Search Header Logo
TDO-Alat Pemadam Api Ringan

TDO-Alat Pemadam Api Ringan

Assessment

Presentation

โ€ข

Special Education

โ€ข

9th - 12th Grade

โ€ข

Hard

Created by

Galih Pancaran Sentir

Used 2+ times

FREE Resource

32 Slides โ€ข 0 Questions

1

media

ALAT PEMADAM API

RINGAN

Oleh : Andreas Galih D. S.Pd

2

media

TUJUAN BELAJAR

PENGETAHUAN

โ€ขSiswa dapat menjelaskan klasifikasi Alat Pemadam Api Ringan

โ€ขSiswa dapat mengkategorikan Alat Pemadam Api Ringan berdasarkan
penggunaannya

โ€ขSiswa dapat memilih Alat Pemadam Api Ringan sesuai kondisi lingkungan kerja

KETERAMPILAN

โ€ขSiswa dapat menerapkan penggunaan APAR

โ€ขSiswa dapat mengoperasikan penggunaan APAR sesuai dengan SOP

3

media

PENCEGAHAN DAN PEMADAMAN

KEBAKARAN

Kebakaran dapat terjadi karena 3(tiga) unsur yang

ada secara bersamaan, yaitu :
1. Oksigen
2. Panas
3. Bahan yang dapat terbakar

4

media

Sumber bahaya kebakaran yang umum terjadi:

1. Rokok
2. Zat cair yang mudah terbakar
3. Nyala api terbuka
4. Sistem kelistrikan yang jelek
5. Tata rumah tangga yang buruk
6. Mesin yang tidak terawat
7. Peralatan las
8. Dll.

5

media

Peristiwa yang dapat
mengakibatkan kebakaran :

1. Nyala api dan bahan-bahan

pijar

2. Penyinaran terus menerus
3. Peledakan (uap, gas, zat cair)

6

media

6. Terbakar sendiri

4. Percikan api

5. Reaksi kimia

7.Peristiwa lain

7

media

Lima prinsip pencegahan kebakaran :

1. Pencegahan kecelakaan
2. Pembuatan bangunan tahan api
3. Pengawasan yang teratur dan berkala
4. Penemuan kebakaran pada tingkat awal dan

pemadamannya

5. Pengendalian

kerusakan

dan

tindakan

pemadamannya

8

media

Hal-hal

yang

perlu

diperhatikan

dalam

pencegahan kebakaran :
1. Pengaturan dan perencanaan perusahaan
2. Konstruksi bangunan dan pemulihan material
3. Pengawasan terhadap kemungkinan kebakaran
4. Sistem tanda kebakaran dalam perusahaan
5. Pintu darurat
6. Perlengkapan pemadan kebakaran
7. Peraturan perundangan dalam pencegahan
8. Dinas Pemadam Kebakaran

9

media

Sistem Isyarat Bahaya Kebakaran

Yaitu sistem yang mampu menggantikan

tenaga

manusia

untuk

mengawasi

bahaya

kebakaran di suatu tempat (gedung, kantor,
pabrik, gudang, dsb) terutama pada waktu di
luar jam kerja.

10

media

Komponen Isyarat Bahaya Kebakaran :

1.Panel

pengawas

dengan

pembagian

daerah yang diawasi

2. Detektor : detektor panas (thermal

detector), detektor kepul asap (smoke
detector), dan manual break glass call
points

11

media

3. Isyarat : bel alarm, horn

4. Instalasi pengendali untuk menghubungi

berbagai komponen yang menjadi satu
sistem

12

media

Faktor yang berpengaruh : waktu atau kecepatan
pemadaman, kualitas dan kapasitas alat pemadam.

Alat Pemadam Kebakaran

Yaitu alat pencegah /pemadam bila terjadi kebakaran.

13

media

Jenis

Kebakaran
Contoh Bahan Mudah Terbakar

Kelas A

Bahan padat mudah terbakar yang sisanya
arang dan abu (kertas, kayu, kain dan bahan
kemasan)

Kelas B
Bahan cair dan gas mudah terbakar (bensin,
minyak tanah, oli, grease, lilin, thinner, solvent)

Kelas C

Peralatan listrik (instalasi listrik gedung,
kabel, saklar, motor, peralatan elektronik)

Kelas D

Bahan logam

Jenis Kebakaran
Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.
04/Men/1980, kebakaran diklasifikasikan 4 kelas :

14

media

Jenis-jenis Alat Pemadam Kebakaran

Bahan Pemadam

Penggunaan

Air

Kelas A

Busa (foam)

Kelas B

Dry Chemical

Kelas A, B, C, D

Gas [CO2 dan
BCF(Bromochlorofluorome

thane)]

Kelas C
Kelas A, B, C, D

15

media

Bagian Alat Pemadan Api Ringan

16

media

Video Penggunaan APAR

17

media

Sistem pemadaman terdiri dari :

1.Sistem Hydrant (kran)

Air sebagai alat pemadam api. Digunakan pada

tempat

yang

tersedia

air

banyak

dan

mudah

didapat/murah.

Komponen peralatan : pompa, saluran air, hydrant

pillar (di luar), hydrant box (di dalam), selang, pipa
kopel, dan pipa semprot (nozzle).

18

media

2. Sistem penyembur api (Sprinkler system)

Kombinasi antara sistem isyarat dan pemadam. Cocok

untuk pabrik, gudang, kantor, hotel, supermarket, dll.

Komponen peralatan : sprinkler heads, sprinkler control valve,

fire pumpset, dan saluran. Bekerja secara otomatis, apabila
gelembung kaca pada sprinkler heads yang berisi cairan alkohol
pecah (pada suhu 57, 68, 93ยบ C), air akan menyemprot secara
otomatis.

19

media

3. Sistem pemadam dengan gas

Digunakan pada tempat yang banyak peralatan

elektronik. Misalny; sistem kontrol/kendali, ruang
komputer, dll.

Gas yang digunakan dapat berupa BCF atau CO2.

4. Sistem pemadam khusus

Digunakan untuk tempat khusus, seperti pabrik

kimia, pengolahan minyak/gas, tangki gas, di kapal,
bandara, dll. Dimana terdapat peralatan, petugas, dan
prosedur khusus yang dirancang guna menanggulangi
kebakaran.

20

media

SISTEM PENCEGAHAN BAHAYA LEDAKAN
Ledakan

adalah

kejadian

yang

menyangkut

suatu

bejana/tabung dan tekanan udara/gas melebihi daya tahan
tabung tersebut, sehingga tabung meledak. Akibat ledakan,
dapat

melukai

dan

membunuh

manusia,

serta

menghancurkan gedung beserta isinya.

21

media

Untuk menghindari ledakan tabung:

1. Baca buku

petunjuk/manual
dalam menggunakan
atau perawatan
alat/tabung gas

2. Tabung (baja) tempat menyimpan gas, harus

kuat terhadap tekanan

22

media

3. Tabung bahan bakar atau udara bertekanan

harus dilengkapi safety valve (katup pengaman)

4. Tabung gas harus terhindar

dari suhu tinggi atau sinar
matahari langsung

23

media

5. Hindari penggunaan tabung gas bekas yang tidak

sesuai bahan aslinya

6. Setiap tabung harus dilengkapi pengaman sehingga

tabung tidak jatuh/berguling

24

media

7. Pemindahan tabung dengan cara/alat khusus

25

media

8. Beri tanda pada

tabung sehingga
mudah
dilihat/dibaca oleh
banyak orang

26

media

BAGAIMANA BILA

TERJADI

KEBAKARAN ?

27

media

6 Langkah Bila Terjadi Kebakaran:

Hidupkan segera alarm

1

Hubungi Regu Pemadan Kebakaran

2

28

media

6 Langkah Bila Terjadi Kebakaran:

Ingatkan Orang Agar Segera Keluar

3

Hubungi Regu Pemadan Kebakaran

4

29

media

6 Langkah Bila Terjadi Kebakaran:

Bila Api Tidak Terkendali, Segera Keluar

5

Hubungi Regu Pemadan Kebakaran

6

30

media

Selamatkan Dirimu dari Api, bila:

1.

Api tidak dapat terkontrol

2.

Api menguasai jalan keluar

3.

Jalan keluar, tertutup asap

4.

Buka pintu secara hati-hati untuk mencegah asap/ api
masuk

5.

Tutup pintu dibelakangmu untuk mencegah hembusan
api

6.

Tetap pada posisi merunduk/ merangkak untuk
menghindarkan mulut dan hidung dari asap

7.

Jangan mundur atau berhenti

8.

Saat meninggalkan bangunan, tutup pintu
dibelakangmu

9.

Jangan memasuki bangunan yang sedang terbakar

31

media

32

media

S E K I A N

TERIMA KASIH

media

ALAT PEMADAM API

RINGAN

Oleh : Andreas Galih D. S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE