Search Header Logo
Materi Kebangkitan nasional dalam perjuangan Indonesia

Materi Kebangkitan nasional dalam perjuangan Indonesia

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Kusnul Laely

Used 2+ times

FREE Resource

28 Slides • 0 Questions

1

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

18 September

2023

PPKn

2

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

KEBANGKITAN NASIONAL DALAM

PERJUANGAN KEMERDEKAAN

BAB 4

Mensyukuri nilai dan semangat Kebangkitan
Nasional 1908 dalam perjuangan kemerdekaan
Kemerdekaan Indonesia secara tulus,

Bertanggungjawab terhadap makna dan arti
penting Kebangkitan Nasional 1908 dalam
perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,

Memprediksi makna dan arti penting
Kebangkitan Nasional 1908 Kebangkitan
Nasional dalam perjuangan kemerdekaan

Menyaji hasil penalaran tentang peran
kejuangan tokoh Kebangkitan Nasional 1908
dalam perjuangan kemerdekaan

TUJUAN PEMBELAJARAN

3

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

a. Budi Utomo

Pada 20 Mei 1908, berdiri
sebuah organisasi pergerakan
nasional pertama di Indonesia
bernama Budi Utomo atas
inisiatif Dr. Wahidin
Soedirohoesodo yang bertujuan
memajukan derajat bangsa.
Tokoh organisasi ini antara lain
Sutomo sebagai ketua, M.
Sulaiman sbg Sek. I, Suwarno sbg
Sek. II, M. Gunawan sbg
Bendahara, dan R. Angkasa sbg
Komisaris. Pihak lain juga turut
aktif dalam kegiatan Boedi
Oetomo adalah M. Suwarno dan
Muhammad Slaeh. yang
merupakan mahasiswa-
mahasiswa sekolah Dokter
Pribumi (STOVIA).

a. Budi Utomo

Pada 20 Mei 1908, berdiri
sebuah organisasi pergerakan
nasional pertama di Indonesia
bernama Budi Utomo atas
inisiatif Dr. Wahidin
Soedirohoesodo yang bertujuan
memajukan derajat bangsa.
Tokoh organisasi ini antara lain
Sutomo sebagai ketua, M.
Sulaiman sbg Sek. I, Suwarno sbg
Sek. II, M. Gunawan sbg
Bendahara, dan R. Angkasa sbg
Komisaris. Pihak lain juga turut
aktif dalam kegiatan Boedi
Oetomo adalah M. Suwarno dan
Muhammad Slaeh. yang
merupakan mahasiswa-
mahasiswa sekolah Dokter
Pribumi (STOVIA).

4

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Beberapa usaha yang dilakukan
untuk mencapai tujuan organisasi
Boedi Oetomo adalah :
1.

Mengembangkan sistem
pengajaran dengan hal yang
dicita-citakan oleh Dr.
Wahidin.

2.

Mengembangkan pertanian,
peternakan, dan
perdagangan.

3.

Mengembangkan seni dan
industri.

4.

Menghidupkan kembali dan
melestarikan kebudayaan.

Boedi Oetomo berasal dari
istilah boedi yang berarti
'perangai atau tabiat', dan
oetomo yang berarti 'baik atau
luhur'. Jadi, makna Boedi
Oetomo perkumpulan yang akan
mencapai suatu tujuan yang
didasarkan pada keluhuran budi
atau kebaikan tabiat.

Organisasi Boedi Oetomo
bersifat sosisal ekonomi dan
budaya, yang ingin memajukan
pengajaran dan kebudayaan
dalam berbagai bidang.

5

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tanggal 3-5 Oktober 1908
kongres pertama di Yogyakarta,
Boedi Oetomo ingin antara lain
memajukan pendidikan pribumi.
Keputusan pada kongres pertama:
1.

Membatasi jangkauan gerak
Boedi Oetomo hanya pada
daerah Jawa dan Madura saja.

2.

Organisasi Boedi Oetomo tidak
akan melibarkan diri dalam
kegiatan politik mengingat sifata
dari organisasi tersebut adalah
sosial, ekonomi dan budaya.
mengakibatkan Tjipto
Mangoenkoesoemo
mengundurkan diri dari
keanggotaan organisasi Boedi
Oetomo.

Boedi Oetomo melibatkan diri
dalam kegiatan politik, sejak tahun
1915. Saat itu, ditunjuklah
Dwijosewoyo sebagai perwakilan
Boedi Oetomo unuk di dilegasikan
ke Belanda pada bulan Januari 1917.
Kegiatan politik Boedi Oetomo juga
terlihat ketika terbentuknya
Volksraad (dewan rakyat).

Salah satu bukti bahwa Boedi
Oetomo kemudian bergerak dalam
bidang politik adalah menjadi
organisasi politik moderat.

Organisasi ini bersifat moderat,
yaitu pergerakan yang
menghindari tindakan kekerasan
atau perilaku ekstrim yang ditandai
dengan penerapan taktik
kooperatif (kerja sama) terhadap
penguasa kolonial.

6

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

b.

Sarekat Islam

Didirikan oleh Tirtoadisuryo pd
tahun 1909 di Batavia. Yang
dilatarbelakangi olh keprihatinan
Tirtoadisuryo terhadap perdagangan
pribumi yang kurang mampu
bersanging dengan pedagang
Tionghoa dan India.

Keprihatinan tsb, di utarakan kpd H.
Samanhudi. Akhirnya H. Samanhudi
mendidirikan SDI di Solo tahun
1911. pembentukannya didasarkan
pada agama, yaitu agama Islam, dan
ekonomi yaitu menghimpun dan
memperkuat kemampuan para
pedagang Islam agar dpt bersaing
dgn para pedagang Tionghoa dan
India.

Awalnya, Sarekat
Islam dibentu k
dengan nama
Sarekat Dagang
Islam (SDI).

7

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Dalam kongres Serikat Dagang Islam
yang pertama di Solo tahun 1912,
atas usul H. O. S. Tjokroamioto nama
SDI diubah menjadi Sarekat Islam
(SI). Perubahan nama tsb untuk
memperluas ruang gerak organisasi
sehingga tidak terbatas dalam
bidang perdagangan saja, tetapi juga
dalam bidang lainnya.

Pada tahun 1913, Sarekat Islam
mengadakan kongres pertama di
Surabaya. Hasil konresnya adalah
mengangkat H. O. S. Tjokroamioto
sebagai ketua terpilih.

Perkembangan yang pesat tsb
didorong oleh bbrp faktor antara lain:
1. Tumbuhnya kesadaran atas sebuah

bangsa.

2. Terdapatnya sifat kerakyatan dan

dasar agama Islam.

3. Meningkatnya kemampuan

pedagang Islam untuk bersaing
dgn pedagang Tionghoa.

4. Keterlibatan dan campur tangan

para ulama dalam sgl kegiatan SI.

Sejak SI dipimpin oleh H. O. S.
Tjokroamioto, mengalami
perkembangan yang pesat.

8

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tgl 17-24 Juni 1916 diadakan
kingres SI nasional pertama di
Bandung. Kongres pertama ini di
hadiri olh 80 org yang merupakan
perwakilan dari 80 cabang SI. H. O. S.
Tjokroamioto yang memimpin
kongres nasional pertama.
Menetapkan cita-cita SI yaitu
membentuk suatu bangsa bagi
penduduk Indonesia, artinya perlu
dibentuknya pemerintahan sendiri
bagi rakyat Indonesia.

Pada tgl 20-27 Oktober 1917,
berlangsung kongres kedua di
Jakarta. Pada kongre tsb SI sepakat
untuk melangsungkan niat
politiknya, yaitu membuat merebut
kemerdekaan dgn dibentuk Zelf-
Bestuur atau pemerintahan sendiri.

Pada tgl 29 September-6 Oktober
1918, terlaksana kongres nasional
ketiga di Surabaya. Seluruh anggota
SI sepakat untuk menolak segala
bentuk kebijakan yang berpihak
pada kaum kapitalis.

Pada tgl 26 Oktober-2 November
1919, terlaksana kongres nasional
keempat di Surabaya. Diraih
kesepakan bahwa fokus SI lebih
mengarah pada pergerakan
perlawanan untuk menentang kelas-
kelas sosial yang ada dalam
masyarakat.

9

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

c.

Indische Partij

Indische Partij (IP) didirikan di
Bandung pd tgl 25 Desember 1912,
oleh Tiga Serangkai, yakni Douwes
Dekker, (Setyabudi Danudirjo), dr.
Tjipto Mangunkusumo, dan
Soewardi Soeryaningrat (Ki Hajar
Dewantara).

Tujuan utama dari IP adalah
meningkatkan jiwa nasionalisme
untuk memajukan tanah air
berlandaskan jiwa nasional dan
memprsiapkan kehidupan rakyat
yang bebas merdeka.

IP kemudian mendapat dukungan
dari rayat Indonesia. Misalnya IP
mendapat dukungan dari Abdul
Muis, pemimpin SI cabang Bandung.

10

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

IP memperkenalkan paham
kebangsaan yang disebut Indische
Nationalism ‘Nasionalisme Hindia’
yang tidak membedakan keturunan,
suku bangsa, agama, kebudayaan,
bahasa, dan adat istiadat.

IP merupakan organisasi yang ingin
adanya kerjasama antar orang indo
dan Bumiputera. Untuk mencapai
tujuan dari IP, terdapat beberapa
upaya yang dilakukan oleh Tiga
Serangkai antara lain:
a. Menyerapkan cita-cita nasional

(Hindia),

b. Memberantas kesombangan

sosial dalam pergaulan, baik di
bidang pemerintahan maupun
masyarakat,

c.Memberantas berbagai usaha
yang membangkitkan kebecian
antaragama.

d. Memperbesar pengaruh pro-

Hindia di pemerintahan,

e. Berusaha mendapatkan hak bagi

semua orang Hindia,

f.Dalam pengajaran, harus
bertujuan bagi kepentingan
ekonomi Hndia dan memperkuat
mereka yang ekonomi lemah.

11

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Melihat adanya diskriminasi antara
keturunan Belanda murni dan dan
kaum indo, Douwes Dekker
beranggapan bahwa nasib kaum indo
tidak ditentukan oleh pemerintah
kolonial, tetapi ditentukan oleh
adanya kerjasama antarrakyat
Indonesia lainnya,

Pergerakan yang masif dari IP
dengan semangat nasionalismenya,
membuat Belanda berencana
menangkap tiga serangkat, terlebih
ketika Ki Hajar Dewantara menulis di
surat kabar de Express, berjudul “Als
ik een Nederlander was” yang
berarti ‘Seandainya saya seorang
Belanda’. Dalam tulisan tsb, Ki Hajar
Dewantara mengkritik ketidakadilan
di daerah jajahan.

Krik keras IP thp pemerintah Belanda
membuat ketiga pemimpin IP
ditangkap dan dibuang ke negeri
Belanda pada th 1913. IP dinyatakan
sbg partai terlarang dimulai sejak tgl
4 Maret 1913.

12

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

B.

ARTI PENTING KEBANGKITAN NASIONAL

DALAM

PERJUANGAN KEMERDEKAAN

Perjuangan bangsa
Indonesia sebelum
dan sesudah tahun
1908 memiliki
perbedaan. Perbedaan
tersebut dapat dilihat
pada tabel berikut ini:

13

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Perbedaan Perjuangan Indonesia
Sebelum Dan Sesudah Tahun 1908

No

Sebelum Tahun 1908

Sesudah Tahun 1908

1

Dipimpin raja atau tokoh
bangsawan dan tokoh agama

Dipimpin dan dipergerakan oleh
kaum pelajar

2

Bersifat kedaerahan

Bersifat nasional dan telah ada
kerja sama antardaerah

3

Bersifat fisik atau perjuangan
dilakukan dengan mengangkat
senjata

Diplomasi dengan menggunakan
cara-cara modern, seperti media,
perundingan, lobi, mogok dan sbg.

4

Terfokus pada pemimpin
kharismatik

Memiliki organisasi yang
memungkinkan adanya kaderisasi

5

Bersifat reaktif dan spontan

Memiliki visi yang jelas, yaitu
Indonesia yang merdeka

14

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

B.

Arti Penting Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei, memiliki makna, arti,
dan sejarah yang menggambarkan perjuangan bangsa dalam meraih
dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Arti penting kebangkitan nasional bagi bangsa Indonesia, khususnya
bagi para pelajar antara lain sebgai berikut :
1. Kebangkitan nasional dpt berarti bangkit dari keterpurukan dgn

menyongsong masa depan.

2. Kebangkitan nasional dpt berarti menguasai keterampilan yg

diperlukan bg masa depan, termasuk keterampilan teknologi.

3. Kebangkitan nasional dpt berarti bangkitnya kesadaran bahwa kita

harus berani berusaha dan tidk pasrah menerima segala sesuatu
sbg takdir yang tidak terelakan.

15

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

1. Wahidin

Soedirohoesodo

Wahidin Soedirohoesodo merupakan
dokter pribumi yang juga salah satu

tokoh pergerakan nasional. Ia memiliki

cita-cita untuk meningkatkan taraf
kehidupan masyarakat Jawa dengan

cara memperluas pengetahuan mereka,

baik pengetahuan Barat maupun
pengetahuan kebudayaan Jawa itu

sendiri.

Gagasan penting Wahidin dalam
perjuangan pergerakan nasional
adalah organisasi yang memiliki
tujuan memajukan pendidikan
dan meningkatkan martabat

bangsa.

16

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

1. Wahidin
Soedirohoesodo

Dr. Wahidin Soedirohoesodo
lahir pada tanggal 7 Januari
1852 di Sleman, Yogyakarta
dan wafat pada tanggal 26
Mei 1917. dimakamkan di

Sleman, Yogyakarta.

17

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Soetomo adalah tokoh pergerakan

nasional yang pernah menjadi dokter
pemerintah untuk berbagai daerah di

Jawa dan Sumatra. Soetomo

melanjutkan studi kedokteran di Belanda

Tahun 1919-1923.

Bersama para pelajar STOVIA, Soetomo dan
rekan-rekan mendirikan Boedi Oetomo pada

tanggal 20 Mei 1908, sebuah organisasi modern

pertama di Indonesia. Soetomo diangkat

menjadi ketuanya. Organisasi Boedi Oetomo
dibentuk deng tujuan memajukan pengajaran

dan kebudayaan.

2. Soetomo

18

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tahun 1924 Sutomo mendirikan
Indonesis

Studie

Club

(ISB)

yang

merupakan wadah bagi kaum pelajar
Indonesia. Berhasil , mendirikan sekolah
tenun, bank kredit, dan koperasi. Pada
tahun 1931, ISB berganti nama menjadi
Persatuan Bangsa Indonesia (PBI)

Pada bulan Desember 1935, karena tekana Belanda, Boedi
Oetomo dan PBI digabungkan menjadi Partai Indonesia
Raya (Perindra). Selain Boedi Oetomo, bebrapa kumpulan
lain yang juga di gabungkan ke dalam Perindra adalah
Serikat Selebes, Serikat Sumatera, Dan Serikat Ambon.
Adapun Soetomo diangakat sebagai ketua Partai Indonesia
Raya (Perindra)

2. Soetomo

19

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Soetomo meninggal dunia di

Surabaya pada tanggal 30 Mei 1938.
Selanjutnya, bersarkan keputusan
Presiden Republik Indonesia No.

657 Tahun 1961, Soetomo diangkat
menjadi Pahlawan Kemerdekaan

Nasional.

2. Soetomo

20

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

H. O. S Tjokroaminoto lahir tanggal 16
Agustus

1883

diPonorogo,

Jawa

Timur.

Tahun

1902,

H.

O.

S.

Tjokroaminoto lulus dari OSVIA atau
sekolah

bagi

calon

pegawai

pemerintah.

Bertenu

dengan

Samanhudi

di

Surabaya

dan

bergabung dengan Sarekat Dagang
Islam.

Iamenyarankan

agar

kata

“dagang”

dihilangkan

sehingga

berubah nama menjadi Sarekat Islam.
H. O. S. Tjokroaminoto kemudian
ditunjuk sebagai ketua. Sarekat Islam
mengalami perkembangan yang pesat
di bawah pimpinannya.

3. H. O. S.
Tjokroaminoto

21

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

E.F.E Douwes Dekker (Danoedirja Setiabudi)
Lahir tanggal 8 Oktober 1879 di Pasuruan.
E.F.E Douwes Dekker (Danoedirja Setiabudi)
adalah seorang tokoh pergerakan Indonesia
yang berdarah campuran (Indo) yang
menentang penjajahan Belanda dan
mendukung perjuangan rakyat Indonesia.
Tahun 1912, Dekker mendirikan Indische
Partij bersama dengan Cipto
Mangoenkoesoemo dan Soewardi
Soeryaningrat. Mereka dikenal sebagai Tiga
Serangkai.

4. E.F.E Douwes Dekker

(Danoedirja Setiabudi)

Douwes Dekker adalah
penggagas “Nusantara”

sebagai nama untuk Hindia

Belanda yang merdeka.

22

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Tjipto Mangoenkoesoemo lahir

pada 4 Maret 1886. Ketika

menempuh pendidikan di STOVIA,
Tjipto dinilai sebagai pribadi yang

jujur, berpikir tajam dan rajin.

Para guru menjuluki Cipto sebagai
een begaald leerling” atau murid

yang berbakat

5. Tjipto Mangoenkoesoemo

Tjipto Mangoenkoesoemo mengktik

pemerintahan Belanda melalui

tulisannya di harian De locomotive

dan Bataviaasch Nieusblad.

23

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Setelah diasingkan dari Belanda dan

pulang ke Iindonesia, beberapa

tahun setelahnya, pada tahun 1927,
Belanda menganggap cipto terlibat

dalam upaya sabotase

membuangnya ke Banda Neira

5. Tjipto Mangoenkoesoemo

24

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

R.M. Soewardi Soerjaningrat lahir pada 2 Mei
1889 di Pangalaman. Setelah menamatkan ELS
(Europeesche Lagere School) ia melanjutkan ke

Sekolah Dokter (STOVIA). Disinilah ia mulai

mengenal dunia politik. Namun, ia tidak

menyelesaikan pendidikannya di STOVIA karena
sakit. Dalam perjalanan selanjutnya ia bertemu
dengan Douwes Dekker, akhirnya bersama Tjipto
Mangoengkoesoemo mereka mendirikan Indische
Partij yang merupakan partai poltik pertama yang

memperjuangkan kemerdekaan.

6. Soewardi Soerjaningrat

25

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tahun 1913, ketika Hindia Belanda

sedang merayakan satu abad

kemerdekaannya dari Prancis, Suwardi

menulis sebuah artikel yang sangat
terkenal dengan cara untuk mengktik
pemerintah Belanda. Artikel tersebut
berjudul “Als Ik een Nederlander was”

(Seandainya saya seorang Belanda).

Tulisan ini dimuat dalam surat kabar De

Expres tanggal 13 Juli 1913.

6. Soewardi Soerjaningrat

26

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Setelah diasingkan ke Belanda,

sekembali ke tanah air, tahun 1922 ia
mendirikan sekolah yang diberi nama

National Onderwijs Instituut

Tamansiswa atau Perguruan Nasional

Tamansiswa.

Soewardi memiliki semboyan tersendiri

dalam hal pendidikan. Semboyan
tersebut berbunyi “ing ngarso sung

tuladha, ing madya mangun karsa, tut
wuri handayani” yang memiliki arti ‘di

depan memberi contoh, di tengan
memberi semangat, di belakang

memberi dorongan’

6. Soewardi Soerjaningrat

27

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Ia mengubah namanya menjadi Ki
Hajar Dewantara saat berumur 40

tahun. Pada tahun 1934, ia ikut

membentuk PUTERA (Pusat
Tenaga Rakyat). Pada masa

kemerdekaan ia pernah menjabat

Menteri Pendidikan. Ki Hajar

Dewantara wafat di Yogyakarta

pada 26 April 1959.

6. Soewardi Soerjaningrat

28

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

18 September

2023

PPKn

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 28

SLIDE