Search Header Logo
Materi Debat

Materi Debat

Assessment

Presentation

Education

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ai Sumiati

Used 13+ times

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

media

DEBAT

2

Unsur-Unsur Debat

1. Adanya Mosi/ Topik atau masalah yang dibahas

2. Tim Afirmatif

3. Tim Negatif atau Tim Kontra

4. Pihak netral

5. Moderator

6. Penulis atau Notulen.

3

2. Rangkaian argumen

Rangkaian argumen adalah saatnya kedua tim menyajikan pembuktian data dan fakta yang bermanfaat untuk mendukung argumen dari pendebat. Ciri-ciri dari argumen sendiri yakni, harus relevan, sistematis, jelas, logis dan disertai dengan bukti

1. Pengenalan isu

Pengenalan isu atau biasa juga disebut dengan pengenalan topik. Pengenalan topik yang menarik untuk dibahas adalah topik atau isu yang masih memberikan kontroversi di masyarakat. Jika topik tidak berangkat dari sesuatu yang masih menjadi kontroversi di masyarakat, perdebatan tidak akan menjadi menarik dan penonton juga kurang antusias untuk menyaksikan.

Struktur-Struktur Debat

4

3. Penegasan ulang (kesimpulan)

Penegasan ulang atau yang biasa kita sebut dengan kesimpulan.

Penegasan ulang memiliki fungsi yang berada di bagian akhir, dengan tujuan membuat pernyataan akhir yang menegaskan bahwa bantahan atau pendapat pro ataupun kontra.

5

Jenis-Jenis Debat

cross examination debating atau biasa disebut debat untuk pemeriksaan ulang. Debat ini bertujuan untuk menemukan kebenaran dalam pemeriksaan yang pernah dilakukan dahulu. Biasanya, debat ini disertai dengan banyak pertanyaan yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pertanyaan yang disampaikan, tidak lain dan tidak bukan untuk memperkuat si penanya.

2. Cross Examination Debating

Debat parlementer biasa disebut debat majelis (assembly or parliamentary debating) merupakan debat yang bertujuan untuk mendukung undang-undang yang akan dibentuk, dievaluasi hingga disahkan. Debat parlementer ini lebih formal dan lebih bersifat kenegaraan, oleh karena itu aturan dan prosedur yang berlaku juga lebih ketat.

1. Debat Parlementer

​3. Formal Conventional, Or Educational Debating

Debat yang ketiga ini termasuk debat formal konvensional, atau debat pendidikan. Debat pendidikan ini bersifat mengarah pada hal baik untuk kedua belah pihak.

Secara pelaksanaannya, sifat debat jenis ini adalah kompetitif, karena bertujuan untuk membentuk mentalitas dalam menyampaikan pendapat dan pada akhirnya ingin mengembangkan keterampilan diantara peserta debat. Walaupun disebut debat konvensional, debat pendidikan memiliki proses yang tetap memenuhi unsur-unsur debat.

6

media

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian debat adalah pertukaran dan pembahasan pendapat terkait suatu hal dengan saling menyampaikan argumentasi atau alasan dengan tujuan mempertahankan pendapat bahkan memenangkan pendapat.

Secara umum, debat dapat dipahami sebagai strategi dalam adu pendapat atau argumen dengan tujuan pendapat yang kita bisa mematahkan pendapat lawan, begitupun sebaliknya, pendapat kita tidak dipatahkan oleh lawan. Ada juga yang menyebut, debat adalah aktivitas mengajukan usul dan mempertahankan usulan tersebut.

Pengertian Debat

7

Henry Guntur Tarigan (1984) mengungkapkan bahwa debat adalah suatu aktivitas saling adu pendapat antar pribadi atau kelompok untuk menentukan baik tidaknya suatu usulan tertentu dengan mempertemukan pihak pendukung dan pihak penyangkal.

Sementara, menurut J. S. Kamdhi (1995), pengertian debat yakni suatu pembahasan atau tukar pendapat oleh setiap peserta tentang suatu pokok masalah, dimana setiap peserta boleh memberikan alasan atau argumen untuk mempertahankan pendapatnya.

Pengertian Debat Menurut Para Ahli

8

media

Kesimpulannya, debat merupakan pertukaran dan pembahasan usulan atau pendapat dengan saling memberikan alasan atau argumentasi dengan tujuan mempertahankan pendapat dari satu pihak. Oleh karena itu, Teks debat bisa juga diartikan sebagai teks yang berisi pernyataan dan argumentasi dari pihak-pihak yang berdebat tentang permasalahan tertentu dengan tujuan mendiskusikan, memutuskan dan mengkaji perbedaan.

9

Fungsi Debat

​Debat memiliki beberapa fungsi yang akan sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, debat yang perlu di garis bawahi. Berikut adalah poinnya.

Menumbuhkan keterampilan berbicara dalam menyampaikan pendapat dengan baik terhadap konflik yang pro maupun yang kontra.

  1. Membangun daya analitis, terkait dengan keahlian untuk menyimak dan memahami lawan debat.

  2. Menumbuhkan kemampuan dalam menyampaikan argumentasi secara logis dengan bahasa dan gestur sikap yang santun.

  3. Merangsang keterampilan dalam berpikir kritis

  4. Merangsang penelitian terkait isu-isu atau topik kontroversial

  5. Memahami dan mencari tahu sisi positif dan negatif terhadap isu tertentu

  6. Belajar berpikir analitis dan sistematis

  7. Belajar mengungkapkan hasil pemikiran pada orang lain

  8. Meningkatkan rasa percaya diri

  9. Meningkatkan keterampilan dalam melihat sesuatu dari perspektif yang lain

  10. Menumbuhkan keterampilan menilai dan mengklarifikasi pendapat orang lain

  11. Melatih berbicara secara runtut dan lancar

10

media

Tujuan Debat

Secara sederhana, debar merupakan adu pendapat untuk mempertahankan pendapat masing-masing untuk menang atau sudah tidak bisa dipatahkan oleh lawan. Berikut adalah tujuan debat secara luas:

Membangun sebuah kasus yang disertai dengan argumen sebagai pendukung. Adapun kiat sukses merancang sebuah kasus dalam debat, yakni mengacu pertanyaan dasar yang meliputi 4W + 1H

  1. Memahami kasus yang tengah terjadi di dalam masyarakat

  2. Melatih menemukan argumentasi berdasarkan data yang kuat dan akurat

  3. Mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain agar mereka sepakat dan setuju dengan argumen yang diusulkan.

  4. Sebagai cara untuk menampilkan, meningkatkan, dan mengembangkan komunikasi verbal

  5. Berusaha meyakinkan orang lain bahwa argumen yang dimiliki merupakan argumen yang paling tepat untuk disepakati dan disetujui

11

Ciri-Ciri Debat

  1. Terjadi adu pendapat dan argumen untuk mempertahankan argumen dan mendapatkan kemenangan

  2. Terjadi sesi tanya jawab yang bersifat menjatuhkan atau mematahkan argumen lawan

  3. Setiap debat mengutamakan antara pihak pro dan pihak kontra

  4. Satu sama lain saling mempertahankan pendapat atau argumennya masing-masing

  5. Cara menentukan pemenang, dapat dilakukan berdasarkan keputusan seorang juri atau bisa juga dengan voting dari tim juri

  6. Setiap terjadi perdebatan, diperlukan pihak penengah atau biasa disebut moderator. Moderator memiliki peran untuk memimpin jalannya debat.

  7. Menaati prosedur dan aturan debat, yang mana prosedur itu bertujuan untuk melindungi sekaligus mempertahankan argumen kedua belah pihak.

Dari ciri-ciri debat yang sudah disampaikan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri debat adalah terdiri dari dua pendebat, ada moderator sekaligus juri, atau penunjukkan juri khusus apabila sebuah perlombaan debat.

media

DEBAT

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE