Search Header Logo
Bimbingan Ukom Kritis

Bimbingan Ukom Kritis

Assessment

Presentation

Science

2nd - 3rd Grade

Hard

Created by

Arief Shofyan

Used 7+ times

FREE Resource

0 Slides • 18 Questions

1

Multiple Choice

Pasien Ny G, 50 Tahun datang ke UGD dengan penurunan kesadaran, kemudian dilakukan RJP 2 siklus dan selanjutnya ditemukan gelombang PEA, tindakan apa yang harus dilakukan perawat?

1

A.Lakukan DC syok 200 joule

2

B.Hentikan RJP

3

C.Lanjutkan RJP

4

D.Lakukan kardioversi 100 joule

5

E. Cek pupil

2

Multiple Choice

Seorang pasien perempuan 50 tahun masuk ke UGD dengan penurunan kesadaran. Ketika dilakukan pemeriksaan terlihat membuka mata saat diberikan rangsang nyeri di area sternumnya, tidak terdengar suara apapun ketika ditanya, posisi tangan decelebrasi. Penulisan GCS yang benar dari data diatas adalah?

1

A. E2M2V2

2

B. E1M3V1

3

C. E1M1V2

4

D. E2M2V1

5

E. E2M1V1

3

Multiple Choice

Seorang perempuan berusia 35 tahun diantar oleh keluarganya ke UGD dengan kondisi penurunan kesadaran dialami sejak 15 menit yng lalu. Hasil pengkajian didapatkan keluarga mengatakan pasien ada riwayat penyakit stroke, terdengar suara nafas snoring dan gelisah. Hasil Pemeriksaan fisik didapatkan TD : 150/100 mmHg, frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit dan suhu 37,9° C. ners yang sedang shift melakukan head tilt chin lift.

Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan pada kasus diatas?

1

A. Melakukan suction

2

B. Memasang orofaringeal airway

3

C. Memasang endotracheal tube

4

D. Melakukan jaw trust

5

E. Melakukan pemasangan infus

4

Multiple Choice

Seorang perempuan, usia 30 tahun dirawat di ICU dengan diagnosis PPOK. Pasien terlihat gelisah. Hasil pemeriksaan terdengar suara wheezing, frekuensi pernafasan 30x/mnt, frekuensi nadi 126x/mnt, tekanan darah 150/100 mmHg, terlihat penggunaan otot bantu pernapasan. Apakah tindakan prioritas yang paling tepat dilakukan?

1

A. Pemberian fisioterapi dada

2

B. Pemberian rehidrasi cairan

3

C. Pemberian oksigen nasal 3L/menit

4

D. Pemberian bronchodilator via nebulizer

5

E. Pemberian edukasi tentang pencetus serangan

5

Multiple Choice

Seorang laki-laki usia 55 thn dirawat di ICU dengan keluhan nyeri dada menyebar ke lengan kiri, punggung, dan rahang. Saat shift pagi perawat melakukan pemeriksaan EKG dan hasilnya menunjukkan adanya ST elevasi di lead II, III dan aVF. Berdasarkan gambaran EKG tersebut area jantung manakah yang mengalami infark?

1

A. Lateral

2

B. Septal

3

C. Inferior

4

D. Posterior

5

E. Anterior

6

Multiple Choice

Seorang laki-laki usia 35 tahun mengalami Cedera Kepala Berat dengan GCS E1M3V1. Tekanan darah 200/150 mmHg dan hasil CT- Scan menunjukan adanya Subarachnoid Hemorrhagic (SAH) dan cerebral edema. Terapi yang diberikan adalah manitol 20%. Apakah tujuan pemberian manitol tersebut?

1

A. Menarik cairan dari intertisil ke intravaskular

2

B. Menarik cairan dari intravaskuler ke intrasel

3

C. Meningkatkan osmolaritas darah di otak

4

D. Mencegah edema sel

5

E. Mencegah herniasi

7

Multiple Choice

Seorang pasien dirawat di ICU dengan diagnosa COPD. Hasil AGD diperoleh hasil pH: 7,25 PCO2: 50, HCO3: 23 PaO2: 55 SpO2: 99%. Apakah hasil intepretasi hasil AGD diatas?

1

A. Alkalosis respiratorik

2

B. Asidosis respiratorik

3

C. Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian

4

D. Asidosis metabolic

5

E. Alkalosis metabolik

8

Multiple Choice

Seorang laki-laki dilakukan pemeriksaan analisa gas darah. Hasilnya adalah pH 7.45, PCO2 30 mmHg, HCO3 18 mEq/L, BE: 3, PaO2 88mmHg, dan SaO2 98%. Apa hasil pemeriksaan AGD pada pasien tersebut?

1

A.Asidosis respiratori terkompensasi penuh

2

B.Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

3

C.Asidosis metabolik terkompensasi sebagian

4

D.Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

5

E.Alkalosis respiratori terkompensasi sebagian

9

Multiple Choice

Pasien E, 68 tahun, pasca stroke iskemik, saat ini berada di UGD dengan GCS E3V3M5. RR: 8 x/menit, SpO₂: 86% dengan RM 10 LPM. Pasien tampak mengantuk, napas tidak teratur dan dangkal. Apa tindakan prioritas perawat terhadap kondisi breathing pasien? 

1

A. Menurunkan posisi kepala untuk meningkatkan oksigenasi

2

B. A.Meningkatkan aliran oksigen hingga 12 LPM dan tetap menggunakan rRM 

3

C. Mengganti dengan face mask non-rebreather dan pantau saturasi

4

D. Menilai kemungkinan henti napas dan mempersiapkan intubasi

5

E. Melakukan fisioterapi dada segera untuk membantu pernapasan

10

Multiple Choice

Seorang laki laki usia 50 tahun dibawa ke ICU dengan sesak napas berat. Saat pengkajian tiba tiba pasien mengeluh nyeri dada hebat, napas tersengal-sengal dan selanjutnya tidak sadarkan diri. Nadi pasien tidak teraba dan di bedside monitor terlihat gambaran asistole. Apakah tindakan yang seharusnya segera dilakukan oleh perawat?

1

A.Amankan jalan nafas dan lakukan intubasi

2

B.Melakukan Flat Line Protocol

3

C.Melakukan defibrilasi dengan DC shock

4

D.Memberikan dua kali bantuan napas dengan Bag Valve Mask

5

E.Aktifkan sistem emergency dan segera lakukan kompresi  eksternal

11

Multiple Choice

Seorang pria 48 tahun dirawat di UGD pasca kecelakaan lalu lintas. Ditemukan perdarahan aktif dan tekanan darah 80/60 mmHg, HR 135x/mnt, CVP 1 mmHg. Apa langkah intervensi hemodinamik yang perlu dilakukan segera?

1

A.Berikan furosemid untuk menurunkan preload

2

B.Berikan Vasokonstriktor untuk meningkatkan afterload

3

C. Observasi ulang tekanan darah 15 menit

4

D.    Kolaborasi transfusi darah dan cairan kristaloid meningkatkan preload

5

E. Kolaborasi transfusi darah dan cairan kristaloid meningkatkan afterload

12

Multiple Choice

Seorang perempuan usia 40 tahun yang memiliki riwayat DM tipe 2 dirawat di ICU dengan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian menunjukkan frekuensi nadi 124 x/menit, tekanan darah 86/50 mmHg, GDS 325mm/dl, poliuri, serum ketones (-), Glukosa dalam urin (+). Tindakan kolaboratif awal yang tepat dilakukan?

1

A. Memberikan Insulin 20 units per IV

2

B. Memberikan Heparin bolus 1000 ui

3

C. Memberikan loading infus normal saline

4

D. Memberikan Dopamin Sp

5

E. Memberikan Dobutamin Sp

13

Multiple Choice

Seorang wanita umur 66 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam mengeluh lemah, sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan kedua kaki edema, tampak pembesaran vena jugularis, pengisian kembali kapiler > 3 detik, urine output 450 ml / 24 jam, Tekanan darah  90/ 70 mmHg, Nadi 84 kali per menit, pernapasan 28 kali per menit. Apakah masalah prioritas pada pasien tersebut ?

1

A.Intoleransi aktivitas

2

B.Gangguan pola nafas

3

C.Perubahan eliminasi urin

4

D.Kelebihan volume cairan

5

E.Penurunan Cardiac output

14

Multiple Choice

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat di UGD dengan PPOK. Klien mengatakan sesak napas dan hasil pengkajian menunjukkan frekuensi napas 35 x/menit, SpO2 80%, terlihat napas cuping hidung, terdapat retraksi intercosta dan tanda sianosis. Apakah masalah keperawatan utama yang muncul?

1

A. Gangguan pertukaran gas

2

B. Gangguan ventilasi spontan

3

C. Pola napas tidak efektif

4

D. Bersihan jalan napas tidak efektif

5

E. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

15

Multiple Choice

Seorang laki-laki usia 58 tahun dibawa ke ICU dengan diagnosis Gullian Barre Syndrome. Dari pengkajian didapatkan kesadaran apatis, frekuensi pernafasan 30 x/mnt, SpO2 90%, tekanan darah 150/100 mmHg, frekuensi nadi 80 x/mnt, dan suhu 36oC. Hasil BGA: pH 7.33, PCO2 46 mmHg, PO2 156mmHg, BE 3.2mmol/L, HCO3 22 mmol/L, AaDO2 337 mmHg, PF ratio 186 mmHg. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

1

A.Ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral

2

B.Bersihan jalan nafas tidak efektif

3

C.Gangguan komunikasi verbal

4

D.Gangguan pertukaran gas

5

E. Ketidakefektifan pola nafas

16

Multiple Choice

Seorang laki-laki umur 45 tahun datang ke Rumah Sakit Jantung dengan keluhan nyeri dada, Kejadian nyeri dada dirasakan sejak 3 bulan terakhir, dan hilang jika istirahat. Saat dilakukan pengkajiaan, klien mempunyai riwayat hipertensi sejak 2 tahun yang lalu dan berobat tidak teratur. Tekanan darah 158/89 mmHg, Heart Rate 108 x/mnt. Gambaran EKG normal dan hasil pemeriksan enzim jantung normal. Diagnosa klien tersebut adalah:

1

a.Stemi

2

b.Angina Pektoris Stabil

3

c.Unstable Angina Pectoris

4

d.Non Stemi

5

e.Hipertensi

17

Multiple Choice

Pasien wanita 59 tahun dirawat diruang ICVCU dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada. Keluhan sesak nafas dimalam hari (paroximal nocturnal dyspnue) dirasa mulai setahun terakhir. Pemeriksaan penunjang TD 100/65 mmHg, HR 93 bpm, RR 24 xpm, SaO2 95%, BB 60 kg, TB 155 cm  Leher: JVP meningkat,  Jantung: BJ 1 normal, BJ2 normal, Paru: vesikuler kanan=kiri, rales 1/3 basal. Manakah pernyataan yang benar tentang rales?

1

a.Suara nafas normal diatas bronkus

2

b.Suara nafas akibat penyempitan bronkus

3

c.Adanya akumulasi cairan pada alveoli disebabkan tekanan hidrostatik > onkotik

4

d.Suara nafas penyepitan jalan nafas

5

e. Adanya akumulasi cairan pada bronkus

18

Multiple Choice

•Pasien 34 tahun, BB 60 Kg tahun dirawat diruang ICVCU dalam dengan diagnosa medis KAD-CKD. Perawat mengatakan kalau kondisi pasien harus segera di lakukan pemasangan CRRT, yang biayanya mahal. Keluarga diminta untuk menentukan apakah harus dipasang atau tidak. Apa prinsip etik dalam kasus tersebut?

1

Fidelity

2

Autonomy

3

Beneficence

4

Nonmaleficence

5

Confidentiality

Pasien Ny G, 50 Tahun datang ke UGD dengan penurunan kesadaran, kemudian dilakukan RJP 2 siklus dan selanjutnya ditemukan gelombang PEA, tindakan apa yang harus dilakukan perawat?

1

A.Lakukan DC syok 200 joule

2

B.Hentikan RJP

3

C.Lanjutkan RJP

4

D.Lakukan kardioversi 100 joule

5

E. Cek pupil

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 18

MULTIPLE CHOICE