanaman obat

3

Perbanyakan bibit dapat dilakukan

dengan cara vegetatif atau generatif.

a. Pembibitan

media

4

media
  1. Perbanyakan generatif tanaman dilakukan dengan biji. Tanaman

sebaiknya diperoleh dari tanaman induk yang sehat dan memiliki hasil

baik. Biji dapat disemai di polybag atau bak persemaian. Tanaman obat yang dapat diperbanyak dengan biji adalah kayu manis,

belimbing wuluh, dan cengkih

media

5

2. Keuntungan memperbanyak tanaman dengan cara

vegetatif adalah dapat memperoleh hasil yang sama

dengan tanaman induk dan membutuhkan waktu produksi yang lebih singkat/pendek. Tanaman hasil perbanyakan vegetatif memiliki perakaran yang kurang kuat. Perbanyakan secara vegetatif dapat dilakukan secara alami dan buatan. Vegetatif alami dilakukan dengan tunas, rhizome, geragih, tunas, umbi batang, dan umbi lapis. Vegetatif buatan dilakukan dengan cara stek, runduk, okulasi, menyambung, dan cangkok.

a. Stek dilakukan dengan menanam potongan bagian tumbuhan. Bagian yang dapat dipotong misalnya batang dan daun. Tanaman obat yang dapat diperbanyak dengan stek batang adalah sirih, brotowali, dan lada.

b. Cangkok Tanaman obat, terutama jenis tanaman tahunan, dapat diperbanyak dengan cangkok, seperti: mahkota dewa, melati, dan kenanga. Bagian batang tanaman yang dicangkok akan tumbuh akar setelah 1-3 bulan

c. Okulasi adalah menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain. Teknik ini biasanya digunakan untuk perbanyakan tanaman obat tahunan seperti: kayu manis, pala, dan belimbing wuluh

6

media

Setiap jenis tanaman obat membutuhkan kondisi tanah tertentu agar dapat tumbuh dan berkembang optimal. Kondisi tanah yang gembur penting untuk pertumbuhan tanaman obat, khususnya untuk perkembangan rimpang pada tanaman temu-temuan. Jenis tanaman obat semusim atau tanaman berbentuk perdu membutuhkan bedengan untuk tempat tumbuhnya, tetapi tanaman obat tahunan tidak membutuhkan bedengan

b. Pengolahan Tanah

7

media

Lubang dan alur tanam dibuat pada bedengan. Jarak lubang tanam disesuaikan dengan kondisi tanah dan jenis tanaman. Saat penggalian lubang tanam, sebaiknya tanah galian tersebut dicampur dengan pupuk kandang atau kompos.Tanaman obat yang tumbuhnya merambat, seperti sirih dan lada, membutuhkan tegakan. Tegakan dapat berupa panjatan hidup atau mati. Tegakan dapat dipasang kira-kira 10 cm dari tanaman. Tanaman panjatan hidup harus dipilih yang tumbuh cepat, kuat, dan berbatang lurus.

c. Penanaman

8

media

  1. Penyiraman

  1. Penyulaman

  2. ​Pemupukan

  3. penyiangan

  4. ​Pembubunan

  5. Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

d. Pemeliharaan

9

media

​Cara penanganan setiap jenis tanaman obat berbeda-beda. Ada tanaman yang dapat dimanfaatkan seluruh bagian tanamannya dan adapula yang dipanen hanya bagian tertentu saja. Umur panen dan bagian

yang akan dipanen juga memengaruhi cara panen dan pengelolaan pascapanen.

e. Panen dan Pasca panen

10

media
  1. Bagaimana tahapan budidaya tanaman obat dengan menggunakan pembibitan atau perbanyakan generatif?

  2. Bagaimana proses pengolahan pasca panen tanaman obat? jelaskan!

TUGAS MANDIRI

Tahapan Budidaya Tanaman Obat

By Annisa Nurkartikasari

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE