Search Header Logo
Keselamatan Kerja

Keselamatan Kerja

Assessment

Presentation

Chemistry

10th Grade

Easy

Created by

Wirana Feronika Sinambela

Used 5+ times

FREE Resource

15 Slides • 3 Questions

1

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia


Laboratorium adalah tempat atau ruangan yang didalamnya terdapat alat-alat dan bahan-bahan kimia yang digunakan untuk melakukan eksprimen dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Penggunaan bahan kimia dan alat tersebut berpotensi terjadinya kecelakaan kerja. Pada umumnya kecelakan kerja penyebab utamanya adalah kelalaian atau kecerobohan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan cara membina dan mengembangkan kesadaran (attitudes) akan pentingnya K3 di laboratorium.


2

media

Seperti yang telah kita ketahui, bahan-bahan kimia yang biasa terdapat
di laboratorium kimia banyak yang bersifat berbahaya bagi manusia
maupun bagi lingkungan sekitar. Ada yang bersifat mudah terbakar,
beracun, berbau tajam yang berdampak pada kesehatan, merusak
benda-benda di sekitarnya bahkan dapat mematikan makhluk hidup.

​Berikut beberapa simbol kimia

3

media

Simbol

Keterangan

Nama

: Irritant

Lambang

: Xi

Arti

: Bahan yang dapat menyebabkan iritasi, gatal-gatal dan dapat

menyebabkan luka bakar pada kulit.

Tindakan

: Hindari kontak langsung dengan kulit.

Contoh

: NaOH, C6H5OH, Cl2

Nama

: Harmful

Lambang

: Xn

Arti

: Bahan yang dapat merusak kesehatan tubuh bila
kontak langsung dengan tubuh atau melalui
inhalasi.

Tindakan

: Jangan dihirup, jangan ditelan dan hindari kontak

langsung dengan kulit.

Contoh

: Etilen glikol, Diklorometan.

Nama

: Toxic

Lambang

: T

Arti

:Bahan yang bersifat beracun, dapat menyebabkan sakit serius
bahkan kematian bila tertelan atau terhirup.

Tindakan

:Jangan ditelan dan jangan dihirup, hindari kontak langsung

dengan kulit.

Contoh

: Metanol, Benzena.

4

media

Nama : Very Toxic
Lambang : T+
Arti : Bahan yang bersifat sangat beracun dan lebih sangat berbahaya bagi
kesehatan yang juga dapat menyebabkan sakit kronis bahkan kematian.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan tubuh dan sistem pernapasan.
Contoh : Kalium sianida, Hydrogen sulfida, Nitrobenzene dan Atripin.

Nama : Corrosive
Lambang : C
Arti : Bahan yang bersifat korosif, dapat merusak jaringan hidup, dapat
menyebabkan iritasi pada kulit, gatal-gatal dan dapat membuat kulit mengelupas.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan kulit dan hindari dari benda-benda
yang bersifat logam.
Contoh : HCl, H2SO4, NaOH (>2%)

Nama : Flammable
Arti : Bahan kimia yang mempunyai titik nyala rendah, mudah terbakar dengan api
bunsen, permukaan metal panas atau loncatan bunga api.
Tindakan : Jauhkan dari benda-benda yang berpotensi mengeluarkan api.
Contoh : Minyak terpentin.

5

media

Nama : Highly Flammable
Lambang : F
Arti : Mudah terbakar di bawah kondisi atmosferik biasa atau mempunyai titik
nyala rendah (di bawah 21°C) dan mudah terbakar di bawah pengaruh
kelembapan.
Tindakan : Hindari dari sumber api, api terbuka dan loncatan api, serta hindari
pengaruh pada kelembaban tertentu.
Contoh : Aseton dan Logam natrium.

Nama : Extremely Flammable
Lambang : F+
Arti : Bahan yang amat sangat mudah terbakar. Berupa gas dan udara yang
membentuk suatu campuran yang bersifat mudah meledak di bawah kondisi
normal.
Tindakan : Jauhkan dari campuran udara dan sumber api.
Contoh : Dietil eter (cairan) dan Propane (gas).

Nama : Explosive
Lambang : E
Arti : Bahan kimia yang mudah meledak dengan adanya panas atau percikan
bunga api, gesekan atau benturan.
Tindakan : Hindari pukulan/benturan, gesekan, pemanasan, api dan sumber nyala
lain bahkan tanpa oksigen atmosferik.
Contoh : KClO3, NH4NO3, Trinitro Toluena (TNT).

6

media

Nama : Oxidizing
Lambang : O
Arti : Bahan kimia bersifat pengoksidasi, dapat menyebabkan kebakaran
dengan menghasilkan panas saat kontak dengan bahan organik dan bahan
pereduksi.
Tindakan : Hindarkan dari panas dan reduktor.
Contoh : Hidrogen peroksida, Kalium perklorat.

Nama : Dengerous For the Environment
Lambang : N
Arti : Bahan kimia yang berbahaya bagi satu atau beberapa komponen
lingkungan. Dapat menyebabkan kerusakan ekosistem.
Tindakan : Hindari kontak atau bercampur dengan lingkungan yang dapat
membahayakan makhluk hidup.
Contoh : Tributil timah klorida, Tetraklorometan, Petroleum bensin.

Nama : Flammable Solid
Arti : Padatan yang mudah terbakar.
Tindakan : Hindari panas atau bahan mudah terbakar dan reduktor, serta
hindari kontak dengan air apabila bereaksi dengan air dan menimbulkan
panas serta api.
Contoh : Sulfur, Picric acid, Magnesium.

7

Alat - Alat Laboratorium Kimia

8

Erlenmeyer

Erlenmeyer adalah sebuah alat gelas di laboratorium kimia yang digunakan dalam bekerja, penelitan maupun praktik di laboratorium kimia. 


Bentuk labu erlenmeyer seperti labu yang berbentuk kerucut dan memiliki leher dibagian atasnya.


media

9

Tabung Reaksi

Tabung reaksi, adalah peralatan gelas yang umum ada di laboratorium berbentuk tabung sebesar kira-kira jari tangan manusia dewasa, terbuat dari kaca atau plastik, terbuka di bagian atasnya, biasanya alasnya berbentuk huruf-U. Tabung reaksi berfungsi untuk tempat mereaksikan dua larutan/bahan kimia atau lebih, serta sebagai tempat mengembangbiakan mikroba dalam media cair.

media

10

BURET

Buret adalah alat praktikum yang dibuat dari kaca dan digunakan untuk memindahkan cairan kimia dengan ukuran volume tertentuBekerja di laboratorium dengan menggunakan peralatan laboratorium tentu memerlukan keterampilan, ketelitian dan kecermatan

media

11

Pipet Tetes

Pipet tetes merupakan jenis pipet berupa pipa kecil yang terbuat dari kaca atau plastik dan ujung bawahnya meruncing, sedangkan pada ujung atasnya ditutupi oleh karet. Bermanfaat untuk mengambil cairan dengan skala tetesan kecil. 

media

12

Corong Pisah

Corong Pisah digunakan untuk memisahkan dua macam pelarut yang tidak saling bercampur sebagai mana dalam proses ekstraksi cair-cair. Pada proses ekstraksi cair-cair larutan yang akan dipisahkan di gojog terlebih dahulu, kemudian didiamkan beberapa saat sampai masing-masing larutan terpisah

media

13

Gelas Ukur

Gelas ukur adalah peralatan laboratorium umum yang digunakan untuk mengukur volume cairan. Alat ini memiliki bentuk silinder dan setiap garis penanda pada gelas ukur mewakili jumlah cairan yang telah terukur.

media

14

Gelas Kimia

Gelas kimia merupakan sebuah peralatan dasar yang terdapat pada laboratorium kimia dan digunakan dalam banyak proses laboratorium. Gelas kimia (gelas beker) yaitu sebagai tempat mereaksikan bahan, tempat menampung bahan kimia berupa larutan, padatan, pasta ataupun tepung, tempat melarutkan bahan dan tempat memanaskan bahan.

media

15

Multiple Choice

Question image

Digunakan untuk apa aku??

1

Mengukur suhu

2

Menimbang padatan

3

Mengukur volume

4

Mengaduk campuran larutan

16

Multiple Choice

Question image

Siapakah aku??

1

Lampu spiritus

2

Bunsen

3

Buret

4

Kawat kasa

17

Multiple Choice

Question image

Digunakan untuk apa aku???

1

Meletakkan tabung reaksi

2

Mengukur volume larutan

3

Tempat mereaksikan zat kimia

4

Menimbang padatan

18

media

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Laboratorium Kimia


Laboratorium adalah tempat atau ruangan yang didalamnya terdapat alat-alat dan bahan-bahan kimia yang digunakan untuk melakukan eksprimen dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Penggunaan bahan kimia dan alat tersebut berpotensi terjadinya kecelakaan kerja. Pada umumnya kecelakan kerja penyebab utamanya adalah kelalaian atau kecerobohan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan cara membina dan mengembangkan kesadaran (attitudes) akan pentingnya K3 di laboratorium.


Show answer

Auto Play

Slide 1 / 18

SLIDE