Search Header Logo
Kekurangan Nutrisi

Kekurangan Nutrisi

Assessment

Presentation

Other

KG

Hard

Created by

Keitaro Favian

Used 3+ times

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

Kekurangan Nutrisi

2

Kekurangan nutrisi berbahaya untuk kesehatan. Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, maka tubuh tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Ada beragam faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan nutrisi​

3

Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Malnutrisi

Kwashiorkor

kondisi malnutrisi akibat kekurangan asupan protein. Padahal, protein sangat dibutuhkan untuk memperbaiki dan memperbarui sel serta jaringan tubuh, mendukung proses pemulihan tubuh ketika terjadi luka atau penyakit, dan mendukung tumbuh kembang janin, bayi, dan anak-anak.

Kwashiorkor umumnya lebih banyak menimpa anak-anak dan kasusnya masih banyak terjadi di negara-negara berkembang.

Gejala dari penyakit ini antara lain kelelahan, kulit kering dan bersisik, rambut kering  atau kusam, perut buncit, hilangnya massa otot, pembengkakan di bawah kulit (edema), perubahan mood, serta susah menambah berat dan tinggi badan.

Kwashiorkor dapat dicegah dan ditangani dengan mengonsumsi makanan protein tinggi seperti daging, susu, keju, ikan, telur, kedelai, kacang-kacangan, dan biji-bijian.​

4

media

5

Replace this with a header

​Marasmus

​Marasmus disebabkan oleh kekurangan asupan kalori berkepanjangan, baik dari protein maupun karbohidrat. Marasmus dapat menimpa anak-anak dan orang dewasa, serta berisiko tinggi menyebabkan kematian, jika tidak ditangani. Ciri-ciri orang terkena marasmus adalah tubuh kurus kering dan tulang yang menonjol, terutama tulang iga dan bahu. Selain itu, kulit lengan, paha, dan bokong penderita akan tampak kendur, serta wajahnya terlihat seperti orang tua. Marasmus umumnya dapat ditangani dan dicegah dengan menjalani pola makan sehat bergizi seimbang.

6

media

7

Subject | Subject

​Beri-beri

​ terjadi karena tubuh kekurangan vitamin B1 (Thiamine). Vitamin ini berperan penting dalam mengatur kinerja serta fungsi sistem saraf dan otot, menjaga fungsi saluran pencernaan, dan proses metabolisme karbohidrat menjadi energi. Penyakit beri-beri terdiri dari 2 jenis, yaitu beri-beri basah dan beri-beri kering. Gejala beri-beri basah antara lain sering terbangun di malam hari dengan sesak napas, denyut jantung meningkat, sesak napas saat beraktivitas, dan kaki bagian bawah bengkak. Beri-beri basah umumnya dapat mengganggu kinerja jantung dan pembuluh darah.

Sementara itu, beri-beri kering dapat memengaruhi sistem saraf. Gejala beri beri kering antara lain susah berjalan, kaki dan tangan mati rasa atau kesemutan, fungsi otot kaki bagian bawah menurun, nyeri, kesulitan bicara, muntah

8

media

Kekurangan Nutrisi

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE