Search Header Logo
TEKS BERITA

TEKS BERITA

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Felis Septia 2

Used 1+ times

FREE Resource

6 Slides • 0 Questions

1


Kebakaran Hebat Menghanguskan Gedung Sekolah di Kota Bandung (1)

Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah gedung sekolah di Kota Bandung pada hari Selasa pagi, mengakibatkan kerugian besar namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 di SMP Negeri 5 Bandung yang terletak di Jalan Merdeka. Api diketahui pertama kali berasal dari ruang laboratorium kimia.Menurut saksi mata, api cepat membesar dan membakar gedung sekolah yang terbuat dari material kayu. Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung segera dikerahkan untuk memadamkan api.Meskipun upaya pemadam kebakaran berhasil membatasi api agar tidak merembet ke gedung-gedung sekitar, gedung sekolah mengalami kerusakan parah. Kebakaran ini juga menyebabkan sebagian besar peralatan dan bahan ajar di laboratorium kimia hancur terbakar.Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Bandung, Budi Santoso, menyatakan bahwa semua aktivitas belajar mengajar di sekolah ini akan ditangguhkan sementara waktu. Pihak sekolah bersama pemerintah setempat sedang mengkaji langkah-langkah untuk memulihkan kondisi sekolah dan memberikan dukungan kepada para siswa yang terkena dampak kebakaran ini.Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim ahli dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama kepolisian setempat sedang melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal kebakaran ini."Kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian materiil yang dialami sekolah ini cukup besar," kata Budi Santoso kepada wartawan setempat.Proses pemulihan dan perbaikan gedung sekolah ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu ke depan. Masyarakat sekitar diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan bantuan kepada sekolah dalam mengatasi dampak dari kebakaran ini.


2

Pembulian Siswa SMP Menghebohkan Sekolah di Surabaya (2)

Kejadian tragis terjadi di SMP Negeri 10 Surabaya saat seorang siswa kelas VII mengalami tindakan pembulian yang menghebohkan, menimbulkan kecaman dari masyarakat dan menyoroti perlunya keamanan di lingkungan sekolah. Insiden ini terjadi pada hari Senin pagi di halaman belakang sekolah, ketika korban sedang beristirahat setelah jam pelajaran pertama.Menurut keterangan saksi mata, korban, yang merupakan seorang anak laki-laki, dikeroyok oleh sekelompok siswa dari kelas yang lebih tinggi. Mereka mengejek korban secara verbal sebelum melakukan kekerasan fisik, termasuk memukul dan menendang.Korban mengalami luka-luka dan trauma berat akibat insiden tersebut. Dia saat ini dirawat di rumah sakit setempat dan akan mendapat pendampingan psikologis.Kepala sekolah, Siti Rahayu, mengutuk keras perbuatan tersebut dan menyatakan bahwa pihak sekolah sedang bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. "Kami mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dan memastikan keamanan seluruh siswa di sekolah ini," ujar Siti Rahayu dala.Polisi setempat telah memulai penyelidikan untuk menangkap semua pelaku dan memastikan keadilan bagi korban serta keluarganya."Kami meminta kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses penyelidikan ini agar kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal," kata Kepala Polisi Surabaya dalam konferensi persnya.Sementara penyelidikan masih berlangsung, sekolah berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada semua siswa dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan untuk menjaga keamanan di sekolah.

3

Teknologi Belajar Mendukung Pembelajaran Efektif di Kalangan Siswa SMA(3)

SMA Tunas Emas di Kota Banyumas telah sukses mengimplementasikan teknologi belajar sebagai bagian dari strategi mereka untuk meningkatkan interaksi antara guru dan siswa serta meningkatkan kualitas pembelajaran di tengah tantangan masa pandemi. Sejak awal tahun ajaran 2023 SMA Tunas Emas telah mengadopsi platform pembelajaran daring yang memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran, menyelesaikan tugas, dan berinteraksi dengan guru secara online.Penggunaan teknologi belajar telah memberikan manfaat signifikan bagi proses belajar mengajar. Guru dapat menyampaikan materi secara lebih interaktif dengan menggunakan video, gambar, dan sumber daya multimedia lainnya untuk memperjelas konsep-konsep yang sulit.Platform ini juga memfasilitasi kolaborasi antara siswa dan guru, baik dalam kelas maupun di luar kelas. Siswa dapat mengajukan pertanyaan, berpartisipasi dalam diskusi daring, dan mendapatkan umpan balik langsung dari guru.Siswa dan orang tua memberikan respons positif terhadap penggunaan teknologi ini karena memberikan fleksibilitas dalam belajar, mempersingkat jarak antara guru dan siswa, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. "Kami mencoba meningkatkan penggunaan teknologi semaksimal mungkin untuk menghadapi perubahan yang akan datang" tutur Edi Suyoko pada 21/3/23 selaku kepala sekolah.

4

Pembulian Terhadap Guru SMP Menghebohkan Sekolah di Jakarta Timur(4)


Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 15 Jakarta Timur diguncang oleh insiden pembulian yang menimpa seorang guru pada hari Rabu siang, memicu kecaman luas dari masyarakat dan menimbulkan keprihatinan akan keamanan di lingkungan pendidik. Kejadian ini terjadi di ruang guru pada saat istirahat di antara jam pelajaran, ketika sekelompok siswa menyerang secara fisik seorang guru wanita berusia 32 tahun. Menurut keterangan saksi mata, para pelaku yang merupakan siswa dari kelas IX ini mulai mengejek guru tersebut dengan kata-kata kasar sebelum melakukan tindakan kekerasan. Mereka memukul dan menendang guru tersebut hingga menyebabkan luka pada bagian kepala dan tubuhnya.uru tersebut mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dia saat ini masih dalam kondisi stabil namun perlu perawatan intensif. Kepala sekolah, Ahmad Syahputra, menyatakan kecaman keras terhadap perbuatan brutal tersebut dan menegaskan bahwa pihak sekolah akan bekerja sama dengan polisi untuk mengungkap pelaku dan menindak tegas mereka sesuai hukum yang berlaku. Kepolisian Jakarta Timur telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini dan menangkap semua pelaku yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut."Kami memastikan bahwa kasus ini akan ditangani secara serius. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan di lingkungan pendidikan," ujar Kepala Polisi Jakarta Timur dalam konferensi persnya. Sementara proses penyelidikan berlangsung, sekolah dan pihak berwenang berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh staf pendidik dan mengambil langkah-langkah preventif yang lebih ketat untuk menjaga keamanan di sekolah.

5

Prestasi Gemilang! Siswa SMA di Jakarta Raih Medali Emas dalam Olimpiade Matematika Internasional(5)

Seorang siswa dari SMA Negeri 1 Jakarta berhasil meraih medali emas dalam ajang bergengsi Olimpiade Matematika Internasional, menandai pencapaian luar biasa bagi sekolah dan Indonesia di kancah internasional.Prestasi tersebut diraih oleh Johan Setiawan, siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Jakarta, dalam kompetisi yang diadakan di Budapest, Hongaria, pada akhir pekan lalu. Johan, yang dikenal sebagai siswa berprestasi dan memiliki minat tinggi dalam matematika sejak duduk di bangku SMP, berhasil menyelesaikan semua soal dalam ujian final dengan sempurna, meraih skor tertinggi di antara peserta dari berbagai negara. Kepala SMA Negeri 1 Jakarta, Bambang Suryadi, menyatakan kebanggaannya atas prestasi Johan dan mengapresiasi kerja kerasnya selama ini dalam mengembangkan kemampuan matematikanya. "Prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah," ujar Bambang dalam konferensi pers.Johan akan diberikan penghargaan oleh pemerintah daerah setempat sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya yang gemilang. Prestasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk lebih giat dalam bidang matematika dan sains."Prestasi Johan Setiawan adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, kita dapat mencapai impian tertinggi kita. Kami bangga memiliki Johan sebagai bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Jakarta," kata Bambang Suryadi.Prestasi gemilang Johan Setiawan dalam Olimpiade Matematika Internasional menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Indonesia untuk terus mengejar impian mereka.

6

Fenomena Kecanduan TikTok Menyita Perhatian Remaja SMP di Seluruh Indonesia (6)

Fenomena kecanduan aplikasi media sosial TikTok semakin merajalela di kalangan remaja SMP di seluruh Indonesia, memicu perhatian dari para orang tua dan pakar pendidikan terkait dampaknya terhadap kesehatan mental dan akademis mereka.Kecanduan TikTok menjadi perhatian serius di kalangan remaja SMP, di mana banyak dari mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton dan membuat video pendek menggunakan aplikasi ini. Menurut survei yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekitar 70% siswa SMP mengakui bahwa mereka menghabiskan minimal 3 jam setiap hari untuk menggunakan TikTok, mengorbankan waktu belajar dan aktivitas lainnya.Psikolog anak, Dr. Anita Siregar, mengungkapkan bahwa kecanduan TikTok dapat menyebabkan gangguan tidur, penurunan konsentrasi, dan meningkatkan tingkat kecemasan pada remaja. Hal ini juga berpotensi memengaruhi performa akademis mereka.Sekolah-sekolah mulai mengadakan sesi edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat dan positif, serta membangun kesadaran akan risiko kecanduan pada remaja. "Kami menghimbau orang tua untuk terlibat aktif dalam pemantauan aktivitas digital anak-anak mereka dan berdiskusi terbuka tentang dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh kecanduan media sosial seperti TikTok," kata Dr. Anita Siregar.Fenomena kecanduan TikTok di kalangan remaja SMP menunjukkan perlunya pendekatan yang holistik dari berbagai pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan penyedia platform media sosial, untuk memastikan penggunaan yang sehat dan positif dari teknologi ini.


Kebakaran Hebat Menghanguskan Gedung Sekolah di Kota Bandung (1)

Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah gedung sekolah di Kota Bandung pada hari Selasa pagi, mengakibatkan kerugian besar namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 di SMP Negeri 5 Bandung yang terletak di Jalan Merdeka. Api diketahui pertama kali berasal dari ruang laboratorium kimia.Menurut saksi mata, api cepat membesar dan membakar gedung sekolah yang terbuat dari material kayu. Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung segera dikerahkan untuk memadamkan api.Meskipun upaya pemadam kebakaran berhasil membatasi api agar tidak merembet ke gedung-gedung sekitar, gedung sekolah mengalami kerusakan parah. Kebakaran ini juga menyebabkan sebagian besar peralatan dan bahan ajar di laboratorium kimia hancur terbakar.Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Bandung, Budi Santoso, menyatakan bahwa semua aktivitas belajar mengajar di sekolah ini akan ditangguhkan sementara waktu. Pihak sekolah bersama pemerintah setempat sedang mengkaji langkah-langkah untuk memulihkan kondisi sekolah dan memberikan dukungan kepada para siswa yang terkena dampak kebakaran ini.Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim ahli dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama kepolisian setempat sedang melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal kebakaran ini."Kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian materiil yang dialami sekolah ini cukup besar," kata Budi Santoso kepada wartawan setempat.Proses pemulihan dan perbaikan gedung sekolah ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu ke depan. Masyarakat sekitar diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan bantuan kepada sekolah dalam mengatasi dampak dari kebakaran ini.


Show answer

Auto Play

Slide 1 / 6

SLIDE