Search Header Logo
KISI-KISI SAS PAH fase E 2024

KISI-KISI SAS PAH fase E 2024

Assessment

Presentation

Religious Studies

10th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Harmonita Yani

Used 5+ times

FREE Resource

14 Slides • 24 Questions

1

media

KISI-KISI SUMATIF AKHIR SEMESTER FASE E

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

​Oleh: Luh Seri Harmonitra Yani, S.Pd.

2

media

3

Pengertian Yajna

Suatu perbuatan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kesadaran untuk melakukan persembahan kepada Hyang Widhi Wasa dan semua ciptaanya secara universal disebut dengan yajña. Dengan demikian, definisi yajña sangat luas tidak terbatas pada satu konsep, karena semua bentuk pemberian, pengorbanan, dan persembahan baik spiritual maupun sosial terkait gerakan kemanusiaan merupakan yajña.
unsur-unsur yang terkandung di dalam yajña
1. Karya (adanya perbuatan).
2. Sreya (ketulus ikhlasan).
3. Budhi (kesadaran).
4. Bhakti (persembahan)

Semua perbuatan yang berdasarkan dharma dan dilakukan dengan tulus ikhlas dapat disebut yajña. Memelihara alam lingkungan juga disebut yajña. Mengendalikan hawa nafsu dan panca indria adalah yajña. Demikian pula membaca kitab suci Weda, sastra agama yang dilakukan dengan tekun dan ikhlas adalah yajña. Saling memelihara, mengasihi sesama makhluk hidup juga disebut yajña. Menolong orang sakit, mengentaskan kemiskinan, menghibur orang yang sedang ditimpa kesusahan adalah yajña

4

Latar belakang manusia melakukan yajña adalah adanya ṛṇa (utang). Dari tri ṛṇa kemudian menimbulkan pañca yajña, yaitu dari dewa ṛṇa menimbulkan dewa yajña dan catur asrama. Dari ṛsī ṛṇa menimbulkan ṛsī yajña, dan dari pitra ṛṇa menimbulkan pitra yajña dan manusa yajña. Semuanya itu memiliki tujuan untuk mengamalkan ajaran agama Hindu sesuai dengan petunjuk Weda, meningkatkan kualitas kehidupan, pembersihan spiritual dan penyucian, serta merupakan suatu sarana untuk dapat menghubungkan diri dengan Tuhan
Ajaran bhakti dalam agama Hindu dimuat pada Atharvaveda XII.1.1. Yajña adalah salah satu penyangga bumi seperti yang tercantum dalam mantra berikut.
Satyaṁ bṛhadṛtamugram dīkṣã tapo brahma Yajñaḥ pṛthīviṁ dhãrayanti,
sã no bhutãsya bhavyasya patyuruṁ lokaṁ pṛthivī naḥ kṛṇotu
Terjemahannya:
Sesungguhnya kebenaran (satya) hukum yang agung,
yang kokoh dan suci (rta), diksa, tapa brata,
Brahma dan juga yajña yang menegakkan dunia semoga dunia ini,
memberikan tempat yang lega bagi kami dan ibu kami sepanjang masa. (Atharvaveda XII.1.1)

5

TIGA KOMPONEN YAJNA

Tri Manggalaning Yadnya adalah tiga kelompok penyelenggara upacara yadnya yang dilaksanakan agar berdasarkan satvika yadnya yaitu dengan hati yang tulus iklas dan tanpa pamrih serta dalam pelaksanaannya dapat dibagi menjadi tiga kelompok yang saling bekaitan yaitu :

6

Multiple Choice

Dalam melaksanakan Yadnya ada tiga komponen penting yang menentukan sukses tidaknya suatu yadnya yaitu: Sadhaka,Sarati,dan yajamana.Ketiga komponenitu di sebut dengan istilah….

1

Tri Pramana

2

Tri Pitaka

3

Tri Sadhana

4

Tri Manggalaning Yadnya

5

Tri Kaya Parisudha

7

Isi dari Bhagavadgītā III.10 secara tegas menjelaskan bahwa dengan karena yajña engkau akan mengembang dan akan menjadi kāmandhuk dari keinginanmu.Sahayajñaḥ prajãḥ sṣṛtvã
Puro’vãca prajãpatiḥ aneṇa
prasaviṣyadhvam eṣa
vo ‘stv iṣṭakãmandhuk
Terjemahannya:
Pada zaman dahulu kala Prajāpati menciptakan manusia
dengan yajña dan bersabda: “dengan ini engkau akan mengembang dan akan menjadi kāmandhuk dari keinginanmu”. (Bhagavadgītā III.10)

8

Multiple Choice

Dalam Kitab Bhagawadgita di sebutkan Pada zaman dahulu kala Prajāpati menciptakan manusia dengan yajña dan bersabda: “dengan ini engkau akan mengembang dan akan menjadi kāmandhuk dari         keinginanmu”. pernyataan ini terdapat dalam Kitab Bhagawadgita bab III sloka…

1

10

2

11

3

12

4

13

5

14

9

Multiple Choice

Secara Kodrat manusia lahir kedunia di ikat oleh tiga hutang yang di sebut Tri Rna dan dari Tri Rna ini menimbulkan pelaksanaan panca Yadnya dari rsi Rna maka muncullah…

1

Dewa Yadnya dengan Rsi Yadnya

2

Rsi Yadnya

3

Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya

4

Rsi Yadnya dan Manusia Yadnya

5

Manusia Yadnya dan Pitra Yadnya

10

KWALITAS YAJNA

Uraian sloka Bhagavad Gita XVII. 11, 12, 13 menguraikan tiga kualitas yajña, yaitu

1. Satwika yajña adalah yajña yang dilaksanakan berdasarkan sradha, lascarya, sastra agama, daksina, mantra, gita, annasewa, dan nasmita;
2. Rajasika yajña adalah yajña yang dilakukan dengan mengharap ganjaran, dan semata-mata untuk kemegahan belaka; dan
3. Tamasika yajña adalah yajña yang dilakukan tanpa aturan (bertentangan), di mana makanan tidak dihidangkan, tanpa mantra dan sedekah, serta tanpa keyakinan dinamakan.

11

Multiple Choice

Yadnya Yang Baik hendaknya di laksanakan sesuai sastra yang ada apabila Yadnya tersebut di laksanakan tanpa mengindahkan petunjuk –petunjuk sastra,mantra,kidung ,suci,daksina dan sradha di sebut…

1

Satwika Yadnya

        

2

  Rajasika Yadnya

3

Tamasika Yadnya     

4

    Sradha Yadnya

          

5

Lascarya Yadnya

12

SYARAT PELAKSANAAN YAJNA

ada tujuh syarat yang wajib dilaksanakan masyarakat Hindu untuk mendapatkan yajña yang sattwika, yaitu
1. Sradha artinya melaksanakan yajña dengan penuh keyakinan;
2. Lascarya artinya yajña yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan;
3. Sastra artinya melaksanakan Yajña dengan berlandaskan sumber sastra, yaitu sruti, smrti, sila acara, dan atmanastusti;
4. Daksina, yaitu pelaksanaan yajña dengan sarana upacara (benda dan uang);
5. Mantra dan gita, yaitu yajña yang dilaksanakan dengan melantunkan lagu-lagu suci untuk pemujaan;
6. Annasewa adalah yajña yang dilaksanakan dengan persembahan jamuan makan kepada para tamu yang menghadiri upacara (atiti yajña); dan
7. Nasmita adalah yajña yang dilaksanakan dengan tujuan bukan untuk memamerkan kemewahan dan kekayaan.

13

Multiple Choice

Yadnya yang di laksanakan dengan penuh keyakinan akan memberikan kepuasan tersendiri di bandingkan dengan tanpa keyakinan, Melaksanakan Yadnya dengan penuh keyakinan di sebut…

1

Sradha

2

Lascarya

3

Sastra

4

Daksina

5

Mantra dan Gita

14

Multiple Choice

Menurut Kitab Bhagawadgita III.13 di sebutkan “makanan yang kita makan, terlebih dahulu di persembahkan kepada Tuhan”. salah satu bentuknya adalah banten saiban ,yang pelaksanaanya di lakukan secara…

1

Naimitika Yadnya.

2

Nitya Yadnya

3

Nitya Yadnya

4

Rajasika Yadnya

5

Waktu waktu tertentu

15

JENIS YAJNA DALAM KITAB SUCI

1.    Kitab Sathapata Brahmana.
Kitab ini merupakan bagian dari Reg Weda, menjelaskan panca yadnya sebagai berikut :

  • Bhuta Yadnya, yaitu yadnya untuk para bhuta

  • Manusa Yadnya, yaitu persembahan makanan untuk sesama manusia.

  • Pitra Yadnya, yaitu persembahan yang ditujukan untuk leluhur ( disebut swadha).

  • Dewa Yadnya, yaitu persembahan kepada para dewa ( disebut swaha ).

  • Brahma yadnya, yaitu yang dilaksanakan dengan mempelajari pengucapan mantram cusi weda.

2. Kitab Manawa Dharmasastra
Kitab Manawa Dharmasastra memberikan penjelasan tentang Panca Yadnya sebagai berikut :

  • Brahma Yadnya, adalah persembahan yang dilaksanakan dengan belajar dan mengajar secara tulus ikhlas.

  • Pitra Yadnya, adalah persembahan tarpana dan air kepada leluhur.

  • Dewa yadnya, adalah persembahan minyak dan susu kepada para dewa.

  • Bhuta Yadnya, adalah pelaksanaan upacara bali untuk butha.

  • Nara Yadnya , adalah penerimaan tamu dengan ramah-tamah.

16

Multiple Choice

Ada berbagai cara dan bentuk persembahan yang di persembahkan kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa.Dalam Kitab Sathapata Brahmana di sebutkan, persembahan yang di laksanakan dengan mempelajari pengucapan ayat-ayat kitab suci Weda di sebut…

1

Bhuta Yadnya

2

Manusia Yadnya

3

Dewa Yadnya

4

Pitra Yadnya

5

Brahma Yadnya

17

Multiple Choice

Upacara Melaspas, Ngenteg linggih dan Pecaruan merupakan contoh pelaksanaan upacara Panca Yadnya yaitu upacara ….

1

Rsi Yadnya dan Manusa Yadnya

2

Dewa Yadnya dan Manusa Yadnya

3

Rsi Yadnya dan Dewa Yadnya

4

Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya.

5

Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya.

18

Multiple Choice

Sebagai salah satu syarat Yadnya yang kita lakukan agar bernilai baik secara kualitas hendaknya kita memberikan persembahan atau sesari kepada Pandita atau Pinandita pemimpin upacara Yadnya. Penghormatan dengan pemberian sesari kepada pemimpin upacara Yadnya disebut dengan ….

1

Daksina.

2

Annasewa.

3

Nasmita.

4

Mantra.

5

Sradha.

19

Multiple Choice

Ramayana berasal dari bahasa Sansekerta, Ramayana berasal dari kata Rama dan Ayana yag berarti…

1

Perjalanan Rama

2

Perbuatan Rama

3

Perlakuan Rama

4

Pengorbanan Rama

5

Kesetiaan Rama

20

Multiple Choice

Ayah Rama adalah Raja Dasaratha dari negeri Ayodya, Sedangkan ibunya adalah Kausalya.Dalam Ramayana di ceritakan bahwa Raja Dasaratha merindukan putranya mengadakan upacara para dewa yang di sebut…

1

Persemedian

2

Korban Suci

3

Putrakama Yadnya

4

Putrasoma Yadnya

5

Persembahyangan

21

Multiple Choice

Nama Sita dalam Ramayana kemungkinan dari Dewi Sita yang pernah di sebutkan dalam Rg Veda sebagai dewi bumi yang memberkati ladang dengan hasil panen yang bermutu, Kata Sita berasal dari bahasa…

1

Bali

2

Jawa

3

Sansekerta

4

Sunda

5

Portugis.

22

Multiple Choice

Cermati penggalan cerita Ramayana di bawah ini!

     Dikisahkan Sang Rama, Laksmana, Hanoman, Sugriwa dan bala tentara pasukan keranya menyerang kerajaan Alengka tempat dimana Dewi Sita disembunyikan oleh raja raksasa Rahwana.Terjadilah kemudian peperangan besar antara Rama yang dibantu oleh Hanoman dan pasukan kera dengan Pasukan Raksasa yang dipimpin oleh Rahwana. Dalam pertempuran yang sangat sengit antara Rama dengan raja raksasa Rahwana, akhirnya Rahwana dapat dikalahkan dan tewas dalam peperangan itu terkena panah sakti Sang Rama. Penggalan cerita Ramayana di atas terdapat dalam bagian …..

1

Kiskinda Kanda.

2

Utara Kanda.

3

Sundara Kanda.

4

Yudha Kanda.

5

Aranyaka kanda

23

Cerita Ramayana

Masyarakat Hindu menerapkan ajaran Weda dengan berbagai cara, baik melalui praktik dalam kehidupanya sebagai bentuk pengamalan ajaran Weda melalui berbagai bentuk simbol-simbol atau niyasa. Simbol-simbol yang terdapat dalam pelaksanaan yajña merupakan realisasi dari ajaran agama Hindu (Weda). Simbol-simbol yang terdapat dalam yajña dapat meningkatkan keheningan hati dan kemantapan keyakinan masyarakat Hindu untuk melaksanakan kegiatan agama yang dianutnya dan terus berkarma tanpa pamrih. Nilai ajaran tersebut dimuat dalam Kitab Rāmāyana melalui tokoh Lakṣmaṇa, Satrughna, dan Śrī Rāmā dalam 7 (tujuh) kanda

  1. Balakanda.

  2. Ayodhyakanda.

  3. Aranyakanda.

  4. Kiskindhakanda.

  5. Sundarakanda.

  6. Yuddhakanda.

  7. Uttarakanda.

24

Multiple Choice

Atas permintaan Bhagawan Wismamitra, prabu Dasarata memerintahkan Rama dan laksamana untuk menjaga pertapaan para Rsi di hutan, akhirnya Sang rama dan Laksamana memenuhi permintaan Bhagawan Wiswamitra sebagai wujud bhaktinya kepada para rsi. Hal ini mencerminkan pelaksanan …

1

Dewa Yajna

2

Manusa Yajna.

3

Rsi Yajna.

4

Pitra Yajna.

5

Bhuta Yajna.

25

Multiple Choice

Penggalan mantra di bawah ini merupakan bagian mantram Tri Sandya bait ....

OM TWAM SIWAH TWAM MAHADEWAH,
ISWARAH PARAMESWARA,
BRAHMA WISNUSCA RUDRASCA,
PURUSAH PARIKIRTITAH,

1

I

2

II

3

III

4

IV

5

V

26

Multiple Choice

Om anugraha amrtadi sanjiwani ya namah swaha” mantran tersebut merupakan mantram....

1

Menghadapi Makanan

2

Yadnya sesa

3

Mulai makan

4

Sesudah makan

5

Persiapan makanan

27

Multiple Choice

Diantara pendapat dan teori yang berkaitan dengan teori-teori masuknya agama Hindu ke Indonesia, teori Brahmana yang paling dapat diterima kebenarannya. Hal ini dilandasi dengan asumsi dan pemikiran bahwa ….

1

Brahmana telah menerima wahyu Tuhan.

2

Brahmana menguasai dan memonopoli segala urusan bidang keagamaan.

3

Brahmana merupakan golongan masyarakat yang ahli dalam bidang keagamaan.

4

Ksatrya, Wesya, dan Sudra tidak tahu menahu urusan keagamaan.

5

Urusan keagamaan hanya menjadi hak dan tanggungjawab golongan Brahmana.

28

Teori Masuknya Hindu di Indonesia

1. Teori Brahmana

Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh para pendeta dan pemimpin agama, atau kasta Brahmana. Teori ini dikemukakan oleh Jacob Cornelis (JC) Van Leur. Teori ini dilandasi dengan penemuan prasasti beraksara Pallawa, dan kaum Brahmana sebagai kaum berpendidikan adalah mereka yang memiliki kemampuan menulis aksara ini. Brahmana juga merupakan kelompok yang mengerti ajaran kitab-kitab suci agama Hindu.

2. Teori Ksatria

Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh para bangsawan dan pemimpin kerajaan, atau kasta Ksatria. Teori ini dikemukakan oleh C. Berg dan L. Moens. Menurut teori ini para Ksatria ini berperan dalam pendirian kerajaan-kerajaan di Indonesia.

3. Teori Waisya

Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh para pedagang yang berdagang di Indonesia, atau kasta Waisa. Teori ini dikemukakan oleh Nicolaas Johannes (N.J.) Krom, seorang ahli sejarah Belanda. Teori ini menyatakan bahwa para pedagang menggunakan angin muson tropis tiap 6  bulan untuk berlayar dari dan ke India. Bukti dari teori adalah adanya Kampung Keling (kampung pedagang India, diambbil dari nama kerajaan Kalinga di India timur), yang ditemukan di kota-kota pesisir.

4. Teori Sudra

Teori ini dikemukakan oleh Van Faber. Ia mengatakan bahwa Agama Hindu dibawa oleh golongan sudra, yangterdiri dari para budak atau kalangan bawah. Kelompok ini diduga melakukan migrasi karena ingin merubah nasib mereka dan akhirnya menyebarkan agama Hindu. Orang-orang Sudra yang merupakan golongan terbawah dalam strata kasta Hindu masuk ke Indonesia untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik

5. Teori Arus Balik

Teori ini menyatakan peran bangsa Indonesia sendiri yang ikut membawa ajaran agama Hindu dari India. Teori ini dikemukakan oleh Georges Coedes. Teori ini menyatakan pedagang dan orang Indonesia lain yang datang ke India kemudian mempelajari ajaran agama Hindu dan menyebarkannya di India.

29

Multiple Choice

Dalam perkembangan sejarah hindu istilah sebutan nama Hindu diambil dari…

1

Nama para Maha Rsi sebagai penulis kitab Suci Weda

2

Nama sungai yang ada di India Barat Daya

3

Nama kitab Suci yang tersebar di India

4

Nama pendiri Agama Hindu.

5

Nama penerima Wahyu

30

Multiple Choice

Pada zaman Brahmana di India aktifitas hidup beragama lebih menonjolkan pada bidang….

1

Filsafat Agama

2

Tattwa Agama

3

Ithiasa

4

Upacara Korban

5

Hukum Rta

31

Multiple Choice

Bukti peninggalan sejarah Hindu di Indonesia yang ada di pulau Kalimantan Timur dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang berbentuk tiang batu/tugu peringatan untuk melaksanakan upacara kurban yang disebut dengan Yupa. Yupa tersebut merupakan peninggalan kerajaan … dengan rajanya yang paling terkenal bernama ….

1

Kutai, rajanya Kudungga

2

Kutai, rajanya Punawarman

3

Kutai, rajanya  Mulawarman

4

Taruma Negara, rajanya Mulawarman

5

Mataram, rajanya Raja Sima

32

Multiple Choice

Menurut data sejarah, bahwa agama Hindu mulai berkembang di indonesia sejak abad…di kerajaan kutai

1

1

2

2

3

3

4

4

5

5

33

Multiple Choice

Peninggalan sejarah agama Hindu dalam bentuk karya sastra seperti pada kakawin sutasoma menguraikan tentang sebuah kekawin dalam bahasa jawa kuno. Kekawin ini terkenal dan nilai ajarannya sampai saat ini masih relevan untuk diterapkan. Nilai yang terkandung dalam kekawin tersebut adalah….

1

Nilai Religius

2

Nilai Bhineka Tunggal Ika

3

Nilai Kreatif

4

Nilai Proaktif

5

Nilai Sensitif

34

Nilai-nilai Peninggalan Sejarah Hindu di Asia

Nilai Religius
Setiap orang dapat memanfaatkan peninggalan sejarah untuk kepentingan agama dalam hal ini sebagai media untuk memuja kemahakuasaan Hyang Widi seperti melalui peninggalan sejarah berupa kuil, candi, dan beberapa bukti peninggalan lainya.
Nilai Binneka Tunggal Ika
Peninggalan sejarah agama Hindu dalam bentuk karya sastra seperti pada Kakawin Sutasoma menguraikan tentang sebuah kakawin dalam bahasa Jawa Kuno. Kakawin ini terkenal dan nilai ajaranya sampai saat ini masih relevan untuk diterapkan, setengah bait dari kakawin ini menjadi motto Nasional Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika (Bab 139.5). Motto atau semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia dikutip dari kitab kakawin Sutasoma.
Nilai Kreatif
Nilai kreatif yang dimaksud adalah setiap orang berperan aktif dan memiliki kemampuan untuk merawat, menjaga, dan melestarikan peninggalan sejarah

35

Multiple Choice

Upaya pelestarian peninggalan sejarah menjadi tanggung jawab semua pihak. Cara untuk menghargai peninggalan bersejarah agar tetap lestari, kecuali....

1

memelihara peninggalan sejarah dengan sebaik-baiknya.

2

melestarikan peninggalan sejarah agar tidak rusak.

3

mencorat-coret benda peninggalan bersejarah.

4

menjaga kebersihan dan keutuhannya.

5

wajib menaati tata tertib yang ada di setiap tempat peninggalan bersejarah.

36

Melestarikan Peninggalan Sejarah Hindu di Asia

a. Upaya pelestarian
Upaya pelestarian peninggalan sejarah menjadi tanggung jawab semua pihak.
Cara untuk menghargai peninggalan bersejarah agar tetap lestari, antara lain:
1. memelihara peninggalan sejarah dengan sebaik-baiknya;
2. melestarikan peninggalan sejarah agar tidak rusak;
3. tidak mencoret-coret benda peninggalan bersejarah;
4. menjaga kebersihan dan keutuhanya;
5. wajib menaati tata tertib yang ada di setiap tempat peninggalan bersejarah;
6. wajib menaati peraturan pemerintah dan tata tertib yang berlaku;
7. menjaga kebersihan dan keindahan sebagai bentuk perlindungan terhadap peninggalan bersejarah.
b. Contoh Upaya Melestarikan
Pelestarian berbagai peninggalan sejarah agama Hindu dapat dilakukan sesuai dengan bentuk dan jenis peninggalanya, yaitu sebagai berikut.
1) Contoh bentuk peninggalan bangunan atau dalam bentuk fisik, cara melestarikannya sebagai berikut
a) menjaga kebersihan bangunan baik di dalam maupun di luar;
b) menjaga dan merawat peninggalan berupa peralatan; dan
c) menjaga dan merawat agar tidak rusak dari kerusakan-kerusakan karena alam atau tangan manusia.
2) Contoh cara melestarikan bentuk peninggalan berupa kesenian, sebagai berikut:
a) ikut berperan aktif dalam kegiatan kesenian dimaksud;
b) menjadikan acara kebanggaan masyarakat setempat;
c) ikut berperan aktif untuk ikut menjadikan ikon wisata;
d) mempromosikan kesenian sebagai muatan lokal di sekolah;
e) ikut mengadakan atau mengikuti festival atau lomba membina kelompok kesenian; dan
f. mendokumentasikan kegiatan kesenian dalam bentuk buku atau rekaman.

37

Multiple Choice

Dinasti Maurya di perkirakan berdiri sekitar tahun 320 SM.peninggalan agama Hindu pada masa kerajaan Maurya kehidupan sangat sejahtera dan harmonis,kerajaanMaurya di dirikan oleh….

1

Candragupta

2

Samudragupta

3

Krisna

4

Mahapatih Gajah Mada

5

Dinasti Han

38

media

Semoga sukses pada Sumatif Akhir Semester nanti.

Sekian dan
Terimakasih
Om Santhi,Santhi,Santhi Om

media

KISI-KISI SUMATIF AKHIR SEMESTER FASE E

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

​Oleh: Luh Seri Harmonitra Yani, S.Pd.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 38

SLIDE