

jurnal model 2
Presentation
•
Professional Development
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Hard
Eva Yanti
FREE Resource
8 Slides • 0 Questions
1
MERANCANG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS I MATA
PELAJARAN MATEMATIKA
A.PENDAHULUAN
Sebagai guru Kelas I SDS IT ULUMUDDIN yang mengajar mata pelajaran
Matematika, merasa bahwa konsep Pembelajaran Berdiferensiasi penting untuk diterapkan
ke dalam mata pelajaran dan aktivitas belajar di kelas, khususnya pada materi ” Bilangan
11 sampai 20 .”
Dengan pendekatan berdiferensiasi memungkinkan guru untuk menyesuaikan
metode dan strategi pengajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan belajar
setiap siswa.
Dengan demikan, siswa dapat lebih mudah memahami Bilangan 11 sampai 20
melalui berbagai aktivitas yang menarik dan relevan, sehingga mereka tidak hanya
memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran berdiferensiasi juga membantu menciptakan suasana belajar yang
inklusif, dimana semua siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk berpartisipasi aktif
dalam proses belajar.
KONSEP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi dapat diartikan sebagai sebuah pendekatan
dalam pembelajaran yang melibatkan variasi dari segi konten maupun metode
pembelajaran. Penyajian dengan diferensiasi konten memiliki berbagai manfaat, salah
satunya adalah meningkatkan antusiasme para peserta didik di kelas. Dalam konsep
pembelajaran ini, guru dapat mengubahmateri pelajaran agar sesuai dengan tingkat
pemahaman, minat, dan gaya belajar peserta didik.
Dalam menerapkan konsep Pembelajaran Berdiferensiasi, beberapa contoh konten
diferensisasi diantaranya:
a.Pemilihan bahan bacaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda.
b.Penggunaan video, grafik, atau multimedia untuk mendukung pemahaman.
c.Pemberian proyek atau tugas tambahan untuk peserta didik yang lebih maju.
Konsep
Pembelajaran
Berdiferensiasi
juga
dapat
dilakukan
dengan
mendiferensiasikan proses, diantaranya sebagai berikut :
a.Melibatkan stasiun belajar berupa rotasi aktivitas untuk memenuhi gaya belajar yang
berbeda.
2
b.Mengadakan diskusi kelompok kecil untuk mendukung kolaborasi.Selain itu, konsep
Pembelajaran Berdiferensiasi ini juga dapat dilakukan dengan diferensiasi produk
diantaranya :
a.Menyediakan berbagai pilihan format tugas, seperti laporan tertulis, atau proyek visual.
b.Membiarkan peserta didik menghasilkan karya kreatif yang menunjukan pemahaman
mereka.
c.Menyusun proyek kolaboratif yang melibatkan peserta didik untuk menciptakan produk
bersama.
B.RANCANGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK PELAJARAN
MATEMATIKA KELAS I
Mata Pelajaran
: Matematika
Kelas
I
Topik
: Bilangan 11 - 20
A.Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1.Kelas dibuka dengan salam dan menanyakan kabar pada hari ini.
2.Dilanjutkan dengan membaca do’a, Membaca Surat Al-Fatihah, menyanyikan
lagi Indonesia Raya, dan Membaca Pancasila yang dipimpin oleh seorang peserta
didik.
3.Guru mengabsensi kehadiran peserta didik.
4.Memberikan motivasi berupa tepuk semangat.
5.Melakukan appersepsi{anak-anak apakah kalian bisa berhitung 1 – 20?jika kalian
bisa silahkan menyebutkan?
B.
Kegiatan Inti (50 Menit)
1.Diferensiasi konten :
Peserta didik dan Guru mengenal angka 11 - 20
Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab tentang pengenalan angka
11 – 20.
Guru memberikan contoh menulis angka 11 -20 di papan tulis.
Peserta didik memperhatikan angka yang telah ditulis guru di papan tulis.
Untuk mendapatkan umpan balik dari murid, guru mengajak peserta didik
untuk menunjukan angka yang disebutkan guru di papan tulis.
3
2.Diferensiasi Proses :
Tahapan siswa yang belum bisa penjumlahan sampai 20
Peserta didik dijelaskan oleh guru untuk mengenal angka dan penjumlahan 11 - 20
1.Media pembelajaran potongan - potongan angka 1 – 20
Mengenal angka dengan potongan – potangan kertas yang di tulis angka 11 – 20,
kemudian potongan-potongan angka tersebut ditempel di papan tulis secara acak,
setelah itu siswa diajak siswa maju kedepan untuk memasang potongan-
potongan angka tersebut dengan benar dan bergantian dengan peserta didik yang
lain. Setelah itu guru mengajak peserta didik untuk menulis angka 11-20 yang
benar runtutannyadi buku tulis mereka.
2.Media Pembelajaran Number Match (mencocokan angka)
Pembelajaran penjumlahan guru mengajak peserta didik belajar secara
berkelompok. Kemudian guru dan peserta didik Menyusun meja secara
berhadap-hadapan. Setelah itu guru mencairkan suasana agar menjadi lebih
semangat dengan tepuk anak pintar. Guru menjelaskan serta mencontohkan
pembelajaran penjumlahan dengan media number Match kemudian memilih
angka yang sesuai dengan jumlah bijian yang telah dimasukan ke dalam kotak
media Number Match.
3.Diferensiasi Produk
Peserta didik yang belum mampu mengenal angka dan penjumlahan 11 -
20 dapat mengumpulkan tugas dengan
1.Peserta didik mewarnai banyak benda yang sudah disiapkan oleh guru
2.Peserta didik sambil mengenal angka dan berhitung
3.Peserta didik menggambar banyak benda 11 – 20
4.Peserta didik menulis angka yang benar dengan penjumlahan yang sudah
dihitungnya.
C.KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT )
Peserta didik dengan bimbingan guru diminta untuk memberikan Kesimpulan
materi yang telah di pelajari selama kegiatan pembelajaran berlangsung
menggunakan beberapa atau kalimat.
Guru memeriksa pekerjaan peserta didik yang sudah selesai langsung diperiksa
Memberikan penguatan kepada peserta didik tentang poin penting dalam
pembelajaran tentang mengenal angka 11 -20 dan penjumlahan sebanyak 20.
4
Guru Bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan membaca do’a
mengucapkan salam.
REFLEKSI
Berdasarkan rancangan yang menarapkan konsep diferensiasi tersebut, saya akan mulai
pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdiskusi tentang pengalaman sehari-hari
mereka yang berkaitan dengan berhitung dan penjumlahan 1 – 20. Saya memberikan contoh
sederhana, seperti mengitung jumlah peserta didik di kelas 1, menghitung jumlah guru di SDS
IT ULUMUDDIN, menjumlahkan seluruh jari tangan dengan jari kaki, menjumlahkan jumlah
anak laki-laki dengan anak Perempuan yang ada di kelas 1. Peserta didik diharapkan dengan
antusias berbagi penglaman mereka, seperti saat mereka mengitung jumlah seluruh kursi di
kelas.
Untuk membuat suasana pembelajaran lebih interaktif , saya menggunakan metode
pembelajaran berdiferenisiasi sesuai pemahaman saya sejauh ini. Dalam penerapannya,
diharapkan suasana kelas menjadi sangat hidup ketika masing-masing kelompok mulai
bekerja dengan antusias. Peserta didik saling berdiskusi, bertukar ide, dan berkolaborasi
untuk menghasilkan urutan bilangan yang terbaik mereka. Saya berkeliling ke setiap
kelompok, memberikan bimbingan dan memastikan bahwa setiap peserta didik terlibat aktif
dalam proses pembelajaran. Saya juga memberikan apresiasi atas krativitas mereka, yang
membuat peserta didik semakin termotivasi.
Sebagai penutup, saya mengajak peserta didik untuk merenungkan kembali apa yang
telah mereka pelajari dan bagaimana mereka bisa menerpakan berhitung dan penjumlahan 11-
20 dalam kehidupan mereka. Saya juga akan memberikan tugas rumah kepada mereka untuk
menulis jumlah keluarga mereka, dan jumlah benda yang ada di rumah mereka.
Pembelajaran dengan pendekatan diferensiasi ini tidak hanya membuat peserta didik lebih
memahami penjumlahan 11-20, tetapi juga memberi mereka pengalaman belajar yang
menyenangkan dan bermakna. Pada akhirnya dengan pendekatan yang tepat, penjumlahan 11
– 20 dapat diajarkan dengan cara yang menarik, membuat peserta didik merasa terlibat, dan
pada akhirnya, mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Setelah mempelajari konsep pembelajaran berdiferensiasi, saya banya mendapatkan
pengetahuan baru bahwa dalam mengajar tidak harus menggunakan metode yang selama ini
sudah berlaku secara umum. Tapi kita harus terus belajar agar dapat memberikan pelayanan
pembelajaran yang terbaik untuk peserta didik kita.
5
Tantangan dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi tentu akan muncul. Misalnya,
bagaimana guru khususnya saya sendiri dapat membuat kreativitas dalam menghadirkan
materi-materi pembelajaran yang sesuai dengan peserta didik. Oleh sebab itu, saya harus lebih
jauh belajar tentang cara-cara mengajar dengan pendekatan diferensiasi sehingga saya akan
lebih kreatif dan terampil dalam mengajar dengan pendekatan yang dimaksud di atas.
6
FOTO DOKUMENTASI
Foto 1 : menghadirkan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang
memiliki gaya belajar yang beragam (penjelasan materi dengan metode demostrasi)
Foto 2 : menghadirkan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang
memiliki gaya belajar yang bergam(penjelasan materi dengan media Number Match.
7
Foto 3 : Diferensiasi produk dimana siswa diberikan tugas akhir di penghujung pembelajaran
sesuai dengan kemampuan,minat, dan bakat masing-masing.
Foto 4 : diferensiasi produk dimana siswa diberikan tugas akhir di akhir pembelajaran sesuai
dengan kemampuan, minat, dan bakat masing-masing.
8
UMPAN BALIK
Rancangan pembelajaran dengan menggunakan konsep berdiferensiasi sudah saya lakukan dan
saya terapkan pada mata pelajaran Matematika Kelas. Dari rancangan pembelajaran dan hasil
penerapan, didapatkan sejumlah umpan balik dari rekan guru:
MERANCANG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS I MATA
PELAJARAN MATEMATIKA
A.PENDAHULUAN
Sebagai guru Kelas I SDS IT ULUMUDDIN yang mengajar mata pelajaran
Matematika, merasa bahwa konsep Pembelajaran Berdiferensiasi penting untuk diterapkan
ke dalam mata pelajaran dan aktivitas belajar di kelas, khususnya pada materi ” Bilangan
11 sampai 20 .”
Dengan pendekatan berdiferensiasi memungkinkan guru untuk menyesuaikan
metode dan strategi pengajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan belajar
setiap siswa.
Dengan demikan, siswa dapat lebih mudah memahami Bilangan 11 sampai 20
melalui berbagai aktivitas yang menarik dan relevan, sehingga mereka tidak hanya
memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran berdiferensiasi juga membantu menciptakan suasana belajar yang
inklusif, dimana semua siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk berpartisipasi aktif
dalam proses belajar.
KONSEP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi dapat diartikan sebagai sebuah pendekatan
dalam pembelajaran yang melibatkan variasi dari segi konten maupun metode
pembelajaran. Penyajian dengan diferensiasi konten memiliki berbagai manfaat, salah
satunya adalah meningkatkan antusiasme para peserta didik di kelas. Dalam konsep
pembelajaran ini, guru dapat mengubahmateri pelajaran agar sesuai dengan tingkat
pemahaman, minat, dan gaya belajar peserta didik.
Dalam menerapkan konsep Pembelajaran Berdiferensiasi, beberapa contoh konten
diferensisasi diantaranya:
a.Pemilihan bahan bacaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda.
b.Penggunaan video, grafik, atau multimedia untuk mendukung pemahaman.
c.Pemberian proyek atau tugas tambahan untuk peserta didik yang lebih maju.
Konsep
Pembelajaran
Berdiferensiasi
juga
dapat
dilakukan
dengan
mendiferensiasikan proses, diantaranya sebagai berikut :
a.Melibatkan stasiun belajar berupa rotasi aktivitas untuk memenuhi gaya belajar yang
berbeda.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 8
SLIDE
Similar Resources on Wayground
8 questions
Teacher Training
Presentation
•
Professional Development
3 questions
Presentasi Pelatihan Guru
Presentation
•
Professional Development
8 questions
Risk W16 2024
Presentation
•
Professional Development
6 questions
Asesmen Awal Diklat.co
Presentation
•
Professional Development
6 questions
WORKSHOP
Presentation
•
Professional Development
6 questions
Google Sites dengan Bootsrap
Presentation
•
Professional Development
6 questions
CONTOH SLIDE PRESENTASIl
Presentation
•
Professional Development
7 questions
SEJARAH BENDERA MERAH PUTIH
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
6 questions
PRIDE Always and Everywhere
Presentation
•
12th Grade
20 questions
Lab Safety Quiz
Quiz
•
6th Grade
26 questions
KOR Review Kahoot Questions
Quiz
•
8th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
12 questions
Unit Zero lesson 2 cafeteria
Presentation
•
9th - 12th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Riddles Riddles fun Riddles
Quiz
•
6th - 12th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade