Search Header Logo
PEDAGOGIK 3

PEDAGOGIK 3

Assessment

Presentation

•

Religious Studies

•

Professional Development

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Assari B.

Used 2+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

media

1

SESI 5

PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN

ASESMEN PEMBELAJARAN

2

media

1

MATERI 5

PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN

ASESMEN PEMBELAJARAN

1.Tujuan Sesi

Setelah mengikuti sesi ini, paserta dapat:

a.memahami perencanaan asesmen;

b.memahami instrumen asesmen;

c.memahami

siklus

perencanaan

dan

pelaksanaan

asesmen

2.Indikator Keberhasilan Pembelajaran

Indikator

keberhasilan

pembelajaran

pada

sesi

ini

digambarkan

dengan

kemampuan

peserta

setelah

mengikuti sesi untuk dapat:

a.memahami perencanaan asesmen;

b.menyusun instrumen asesmen;

c.mendeskripsikan siklus perencanaan dan pelaksanaan

asesmen

Ruang lingkup materi pada subbab ini meliputi: perencanaan

asesmen, instrumen asaesmen, pelaksanaan asesmen.

Capaian Pembelajaran

Ruang Lingkup Materi

3

media

2

1.Perencanaan Asesmen

Asesmen adalah aktivitas yang menjadi kesatuan dalam

proses pembelajaran. Asesmen dilakukan untuk mencari

bukti ataupun dasar pertimbangan tentang ketercapaian

tujuan pembelajaran. Maka dari itu, pendidik dianjurkan

untuk melakukan asesmen-asesmen berikut ini:

a.Asesmen formatif, yaitu asesmen yang bertujuan untuk

memberikan informasi atau umpan balik bagi pendidik

dan peserta didik untuk memperbaiki proses belajar.

1)Asesmen di awal pembelajaran yang dilakukan untuk

mengetahui

kesiapan

peserta

didik

untuk

mempelajari materi ajar dan mencapai tujuan

pembelajaran yang direncanakan. Asesmen ini

termasuk dalam kategori asesmen formatif karena

ditujukan untuk kebutuhan guru dalam merancang

pembelajaran, tidak untuk keperluan penilaian hasil

belajar peserta didik yang dilaporkan dalam rapor.

2)Asesmen di dalam proses pembelajaran yang

dilakukan

selama

proses

pembelajaran

untuk

mengetahui perkembangan peserta didik dan

sekaligus pemberian umpan balik yang cepat.

Biasanya asesmen ini dilakukan sepanjang atau di

tengah kegiatan/langkah pembelajaran, dan dapat

juga dilakukan di akhir langkah pembelajaran.

Asesmen ini juga termasuk dalam kategori asesmen

formatif

Uraian Materi

4

media
media

3

b.Asesmen sumatif, yaitu asesmen yang dilakukan untuk

memastikan

ketercapaian

keseluruhan

tujuan

pembelajaran. Asesmen ini dilakukan pada akhir proses

pembelajaran atau dapat juga dilakukan sekaligus untuk

dua atau lebih tujuan pembelajaran, sesuai dengan

pertimbangan

pendidik

dan

kebijakan

satuan

pendidikan. Berbeda dengan asesmen formatif, asesmen

sumatif menjadi bagian dari perhitungan penilaian di

akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau akhir

jenjang.

Rencana asesmen dimulai dengan perumusan tujuan

asesmen. Tujuan ini tentu berkaitan erat dengan tujuan

pembelajaran.

Setelah tujuan dirumuskan, pendidik memilih dan/atau

mengembangkan instrumen asesmen sesuai tujuan.

Beberapa

hal

yang

perlu

diperhatikan

dalam

memilih/mengembangkan

instrumen,

antara

lain:

karakteristik peserta didik, kesesuaian asesmen dengan

rencana/ tujuan pembelajaran dan tujuan asesmen,

kemudahan penggunaan instrumen untuk memberikan

umpan balik kepada peserta didik dan pendidik.

2.Instrumen Asesmen

Contoh instrumen penilaian atau asesmen yang dapat

menjadi inspirasi bagi pendidik, ialah:

5

media
media

4

a.Rubrik

Pedoman yang dibuat untuk menilai dan mengevaluasi

kualitas capaian kinerja peserta didik sehingga pendidik

dapat menyediakan bantuan yang diperlukan untuk

meningkatkan kinerja. Rubrik juga dapat digunakan oleh

pendidik untuk memusatkan perhatian pada kompetensi

yang harus dikuasai. Capaian kinerja dituangkan dalam

bentuk kriteria atau dimensi yang akan dinilai yang

dibuat secara bertingkat dari kurang sampai terbaik.

b.Ceklis

Daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik, atau elemen

yang dituju.

c.CatatanAnekdotal

Catatan singkat hasil observasi yang difokuskan pada

performa dan perilaku yang menonjol, disertai latar

belakang kejadian dan hasil analisis atas observasi yang

dilakukan.

d.Grafik Perkembangan (Kontinum)

Grafik atau infografik yang menggambarkan tahap

perkembangan belajar.

Instrumen asesmen dapat dikembangkan berdasarkan

teknik penilaian yang digunakan oleh pendidik. Di bawah

ini diuraikan contoh teknik asesmen yang dapat

diadaptasi, yaitu:

6

media
media

5

1)Observasi

Penilaian peserta didik yang dilakukan secara

berkesinambungan melalui pengamatan perilaku

yang diamati secara berkala. Observasi dapat

difokuskan untuk semua peserta didik atau per

individu. Observasi dapat dilakukan dalam tugas atau

aktivitas rutin/harian.

2)Kinerja

Penilaian yang menuntut peserta didik untuk

mendemonstrasikan

dan

mengaplikasikan

pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks

sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Asesmen

kinerja dapat berupa praktik, menghasilkan produk,

melakukan projek, atau membuat portofolio.

3)Projek

Kegiatan penilaian terhadap suatu tugas meliputi

kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan,

yang harus diselesaikan dalam periode/waktu

tertentu.

4)TesTertulis

Tes dengan soal dan jawaban disajikan secara tertulis

untuk mengukur atau memperoleh informasi tentang

kemampuan peserta didik. Tes tertulis dapat

berbentuk esai, pilihan ganda, uraian, atau bentuk-

bentuk tes tertulis lainnya.

7

media
media

6

5)TesLisan

Pemberian soal/pertanyaan yang menuntut peserta

didik menjawab secara lisan, dan dapat diberikan

secara klasikal ketika pembelajaran.

6)Penugasan

Pemberian tugas kepada peserta didik untuk

mengukur pengetahuan dan memfasilitasi peserta

didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan.`

7)Portofolio

Kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan,

dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang

mencerminkan perkembangan (reflektif-integratif)

dalam kurun waktu tertentu.

Asesmen pada SMK, terdapat bentuk penilaian atau

asesmen khas yang membedakan dengan jenjang yang lain,

yaitu:

a.Asesmen Praktik Kerja Lapangan (PKL)

1)Asesmen/pengukuran

terhadap

capaian

pembelajaran selama melaksanakan pembelajaran di

dunia kerja, meliputi substansi kompetensi ataupun

budaya kerja.

2)Asesmen dilakukan oleh pembimbing/ instruktur dari

dunia kerja dan atau bersama dengan guru

pendamping.

3)Hasil asesmen disampaikan pada rapor dengan

mencantumkan keterangan industri tentang kinerja

secara keseluruhan berdasarkan jurnal PKL, sertifikat,

8

media
media

7

atau surat keterangan praktek kerja lapangan dari

dunia kerja.

4)Mendorong peserta didik berkinerja baik saat

melakukan pembelajaran di dunia kerja serta

memberikan kebanggaan pada peserta didik.

b.Uji Kompetensi Kejuruan

1)Asesmen terhadap pencapaian kualifikasi jenjang 2

(dua) atau 3 (tiga) pada KKNI (Kompetensi Kerja

Nasional Indonesia) yang dilaksanakan di akhir masa

studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1/LSP-

2/LSP-3), Panitia Teknis Uji Kompetensi (PTUK), atau

satuan pendidikan yang terakreditasi bersama

dengan dunia kerja.

2)Dapat memperhitungkan paspor keterampilan (skills

passport) yang diperoleh pada tahap pembelajaran

sebelumnya.

3)Dapat berupa observasi, demonstrasi, tes lisan, tes

tulis, dan/atau portofolio sesuai dengan prosedur

yang ditetapkan oleh dunia kerja, LSP, dan/atau

PTUK.

4)Hasil dari uji kompetensi adalah predikat capaian

kompetensi

sebagaimana

ditetapkan

oleh

penyelenggara

dan

sertifikat

keahlian

untuk

menghadapi dunia kerja.

c.Ujian Unit Kompetensi

1)Asesmen terhadap pencapaian satu atau beberapa

unit kompetensi untuk mencapai kemampuan

melaksanakan satu bidang pekerjaan spesifik.

9

media

8

2)Ujian Unit Kompetensi dapat mengujikan beberapa

unit kompetensi yang membentuk 1 (satu) Skema

Sertifikasi.

3)Ujian Unit Kompetensi dapat dilaksanakan setiap

tahun atau semester oleh satuan pendidikan

terakreditasi.

4)Dapat berupa observasi, demonstrasi, tes lisan, tes

tulis, dan/atau portofolio.

5)Mendorong pendidik melaksanakan pembelajaran

tuntas (mastery learning) pada materi kejuruan.

Pembelajaran tuntas dalam hal ini pembelajaran yang

menekankan pada pemenuhan unit atau elemen

kompetensi

sesuai

dengan

SKKNI

(Standar

Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).

6)Hasil dari ujian unit kompetensi adalah predikat

capaian kompetensi sebagaimana ditetapkan oleh

penyelenggara, sertifikat keahlian, dan/atau skill

passport sebagai bekal menghadapi Uji Kompetensi

Keahlian di akhir masa pembelajaran.

1.Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka

Tahun 2022:

https://drive.google.com/file/d/1rxvDzsfEfPHm8GQgDHLM

5f2UrJZPjtD9/view?usp=sharing

2.Video format asesmen https://youtu.be/CaW3BXPd5Fs

Referensi

media

1

SESI 5

PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN

ASESMEN PEMBELAJARAN

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE