Search Header Logo
PENGERTIAN HAJI DAN DALILNYA - KELAS 5 SMT 2

PENGERTIAN HAJI DAN DALILNYA - KELAS 5 SMT 2

Assessment

Presentation

Religious Studies

5th Grade

Easy

Created by

Noer Hoeda

Used 5+ times

FREE Resource

4 Slides • 6 Questions

1

​A. SEJARAH IBADAH HAJI

Sejarah ibadah haji telah dikenal sejak zaman Nabi Ibrahim As. Beliau beserta putranya Nabi Ismail As. diperintahkan oleh Allah untuk membangun Baitullah. Nabi Ibrahim As. beserta putranya Nabi Ismail membangun Baitullah. Apabila bangunan sudah meninggi, Nabi Ismail As. mengulurkan batu besar yang cukup tinggi. Maka dengan kehendak Allah Swt.Nabi Ibrahim meletakkan kakinya di batu besar itu, maka terlekatlah tapak kaki Nabi Ibrahim As. sebagaimana dapat kita melihatnya di dekat Baitullah. Bekas tapak kaki beliau itulah yang dinamakan Maqam Ibrahim.

Setelah selesai membangun Baitullah, maka Allah Swt. memerintahkan Nabi Ibrahim memanggil umat manusia untuk menunaikan ibadah haji di Baitullah. Setelah itu Nabi Ibrahim naik keJabal Abi Qubais satu gunung yang paling dekat dengan Baitullah dan di sana beliau memanggil dengan nama Allah Swt., "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Tuhan kamu telah membangun satu rumah-Nya bagi kamu, oleh karena itu hendaklah kamu semua tunaikan haji di sana". Nabi Ibrahim menyeru ke kanan dan ke kiri seolah-olah orang mengumandangkan azan. Allah Swt. menyampaikan seruan Nabi Ibrahim As. pada setiap manusia seperti yang terkandung dalam bacaan talbiyah.

2

B. PENGERTIAN IBADAH HAJI


1. Menurut Bahasa

Haji berasal dari bahasa Arab حَجّ yang artinya ziarah atau mengunjungi, menuju, menyengaja suatu tempat.

2. Menurut Istilah

Menurut istilah, haji adalah berkunjung atau berziarah ke Baitullah dengan tujuan melaksanakan ibadah kepada Allah Swt. untuk mendekatkan diri dengan syarat, rukun, dan waktu yang telah ditentukan oleh syariat Islam.

3

media

​DASAR / DALIL IBADAH HAJI

  1. Al-Qur'an (Surat Ali Imran: 97)

media
  1. Hadis Nabi Muhammad, SAW

media

4

​D. KETENTUAN IBADAH HAJI
Hukum Haji
Hukum asal ibadah haji adalah wajib bagi yang mampu namun dalam keadaan tertentu dapat berubah yaitu:
a. Wajib untuk pertama kali dan telah mampu menjalankannya dan bagi orang yang bernadar.
b. Sunah apabila dapat mengerjakan ibadah haji untuk kedua kali dan seterusnya, bagi anak kecil, hamba sahaya.
c. Makruh apabila sudah dilaksanakan sementara masyarakat di sekelilingnya masih hidup serba kekurangan dan butuh bantuan untuk kelangsungan hidup.
d. Haram jika pergi haji dengan niat membuat kerusakan dan keonaran di tanah suci Makkah.

Waktu Haji
Waktu ibadah haji sudah ditentukan syariat Islam dan haji merupakan salah satu ibadah yang telah ditentukan waktunya yaitu bulan Syawal, Zulqa‟dah dan Zulhijah. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 197

media

(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barangsiapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafas), berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat! (QS. Al-Baqoroh [2]: 197)

5

Fill in the Blanks

6

Fill in the Blanks

7

Fill in the Blanks

media image

8

Multiple Choice

Hukum asal ibadah Haji adalah ....

1

sunah

2

wajib

3

makruh

4

haram

9

Multiple Choice

Hukum ibadah haji menjadi sunah jika....

1

baru pertama haji

2

berniat untuk merusak ka'bah

3

haji yang ke dua atau lebih

4

haji dengan niat untuk berdagang

10

Multiple Choice

Perhatikan pernyataan di berikut!

  1. a. Ramadhan

  2. b. Jumadi Akhir

  3. c. Syawal

  4. d. Sofar

  5. e. Dzulqo'dah

  6. f. Muharom

  7. g. Dzulhijjah

  8. Dari pernyataan diatas yang merupakan waktu-waktu ibadah Haji adalah....

1

a, b. c

2

c, d, f,

3

c, e, g

4

e, f, g

​A. SEJARAH IBADAH HAJI

Sejarah ibadah haji telah dikenal sejak zaman Nabi Ibrahim As. Beliau beserta putranya Nabi Ismail As. diperintahkan oleh Allah untuk membangun Baitullah. Nabi Ibrahim As. beserta putranya Nabi Ismail membangun Baitullah. Apabila bangunan sudah meninggi, Nabi Ismail As. mengulurkan batu besar yang cukup tinggi. Maka dengan kehendak Allah Swt.Nabi Ibrahim meletakkan kakinya di batu besar itu, maka terlekatlah tapak kaki Nabi Ibrahim As. sebagaimana dapat kita melihatnya di dekat Baitullah. Bekas tapak kaki beliau itulah yang dinamakan Maqam Ibrahim.

Setelah selesai membangun Baitullah, maka Allah Swt. memerintahkan Nabi Ibrahim memanggil umat manusia untuk menunaikan ibadah haji di Baitullah. Setelah itu Nabi Ibrahim naik keJabal Abi Qubais satu gunung yang paling dekat dengan Baitullah dan di sana beliau memanggil dengan nama Allah Swt., "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Tuhan kamu telah membangun satu rumah-Nya bagi kamu, oleh karena itu hendaklah kamu semua tunaikan haji di sana". Nabi Ibrahim menyeru ke kanan dan ke kiri seolah-olah orang mengumandangkan azan. Allah Swt. menyampaikan seruan Nabi Ibrahim As. pada setiap manusia seperti yang terkandung dalam bacaan talbiyah.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE