Search Header Logo
Evolusi

Evolusi

Assessment

Presentation

Biology

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Irwan Petrus H Simanjuntak

FREE Resource

23 Slides • 1 Question

1

media

KELAS XII-MIA
SMAN 1 KUALUH LEIDONG


Irwan Simanjuntak, S.Pd

EVOLUSI

2

Bab 7 EVOLUSI

3

media

ASAL USUL KEHIDUPAN

Teori Abiogenesis

Teori Biogenesis

Percobaan Spallanzani

Percobaan Pasteur

Teori Kosmozoa

Evolusi Kimia

Evolusi Biologi

Bab 7 Evolusi

4

media

Percobaan Redi

Percobaan
Spallanzani

Percobaan
Pasteur

Bab 7 Evolusi

5

media

Model perangkat
percobaan Miller dan
Urey untuk sintesis
molekul organik secara
abiotik.

Bab 7 Evolusi

Evolusi Kimia

6

media

ASAL USUL PROKARIOT

H2O,
H2,
CH4,
NH3

Monomer
organik

Polimer
organik

(protenoid)

Protobion

Sel

prokariot

purba

ASAL USUL EUKARIOT

Bab 7 Evolusi

Progenot
(sel purba)

7

media

Evolusi Tumbuhan

Alga

Tumbuhan lumut

Tumbuhan paku

Tumbuhan berpembuluh

Evolusi Hewan

Bab 7 Evolusi

8

media

FENOMENA EVOLUSI

Evolusimempelajari sejarah asal usul makhluk hidup dan
keterkaitan genetik antara makhluk hidup satu dengan yang lain

Adaptasi pada kaktus dan belalang.

Seleksi alam terhadap Biston betularia.

Bab 7 Evolusi

9

media

TEORI EVOLUSI

Teori Evolusi Sebelum DarwinTeori skala alami dan teologi
alam

Teori Evolusi Darwin

Bab 7 Evolusi

Iguana laut dan variasi burung
Finch yang ditemukan Darwin di
kepulauan Galapagos.

10

media

Perbandingan Teori Evolusi Darwin, Weismann, dan Lamarck

Teori evolusi Lamarck vs Darwin

(a) Lamarck dan (b) Darwin.

Teori evolusi Weismann vs
Darwin

Weismann menguatkan teori
Darwin, gen untuk leher panjang
jerapah bersifat dominan, gen
untuk leher pendek bersifat
resesif

Teori evolusi Lamarck vs
Weismann

Weismann berpendapat bahwa
perubahan sel tubuh akibat
pengaruh lingkungan tidak
diwariskan kepada
keturunannya, sedangkan
Lamarck berpendapat
sebaliknya

Bab 7 Evolusi

11

media

PETUNJUK EVOLUSI

Fosil

Proses fisika

Proses kimia

Perbandingan Morfologi

Divergensi morfologi dan struktur homolog

Konvergensi morfologi dan struktur homolog

Perbandingan Biokimia

Perbandingan Embriologi

Perbandingan asam nukleat

Bab 7 Evolusi

Fosil laba-laba yang
terperangkap dalam
getah pohon.

12

media

Divergensi morfologi pada
tungkai depan vertebrata.

Konvergensi morfologi pada ikan hiu,

pinguin, dan lumba-lumba.

Bab 7 Evolusi

13

media

Perbandingan
embrio
vertebrata.

Bab 7 Evolusi

14

media

MEKANISME EVOLUSI

Angka laju mutasi
banyaknya gen yang
bermutasi dari seluruh
gamet yang dihasilkan
satu individu suatu
spesies (1:100.000)

Peluang terjadinya
mutasi menguntungkan
= 1:1000

Bab 7 Evolusi

15

media

Frekuensi alel dan frekuensi gen (genotip) populasi

Misalnya:

Alel A membentuk klorofil

Alel a tidak membentuk klorofil (letal)

Jagung homozigot dominan (AA) = 320 batang

Jagung heterozigot dominan (Aa) = 160 batang

Jagung homozigot resesif (aa) = 20 batang

Frekuensi alel A = 800/1000 = 0,8%

Frekuensi alel a = 1 0,8% = 0,2%

Frekuensi genotip AA = 320/500 = 0,64

Frekuensi genotip Aa = 160/500 = 0,32

Frekuensi genotip aa = 20/500 = 0,04

Bab 7 Evolusi

16

media

Prinsip Kesetimbangan Hardy-Weinberg

Frekuensi alel dan genotip suatu populasi selalu konstan dari generasi
ke generasi dengan kondisi sebagai berikut:

• Ukuran populasi harus besar

• Ada isolasi dari populasi lain

• Tidak terjadi mutasi

• Perkawinan acak

• Tidak terjadi seleksi alam

p2 + 2pq + q2

= 1

frekuensi AA frekuensi Aa frekuensi aa

Misalkan p mewakili frekuensi dari suatu alel dan q mewakili frekuensi
alel lainnya, maka

p + q = 1

Hukum Hardy-Weinberg untuk frekuensi alel ganda p + q + r = 1

Bab 7 Evolusi

17

media

Menghitung persentase populasi manusia yang membawa alel
untuk penyakit keturunan

Misalnya:

Frekuensi individu penderita PKU (q2) = 1 tiap 10.000

Frekuensi alel q (resesif) = 0,0001 = 0,01

Frekuensi alel p (dominan) = 1 q = 1 0,01 = 0,99

Frekuensi heterozigot karier

2pq = 2 0,99 0,01

2pq = 0,0198

Berarti sekitar 2% dari suatu populasi manusia membawa alel PKU

Bab 7 Evolusi

18

media

Menghitung frekuensi alel ganda

Frekuensi golongan darah A = 320 orang

Frekuensi golongan darah B = 150 orang

Frekuensi golongan darah AB = 40 orang

Frekuensi golongan darah O = 490 orang

p2IAIA + 2prIAi + q2IBIB + 2qrIBi + 2pqIAIB + r2ii

r2 = frekuensi golongan darah O = 490/1000 = 0,49 r = 0,7

(p + r)2 = frekuensi golongan darah A + O = (320 + 490)/1000 = 0,81

(p + r) = 0,9 p = 0,9 0,7 = 0,2

q = 1 (p + r) = 1 (0,2 + 0,7) = 0,1

Jadi frekuensi alel IA= p = 0,2; frekuensi alel IB = q = 0,1; frekuensi alel i = r =0,7

Frekuensi genotip IAIA = p2= 0,04 Golongan darah A (IAIA) = 0,04 1000 = 40 orang

Frekuensi genotip IBi = 2qr = 2(0,1 0,7) = 0,14 Golongan darah B (IBi) =

0,14 1000 = 140 orang

Bab 7 Evolusi

19

media

Menghitung frekuensi gen tertaut kromosom X

Untuk laki-laki = p + q, karena genotipnya A- dan a-

Untuk perempuan = p2 + 2pq + q2, karena genotipnya AA, Aa, dan aa

Misalnya:

Jumlah laki-laki penderita buta warna (c-) = 8%

Frekuensi alel c = q = 0,08

Frekuensi alel C = p = 1 q = 1 0,08 = 0,92

Frekuensi perempuan yang diperkirakan buta warna (cc) = q2 = (0,08)2 = 0,064

Frekuensi perempuan yang diperkirakan normal (CC dan Cc) = p2 + 2pq =
(0,92)2 + 2(0,92)(0,08) = 0,9936

Bab 7 Evolusi

20

media

Perubahan Perbandingan Frekuensi Gen (Genotip) pada Populasi

• Hanyutan genetik

• Arus gen

• Mutasi

• Perkawinan tidak acak

• Seleksi alam

Bab 7 Evolusi

21

media

SPESIASI

Syarat Terjadinya Spesiasi

• Adanya perubahan lingkungan

• Adanya relung (niche) yang kosong

• Adanya keanekaragaman suatu kelompok organisme

Proses
Spesiasi

Isolasi geografi

Isolasi reproduksi

Bab 7 Evolusi

22

media

Isolasi geografi

Proses
Spesiasi
Simpatri

Proses
Spesiasi
Alopatri

Proses
Spesiasi
Parapatri

Proses
Spesiasi
Peripatri

Bab 7 Evolusi

23

media

Isolasi reproduksi

Bab 7 Evolusi

24

Word Cloud

Apa itu Evolusi

media

KELAS XII-MIA
SMAN 1 KUALUH LEIDONG


Irwan Simanjuntak, S.Pd

EVOLUSI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE