Search Header Logo
Seni Budaya

Seni Budaya

Assessment

Presentation

•

Arts

•

8th Grade

•

Practice Problem

•

Medium

Created by

Dani Pramudya

Used 1+ times

FREE Resource

12 Slides • 4 Questions

1

Teknik Bermain

Alat Musik Tradisional


Ansambel Musik tradisional

2

​Kompetensi Dasar

​3.3.Memahami teknik permainan salah satu alat musik tradisional secara perorangan

​4.3 Memainkan salah satu alat musik tradisional secara perorangan

3

Tujuan Pembelajaran

1. Mendeskripsikan alat musik tradisional berdasarkan penggolongan

​2. Menjelaskan teknik bermain alat musik daerah

​3. Memainkan alat musik daerah

4

​Alat Musik Daerah Berdasarkan Penggolongan

​1. Umum

​2. Sumber bunyi

​3. Cara Memainkan

​4. Bahan

​5. Bentuk

​6. Fungsi

5

Draw

Buatlah 1 gambar alat musik tradisional yang kamu ketahui!

6

Multiple Choice

Question image

Alat Musik tersebut dimainkan dengan cara...

1

Ditiup

2

Dipukul

3

Dilihat

4

Dipetik

7

media

06/10/23, 01.28

untitled

https://quizizz.com/print/quiz/651eff466f9ea3001ee97898

3/4

7.

8.

9.

10.

8

Multiple Choice

Question image

Alat musik tersebut dimainkan dengan cara...

1

dipetik

2

digenjreng

3

digoyangkan

4

ditiup

9

Multiple Choice

Rapi Memainkan Alat Musik Yang Terbuat dari Bambu dan cara memainkanya dengan cara ditiup, alat musik apakah itu?

1

Kendang

2

gitar

3

seruling

4

saxophone

10

Tujuan Pembelajaran

​Setelah mengikuti pembelajaran ansmbel musik tradisional peserta didik diharapkan dapat:

  • Menjelaskan jenis alat musik tradisional secara tepat

  • Menganalisis jenis pembagian alat musik tradisional berdasarkan bentuknya

  • Mengklasifikasikan teknik serta bagian-bagian alat musik tradisional ​

11

1. Bahan yang digunakan pada alat musik tradisional 
media

Alat musik tradisional pada umumnya dibuat dari bahan bahan yang ada di daerahnya, Contoh di daerah Jawa Barat yang memiliki begitu banyak rumpun bambu, memiliki beragam alat musik yang menggunakan bahan Bambu, seperti Angklung, Calung, Calempung dan Suling. Berbagai jenis kayu, membran dari kulit binatang, besi, perunggu,  kuningan, tembaga, daun lontar, dan begitu banyak bahan lainnya. Dapat menjadi bahan untuk membuat alat musik, khususnya alat musik tradisional. 

12

2. Warna suara yang  dihasilkan 

Warna suara sebuah alat musik sangat ditentukan dari bahan yang digunakan. Setiap bahan tentu memiliki karakter suara yang berbeda beda. Untuk mendapatkan warna suara tertentu pembuat alat musik melakukan proses panjang, mencoba berbagai ukuran, bentuk, ketebalan, rongga yang diperlukan untuk menghasilkan bunyi yang khas.

Bahan dari logam akan menghasilkan bunyi yang nyaring, semakin kecil ukurannya bunyi yang dihasilkan akan memiliki frekwensi yang lebih tinggi. Bahan dari kayu dan bambu menghasilkan suara yang lembut dan nyaman di telinga. Nada rendah dihasilkan dari alat musik dengan ukuran rongga dan badan alat yang besar/panjang, sedangkan nada yang lebih tinggi dihasilkan dari alat musik dengan ukuran rongga dan alat musik yang lebih kecil/pendek.  

Bahan yang digunakan juga sering menjadi dasar analisa sebuah penelitian tentang periode lahirnya sebuah alat musik. Semakin tua alat musik maka biasanya bahan yang digunakan semakin sederhana. Begitu pula dengan bentuk dan teknik pembuatannya, semakin tua alat musik maka bentuk dan teknik pembuatannya semakin sederhana.  

13

​3. Tangga nada pada musik tradisional 

Alat musik tradisioanal mempunyai susunan penalaan yang berbeda dengan alat musik moderen atau barat. Namun ada beberapa alat musik tradisional sistem nadanya sudah diadaptasi atau disesuaikan dengan alat musik moderen. Tangga nada yang digunakan pada alat musik tradisional tentu disesuaikan sistem nada pada alat musik tradisional. Tangga nada merupakan aspek musikal pendukung yang mempekuat karakter suara alat musik tradisional ketika dimainkan.  

Tangga nada adalah sebuah rangkaian nada yang disusun dengan jarak tertentu. Seperti sebuah tangga pada kehidupan nyata, maka tangga nada juga memiliki fungsi yang serupa dengan tangga pada kehidupan sehari-hari. Bila kita perhatikan sebuah tangga memiliki fungsi untuk naik atau turun. Begitu juga nada nada pada sebuah karya musik, ada saatnya nada itu naik semakin tinggi, ada saatnya nada itu turun semakin rendah, variasi rangkaian nada yang naik dan turun membentuk alunan bunyi yang indah. Secara umum tangga nada dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pentatonis, diatonis dan kromatis. Kita bisa membaca lebih lanjut tiga jenis tangga nada itu di bawah ini. 

14

​Dalam teori musik, skala diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia Barat. Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Notnot ini adalah not-not putih pada piano. Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah "Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si". (Kadang-kadang, 'Si' direpresentasikan dengan 'Ti' agar huruf pertama setiap not berbeda). Tangga nada diatonis memiliki dua jarak nada, yaitu jarak 1 dan jarak ½  dan memiliki tujuh nada pokok. Terdapat 2 jenis tangga nada diatonik, yaitu diatonis mayor dan minor. Tangga nada kromatis adalah tangga nada yang jarak antara masing masing nadanya adalah ½. Tangga nada pentatonis adalah tangga nada yang terdiri atas 5 nada pokok dengan jarak yang berbeda beda. Tangga nada ini disusun bukan berdasarkan jarak antar nada, melainkan berdasarkan urutan nada. Tangga nada pentatonis biasanya digunakan pada musik tradisional, diantaranya musik tradisonal Jepang, Cina, dan Indonesia, seperti yang terdapat pada gamelan Jawa dan Bali. 

ad

a. Pelog 

Tangga nada ini tersusun atas nada 1-2-3-4-5-6-7. Memang memiliki 7 nada, namun dominan yang dipakai hanya 5. Jika disamakan dengan pentatonis, nada re dan la, sangat jarang dipakai. Pentatonis Pelog bersifat tenang, khidmat, dan hormat.  

b. Slendro 

Tangga nada tersusun atas nada 1-2-3-5-6. Pentatonis Slendro bersifat gembira dan semangat. 

 

15

​4. Fungsi alat musik tradisional pada masyarakat pendukungnya 

Alat musik tradisional adalah media ekspresi masyarakat pendukungnya. Dalam kehidupan bermasyarakat alat musik tradisional hadir dan memiliki fungsi sebagai berikut : 

a. Religius 

Alat musik tradisional digunakan pada kegiatan religius. 

contoh : 

Tabuhan bedug yang dimainkan dengan penuh semangat dan gembira di masjid pada saat menyambut hari raya Idul Fitri. Alat musik tiup dari bambu yang digunakan untuk iringan lagu pada ibadah di gereja. Gamelan Bali yang dinamis pada saat upacara Galungan dan lain sebagainya

b. Pelengkap Upacara Adat 

Upacara adat daerah menjadi semakin semarak dengan adanya permainan musik tradisional.  

Contoh:  

Tabuhan kebogiro pada gamelan jawa yang digunakan untuk mengiringi upacara panggih pengantin pada saat iring iringan pengantin masuk ke pelaminan. 

c. Iringan Tari 

Selain alat musik tradisional setiap daerah di Indonesia juga memiliki tarian tradisional. Pada saat pementasan tarian tradisional, iringan tari menggunakan alat musik tradisional daerah setempat. Iringan tari menjadi satu kesatuan yang utuh pada penyajian tari. 

d. Media komunikasi dan hiburan 

Bermain musik tradisional bersama keluarga, warga desa, teman sekolah dapat memunculkan rasa gembira dan menjadi sarana berkomunikasi antar masyarakat. Musik dapat menjadi media hiburan bagi masyarakat untuk mengusir kejenuhan setelah seharian bekerja mencari nafkah.  

16

​Terimakasih

pattern-tertiary
Teknik Bermain

Alat Musik Tradisional


Ansambel Musik tradisional

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE