

modul
Presentation
•
Education
•
5th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Dian Marlina
FREE Resource
30 Slides • 0 Questions
1
MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA
PENDIDIKAN PANCASILA
Ditulis oleh :
Siera Cleopatra, S.Pd
NIM. 3301022039
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2022
2
Modul Ajar
Norma, Hak dan Kewajiban Warga Negara
Nama
Siera Cleopatra, S.Pd
Jenjang Kelas /
Semester
VII / 2
Asal
Sekolah
SMP Negeri 3 Batang
Mata Pelajaran
Pendidikan Pancasila
Alokasi
Waktu
4 JP x 40 menit (2 x
Pertemuan)
Jumlah Peserta
Didik
32
Profil
Pelajar
Pancasila
•Beriman,
bertakwa kepada
Tuhan yang Maha
Esa dan
berakhlak mulia;
•Bergotong royong
•Mandiri
•Bernalar kritis
•Kreatif
Moda Pembelajaran
Tatap Muka
Fase
D
Elemen/Subelemen
Mata Pelajaran
UUD Negara Republik
Indonesia
Tahun
1945/Norma, Hak dan
Kewajiban
Warga
Negara
Tujuan
Pembelajaran
Pembelajaran 1
7.4.1. Peserta didik mampu menelaah arti penting norma
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
melalui pengamatan pada video dengan baik.
7.4.2. Peserta didik mampu menguraikan macam-macam
norma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara melalui diskusi kelompok dengan detail.
Pembelajaran 2
7.4.3. Peserta didik mampu menampilkan perilaku sesuai
norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara dengan konsisten.
Kata Kunci
Macam Norma, Perilaku Sesuai Norma, Hak dan Kewajiban
3
Deskripsi Umum
Melalui model pembelajaran Problem Based Learning, peserta
didik dapat memecahkan permasalahan terkait arti penting
norma,
mendeskripsikan
macam-macam
norma,
serta
menampilkan
perilaku
sesuai
dengan
norma
dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Model
Pembelajaran
Problem Based Learning dengan metode diskusi
Kegiatan
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran 1:
A.Kegiatan Pendahuluan
•Guru
menyampaikan
salam
dan
mempersiapkan
peserta didik untuk memulai pembelajaran.
•Guru
memberikan
motivasi
dengan
memimpin
bernyanyi lagu profil pelajar Pancasila.
•Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab dan
problem solving mengenai norma dikaitkan dengan
kasus terkini. Guru memberikan apresiasi atas jawaban
peserta didik.
•Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang arti
penting dan macam-macam norma dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
B.Kegiatan Inti
1.Orientasi Masalah
•Guru menampilkan sebuah video terkait pelanggaran
norma
(sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=8ZoE8jYHUKo)
•Peserta
didik
mengamati
fenomena
pelanggaran
terhadap norma tersebut dari video yang disajikan oleh
guru
2.Organisasi Belajar
•Berdasarkan hasil pengamatan video, peserta didik
diminta
untuk
mendiskusikan
hal-hal
berkaitan
dengan
norma
dalam
kehidupan
bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara dengan menjawab pertanyaan
sebagai berikut:
a.Apa tanggapan kamu tentang video tersebut?
b.Apa yang menyebabkan terjadinya peristiwa
tersebut?
c. Jelaskan mengapa dalam kehidupan masyarakat
masih terjadi peristiwa tersebut?
d.Jelaskan
bagaimana
cara
mengatasi
agar
permasalahan tersebut tidak terulang?
•Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri atas 5-
6 orang
•Guru memberikan LKPD kepada peserta didik melalui
google form
4
(Link:https://forms.gle/8KqiGZkLFWrMg8rW6)
3.Penyelidikan Kelompok
•Peserta didik secara berkelompok dibimbing untuk
mencari informasi tentang macam-macam norma dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
beserta contoh penerapan norma tersebut dan sanksi
pelanggarannya.
4.Pengembangan dan Penyajian Hasil
•Peserta didik mengasosiasi data yang ditemukan dari
berbagai sumber yang telah dicari dan mengembangkan
hasil
•Peserta
didik
menunjukkan
hasil
kerja
serta
menyajikannya
dalam
bentuk
presentasi
yang
ditanggapi langsung oleh kelompok lain
•Guru sebagai fasilitator dalam mendampingi diskusi
kelompok serta mengarahkan diskusi agar aktif
5.Analisis dan Evaluasi
•Guru melakukan penilaian dengan instrumen lembar
penyajian dan laporan hasil telaah peserta didik
•Peserta didik mengerjakan kuis untuk mengetahui
tingkat pemahaman mereka terhadap materi melalui
media Quizizz
C.Kegiatan Penutup
•Peserta didik bersama dengan guru menarik sebuah
kesimpulan tentang poin-poin penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran
•Peserta didik diminta untuk melakukan refleksi dengan
dibimbing
guru,
serta
menganalisis
masukan,
tanggapan dan koreksi terkait pembelajaran
•Guru menyampaikan
rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
•Peserta didik bersama dengan guru menyerukan yel-
yel, berdoa dan salam penutup
Kegiatan Pembelajaran 2:
A.Kegiatan Pendahuluan
•Guru
menyampaikan
salam
dan
mempersiapkan
peserta didik untuk memulai pembelajaran.
•Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta
didik untuk bernyanyi lagu profil pelajar Pancasila
•Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab atau
problem solving mengenai norma yang telah dipelajari
sebelumnya
•Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang
menampilkan sikap sesuai dengan norma dalam
5
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
B.Kegiatan Inti
1.Orientasi Masalah
•Guru menampilkan sebuah video tentang perilaku yang
mencerminkan
kataatan
terhadap
sebuah
norma
(sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=tGPYNtTAivQ)
•Peserta didik mengamati fenomena tersebut dari video
yang disajikan oleh guru
2.Organisasi Belajar
•Berdasarkan pengamatan dari video, peserta didik
diminta mendiskusikan tentang :
a.Tindakan apa yang perlu diteladani dari video
tersebut?
b.Mengapa tindakan tersebut patut kita teladani?
c.Apakah keuntungan yang diterima seseorang jika
mematuhi norma?
•Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri atas 5-
6 orang
•Guru membagi LKPD kepada peserta didik
3.Penyelidikan Kelompok
•Peserta didik secara berkelompok dibimbing untuk
menelaah perbuatan yang mencerminkan ketaatan
terhadap norma yang berlaku beserta alasan dan
akibatnya
4.Pengembangan dan Penyajian Hasil
•Peserta didik mengasosiasi data yang ditemukan dan
mengembangkan hasil serta menunjukkan hasil kerja
dalam bentuk laporan
•Peserta didik menyajikannya dalam bentuk presentasi
yang ditanggapi langsung oleh kelompok lain
•Guru sebagi fasilitator dalam mendampingi diskusi
kelompok serta mengarahkan diskusi agar aktif
5.Analisis dan Evaluasi
•Guru melakukan penilaian dengan instrumen lembar
penyajian dan laporan hasil telaah peserta didik
•Peserta didik mengerjakan soal untuk mengetahui
tingkat pemahaman mereka terhadap materi melalui
google form
C.Kegiatan Penutup
•Peserta didik bersama dengan guru menarik sebuah
kesimpulan tentang poin-poin penting yang muncul
6
dalam kegiatan pembelajaran
•Peserta didik diminta untuk melakukan refleksi atas
dengan dibimbing guru, serta menganalisis masukan,
tanggapan dan koreksi terkait pembelajaran
•Guru menyampaikan
rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
•Peserta didik bersama dengan guru menyerukan yel-
yel, berdoa dan salam penutup
Materi Ajar
Unit Pembelajaran 1
•Arti penting norma dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
•Macam-macam norma dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Unit Pembelajaran 2
•Menampilkan perilaku sesuai norma yang berlaku
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.
Alat, Bahan, dan
Media
Pembelajaran
Alat : Laptop, Proyektor, Handphone
Bahan : Bahan ajar berupa video, buku bacaan peserta didik
Media : Power Point, Quizizz, Google Form
Penilaian
1.Tes tertulis:
Pertemuan 1: Soal Pilihan Ganda melalui Quizizz
Pertemuan 2: Soal Uraian melalui Google Form
2.Penilaian keterampilan: Kemampuan dalam presentasi
dan menanggapi
3.Penilaian sikap: Observasi
7
Lampiran
Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
1.Arti Penting Norma
Aturan dalam masyarakat memiliki arti penting bagi terciptanya
ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Norma dalammasyarakt
terbentuk karena ada berbagai perbedaan individu. Sebagai makhluk
individu, manusia memiliki kepribadian, kepentingan, keinginanm
tujuan hidup yang berbeda satu dengan yang lain.
Agar segala perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan
dan ketidaktertiban dalam masyarakat, dibuatlah peraturan atau
norma. Fungsi aturan dalam masyarakat antara lain:
1)Pedoman dalam bertingkah laku
2)Menjaga kerukunan anggota masyarakat
3)Sistem pengendaian social
Dalam kehidupan sosial, pastilah ada norma yang mengatur
kehidupan
tersebut.
Sebagai
makhluk
sosial,
manusia
lahir,
berkembang, dan meninggalkan dunia dalam masyarakat. Setiap
individu berinteraksi dengan individua atau kelompok lainnya. Interaksi
yang dilakukan manusia senantiasa didasari oleh norma yang berlaku
dalam masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan norma melekat dalam kehidupan
bermasyarakat. Norma juga diperlukan untuk mewujudkan dan
menjaga tatanan kehidupan Bersama yang harmonis. Tanpa adanya
norma
maka
akan
terjadi
ketidakteraturan
dalam
kehidupan
bermasyarakat.
Norma dibuat dengan tujuan untuk menciptakan ketertiban
dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut ahi ilmu sosial Soerjono
Soekanto, pembuatan norma adalah “Agar hubungan di dalam suatu
masyarakat dapat berjalan seperti yang diharapkan”. Ketika suasana
keluarga serta masyarakat tertib, maka seluruh orang di keluarga
maupun masyarakat akan damai.
Terdapat beberapa nilai penting norma yang perlu diperhatikan.
Di antaranya nilai penting norma tersebut adalah:
1)Menciptakan ketertiban dan keamanan bersama
2)Mencegah benturan kepentingan antarwarga
3)Membentuk akhlak atau karakter manusia
4)Menjadi petunjuk bagi setiap individu dalam menjalani kehidupan di
masyarakat
5)Mewujudkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara
Maka banyak ahli menyebutkan bahwa nilai penting utama norma
adalah keadilan di masyarakat. Dengan adanya pengaturan dari norma,
setiap orang akan mendapatkan manfaat yang sama atas pengaturan
tersebut. Itulah yang melahirkan keadila bagi semua orang di
masyarakat, sejalan dengan sila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia”.
8
2.Macam - Macam Norma
a.Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang berkenaan dengan
bisikan kalbu dan suara hati nurani manusia. Kehadiran norm aini
bersamaan dengan kelahiran atau keberadaan manusia itu sendiri,
tanpa melihat jenis kelamin dan suku bangsanya. Suara hati Nurani
yang dimiliki manusia selalu mengatakan kebenaran dan tidak akan
dapat dibohongi oleh siapa pun. Suara hati Nurani sebagai suara
kejujuran merupakan yang akan mengarahkan manusia kepada
kebaikan. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki hati nurani tidak
mungkin mengambil dompet seseorang ibu yang jatuh atau tertinggal di
tempat umum. Seorang siswa yang mengikuti suara hati Nurani tidak
mungkin menyontek ketika ulangan karena tahu menyontek itu
perbuatan salah.
b.Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah nora yang berhubungan dengan
pergaulan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Norma kesopanan
bersumber dari tata kehidupan atau budaya yang berupa kebiasaan-
kebiasaan masyarakat dalam mengatur kehidupan kelompoknya.
Manusia sebagai makhluk sosial memiliki kecenderungan berinteraksi
atau bergaul dengan manusia lain dalam masyarakat. Hubungan antar
manusia dalam masyarakat ini membentuk aturan-aturan yang
disepakati tentang mana yang pantas dan mana yang tidak pantas. Ada
perbuatan yang sopan atau tidak sopan, boleh dilakukan atau tidak
boleh dilakukan. Inilah awal mula terbentuk norma kesopanan. Oleh
karena norma ini terbentuk atas kesepakatan bersama, maka
perbuatan atau peristiwa yang sama memungkinkan terbentuk aturan
yang berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang
lain.
c.Norma Agama
Norma agama adalah sekumpulan kaidah atau peraturan hidup
manusia yang sumbernya dari ahyu Tuhan. Penganut agama meyakini
bahwa apa yang diatur dalam norma agam berasal dari Tuhan Yang
Maha Esa, yang disampaikan kepada nabi dan rosulnya untuk
disebarkan kepada umat manusia di dunia. Pemahaman akan sumber
norma agama yang berasal dari Tuhan membuat manusia berusaha
mengendalikan sikap dan perilaku dalam hidup dan kehidupannya.
Setiap manusia harus melakukan perintah Tuhan dan meninggalkan
apa yang dilarang-Nya. Contoh pelaksanaan norma agam misalnya
perintah melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya.
Melanggar norma agama adalah perbuatan dosa sehingga pelaku
pelanggarannya akan mendapatkan sanksi siksaan di neraka. Norma
agama hanya akan dipatuhi oleh orang beragama sehingga orang yang
atheis (tidak percaya pada
Tuhan) tidak akan mentaati dan
mempercayai adanya norma agama.
d.Norma Hukum
Norma hukum adalah peraturan mengenai tingkah laku manusia
dalam pergaulan masyarakat dan dibuat oleh badan-badan resmi
negara serta bersifat memaksa sehingga perintah dan larangan dalam
9
norma hukum harus ditaati oleh masyarakat. Oleh karena itu, dalam
kehidupan sehari-hari apparat penegak hukum, seperti polisi, jaksa,
dan hakim dapat memaksa seseorang untuk menaati hukum dan
memberikan sanksi bagi pelanggar hukum. Norma hukum juga
mengatur kehidupan lainnya, seperti larangan melakukan tindak
kejahatan
dan
pelanggaran,
larangan
melakukan
korupsi,
laranganmerusak
hutan
serta
kewajiban
memelihara
hutan,
dankewajiban membayar pajak. Peraturan tersebut harus dilaksanakan
oleh seluruh warga negara Indonesia. Negara Indonesia merupakan
negara yang melaksanakan norma hukum. Hal itu dapat kita lihat
dalam pasal 1 ayat 3 UUD NRI Tahun 1945 yang berbunyi “Negara
Indonesia adalah negara hukum”. Norma hukum mutlak diberlakukan
disuatu negara. Hal itu untuk menjamin ketertiban dalam kehidupan
bernegara.
Pertemuan 2
3.Perilaku Sesuai Norma
Norma kesusilaan, noma kesopanan, dan norma hukum akan
selaras apabila pelaksanaannya dilandasi dengan nilai-nilai Ketuhanan
Yang Maha Esa. Kehidupan dalam masyarakat tidak akan berjalan
secara selaras dan harmonis apabila masyarakat tidak mematuhi
norma-norma yang berlaku. Manusia sebagai makhluk sosial, hidup
dan berada di tengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi warga dan
anggota masyarakat yang ber- sangkutan. Sudah merupakan kelaziman
bahwa dalam suatu masyarakat ada norma dan aturan yang berlaku.
Norma, dan aturan tersebut wajib ditaati oleh semua anggota
masyarakat.
Ketataan adalah sikap patuh pada aturan yang berlaku.
Kepatuhan harus muncul dari dorongan tanggung jawab sebagai warga
negara yang baik. Bukan disebabkan oleh adanya sanksi atau hadirnya
aparat negara. Sikap taat akan muncul pertama kali dalam diri sendiri
apabila sudah menjadi kebiasaan. Di mana pun berada, tentunya akan
selalu menaati norma yang berlaku. Sikap patuh terhadap norma-
norma yang berlaku dalam kehidupan ber- masyarakat, berbangsa dan
bernegara bukan lahir karena keadaan terpaksa, takut dikenakan
sanksi atau karena kehadiran aparat penegak hukum. Kepatuhan harus
muncul dari dorongan tanggung jawab kalian sebagai warga negara yang
baik.Sikap patuh akan muncul pertama kali dalam diri sendiri apabila
sudah menjadi kesadaran. Kesadaran diri akan arti penting, tujuan dan
fungsi norma dalam kehidupan akan mendorong seseorang terbiasa
untuk mematuhi norma-norma yang berlaku. Munculnya kesadaran diri
untuk patuh pada norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat
harus dibiasakan sejak dini. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika
kalian membina sikap dan budaya sebagai berikut.
a.Budaya malu, yaitu sikap malu jika melanggar aturan. Misalnya,
malu datang terlambat hadir di sekolah.
b.Budaya tertib, yaitu membiasakan bersikap tertib di mana pun
kalian berada. Misalnya, mengikuti antrian sesuai dengan nomor
antrian.
10
c.Budaya bersih, yaitu sikap untuk berkata dan berperilaku jujur dan
bersih dari tindakan-tindakan kotor. Misalnya tidak menyontek
ketika ulangan atau ujian.
Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak ditemukan perilaku
tidak patuh terhadap norma. Ada beberapa penyebab kesadaran
terhadap kepatuhan pada norma-norma dalam kehidupan masih
rendah, yaitu sebagai berikut.
a.Faktor pribadi, yaitu berkaitan atau sifat dan karakter dalam diri
sendiri yang belum memiliki kesadaran berlaku taat aturan.
b.Faktor lingkungan, yaitu pengaruh lingkungan kehidupan baik
keluarga maupun masyarakat yang belum memberikan daya dukung
terhadap pembentukan watak patuh pada aturan. Misalnya, karena
kurangnya perhatian dari orangtua, pergaulan dengan teman sebaya
yang tingkah lakunya kurang baik, atau tinggal di lingkungan yang
kurang teratur dan kumuh.
Suatu norma dalam masyarakat untuk menjadi aturan yang nyata
berlaku perlu melalui proses sosialisasi. Pertama, aturan harus
diketahui oleh anggota masyarakat, melalui pemberitahuan di media
massa, penyuluhan, atau penyebaran infomasi. Selanjutnya peraturan
akan diakui oleh anggota masyarakat, artinya masyarakat akan merasa
memiliki aturan tesebut dan terikat oleh aturan. Tahap selanjutnya
aturan akan dihargai oleh masyarakat. Suatu aturan akan dihargai
apabila masyarakat memahami tentang tujuan dan manfaat norma.
Apabila masyarakat menyadari bahwa aturan tersebut memang
diperlukan dan memiliki manfaat bagi semua orang, maka aturan akan
lebih mudah akan ditaati.
Sumber:
1.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2016.
Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VII.
Jakarta:
Kementerian
Pendidikan
dan
Kebudayaan
Republik
Indonesia.
2.Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik
Indonesia.
2021.
Buku
Siswa
Pendidikan
Pancasila
dan
Kewarganegaraan Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
11
Lembar Kerja Peserta Didik
Pertemuan 1
Petunjuk :
1.Guru membagi peserta didik menjadi 5 kelompok
2.Peserta didik mendiskusikan penugasan terkait macam-macam
norma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
beserta contoh dan sanksi pelanggarannya melalui google form (Link:
https://forms.gle/8KqiGZkLFWrMg8rW6)
3.Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya
Tampilan LKPD pada Google Form:
12
Lembar Kerja Peserta Didik
Pertemuan 2
Kelas
:
Kelompok
:
Nama Anggota
:
Petunjuk :
1.Guru membagi peserta didik menjadi 5 kelompok
2.Peserta didik mendiskusikan penugasan terkait menelaah perbuatan
yang mencerminkan ketaatan terhadap norma yang berlaku beserta
alasan dan akibatnya dengan mengisi tabel berikut!
No.
Perbuatan
Alasan
Akibat
1.
2.
3.
4.
5.
13
Pengayaan dan Remedial
1.Pengayaan
Program pengayaan dilakukan dengan memberikan penugasan
pengerjaan soal-soal latihan dengan materi yang sama tetapi tingkat
kesukaran
lebih
tinggi
sehingga
peserta
didik
akan
dapat
meningkatkan kompetensi pengetahuannya.
2.Remedial
Program remedial dilakukan dengan teknik tutor sebaya yaitu guru
menunjuk salah satu peserta didik yang dinilai memiliki kompetensi
dan pemahaman yang lebih untuk membantu temannya yang masih
belum tuntas dengan cara bertindak seperti guru yaitu menjelaskan
kembali terkait materi pembelajaran.
14
Kisi-Kisi, Intrumen dan Rubrik Penilaian
1.Penilaian Pengetahuan
Pertemuan 1
Mata Pelajaran
: Pendidikan Pancasila
Kelas/Smt
: VII / 2
Fase
: D
Unit Pembelajaran
: Arti Penting Norma, Macam-Macam Norma
No.
Lingkup
Materi
Unit
Pembelajar
an
Indikator
Level
Kognit
if
Nomo
r Soal
Bentuk
Soal
1. Norma,
Hak
dan
Kewajiban
Warga
Negara
•Arti
Penting
Norma
•Macam-
Macam
Norma
•Peserta didik mampu menelaah fungsi norma sebagai
sistem pengendalian social
C 4
1
P G
•Peserta didik mampu menyebutkan sumber dari norma
kesopanan
C 1
2
P G
•Peserta didik mampu menguraikan contoh penerapan
norma agama
C 4
3
P G
•Disajikan sebuah pernyataan peserta didik mampu
mengklasifikasikan ciri-ciri norma kesusilaan
C 2
4
P G
•Disajikan data numerik dalam sebuah tabel peserta didik
dapat
mengidentifkasikan
kasus
pelanggaran
norma
hukum
C2
5
PG
•Peserta didik dapat menyebutkan alat hukum yang
digunakan dalam penegakkan norma hukum
C1
6
PG
15
No.
Lingkup
Materi
Unit
Pembelajar
an
Indikator
Level
Kognit
if
Nomo
r Soal
Bentuk
Soal
•Peserta didik dapat menelaah arti penting norma dalam
menjaga kerukunan anggota masyarakat
C4
7
PG
•Peserta didik dapat menampilkan sikap patuh terhadap
norma
C2
8
PG
•Disajikan sebuah data peserta didik dapat menyusun
proses berlakunya norma menjadi aturan yang berlaku
C3
9
PG
•Peserta didik dapat mengimplementasikan penerapan
norma agama
C3
10
PG
16
Rumusan Soal:
1.Berikut adalah pernyataan yang benar terkait fungsi norma sebagai
pengendalian sosial yaitu …
a.Norma memuat aturan tingkah laku masyarkat dalam pergaulan
sosial
b.Norma mengatur agar perbedaan dalam masyarakat tidak
menimbulkan kekacauan atau ketidaktertiban
c.Tingkah laku anggota masyarakat diawasi dan dikendalikan oleh
aturan yang berlaku
d.Norma merupakan sebuah aturan tertulis yang tegas sanksinya
2.Terdapat
beberapa
norma
dalam
kehidupan
bermasyarakat,
bernegara dan berbangsa. Salah satu dari norma tersebut adalah
norma yang bersumber pada kebiasaan masyarakat dan bersifat
relatif yang disebut dengan norma …
a.norma agama
b.norma kesusilaan
c.norma hukum
d.norma kesopanan
3.Perhatikan gambar berikut:
Gambar di atas merupakan contoh penerapan norma dalam
kehidupan yaitu ….
a.norma kesopanan
b.norma kesusilaan
c.norma agama
d.norma hukum
4.Perhatikan pernyataan berikut :
1)Berkenaan dengan bisikan kalbu
2)Bersumber dari masyarakat
3)Bersifat tegas dan memaksa
4)Sanksinya berupa penyesalan
5)Memiliki keterkaitan dengan norma agama
Yang merupakan ciri-ciri norma kesusilaan ditunjukan nomor ….
a.(1), (2) dan (3)
b.(1), (3) dan (4)
c.(1), (4) dan (5)
17
d.(1), (3) dan (5)
5.Perhatikan data pada tabel berikut!
Berdasarkan data pada tabel di atas menunjukkan bahwa penerapan
norma dalam kehidupan bermasyarakat belum dapat dilaksanakan
dengan baik karena masih banyak terjadi kasus kejahatan yang
merupakan salah satu bentuk pelanggaran pada norma ….
a.kesusilaan
b.kesopanan
c.sosial
d.hukum
6.Dalam sebuah kasus kejahatan tidak memungkinkan masyarakat
setempat dapat memberikan sanksi dan menyelesaikan sendiri
kasus-kasus
tersebut
karena
kasus
kejahatan
merupakan
pelanggaran norma hukum yang dalam penyelesaiannya memerlukan
alat hukum atau aparat penegak hukum yaitu ….
a.kepolisian
b.tokoh agama
c.angakatan militer
d.tokoh adat
7.Sejatinya norma mengatur agar perbedaan dalam masyarakat tidak
menimbulkan
kekacauan
atau
ketidaktertiban.
Hal
tersebut
menandakan bahwa norma memiliki arti penting dalam mewujudkan
keadilan yaitu ….
a.menjadi pedoman dalam bertingkah laku
b.menjaga kerukunan anggota mesyarakat
c.menjadi sistem pengendalian sosial
d.menjamin kesejahteraan masyarakat
8.Sikap patuh terhadap norma yang berlaku dalam kehidupan
bermasyarakat bukan lahir karena keadaan terpaksa melainkan
harus muncul dari ….
a.kesadaran diri
b.pengaruh pemimpin
c.budaya malu
18
d.kebiasaan masyarakat
9.Perhatikan pernyataan berikut:
1)Peraturan akan diakui oleh anggota masyarakat
2)Aturan harus diketahui oleh anggota masyarakat melalui
pemberitahuan, penyuluhan, atau penyebaran informasi
3)Aturan akan mudah ditaati oleh masyarakat
4)Aturan akan dihargai oleh masyarakat
Yang merupakan tahapan proses suatu norma dalam masyarakat
menjadi aturan yang nyata berlaku secara urut ditunjukkan pada
nomor ….
a.(1), (2), (3), (4)
b.(2), (1), (4), (3)
c.(3), (2), (1), (4)
d.(4), (3), (2), (1)
10.Melaksanakan norma agama dapat diwujudkan dengan selalu
melakukan tindakan yang positif. Contoh pelaksanaan norma agama
dalam hidup di masyarakat adalah ….
a.mempelajari semua ajaran agama
b.merayakan hari besar agama dengan pesta yang meriah
c.memeluk agama yang dianjurkan oleh orang lain
d.rajin berdoa dan selalu bersyukur
Kunci Jawaban:
No. Jawaban
No. Jawaban
1.
C
6.
A
2.
D
7.
B
3.
C
8.
A
4.
C
9.
B
5.
D
10.
D
Penilaian:
Pemberian soal di atas dilakukan dengan menggunakan Intelegensi Artifisial
(AI)
dengan
menggunakan
Quizizz
(link
Quizizz:
https://quizizz.com/join?gc=015199 )
19
Pertemuan 2:
Mata Pelajaran
: Pendidikan Pancasila
Kelas/Smt
: VII / 2
Fase
: D
Unit Pembelajaran
: Perilaku sesuai dengan norma
No
Indikator
Level
Kognitif
Nomor
Soal
Bentuk
Soal
1. Peserta didik dapat mendeskripsikan
definisi dari ketaatan terhadap norma
C2
1
Uraian
2. Peserta
didik
dapat
menjelaskan
sumber
dorongan
atas
kepatuhan
terhadap norma
C2
2
Uraian
3. Peserta
didik
dapat
mengonsepkan
budaya
malu
untuk
meningkatkan
kesadaran akan kepatuhan terhadap
norma
C3
3
Uraian
4. Peserta didik dapat menelaah faktor
penyebab
rendahnya
kesadaran
kepatuhan terhadap norma
C4
4
Uraian
5. Peserta
didik
dapat
menguraikan
proses
diterimanya
sebuah
norma
menjadi aturan yang berlaku
C4
5
Uraian
No
Rumusan Soal
1. Jelaskan pengertian dari ketaatan terhadap norma!
2. Kepatuhan terhadap norma harus muncul dari dorongan tanggung
jawab sebagai warga negara yang baik. Jelaskan maksudnya!
3. Salah satu cara untuk membiasakan diri berperilaku sesuai dengan
norma yaitu dengan menerapkan budaya malu. Jelaskan maksudnya!
4. Faktor penyebab rendahnya kepatuhan terhadap norma meliputi
faktor pribadi dan lingkungan. Jelaskan mengenai faktor lingkungan
tersebut!
5. Uraikanlah proses diterimanya sebuah norma menjadi aturan yang
berlaku!
No
Kunci Jawaban
Bentuk
Soal
1. Ketataan adalah sikap patuh pada aturan
yang berlaku
Uraian
2. Kepatuhan harus muncul dari dorongan
tanggung jawab sebagai warga negara yang
baik. Bukan disebabkan oleh adanya sanksi
atau hadirnya aparat negara. Sikap taat
akan muncul pertama kali dalam diri sendiri
apabila sudah menjadi kebiasaan. Di mana
pun berada, tentunya akan selalu menaati
Uraian
20
norma yang berlaku.
3. Budaya
malu,
yaitu
sikap
malu
jika
melanggar aturan
Uraian
4. Faktor
lingkungan,
yaitu
pengaruh
lingkungan
kehidupan
baik
keluarga
maupun
masyarakat
yang
belum
memberikan
daya
dukung
terhadap
pembentukan watak patuh pada aturan.
Uraian
5. Pertama,
aturan
harus
diketahui
oleh
anggota masyarakat, melalui pemberitahuan
di media
massa,
penyuluhan,
atau
penyebaran infomasi. Selanjutnya peraturan
akan
diakui
oleh
anggota
masyarakat,
artinya masyarakat akan merasa memiliki
aturan tesebut dan terikat oleh aturan.
Tahap selanjutnya aturan akan dihargai
oleh masyarakat.
Uraian
Rubrik penilaian:
Pemberian soal di atas dilakukan dengan menggunakan Intelegensi Artifisial
(AI)
dengan
menggunakan
Form
(Link
Form:
https://forms.gle/V33zuqvnP6F6Nsme6)
21
2.Penilaian Keterampilan
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Kelas
: ..........................
Materi
: ..........................
No.
Nama
Peserta
Didik
Kemampuan
Bertanya
Kemampuan
Menjawab
/Berargumentasi
Memberi
Masukan
/Saran
Mengapresiasi
4 3
2 1 4
3
2
1
4 3 2 1 4
3 2 1
1.
2.
3.
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist (✓)
Kategori Penilaian 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang
Skor Perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal
22
3.Penilaian Sikap
Kelas
: ..........................
Hari, Tanggal
: ..........................
Pertemuan Ke- : ..........................
Materi Pokok
: ..........................
No.
Nama
Peserta
Didik
Aspek Penilaian
Bertakwa
Kepada
Tuhan
Yang
Maha Esa
Bergotong
royong
Mandiri
Kreatif
Bernalar
Kritis
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18
19
20
21
22
23
24
25
Skor penilaian menggunakan skala 1-4, yaitu:
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang
dinilai.
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang
dinilai.
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai.
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai.
NormaPenilaian :
Nilai = Skor perolehan X 5
23
Media Pembelajaran
Menggunakan media Power Point, Video, Quizizz, Google Form
Pertemuan 1:
24
25
https orms.gle K i k r g r
26
27
Pertemuan 2:
28
29
30
MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA
PENDIDIKAN PANCASILA
Ditulis oleh :
Siera Cleopatra, S.Pd
NIM. 3301022039
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2022
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 30
SLIDE
Similar Resources on Wayground
24 questions
Materi & Tugas Matematika Kelas 5 Bab 5 Volume Kubus & Balok
Presentation
•
5th Grade
23 questions
Simulasi Psikotes
Presentation
•
KG
22 questions
MATEMATIKA BAB 6 CIRI-CIRI BANGUN DATAR (1) SDN 008 SAMKOT
Presentation
•
5th Grade
22 questions
Materi & Tugas Bahasa Indonesia Tema 7 Subtema 2 Kelas 5C
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Materi dan Tugas Bahasa Indonesia Tema 7 Subtema 2 Kelas 5
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Materi & Tugas IPS Tema 7 Subtema 2
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Sistem Pencernaan Pada Manusia
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Tema 2: está nas túas mans
Presentation
•
5th Grade
Popular Resources on Wayground
6 questions
PRIDE Always and Everywhere
Presentation
•
12th Grade
20 questions
Lab Safety Quiz
Quiz
•
6th Grade
26 questions
KOR Review Kahoot Questions
Quiz
•
8th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
12 questions
Unit Zero lesson 2 cafeteria
Presentation
•
9th - 12th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Riddles Riddles fun Riddles
Quiz
•
6th - 12th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade