Search Header Logo
SISTEM PEREDARAN DARAH

SISTEM PEREDARAN DARAH

Assessment

Presentation

Biology

KG

Hard

Created by

Andreas Hendro

FREE Resource

21 Slides • 0 Questions

1

SISTEM PEREDARAN DARAH

By Andreas Hendro-NIM : F1071201016-Kelas : IV-A1

2

A. Sistem Peredaran Darah Manusia​

​1. Darah

  • ​Darah merupakan suspensi berwarna merah yang terdapat di dalam pembuluh darah. Warna merah ini terkadang bisa berubah menjadi warna merah tua. Pada tubuh laki-laki dewasa, volume darahnya mencapai 5 hingga 6 liter. Volume darah wanita dewasa antara 4 hingga 5 liter.

3

​Ada tiga tipe unsur yang terdapat dalam sel darah yakni sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

2) Sel Darah​

​Bagian darah yang cair disebut plasma da rah. Komponenutamanya adalah air. Di dalam plasma darah terlarut molekul-molekul ber bagai ion, yang meliputi glukosa sebagai sumber energi utama untuk sel-sel tubuh dan asam-asam amino. Ion-ion ini terdapat banyak dalam plasma darah, misalnya natrium

(Na+) dan klor (Cl-

1) Plasma Darah​

a. Komposisi Darah​

4

b. Golongan Darah dan Transfusi Darah​

​Darah pada tubuh kita memiliki suatu golongan tertentu yang

berbeda dengan golongan darah orang lain. Golongan darah diperoleh

dari tipe antigen yang terdapat dalam sel. Golongan darah ini sangat

berperan bagi kita saat terjadi transfusi darah.

5

1) Golongan Darah​

​Darah manusia dapat dikelompokkan (digolongkan) berdasarkan atas ada tidaknya antigen yang terdapat pada permukaan luar membran sel darah merah (eritrosit). Antigen yang dimaksud dinamakan aglutinogen. Aglutinin merupakan antibodi yang bereaksi dengan antigen dan terdapat pada permukaan sel darah merah. Sesuai jenis aglutinogen, ada dua jenis aglutinin yaitu aglutinin (anti-A) dan aglutinin (anti-B). Karl Landsteiner (1868-1943), mengelompokkan golong-an darah manusia menjadi golongan darah A, B, AB dan O atau 0 (nol). Penggolongan darah semacam ini dinamakan sistem ABOatau AB0, Selain sistem ini, darah dapat juga digolongkan dalam sistem Rhesus (Rh).

6

​a) Penggolongan Darah Sistem ABO

media

7

b) Golongan Darah Sistem Rhesus (Rh)​

media

8

2) Transfusi Darah​

​Proses memasukkan darah milik seseorang ke dalam tubuh orang lain dinamakan transfusi darah. Pada proses transfusi darah, orang yang memberikan darah kepada orang lain dinamakan donor. Sedangkan orang yang menerima darah dari orang lain dinamakan resipien.

media

9

2. Alat-alat Peredaran Darah​

​manusia, ada berbagai organ yang terkait dengan sistem peredaran darah. Organ yang menunjang dalam sistem peredar-an darah adalah jantung (cor) dan pembuluh darah, seperti pembuluh darah balik (vena), pembuluh darah besar (arteri), dan pembuluh darah kecil (kapiler).

10

​a. Jantung (Cor)

​Pada jantung terdapat tiga lapisan, meliputi endokardium, mio-kardium, dan perikardium. Endokardium adalah suatu lapisan yang berupa selaput dengan peran pembatas ruangan jantung. Di dalamnya terdapat lapisan pembuluh, saraf, dan berbagai kapiler yang berasal dari sistem peredaran darah. Miokardium merupakan lapisan dalam jantung yang tersusun atas otot jantung. Perikardium merupakan lapisan yang berupa selaput dengan fungsi sebagai pembungkus jantung.

media

11

b. Pembuluh Darah​

​Pembuluh darah berbentuk bulat, dengan ukuran yang beragam. Diameternya sekitar 0,01 hingga 20 mm. Berdasarkan fungsinya, pembuluh darah dibedakan menjadi 3 macam yakni pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler.

12

1) Pembuluh Nadi (Arteri)​

​Pembuluh nadi atau arteri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari dalam jantung ke seluruh tubuh. Pada pembuluh nadi terdapat dinding yang bersifat elastis (kenyal) dan mampu berkontraksi. Dinding pembuluh nadi ini terdiri atas 3 macam jaringan, meliputi jaringan ikat pada lapisan paling luar, jaringan otot yang tebal, dan jaringan endotelium

yang melapisi permukaan dalam arteri.

13

​2) Pembuluh Vena (Vena)

Pembuluh balik (vena) berfungsi mengalirkan darah dari seluruh tubuh menuju jantung. Bisa juga disebut, pembuluh balik adalah pembuluh darah yang berasal dari tubuh menuju jantung. Diameter pembuluh balik lebih besar daripada pembuluh arteri, yakni berkisar 25 mm.​ Pada vena terdapat cabang yang dinamakan venula. Pembuluh balik demikian dinamakan vena cava. Vena cava superior adalah pembuluh vena yang berasal dari organ-organ tubuh bagian atas, seperti kepala, leher, dan rambut-rambut. Sedangkan vena cava inferior adalah pembuluh vena yang berasal dari organ-organ tubuh bagian bawah, seperti lambung, usus, hati, pankreas, paru-paru, ginjal, kaki, dan lain sebagainya.

14

3) Pembuluh kapiler​

​Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah berbentuk kecil/halus yang berasal dari percabangan pembuluh arteriol dan venula. Pada percabangan pembuluh arteriol, pembuluh kapiler memiliki diameter ± 0,10 mm. Sedangkan pada percabangan venula, pembuluh kapiler memiliki diameter + 0,2 mm.

media

15

3. Macam Peredaran Darah​

​Peredaran darah besar (peredaran darah pulmonari) adalah peredaran darah dari atrium kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke (atrium kanan) jantung lagi.

media

16

​peredaran darah kecil (peredaran darah sistemik) ada lah peredaran darah yang dimulai dari jantung, tepatnya atrium kanan menuju paru-paru, kemudian kembali ke jantung tepatnya ventrikel kiri.

media

17

​Polisetemia merupakan suatu keadaan kelebihan produksieritrosit dalam tubuh seseorang. Darah penderita menjadi kental, sehingga memperlambat aliran darah di dalam pembuluh atau dapat juga membentuk gumpalan di dalam darah.Gumpalan darah dapatmenyebabkan ganggren/kematian jaringan jika terjadi pada jantung, sehingga dapat menyebabkan kematian bagi penderita. Gejala yang ditimbulkannya dapat berupa sakit kepala dan pusing-pusing.

​b. Polisetemia

​Anemia merupakan suatu keadaan dari penderita yang kekurangan eritrosit terutama unsur hemoglobin. Oleh karena itu, ada yang menyebutnya penyakit kurang darah. Kekurangan hemoglobin ini menyebabkan pemenuhan kebutuhan oksigen (O2) menuju jaringan menurun, sehingga mengganggu fungsi kerja sel.

​a. Anemia

​4. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran

Darah

18

​c. Leukemia (Kanker Darah) dan Agranulositosis

​Leukemia atau kanker darah merupakan suatu keadaan berupakelebihan produksi leukosit. Leukimia disebabkan oleh keadaan sum-sum tulang atau jaringan limfa yang abnormal, sehingga produksi leukosit berlipat ganda. Oleh karena itu, jumlah leukosit dapat mencapai 500.000 sel per mm3 Di dalam dunia medis, gangguan leukemia ini sukar diobati. Namun, cara yang seringkali dilakukan adalah dengan sinar X, kemoterapi atau terkadang diperlukan transplantasi (pencang-kokan) sel-sel mieoloid. Kebalikan leukimia adalah agranulositosis, yakni kekurangan leukosit. Akibat yang ditimbulkan adalah daya tahan tubuh terhadappenyakit menurun.

19

d. Hemofi lia​

​Hemofi lia merupakan penyakit keturunan dengan gejala pendarah an yang sukar dihentikan. Sebanyak 85% dari penyakit ini disebab-kan oleh defi siensi faktor VIII. Jenis hemofi lia ini disebut hemofilia A atau hemofi lia klasik. Sebanyak 15% pasien sisanya kecenderungan perdarahan disebabkan oleh difi siensi faktor IX. Kedua faktor tersebut diturunkan secara resesif melalui kromosom wanita. Dinamakan fi lia karena paling sedikit satu dari kedua kromosom X-nya mempunyai gen-gen yang sempurna. Namun demikian bila salah satu kromosom X-nya mengalami defi siensi, maka akan menu runkan penyakit tersebut kepada separuh anak laki-laki.

20

​e. Trombositopenia

​Kelainan ini ditandai dengan sedikitnya jumlah trombosit di dalam sistem peredaran darah. Penderita trombositopenia cenderung mengalami pendarahan seperti halnya pada hemofi lia. Bedanya ialah pendarahan trombositopenia berasal dari kapiler-kapiler kecil, dan bu- kan dari pembuluh besar seperti yang terjadi pada hemofi lia. Sebagai akibat kelainan ini, timbul bintik-bintik pendarahan di seluruh jaringan tubuh. Kulit penderita menampakkan bercak-bercak kecil berwarna ungu, sehingga penyakit itu disebut trombositopenia purpura.

21

​SEKIAN DAN TERIMA KASIH

SISTEM PEREDARAN DARAH

By Andreas Hendro-NIM : F1071201016-Kelas : IV-A1

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE