Search Header Logo
Sistem Roda dan Rantai 2

Sistem Roda dan Rantai 2

Assessment

Presentation

Education

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ketut Wirama

FREE Resource

38 Slides • 0 Questions

1

media

Pemeriksaan, Penyetelan,

dan Penggantian Rantai Roda

dan Sprockets

2

media

Daftar isi
1. Sistem penggerak dengan rantai roda
2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda
3. Penggantian rantai roda dan sprockets
4. Pelumasan dan pembersihan rantai roda

3

media

Pada sistem penggerak dengan rantai roda, daya dari mesin diantar ke drive
sprocket dan diteruskan ke roda belakang melalui rantai roda dan driven
sprocket.
Dua fitur khas dari sistem penggerak dengan rantai roda disebut di bawah.

• Tidak ada slip oleh karena rantai yang dipakai untuk meneruskan gaya

penggerakan.

• Ada lebih banyak gigi pada driven sprocket daripada pada drive sprocket.

Perbandingan antara jumlah gigi (diameter) dari driven sprocket dan drive
sprocket menghasilkan pengurangan kecepatan perputaran dan
peningkatan pada gaya penggerak.

Selayang pandang

1. Sistem penggerak dengan rantai roda (drive chain)

4

media

Drive sprocket

Driven sprocket

Rantai roda

Drive sprocket

Driven sprocket

Rantai roda

Roller

Drive sprocket

5

media

Rantai roda terdiri atas sebagai berikut: 1) Dua rollers dipasang di antara dua
roller link plates; 2) Sebuah kombinasi dari dua roller link plates disambungkan
ke sebuah kombinasi lain melalui sepasang pin link plates; dan 3) Kombinasi
bergantian dari dua roller link plates dan dua pin link plates membentuk
sebuah rantai roda. Masing-masing roller dapat berputar dengan bebas pada
bagian luar dari masing-masing bushing.
Unjuk kerja pelumasan dari gemuk di dalam rantai roda memburuk oleh karena
pengurangan jumlah gemuk di dalam rantai selama pemakaian. Oleh karena itu,
oli atau gemuk perlu diberikan kepada rantai roda secara periodik.

Roller

Bushing

Gemuk

Pin

Pin link plate

Roller link plate

Roller link

Pin link

Berputar

Konstruksi dasar rantai roda (drive chain)

6

media

Link 1

Link 2

Link 3

Link 5

Link 4

5 link

Panjang rantai roda diindikasikan oleh jumlah links pada rantai
(contoh: 102 links atau 126 links)

7

media

Rantai roda tersedia dalam bermacam-macam ukuran, kekuatan, dan daya
tahan. Ukuran rantai roda disesuaikan untuk masing-masing model
sepedamotor. Jangan sekali-kali memakai rantai roda lain daripada yang
ditentukan untuk model sepedamotor tertentu.
Ukuran rantai roda diindikasikan oleh nomor dengan tiga angka, sebuah contoh
diperlihatkan di bawah. Angka pada sebelah kiri menunjukkan roller pitch
(jarak antara sumbu dua roller yang bersebelahan) dan dua angka yang tersisa
menunjukkan lebar sebelah dalam dari rantai roda.

Ukuran-ukuran rantai roda

420

Indikasi ukuran

Pitch (4/8 dari satu
inci)

Lebar di sebelah dalam
2,0/8 dari sebuah inci

8

media

Perbedaan pada ukuran-ukuran rantai roda

420

Contoh:
WAVE

428

Contoh:
UNICORN

Pitch = 4/8 dari satu inci
Lebar di sebelah dalam
= 2.0/8 dari satu inci

Pitch = 4/8 dari satu inci
Lebar di sebelah dalam
= 2.8/8 dari satu inci

9

media

Rantai roda (drive chain)
mempunyai satu sambungan
(joint) yang dilengkapi dengan
sebuah link penyambung jenis-
clip untuk mempermudah
penggantian rantai roda.
Pastikan untuk memasang link
penyambung jenis-clip demikian
rupa sehingga bagiannya yang
terbuka membelakangi arah
perputaran rantai roda (lihat
gambar di smping). Jika ia
terpasang terbalik, link
penyambung jenis-clip dapat
terlepas sewaktu kendaran
berjalan karena terbentur batu
atau obyek lain yang mengenai
rantai roda.

Drive chain joint

Master link

Link penyambung
jenis-clip

Drive
sprocke
t
Driven sprocket

Rantai roda

Link penyambung jenis-
clip

Arah perputaran
rantai roda

Link plate

10

media

Drive sprocket (sproket penggerak) dipasang dekat dengan mesin dan driven
sprocket (sproket yang digerakkan) dipasang pada roda belakang.

Drive sprocket/driven sprocket

Drive sprocket

Tanda

Driven sprocket
Tanda

11

media

Sprocket mempunyai sisi depan dan belakang. Sisi depan ada tanda yang
menunjukkan jumlah gigi sprocket dan informasi lain.
Sebuah fixing plate (pelat pemasangan), yang mencegah terlepasnya drive
sprocket, dipasang seperti diperlihatkan di bawah.

Counter
shaft

Drive sprocket

Fixing plate

Baut

Alur

Selipkan fixing plate
pada counter shaft,
dengan mentepatkan
key dengan alurnya

Putar fixing plate
untuk
menempatkan
lubang baut

Dengan memakai dua
baut, pasang fixing plate
dan drive sprocket pada
tempatnya

12

media

Damper rubber (karet
peredam kejut) dipasang di
antara rear wheel hub (pusat
roda belakang) dan driven
flange (flens yang digerakkan)
dimana driven sprocket
dipasang. Damper rubber di
atas mana driven sprocket
dipasang mengurangi
benturan yang mengenai
rantai roda dan parts lain.
Sewaktu mengganti driven
sprocket, pastikan untuk
memeriksa damper rubber.
Ganti damper rubber jika
retak-retak atau rusak.

Damper rubber

Video01

Rear wheel hub

Driven sprocket
Driven flange

Damper rubber

1.Driven sprocket berputar.

2.Gaya perputaran diteruskan melalui damper rubber.

3.Roda belakang berputar.

Arah perputaran
rantai roda

Video01

13

media

Chain guide (pembimbing rantai) mencegah terlepasnya rantai roda dari driven
sprocket pada waktu kendaraan berjalan dengan rantai roda yang longgar.
Chain guides melayani tujuan-tujuan sebagai berikut.

•Untuk mencegah naiknya rantai di atas drive sprocket dan meloncat di

atas gigi sprocket.

•Untuk memastikan bahwa rantai roda bertautan dengan sprocket

Tanpa chain guide

Dengan chain guide

Chain guide

Rantai dapat terlepas, meloncati gigi-gigi
sprocket atau tidak bertautan dengan
sprocket.

Chain guide mencegah terlepasnya
rantai roda.

Chain guide

14

media

Beberapa model dilengkapi dengan
sebuah drive chain slider (peluncur rantai
roda) untuk mencegah kontak dengan
swingarm dan merusaknya. Oleh karena
drive chain slider terbuat dari resin
(damar) atau karet, ia lambat laun akan
aus karena kontak dengan rantai roda.
Drive chain sliders dengan indikator pada
permukaannya harus diganti sebelum alur
indikator habis terkikis (lihat foto-foto di
bawah).

Drive chain slider

Swingarm

Indikator

Drive chain slider

Drive chain slider

15

media

Setelah rantai roda baru dipakai selama jangka waktu lama, jarak renggang antara
pin dan bushing melebar, memperpanjang jarak antara pin link dan roller link. Besar
jarak renggang ini berbeda bergantung pada masing-masing link. Oleh karena itu
beberapa parts dari rantai roda menjadi lebih panjang daripada yang lain.
Oleh karena itu, putarlah rantai roda beberapa kali dan periksa kekenduran di
beberapa tempat. Setel rantai roda di tempat dimana kekenduran paling kecil.

Kekenduran tidak merata akibat pemakaian awal

Putar
sprocket

Periksa dan setel kekenduran
ditempat dimana
kekenduran paling kecil.

Bagian yang pendek

Bagian yang memanjang

Kekenduran bertambah.

Bagian yang memanjang

Bagian yang pendek

Kekenduran berkurang

Jarak renggang

Roller link plate

Pin

Bushing

Pin link plate

16

media

Sewaktu rantai roda dipakai, komponen-komponennya mengalami keausan dan
rantai roda akan mengulur. Inilah sebabnya mengapa swingarm dilengkapi
dengan mekanisme untuk penyetelan kekenduran rantai roda.
Untuk menyetel kekenduran rantai roda, pakailah baut dan mur penyetelan
yang dipasang pada ujung belakang dari swingarm. Rantai roda dikencangkan
dengan memperbesar jarak antara drive sprocket dan driven sprocket.
Perbesaran jarak ini dilaksanakan dengan menggeser roda belakang ke belakang
dengan memutar baut dan mur penyetelan.

Mekanisme penyetelan rantai roda

Contoh mekanisme penyetelan rantai roda

Wave125

Mur pengunci

Mur penyetel

Tanda penunjuk

UNICORN

Mur pengunci
Mur penyetel

Tanda penunjuk

Mur penyetel

Mur pengunci

17

media

Kekenduran rantai roda perlu diperiksa secara periodik. Pengendaraan
kendaraan dengan kekenduran rantai roda yang berlebihan dapat
mengakibatkan terlepasnya rantai roda.

Pemeriksaan kekenduran rantai roda

Kekenduran

Tekan bagian bawah rantai roda ke atas, ditengah-
tengah di antara sprockets, dan ukur kekenduran
rantai roda. Jika kekenduran melampaui nilai yang
ditentukan, setel kekenduran rantai kembali.
Besar kekenduran rantai roda berbeda tergantung
pada model sepedamotor. Bacalah spesifikasi
pada buku pedoman reparasi untuk model yang
anda servis.

Seperti diuraikan pada halaman 9, beberapa bagian dari rantai roda menjadi
lebih panjang daripada bagian lain. Oleh karena itu, putarlah rantai roda
beberapa kali dan periksa kekenduran di beberapa tempat. Bandingkan
kekenduran minimum dengan spesifikasi untuk kekenduran.

Hal-hal yang harus diperhatikan selama pemeriksaan

2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda

18

media

1.Matikan mesin kendaraan.
Letakkan kendaraan pada standard utama dan

masukkan transmissi ke neutral

2.Longgarkan mur pengunci sedikit pada masing-

masing sisi (longgarkan mur ganda)

3.Longgarkan mur poros, dengan memastikan

bahwa poros belakang tidak ikut berputar
bersamanya. Pada titik ini, gerakkan roda
belakang maju mundur sehingga mur poros yang
dilonggarkan memungkinkan poros untuk
bergeser.

4.Setel kekenduran rantai roda.
Putar roda belakang untuk menemukan

tempat dengan kekenduran yang paling kecil
pada rantai roda bawah ditengah-tengah di
antara sprockets

Video02

5.Kencangkan mur-mur penyetelan di kanan dan kiri

sehingga masing-masing pelat penyetelan
bertepatan pada titik yang sama pada skala dari
tanda penunjuk kanan dan kiri. Jika posisi satu
pelat penyetelan tidak sama seperti pelat
penyetelan yang lain, maka posisi roda belakang
membuat sudut dengan as memanjang kendaraan.

Poros

Mur penyetel

Mur pengunci

Mur poros

BENAR

SALAH

19

media

8.Berikutnya, periksa kekenduran rantai roda.
Carilah tempat dimana kekenduran rantai roda paling kecil dan bandingkan

kekenduran di tempat ini dengan nilai standard.

9.Setel jarak main bebas pedal rem belakang.

10.Setel titik pada mana lampu rem belakang mulai hidup sewaktu pedal rem

di tekan.

7.Kencangkan mur pengunci dengan torsi yang ditentukan (kencangkan mur

ganda). Tempatkan masing-masing mur pada tempatnya dan kencangkan
mur pengunci yang bersangkutan.

*Untuk menyetel kembali atau memperbesar kekenduran, longgarkan

mur-mur penyetelan dan mur-mur penguncian dan setel kekenduran
rantai roda.

6. Tetapkan poros pada tempatnya dan kencangkan mur poros dengan torsi

yang ditentukan.

20

media

Mur penyetel

Jarak main bebas
membesar

Jarak main bebas mengecil

Besar jarak main bebas pedal rem belakang berbeda tergantung pada model sepedamotor. Periksa
besar jarak main bebas pedal rem dan bandingkan dengan spesifikasi pada buku pedoman
reparasi. Bila perlu, setel jarak main bebas dengan mur penyetel pada lengan rem.

Jarak main bebas pedal rem belakang

21

media

Mur penyetel

Saklar lampu rem belakang

Periksa apakah lampu rem belakang menyala tepat sebelum rem belakang mulai bekerja.
Apabila perlu, setel kembali pada titik di mana lampu rem belakang mulai hidup dengan
menggunakan mur penyetel dari saklar lampu rem belakang.

Pada titik mana lampu rem belakang mulai hidup

22

media

Periksalah secara visual apakah sprockets telah aus. Pada drive sprocket dan
driven sprocket, bagian pinggir dari masing-masing gigi yang terkena gaya
dorong akan mengalami keausan. Gigi sprocket yang aus atau cacat dapat
menyebabkan terlepasnya drive chain rollers dari sprocket pada waktu gaya
dorong diterapkan pada gigi sprocket. Ini dapat mengakibatkan terlepasnya
rantai roda. Gantilah sprockets dengan gigi yang aus atau cacat.

Drive sprocket

Driven sprocket

Gaya
dorong

Gaya
dorong
Gigi aus
Gigi aus

Gaya dorong

Gigi sprocket yang aus atau
cacat dapat memungkinkan
drive chain rollers terlepas
keluar dari sprocket

Pemeriksaan sprockets

23

media

Sprocket baru

Gigi cacat

Gigi aus

TIDAK BAIK

BAIK

TIDAK BAIK

24

media

Gantilah rantai roda bersama dengan sprocket depan dan belakang.
Jika hanya rantai roda atau sprocket yang diganti, beberapa diantara drive chain
rollers atau gigi sprocket akan menerima terlalu banyak tegangan, sehingga
dengan cepat mengakibatkan mengulurnya rantai roda atau peningkatan
keausan pada sprocket.
Jangan sekali-kali memakai rantai roda bekas dari mana telah dilepaskan
beberaka links dan links yang tersisa disambungkan kembali. Rantai roda ini
akan segera mengulur oleh karena pitch-nya tidak sesuai dengan pitch dari
kedua sprocket.

3. Penggantian rantai roda dan sprockets

25

media

Rantai roda bertautan dengan benar pada
sprockets.

Sprocket baru
Sprocket yang memburuk

Rantai roda baru

Rantai roda yang memburuk

Sebelum rantai roda dan
sprockets diganti

Oleh karena rantai roda telah mengulur,
beberapa gigi sprocket menerima terlalu banyak
tegangan. Sprocket yang baru akan segera aus.

Oleh karena gigi sprocket telah aus,
beberapa drive chain rollers menerima
terlalu banyak tegangan. Rantai roda baru
akan segera mengulur

Daerah dimana
mereka ber-
tautan satu sama lain

Daerah dimana
mereka bertautan
satu sama lain

Ganti rantai roda juga

Ganti sprocket juga

BENAR

TIDAK BENAR

TIDAK BENAR

Daerah dimana
mereka ber-
tautan satu
sama lain

26

media

Drive chain case

Passenger footpeg holder

Cara mengganti rantai roda dan sprockets

1. Letakkan kendaraan pada standard

utama dan masukkan gigi transmissi ke
dalam neutral.

2. Lepaskan passenger footpeg holder.
3. Lepaskan drive chain case (atau drive

chain cover).

4. Lepaskan drive sprocket cover

Drive sprocket
cover

27

media

Baut

Fixing plate

Drive sprocket

5. Lepaskan baut-baut pemasangan drive

sprocket, dan kemudian lepaskan fixing
plate. Akan tetapi, pada saat ini, jangan
lepaskan drive sprocket.

6. Lepaskan link sambungan jenis-clip

dan kemudian lepaskan rantai roda.
Hati-hati agar tidak merusak
swingarm atau parts lain.

Ujung pin dari master link

Tang

Retaining clip

*Letakkan satu ujung tang pada sisi sebelah

dalam pada ujung pin dari master link (yang
terletak pada ujung retaining clip yang
terbuka) dan ujung yang lain di sebelah luar
ujung clip yang terbuka. Kemudian, tekan tang
untuk mendorong lepas retaining clip dari pin.

Tahan retaining clip dengan jari-jari agar tidak

terjatuh.

28

media

7. Letakkan rantai roda yang telah dilepaskan pada meja kerja. Pastikan bahwa

ia tidak tertekuk. Jika ada link rantai roda yang tertekuk kaku, gantilah
dengan rantai roda baru.

(Bacalah hal. 23 tentang kekakuan link dari rantai roda.)

Ukur panjang rantai roda diantara titik tengah pin.

8. Dengan menggunakan pita

pengukur atau sejenisnya, ukur
panjang rantai roda dengan
rantai dalam keadaan tegang
dan tertarik lurus.
* Pada beberapa model, anda dapat

mengetahui apakah rantai roda harus
diganti dengan memeriksa indicator,
tanpa mengukur panjang rantai roda.

9. Jika panjang rantai roda

melampaui panjang rantai roda
yang ditentukan di dalam buku
pedoman reparasi, gantilah
rantai roda dengan yang baru.

Nilai yang diukur

Nilai yang ditentukan

29

media

10. Periksa keausan pada drive chain

slider.

Perhatikan indicator, dan apabila

perlu, gantilah drive chain slider
(lihat hal. 8).

11. Lepaskan roda belakang

mengikuti instruksi pada buku
pedoman reparasi.

Split pin

Mur dan washer

Collar

(Sisi kanan)
Mur poros

Indicator

Drive chain slider

30

media

12. Lepaskan mur-mur dan driven sprocket.

Kemudian, pasang driven sprocket baru.

Pastikan bahwa tanda-tanda pada
driven sprocket menghadap keluar.

Kencangkan mur-mur secara diagonal
berlawanan satu sama lain dengan torsi
yang ditentukan.

Driven sprocket

Mur

Tanda

13. Lepaskan drive sprocket dari counter

shaft dan pasang drive sprocket baru.

Namun, jangan pasang fixing plate dan
kedua baut pemasangan dulu pada
titik ini.

Drive sprocket

Counter shaft

31

media

14. Periksa damper rubber secara visual.

Ganti apabila ia retak-retak atau ada
kerusakan.

*Pastikan untuk memberikan gemuk

pada O-ring dan dust seal.

Damper
rubber

BAIK

TIDAK BAIK

O-ring

TIDAK BAIK

TIDAK BAIK

15. Pasang roda belakang, dengan

mengikuti instruksi pada buku
pedoman reparasi.

Mur

Driven sprocket

Dust seal

Driven flange

32

media

Driven sprocket

Drive sprocket

16. Tautkan rantai roda baru dengan

drive sprocket dan kemudian dengan
driven sprocket.

17. Lingkarkan rantai roda.
Pasang master link dan link penyambung

jenis-clip pada rantai roda.

Dianjurkan bahwa anda menjalankan

tugas-tugas ini pada titik yang dilingkari
merah pada foto di sebelah kanan.

(Bacalah petunjuk pemasangan link

penyambung jenis-clip pada halaman 5).

Master link

Link penyambung jenis-clip

Link plate

Bekerja pada posisi ini
memungkinkan kelancaran
pekerjaan

33

media

18. Pasang fixing plate pada drive

sprocket. Kencangkan baut-baut
dengan torsi yang ditentukan
sementara menjalankan rem
belakang.

34

media

19. Setel kekenduran rantai roda.
(Bacalah hal. 12 untuk cara penyetelan.)

20. Periksa dan setel jarak main

bebas pedal rem.

(Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.)

21. Periksa dan setel titik di mana

lampu rem belakang mulai
hidup.

(Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.)

Contoh: WAVE 125

Tipe GR

Tipe-tipe lain

HOLE CAP

30 – 40 mm
1-3/16 1-9/16 in

30 – 40 mm
1-3/16 1-9/16 in

35

media

22. Pasang drive sprocket cover.

23. Pasang drive chain case (atau drive chain cover).
Pasang dengan benar sehingga tidak ada kontak dengan
rantai roda.

Drive chain case

Oleh karena part ini tidak dapat diperiksa dengan mudah
secara visual, pasanglah drive chain case dengan hati-hati

24. Pasang passenger footpeg holder.

36

media

Gear oil

4. Pelumasan dan pembersihan rantai roda

Pelumasan
Lumasi rantai roda dengan gear oil #80-90 atau
pelumas rantai roda.
Berikan oli atau pelumas terutama pada bagian
dalam dari rantai roda sehingga ia akan menyebar
ke seluruh rantai roda akibat gaya sentrifugal yang
disebabkan oleh rotasi rantai roda.
Sekalah oli atau pelumas yang berlebihan agar tidak
terlempar keluar akibat perputaran rantai roda .
Perhatikan agar oli atau pelumas tidak mengenai
ban dan parts lain.

Pakailah penutup bila perlu agar supaya oli
tidak mengenai ban dan parts lain.

Pelumas rantai roda

Berikan oli atau pelumas pada
masing-masing jarak renggang antara
roller dan plate dan diantara plates.

37

media

Pembersihan
Debu atau kotoran yang menempel pada rantai roda dapat menjadi bubuk
penggosok, yang dengan cepat menimbulkan keausan pada rantai roda.
Jika rantai roda sangat kotor, bersihkan. Kemudian, seka kering dan lumasi dengan
gear oil atau pelumas rantai roda.

Jika kendaraan dipakai tanpa pelumasan pada rantai roda atau
jika kendaraan telah tidak dipelihara untuk jangka waktu lama,
rantai roda mungkin akan berkarat dan sebagian daripadanya
mungkin berkarat pada tempat seperti diperlihatkan pada
gambar di bawah.
Rantai roda dalam kondisi ini dapat putus sewaktu kendaraan
sedang berjalan. Gantilah rantai roda dan sprocket depan dan
belakang.

38

media

Terima kasih Atas Perhatiannya

media

Pemeriksaan, Penyetelan,

dan Penggantian Rantai Roda

dan Sprockets

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 38

SLIDE

Discover more resources for Education