Search Header Logo
Produk Rekayasa Teknologi Tepat Guna

Produk Rekayasa Teknologi Tepat Guna

Assessment

Presentation

Arts

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Yunita Widyastuti

FREE Resource

50 Slides • 0 Questions

1

media
media
media
media

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA, 2022
Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa
untuk SMP/MTs Kelas VII
Penulis: Indra Samsudin, Lissiana Nussifera, Novi Nurhayati
ISBN: 978-602-244-891-4 (jil.1)

Miniatur Dongkrak
Hidrolik

Unit 4

Produk Rekayasa Teknologi Tepat Guna

Bagaimana desain Bagaimana desain

dongkrak hidrolik?dongkrak hidrolik?

2

media

168

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

A. PETA MATERI MINIATUR DONGKRAK
HIDROLIK

Refleksi
dan Evaluasi

3

media

169

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

B. TUJUAN PEMBELAJARAN MINIATUR
DONGKRAK HIDROLIK

1. Tujuan Umum Pembelajaran

Peserta didik mampu menghasilkan rekayasa teknologi tepat guna
melalui identifikasi dan rekonstruksi desain produk. Selanjutnya,
peserta didik menjelaskan keterkaitan antara teori, perakitan, dan teknik
dalam proses produksi. Pada fase ini peserta didik diharapkan mampu
memberikan penilaian produk berdasarkan fungsi dan manfaat secara
tertulis dan lisan.

2. Tujuan Per-elemen:

Observasi dan Eksplorasi

» Menunjukkan karakteristik bahan, alat, dan teknik untuk produk
rekayasa konstruksi sederhana.
» Menentukan bahan alternatif untuk membuat produk rekayasa
konstruksi sederhana.

Desain/Perencanaan

» Membuat desain rancangan produk rekayasa konstruksi
sederhana.
» Menentukan bahan yang ramah lingkungan untuk membuat
produk rekayasa konstruksi sederhana.

Produksi

» Membuat produk rekayasa konstruksi sederhana.
» Mempresentasikan hasil produk rekayasa konstruksi sederhana.

Refleksi dan Evaluasi

» Merefleksikan kegiatan pembuatan produk rekayasa konstruksi
sederhana.
» Mengevaluasi kekuatan dan kelemahan produk rekayasa
konstruksi sederhana yang dibuatnya.

4

media

170

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

C. DESKRIPSI KONSTRUKSI DONGKRAK
HIDROLIK

Gambar 4.1 Miniatur dongkrak hidrolik
Sumber: Novi Nurhayati (2022)

Seorang atlet angkat besi asal Georgia mampu mengangkat beban
265 kg hingga meraih rekor dunia pada tahun 2021. Meskipun demikian,
ia tetap merasa kesulitan apabila harus mengangkat mobilnya sendiri
dalam waktu cukup lama saat akan memperbaiki kendaraannya. Jika
seorang atlet juara dunia saja kesulitan, apalagi orang yang jarang
olahraga. Oleh karena itu, kita dapat memanfaatkan teknologi tepat guna
agar pekerjaan berat yang sulit bagi manusia tetap dapat dilakukan.

Gambar 4.2 Dongkrak hidrolik di bengkel mobil
Sumber: stringfixer.com (2022)

5

media

171

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Teknologi tepat guna dirancang khusus bagi masyarakat disesuaikan
dengan aspek sosial budaya, ekonomi, lingkungan, dan politik. Salah
satu produk teknologi tepat guna adalah dongkrak yang berfungsi
mengangkat beban berat. Dongkrak yang banyak digunakan masyarakat
adalah dongkrak hidrolik.

Dongkrak hidrolik dapat digunakan untuk mengangkat beban ke
posisi yang diinginkan dengan sedikit gaya. Kata hidrolik berasal dari
bahasa Inggris hydraulic yang berarti cairan. Cara kerja dongkrak
hidrolik menggunakan konsep tekanan menurut hukum Pascal, yaitu
tekanan yang diberikan pada satu silinder akan dipindahkan ke silinder
yang lain. Dongkrak hidrolik yang biasa digunakan untuk mengangkat
tangki memiliki ukuran bervariasi, mulai dari kapasitas angkat 1-50 ton.

Untuk mempermudah perbaikan bagian bawah mobil, bagian
badan mobil dapat diangkat menggunakan dongkrak. Fungsi dan jenis
dongkrak mobil bervariasi. Salah satu fungsi utama dongkrak mobil
adalah membantu mengganti ban mobil yang bocor atau kempes. Selain
itu, penggunaan dongkrak membantu proses pengecekan bagian bawah
mobil. Jenis-jenis dongkrak dapat dibagi berdasarkan sistem kerja dan
bentuknya.

1. Jenis Dongkrak Menurut Sistem Kerjanya

Berdasarkan sistem kerjanya, jenis dongkrak terbagi menjadi dua, yaitu
dongkrak mekanik dan hidrolik.

a. Dongkrak Mekanik

Dongkrak mekanik memanfaatkan keuntungan mekanik dari suatu
perangkat seperti sifat ulir sekrup atau roda gigi sebagai penerus gaya.
Saat ulir sekrup ataupun roda gigi diputar, interaksi antara ulir atau
roda gigi lainnya dapat meneruskan dan memperbesar gaya. Pada saat
bersamaan gerak putar roda gigi diubah menjadi gerak lurus pada batang
pengangkat sehingga dapat menghasilkan gaya angkat.

6

media

172

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

a

b

Gambar 4.3 Contoh dongkrak mekanik
Sumber: 4.3.a www.worthpoint.com (2022)
Sumber: 4.3.b www.newequipment.com (2020)

b. Dongkrak Hidrolik

Dongkrak hidrolik memanfaatkan cairan sebagai penerus gaya dan
tekanan. Cara kerja alat ini menerapkan hukum Pascal yang menyatakan,
“Tekanan yang diberikan pada zat cair di dalam suatu wadah tertutup
akan diteruskan ke segala arah dan sama besarnya.”

Gambar 4.4 Dongkrak hidrolik
Sumber: www.bimarentalmobil.com (2020)

7

media

173

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Dongkrak hidrolik terdiri atas dua tabung yang saling terhubung
dengan ukuran diameter berbeda. Kedua tabung tersebut ditutup dan
diisi cairan pelumas. Saat tuas pengungkit diberi gaya, cairan dalam
tabung berdiameter kecil tertekan ke bawah. Tekanan cairan tersebut
didistribusikan ke seluruh bagian dengan sama besar. Akibatnya, cairan
akan menekan tabung yang lebih besar sehingga beban terdorong ke atas.

2. Jenis Dongkrak Menurut Bentuknya

Penggolongan dongkrak selanjutnya terletak pada bentuk dan cara
penggunaannya, namun sistem kerja utamanya tetap menggunakan
prinsip mekanik atau hidrolik.

a. Dongkrak Gunting

Dongkrak gunting disebut juga dongkrak ketupat atau jembatan. Setiap
pembelian kendaraan roda empat baru biasanya disertai dongkrak
gunting. Dongkrak ini termasuk jenis dongkrak mekanik. Kelebihan
dongkrak gunting, yaitu lebih praktis, ringan, murah, dan mudah
perawatannya.

Gambar 4.5 Dongkrak gunting

Cara menggunakan dongkrak gunting terdiri atas beberapa tahapan.
Pertama, letakkan dongkrak pada posisi yang aman dan tepat. Kedua,
pasang tuas pengungkit pada lubang di tepi dongkrak seperti pada gambar

Pengangkat Beban

Pins

Poros
Ulir

Nuts
(Mur)
Lengan
Bawah

Crank/Handle/
Tuas Pengungkit

8

media

174

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

4.5. Ketiga, saat tuasdiputar poros ulir akan ikut berputar mengikuti
putaran tuas dan pada poros ulirnya dihubungkan nuts. Poros ulir dan
nuts akan bekerja seperti sepasang baut dan mur yang dapat bergerak
maju sesuai arah putaran.

Apabila tuas diputar searah jarum jam, gerakan poros ulir
mengakibatkan rangka lengan atas dan bawah saling mendekat
sehingga ketinggian dongkrak berubah. Bertambahnya tinggi dongkrak
mengakibatkan beban di atas penyangga atas terangkat. Apabila tuas
diputar melawan arah jarum jam, gerakan poros ulir mengakibatkan
rangka lengan atas dan bawah saling menjauh sehingga penyangga
beban akan turun.

b. Dongkrak Botol

Dongkrak botol adalah dongkrak hidrolik yang berbentuk seperti botol.
Dongkrak botol juga biasa disertakan pada pembelian kendaraan beroda
empat baru. Dongkrak botol lebih ringan, kecil, dan mudah digunakan
daripada dongkrak gunting. Oleh karena itu, dongkrak ini dapat
mengangkat badan mobil dengan sedikit usaha.

Gambar 4.6 Dongkrak botol
Sumber: wp-cw.ved.carsworld.id (2020)

Dongkrak ini bisa digunakan hanya dengan cara menaikkan dan
menurunkan tuas pengungkitnya. Minyak dalam dongkrak meneruskan
gaya yang kemudian menghasilkan daya angkat. Cara penggunaannya

9

media

175

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

cukup mudah. Pertama, tempatkan dongkrak botol di bawah mobil.
Kedua, ambil tuas pengungkit dan putar ke kanan penuh pada pengunci
hidrolik. Selanjutnya, gerakkan pompa dongkrak dengan cara menaikkan
dan menurunkannya. Untuk menurunkan dongkrak, putar pengunci
hidrolik ke arah kiri.

c. Dongkrak Buaya

Selain dongkrak gunting dan botol, dongkrak buaya juga termasuk jenis
dongkrak hidrolik. Sesuai dengan namanya, dongkrak buaya bentuknya
menyerupai buaya.

Gambar 4.7 Dongkrak buaya
Sumber: jip.gridoto.com (2019)

Dongkrak buaya lebih mudah digunakan daripada jenis dongkrak
hidrolik lainnya. Dongkrak ini dapat digunakan pada semua jenis mobil.
Bentuk dongkrak buaya mirip dengan dongkrak botol. Akan tetapi,
dongkrak jenis ini memiliki roda dalam posisi rebah sehingga lebih
mudah digunakan. Dongkrak buaya dapat digunakan pada posisi miring
ataupun tidak rata.

d. Dongkrak Botol M/Buaya

Sesuai dengan namanya, dongkrak botol M/buaya merupakan perpaduan
antara dongkrak botol dan dongkrak buaya. Dongkrak ini berfungsi lebih
memaksimalkan kinerja dongkrak botol dalam mengangkat beban.

10

media

176

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

Gambar 4.8 Dongkrak botol M/buaya
Sumber: www.monotaro.id (2022)

Salah satu kelebihan dongkrak botol M/buaya adalah kapasitas
angkatnya jauh lebih besar. Dongkrak ini memiliki kapasitas angkat 22­
50 ton. Meskipun demikian, dongkrak ini memiliki beban terlalu berat
sehingga sulit digeser.

Cara menggunakan dongkrak ini sama dengan dongkrak botol atau
buaya, yaitu melakukan penguncian dan memompanya. Jenis dongkrak
ini pada dasarnya sama-sama menggunakan sistem hidrolik.

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

Alokasi Waktu:

Kegiatan pembelajaran 1

= 1 pertemuan

= 2 jam pelajaran x 40 menit

1. Konteks Fungsi Produk

Dongkrak merupakan salah satu produk teknologi tepat guna berupa
alat pengangkat yang berfungsi mengangkat beban ke posisi yang
dikehendaki dengan gaya kecil. Untuk mengganti ban mobil yang

11

media

177

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

kempes, kita membutuhkan alat untuk mengangkat beban mobil yang
berat. Dongkrak dapat memudahkan pekerjaan kita mengangkat mobil
saat akan mengganti ban mobil.

2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:
a. menunjukkan karakteristik bahan, alat, teknik, dan prosedur
pembuatan miniatur dongkrak hidrolik menjadi alternatif terciptanya
produk rekayasa yang kreatif dan inovatif, serta
b. membuat rancangan/dumi rekayasa teknologi tepat guna miniatur
dongkrak hidrolik dengan memperhatikan potensi dan dampak
lingkungan yang siap dikembangkan menjadi model.

3. Langkah-Langkah Pembelajaran 1

Folwchart proses belajar.

a. Pendahuluan
• Kegiatan pembelajaran dimulai dengan salam dan doa bersama.
Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif dalam pelaksanaan
pembelajaran.
• Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik untuk meningkatkan
ketertarikan terhadap materi. Contoh pertanyaan tersebut, yaitu
“Bagaimana mengangkat mobil dengan satu tangan?"
• Peserta didik menyimak penjelasan guru bahwa dongkrak hidrolik
merupakan salah satu produk teknologi tepat guna yang berfungsi
memudahkan mengangkat barang berat. Penjelasan tersebut
dilanjutkan dengan tayangan video, artikel berita, atau melakukan
demonstrasi mengenai dongkrak hidrolik (dimensi bernalar kritis).
• Peserta didik diberikan salah satu contoh kasus yang harus
dipecahkan. Kasus tersebut berkaitan dengan fungsi dongkrak
hidrolik.

Mengeksplorasi
karakteristik bahan, alat,
dan teknik produk rekayasa
konstruksi dongkrak
hidrolik melalui kegiatan
literasi dan diskusi.

Menuangkan hasil
pemahaman tentang
karakteristik bahan, alat, dan
teknik untuk produk rekayasa
konstruksi dongkrak hidrolik
dalam bentuk mind map.

12

media

178

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

Sumber: Fathan Radityasan/ Kompas.com (2021)

Fungsi utama dongkrak adalah mengangkat sebagian bodi mobil. Dongkrak
menjadi perkakas wajib di mobil karena digunakan untuk memeriksa
bagian bawah kendaraan atau mengganti ban yang rusak. Mendongkrak
termasuk pekerjaan yang sulit dilakukan. Oleh karena itu, dongkrak
harus digunakan dengan benar agar usaha kita tidak sia­sia dan tidak ada
komponen mobil yang rusak.

Terdapat tiga jenis dongkrak, yaitu dongkrak berbentuk ketupat,
dongkrak hidrolik, dan dongkrak buaya. Berikut beberapa hal yang perlu
diperhatikan saat menggunakan dongkrak tersebut.

• Setiap pemilik mobil hendaknya mengetahui letak penyimpanan
dongkrak. Selain di bawah jok, dongkrak biasanya disimpan di bagasi
atau dekat ban cadangan.

• Cara penggunaan dongkrak juga harus diperhatikan. Mengencangkan
atau mengendurkan ulir persambungan dongkrak ketupat hendaknya
dilakukan dengan metode putar. Untuk lebih jelas, kita dapat
memeriksa buku panduan yang sudah diberikan oleh pabrikan.

• Posisi dongkrak di dalam mobil harus datar agar stabil. Jangan pernah
memasukkan bagian tubuh ke kolong mobil hanya mengandalkan
dongkrak.

Sumber :Kompas.com. "Jangan Asal, Begini Cara Benar Gunakan Dongkrak"

13

media

179

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

b. Kegiatan Inti

• Peserta didik diminta belajar secara berkelompok.

Contoh Tugas:

• Peserta didik diminta mengeksplorasi karakteristik bahan, alat,
teknik, dan prosedur pembuatan miniatur dongkrak hidrolik di
lingkungan sekitar atau dari hasil pencarian di internet sesuai
dengan petunjuk Tugas Kelompok 1.

• Peserta didik diminta mengidentifikasi karakteristik konstruksi
dongkrak hidrolik sesuai petunjuk pada lembar kegiatan (LK-4.1
terlampir).

• Peserta didik diminta membuat mind map tentang konstruksi
dongkrak hidrolik, baik berdasarkan hasil diskusi maupun
penemuan sendiri.

1. Amatilah dongkrak hidrolik di sekitar kita atau melalui hasil
pencarian di internet.

2. Telitilah lebih jauh tentang jenis, karakteristik bahan, dan
teknik pembuatan miniatur dongkrak hidrolik. Tuliskan hasil
diskusi kelompok dalam LK 4.1.

3. Apa kesan yang kalian peroleh? Kemukakan pendapat kalian
dalam diskusi!

TUGAS KELOMPOK 1
DISKUSI

Buatlah mind map mengenai produk rekayasa tepat guna
dongkrak hidrolik berdasarkan hasil eksplorasi.

TUGAS INDIVIDU
MEMBUAT MIND MAP

14

media

180

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

c. Kegiatan Penutup

• Pada akhir pembelajaran peserta didik diarahkan melakukan
refleksi pembelajaran. Refleksi dapat dilakukan dengan
mengajukan beberapa contoh pertanyaan berikut.
1) Apa yang paling kalian sukai dari kegiatan pembelajaran hari ini?
2) Materi apa yang belum kalian pahami dari pertemuan ini?
3) Hambatan apa saja yang kalian temui saat kegiatan pembelajaran?
4) Apa simpulan pembelajaran pada pertemuan ini?
• Peserta didik diberikan apresiasi karena telah mengikuti
pembelajaran dengan antusias.
• Peserta didik menyimak informasi dari guru mengenai rencana
kegiatan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya. Oleh karena itu,
peserta didik diminta mempelajari materi yang akan dibahas pada
kegiatan pembelajaran 2.
• Peserta didik mengemukakan kesulitan yang dialami selama
kegiatan belajar.
• Guru memberikan motivasi dan solusi terhadap kesulitan yang
dialami peserta didik.

d. Tindak Lanjut

Kegiatan pembelajaran perlu ditindaklanjuti. Kegiatan pembelajaran
yang dinilai sudah berjalan baik perlu dikembangkan lagi. Apabila
kegiatan pembelajaran menunjukkan hasil kurang baik perlu adanya
upaya perbaikan dan penanganan khusus. Tindak lanjut bagi peserta
didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan melalui kegiatan
remedial. Adapun tindak lanjut bagi peserta didik dengan kecepatan
belajar tinggi dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan pengayaan.

e. Kegiatan Pembelajaran Alternatif

Kegiatan pembelajaran alternatif dapat diterapkan jika pelaksanaan
kegiatan pembelajaran utama terhambat. Sebagai contoh, jika peserta
didik kesulitan membuat mind map, maka guru dapat menggantinya
menggunakan peta konsep atau jurnal sederhana. Jika peserta didik
kesulitan saat melakukan observasi dan eksplorasi konstruksi dongkrak
hidrolik, maka guru dapat mengubah objek observasi pada konstruksi
lain, misalnya dongkrak mekanik, alat pemotong kuku, atau alat pelontar
bola (catapult) yang ada di lingkungan sekitar.

15

media

181

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

4. Penilaian/Asesmen

a. Ketercapaian pembelajaran dinilai menggunakan dua asesmen
berikut.

• Asesmen individu

• Asesmen kelompok

b. Jenis Asesmen

Kompetensi yang dinilai:

• Proyek.

• Lisan, saat mendiskusikan bahan alam lunak, jenis,
karakteristiknya, dan teknik pembuatannya.

• Tertulis, saat membuat mind map.

c. Kriteria Penilaian

• Penilaian sikap.

• Penilaian keterampilan.

• Penilaian pengetahuan.

5. Refleksi Kegiatan Pembelajaran 1

a. Apa yang telah dikuasai peserta didik dan kegiatan pengayaan yang
diberikan?

b. Apa yang belum dikuasai peserta didik dan kegiatan yang harus
dilatihkan kembali?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 dan 3

Alokasi Waktu:

Kegiatan pembelajaran 2 dan 3

= 2 pertemuan

= 4 jam pelajaran x 40 menit

16

media

182

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

1. Konteks Fungsi Produk

Dongkrak hidrolik merupakan salah satu produk teknologi tepat guna
berupa alat yang berfungsi mengangkat beban ke posisi yang dikehendaki
dengan gaya kecil. Dongkrak hidrolik menggunakan sistem hidrolik
berupa cairan fluida untuk meneruskan gaya sehingga dapat mengangkat
bodi mobil. Untuk membuat miniatur dongkrak hidrolik, diperlukan desain
yang tepat agar miniatur dongkrak hidrolik dapat berfungsi dengan baik.

2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2 dan 3

Peserta didik mampu membuat rancangan/dumi rekayasa teknologi tepat
guna miniatur dongkrak hidrolik dengan memperhatikan potensi dan
dampak lingkungan yang siap dikembangkan menjadi model.

3. Langkah-Langkah Pembelajaran 2 dan 3

Flowchart proses belajar.

a. Pendahuluan

• Peserta didik diberikan motivasi untuk rajin belajar.

• Peserta didik diajak melakukan ice breaking untuk meningkatkan
semangat sebelum pembelajaran.

• Peserta didik menerima alat dan media pembelajaran yang akan
digunakan pada kegiatan pembelajaran ini.

• Pada kegiatan awal peserta didik menyimak video, kutipan berita,
dan demonstrasi atau simulasi mengenai pentingnya dongkrak
untuk mengangkat badan mobil.

Melakukan kajian literasi
dan diskusi tentang desain
rancangan miniatur
dongkrak hidrolik.

Membuat gambar desain
rancangan produk
rekayasa konstruksi
miniatur dongkrak
hidrolik.

Menyusun jadwal
pembuatan dongkrak
hidrolik.

17

media

183

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

• Peserta didik melakukan kegiatan yang mendorong munculnya
gagasan untuk membuat desain miniatur dongkrak hidrolik
(dimensi bernalar kritis).

b. Kegiatan Inti

• Peserta didik menyusun jadwal pembuatan miniatur dongkrak
hidrolik.

• Peserta didik diminta membentuk kelompok belajar.

• Peserta didik mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai
sumber sebagai bahan referensi membuat gambar desain miniatur
dongkrak hidrolik.

• Peserta didik membuat gambar desain miniatur dongkrak hidrolik
berdasarkan hasil observasi dan eksplorasinya.

• Peserta didik diminta menyusun jadwal pengerjaan proyek miniatur
dongkrak hidrolik sesuai petunjuk lembar kegiatan 4.2. (LK 4.2)

Contoh Tugas:

1. Amatilah konstruksi dongkrak hidrolik pada gambar berikut.

Sumber: www.bimarentalmobil.com (2020)

2. Buatlah desain miniatur dongkrak hidrolik. Tuliskan hasil
diskusi kelompok dalam LK 4.2.

3. Apa kesan yang kalian peroleh? Kemukakan pendapat kalian
dalam forum diskusi kelas.

TUGAS KELOMPOK 2
DISKUSI

18

media

184

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

c. Kegiatan Penutup

• Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi
pembelajaran. Kegiatan refleksi dapat dilakukan dengan
mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut.
1) Pengalaman apa yang kalian sukai dari kegiatan pembelajaran
pada pertemuan ini?
2) Apa yang belum kalian pahami dari kegiatan pembelajaran
pertemuan ini?
3) Apa hambatan yang kalian hadapi dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran hari ini?
4) Bagaimana simpulan kegiatan pembelajaran pada pertemuan ini?
• Peserta didik diminta mengajukan pertanyaan mengenai materi
yang belum dipahami. Selanjutnya, peserta didik diminta
mempelajari materi pada pertemuan selanjutnya.

• Peserta didik diberikan apresiasi karena telah mengikuti
pembelajaran dengan antusias.

• Peserta didik bersama guru melakukan evaluasi bersama mengenai
pembelajaran pada pertemuan ini.

d. Tindak Lanjut

Tindak lanjut bertujuan untuk memperbaiki dan mengevaluasi hasil
pembelajaran. Tindak lanjut terhadap peserta didik dengan kesulitan
belajar dapat dilakukan guru dengan memberikan pembelajaran
remedial, bimbungan, atau bantuan khusus. Sementara itu, tindak lanjut
terhadap peserta didik dengan kecepatan belajar tinggi dilakukan dengan
memberikan pengayaan. Oleh karena itu, tindak lanjut penanganan
belajar perlu memperhatikan tingkat pemahaman tiap-tiap peserta didik.

e. Kegiatan Pembelajaran Alternatif

Apabila kegiatan pembelajaran utama tidak dapat dilaksanakan karena
beberapa alasan, guru dapat menggantinya dengan kegiatan pembelajaran
alternatif. Kegiatan pembelajaran alternatif dapat dilakukan dengan
meminta peserta didik mengganti gambar dongkrak hidrolik menjadi
objek desain lain, seperti alat pemotong kuku atau alat pelontar bola
(catapult). Guru juga dapat memberikan tabel jadwal pembuatan proyek
apabila peserta didik kesulitan membuat jadwal pembuatan proyek
miniatur dongkrak hidrolik.

19

media

185

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

4. Penilaian/Asesmen

a. Ketercapaian pembelajaran menggunakan dua asesmen berikut.

• Asesmen individu.

• Asesmen kelompok.

b. Jenis asesmen

Kompetensi yang dinilai:

• Proyek.

• Lisan, saat mendiskusikan konstruksi bangunan, jenis,
karakteristiknya, dan teknik pembuatannya.

• Tertulis, desain konstruksi dongkrak hidrolik.

c. Kriteria penilaian

• Penilaian sikap.

• Penilaian keterampilan.

• Penilaian pengetahuan.

5. Refleksi Kegiatan Pembelajaran

a. Apa yang telah dikuasai peserta didik dan kegiatan pengayaan yang
diberikan?

b. Apa yang belum dikuasai peserta didik dan kegiatan yang harus
dilatihkan kembali?

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN 4, 5, DAN 6

Alokasi Waktu:

Kegiatan pembelajaran 4, 5, dan 6

= 3 pertemuan

= 6 jam pelajaran x 40 menit

20

media

186

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

1. Konteks Fungsi Produk

Dongkrak hidrolik merupakan salah satu produk teknologi tepat guna
berupa alat untuk mengangkat beban ke posisi yang dikehendaki dengan
gaya yang kecil. Dongkrak hidrolik menggunakan sistem hidrolik, yaitu
cairan dalam ruang tertutup untuk meneruskan gaya agar mempermudah
pengangkatan bodi mobil. Untuk membuat miniatur dongkrak hidrolik,
diperlukan pemilihan alat dan bahan yang tepat serta konstruksi yang
sesuai agar miniatur dongkrak hidrolik dapat berfungsi dengan baik.

2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 4, 5, dan 6

Peserta didik mampu membuat rancangan/dumi rekayasa teknologi tepat
guna miniatur dongkrak hidrolik dengan memperhatikan potensi dan
dampak lingkungan yang siap dikembangkan menjadi model.

3. Langkah-langkah Pembelajaran 4, 5, dan 6

a. Pendahuluan

• Transisi, salam, dan doa.

• Pada kegiatan awal peserta didik memperhatikan tampilan
contoh gambar desain miniatur dongkrak hidrolik. Selanjutnya,
guru merancang kegiatan yang mendorong munculnya gagasan
dan keterampilan peserta didik untuk membuat miniatur
dongkrak hidrolik (dimensi bernalar kritis).

b. Kegiatan Inti

• Guru meminta peserta didik belajar secara berkelompok untuk
membuat konstruksi miniatur dongkrak hidrolik sesuai jadwal
pengerjaan proyek yang telah dibuat.

• Peserta didik melakukan prosedur pembuatan miniatur
dongkrak hidrolik sesuai dengan desain dan jadwal proyek yang
telah dibuat pada pertemuan sebelumnya sebagai alternatif
menciptakan produk rekayasa yang kreatif dan inovatif. (LK 4.3
terlampir)

21

media

187

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

• Peserta didik melakukan presentasi hasil produk rekayasa
konstruksi miniatur dongkrak hidrolik.

c. Kegiatan Penutup

• Pada kegiatan penutup peserta didik diminta melakukan refleksi
pembelajaran dengan menggunakan beberapa pertanyaan
berikut.

1) Materi apa yang belum kalian pahami pada kegiatan
pembelajaran ini?
2) Apa saja hambatan yang ditemui saat melaksanakan kegiatan
pembelajaran ini?
3) Bagaimana simpulan kegiatan pembelajaran ini?
• Peserta didik menyimak informasi dari guru mengenai rencana
kegiatan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

• Peserta didik dan guru menutup pelajaran dengan berdoa
bersama.

d. Tindak Lanjut

Tindak lanjut pembelajaran berguna untuk memberikan penanganan
atas hasil evaluasi pembelajaran. Tindak lanjut terhadap peserta didik
dengan kesulitan belajar dapat dilakukan melalui kegiatan remedial
atau bimbingan khusus (scaffolding). Adapun tindak lanjut bagi peserta
didik dengan kecepatan belajar tinggi adalah memberikan pengayaan.

e. Kegiatan Pembelajaran Alternatif

Kegiatan pembelajaran alternatif digunakan saat guru/peserta didik tidak
dapat melaksanakan kegiatan belajar utama karena beberapa alasan.
Jika peserta didik kesulitan membuat miniatur dongkrak hidrolik, maka
guru dapat mengganti dengan produk miniatur dongkrak mekanik,
alat pemotong kuku, alat pelontar bola (catapult) atau miniatur jenis
lainnya. Jika peserta didik kesulitan dalam melakukan presentasi
produk miniatur dongkrak hidrolik secara luring, maka peserta didik
diperbolehkan presentasi secara daring. Pada umumnya prosedur pada
kegiatan pembelajaran alternatif sama dengan pembelajaran utama.

22

media

188

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

4. Penilaian/Asesmen

a. Ketercapaian pembelajaran dinilai menggunakan dua asesmen
berikut.

• Asesmen individu.

• Asesmen kelompok.

b. Jenis Asesmen

Kompetensi yang dinilai:

• Proyek.

• Lisan, saat mendiskusikan konstruksi bangunan, jenis,
karakteristiknya, dan teknik pembuatannya.

c. Kriteria Penilaian

• Penilaian sikap.

• Penilaian keterampilan.

• Penilaian pengetahuan.

5. Refleksi Kegiatan Pembelajaran 4, 5 dan 6

a. Apa yang telah dikuasai peserta didik dan kegiatan pengayaan yang
diberikan?

b. Apa yang belum dikuasai peserta didik dan kegiatan yang harus
dilatihkan kembali?

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 dan 8

Alokasi Waktu:

Kegiatan pembelajaran 7 dan 8 = 2 pertemuan

= 4 jam pelajaran x 40 menit

23

media

189

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

1. Konteks Fungsi Produk

Dongkrak hidrolik merupakan salah satu produk teknologi tepat guna
berupa alat yang berguna mengangkat beban ke posisi yang dikehendaki
dengan gaya kecil. Dongkrak hidrolik menggunakan sistem hidrolik, yaitu
cairan dalam ruang tertutup untuk meneruskan gaya. Tujuannya agar
mempermudah pengangkatan bodi mobil. Miniatur dongkrak hidrolik
dapat dijadikan bahan presentasi produk teknologi tepat guna yang
dapat memudahkan pekerjaan manusia serta memberikan keuntungan
mekanis.

2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 7 dan 8

Peserta didik mampu memberikan penilaian produk rekayasa teknologi
tepat guna karya teman sendiri ataupun dari sumber lain. Selanjutnya,
peserta didik merefleksikan terhadap karya ciptaannya berdasarkan
fungsi dan nilai guna yang dihasilkan secara lisan dan tertulis, visual,
serta virtual.

3. Langkah-langkah Pembelajaran 7 dan 8

a. Pendahuluan

Pada kegiatan awal peserta didik memperhatikan tampilan foto atau
menyaksikan video pembuatan miniatur dongkrak hidrolik. Guru
merancang kegiatan yang mampu mendorong munculnya gagasan
dan keterampilan peserta didik untuk melakukan refleksi dan evaluasi
pembuatan miniatur dongkrak hidrolik (dimensi bernalar kritis).

b. Kegiatan Inti

Peserta didik membuat laporan pembuatan konstruksi miniatur
dongkrak hidrolik sesuai jadwal pengerjaan proyek yang telah dibuat
sebelumnya. Selanjutnya, peserta didik memberikan penilaian produk
rekayasa teknologi tepat guna karya teman sendiri ataupun dari sumber
lain dengan merefleksikan terhadap karya ciptaannya berdasarkan
fungsi dan nilai guna yang dihasilkan secara lisan dan tertulis, visual,
maupun, ataupun virtual.

24

media

190

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

c. Kegiatan Penutup

Pada akhir kegiatan, peserta didik akan melakukan apresiasi, refleksi
diri, dan menyimpulkan hal-hal yang telah dipelajari selama proses
kegiatan mengenal teknologi tepat guna konstruksi dongkrak hidrolik.

» Peserta didik diberikan apresiasi terkait perubahan sikap peserta
didik yang aktif terlibat dalam kegiatan diskusi.
» Pada akhir kegiatan guru dapat meminta peserta didik
menyebutkan satu kata yang menggambarkan proses
pembelajaran peserta didik pada pertemuan ini. Kegiatan ini
dilakukan secara bersama-sama.
» Peserta didik menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran.
Peserta didik diminta menyimpulkan materi yang telah dipelajari
pada pertemuan ini. Selanjutnya, guru memberikan motivasi
agar peserta didik tekun belajar dan menyiapkan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.

4. Penilaian/Asesmen

a. Ketercapaian pembelajaran dinilai menggunakan asesmen
berikut.

• Asesmen individu.

• Asesmen kelompok.

b. Jenis Asesmen

Kompetensi yang dinilai:

• Proyek.

• Lisan, saat mendiskusikan konstruksi bangunan, jenis,
karakteristiknya, dan teknik pembuatannya.

c. Kriteria Penilaian

• Penilaian sikap.

• Penilaian keterampilan.

• Penilaian pengetahuan.

25

media

191

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

5. Refleksi Kegiatan Pembelajaran

a. Apa yang telah dikuasai peserta didik dan kegiatan pengayaan yang
diberikan?

b. Apa yang belum dikuasai peserta didik dan kegiatan yang harus
dilatihkan kembali?

H. LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK

1. Lembar Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan Pembelajaran 1

LEMBAR KEGIATAN 4.1 (LK 4.1)

Identifikasi Konstruksi Dongkrak Hidrolik

Nama

:

Kelompok :

Kelas

:

Tujuan kegiatan:

Mengidentifikasi konstruksi dongkrak hidrolik.

Langkah Kerja:

1. Sebuah mobil travel jurusan Bandung-Bogor melaju di jalan tol.
Tiba-tiba salah satu ban mobil tersebut bocor. Akibatnya, mobil
tidak dapat melaju dengan stabil. Tidak ada tempat tambal ban
di jalur jalan tol. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh sopir travel
tersebut agar mobil dapat kembali melaju dengan stabil?

Jawaban: . . . .

26

media

192

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

2. Lakukan beberapa kegiatan berikut.

a. Amatilah konstruksi dongkrak hidrolik pada gambar.

Sumber: Fatchur Sag/mobilmo.com (2019)

b. Tuliskan ciri khas konstruksi dongkrak hidrolik tersebut.

c. Kemukakan pendapat tentang pengalaman kalian bersama
kelompok setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini.

27

media

193

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

2. Lembar Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan Pembelajaran 2 dan 3

LEMBAR KEGIATAN 4.2 (LK 4.2)

Desain dan Jadwal Pengerjaan Proyek

Nama Anggota Kelompok

: ........................................

Kelas

: ........................................

• Tujuan kegiatan:

» Membuat desain miniatur dongkrak hidrolik.
» Membuat jadwal pengerjaan proyek.

• Alat dan Bahan:

» Kertas A4.
» Penggaris.
» Alat tulis.

• Membuat Desain Miniatur Dongkrak Hidrolik

Langkah Kerja:

» Buatlah gambar desain miniatur dongkrak hidrolik pada
kertas gambar atau kertas A4.

» Kemukakan pendapat tentang pengalaman kalian bersama
kelompok dalam kegiatan ini.

28

media

194

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

• Membuat Jadwal Pengerjaan Proyek

Buatlah jadwal pengerjaan proyek miniatur dongkrak hidrolik.

No.

Kegiatan

Bulan: ……………..

Tanggal:

……

Tanggal:

………

Tanggal:

……

Tanggal:

……

1.Membuat desain.

2.Menyiapkan alat
dan bahan.

3.Membuat
miniatur
dongkrak
hidrolik.

4.Presentasi
miniatur
dongkrak
hidrolik.

5.Evaluasi dan
perbaikan.
(jika ada)

Keterangan: isi dengan tanda ceklis pada kegiatan dan waktu
yang sesuai.

Kemukakan pendapat kalian tentang pengalaman yang
diperoleh bersama kelompok!

29

media

195

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

3. Lembar Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan Pembelajaran 4, 5, dan 6

LEMBAR KEGIATAN (4.3)

Nama Anggota Kelompok

: .....................................................

Kelas

: .....................................................

Tujuan:
Membuat miniatur dongkrak hidrolik sesuai jadwal yang telah
dibuat.

a. Alat dan Bahan

No.

Alat/ Bahan

1.. . . (isi sesuai rencana dan desain pada pertemuan sebelumnya)

2.. . .

3.. . .

b. Langkah Kerja

No.

Deskripsi

Gambar

1.

. . .

2.

. . .

3.

. . .

c. Produk Miniatur Rumah Tahan Gempa

Berikut ini contoh Lembar Kegiatan yang telah terisi sebagai
bahan inspirasi. Dalam pelaksanaan pembelajaran peserta
didik dapat diberikan kebebasan memilih alat dan bahan
serta langkah kegiatan sesuai dengan rencana desain yang
telah dibuat di pertemuan sebelumnya.

30

media

196

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

LEMBAR KEGIATAN 4.3 (LK 4.3)
Proyek Miniatur Dongkrak Hidrolik

Nama Anggota Kelompok

: ..........................................

Kelas

: .........................................

Tujuan kegiatan:

Membuat miniatur dongkrak hidrolik sesuai jadwal yang telah dibuat.

a. Alat dan Bahan

1) Spuit suntikan ukuran sedang 2 buah

2) Selang suntikan

3) Kardus

4) Lem

5) Gunting

6) Spidol

7) Penggaris

8) Tusuk sate

9) Stik es krim 16

10) Paku payung

11) Paku / Jarum

12) Tali

b. Langkah Kerja

Langkah Kerja

Deskripsi

No.

Kegiatan

Gambar Foto

1.Gunting kardus sesuai gambar
(satu kardus ukuran 10 cm x
30 cm, dua kardus ukuran 2
cm x10 cm, dan dua kardus
ukuran 2 cm x 30 cm)

31

media

197

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Langkah Kerja

Deskripsi

No.

Kegiatan

Gambar Foto

2.Gunting kardus sesuai gambar
(satu kardus ukuran 10 x 10
cm dan dua kardus ukuran
1 x 10 cm).

3.Rekatkan potongan kardus
sesuai gambar (gunting bagian
bawah salah satu kardus
berukuran 10 x 2 cm).

4.Tandai tiga titik pada tiap stik
es krim menggunakan spidol
seperti pada gambar.

32

media

198

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

Langkah Kerja

Deskripsi

No.

Kegiatan

Gambar Foto

5.Lubangi titik yang sudah
dibentuk menggunakan
jarum, kemudian rekatkan
menggunakan paku payung.

6.Ulangi dan gabungkan stik es
krim seperti pada gambar.

7.Potong tusuk sate menjadi dua
bagian.

8.Masukkan dan rekatkan tusuk
sate ke rangkaian stik es krim
seperti pada gambar.

33

media

199

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Langkah Kerja

Deskripsi

No.

Kegiatan

Gambar Foto

9.Posisikan rangkaian stik es
krim ke dalam kardus ukuran
10 x 30 cm yang sudah di buat.

10.Pasang kardus berukuran 10 x
10 cm di atas rangkaian stik
es krim.

11.Campurkan air dengan 2-3
tetes pewarna makanan.

12.Sambungkan selang akuarium
dengan salah satu suntikan,
kemudian isi dengan air yang
telah diberi warna.

34

media

200

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

Langkah Kerja

Deskripsi

No.

Kegiatan

Gambar Foto

13.Posisikan suntikan dan selang
seperti pada gambar.

14.Ikat ujung pegangan
suntikan dengan tusuk sate
menggunakan tali.

15.Rekatkan suntikan dan kardus
menggunakan lem.

Catatan: Alat dan bahan dapat disesuaikan dengan konstruksi
dongkrak hidrolik.

c. Produk Miniatur Dongkrak Hidrolik

35

media

201

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

I. PENILAIAN

Penilaian prakarya rekayasa bertujuan untuk memfasilitasi peserta
didik memperoleh penilaian sikap sebagai pengembangan Profil Pelajar
Pancasila, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.

1. Penilaian Sikap

Penilaian sikap ditujukan untuk mengetahui capaian/perkembangan
sikap peserta didik dan memfasilitasi tumbuhnya perilaku peserta didik
sesuai butir-butir nilai sikap elemen Profil Pelajar Pancasila. Berikut ini
contoh format penilaian sikap untuk observasi/pengamatan (dilakukan
oleh guru), penilaian diri (dilakukan oleh peserta didik), dan penilaian
antarpeserta didik (dilakukan oleh peserta didik).

a. Penilaian Sikap Berdasarkan Pengamatan/Observasi

Nama
Peserta
Didik

Kreatif

Mandiri
Bergotong
Royong
Bernalar
Kritis
Jumlah
Skor yang
Diperoleh

1234123412341234

dst.

Keterangan Skor :

1 = Kurang Baik
2 = Cukup Baik
3 = Baik
4 = Sangat Baik
Skor maksimum 16

Rumus Konversi Penilaian Pengetahuan

Skor:

Jumlah skor yang diperoleh X 100 = ……………
Skor Maksimum

36

media

202

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

• Pedoman Penskoran

No.
Aspek
yang
Dinilai
Indikator

Nilai

1.Kreatif

Fokus pada proses berpikir sehingga mampu
memunculkan ide-ide unik dan kreatif.
4

Cukup fokus pada proses berpikir sehingga
mampu memunculkan ide­ide unik dan
kreatif sederhana.

3

Kurang fokus pada proses berpikir sehingga
kurang mampu memunculkan ide­ide unik
dan kreatif.

2

Tidak fokus pada proses berpikir sehingga
tidak memunculkan ide-ide unik dan kreatif.
1

2.Mandiri

Tidak bergantung dengan teman atau orang
lain dalam menyelesaikan tugas.
4

Cukup bergantung dengan teman atau orang
lain dalam menyelesaikan tugas.
3

Sedikit bergantung dengan teman atau
orang lain dalam menyelesaikan tugas.
2

Sangat bergantung dengan teman atau
orang lain dalam menyelesaikan tugas.
1

3.Bergotong
Royong
Mampu bekerja sama dengan sangat baik
dan toleransi terhadap pendapat teman
4

Mampu bekerja sama dengan baik dan
toleransi terhadap pendapat teman.
3

Mampu bekerja sama dengan baik, namun
kurang toleransi terhadap pendapat teman.
2

Tidak mampu bekerja sama dengan baik
dan tidak toleransi terhadap pendapat
teman.

1

4.Bergotong
Royong
Mampu bekerja sama dengan sangat baik
dan toleransi terhadap pendapat teman.
4

Mampu bekerja sama dengan baik dan
toleransi terhadap pendapat teman.
3

Mampu bekerja sama dengan baik, namun
kurang toleransi terhadap pendapat teman.
2

Tidak mampu bekerja sama dengan baik
dan tidak toleransi terhadap pendapat
teman.

1

37

media

203

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

b. Penilaian Diri Peserta Didik

No.

Sikap

Pernyataan
Skor
Keterangan
1234

1.Kerja sama

Saya dapat bekerja
sama dengan
teman yang lain.

2.Rasa ingin
tahu
Saya suka
bertanya kepada
teman atau guru
tentang materi
atau hal lain yang
belum diketahui.

3.Disiplin

Saya
mengumpulkan
tugas proyek tepat
waktu.

4.Peduli
lingkungan
Saya peduli
terhadap
kebersihan
lingkungan kelas.

Keterangan:
4 = Selalu
3 = Sering
2 = Jarang
1 = Tidak pernah

Predikat:
4 = A
3 = B
2 = C
1 = D

38

media

204

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

c. Penilaian Antar-peserta Didik

No.

Sikap

Pernyataan
Skor
Keterangan
1234

1.Kerja sama

Teman saya dapat
bekerja sama
dengan teman
yang lain.

2.Rasa ingin
tahu
Teman saya suka
bertanya kepada
teman atau guru
tentang materi
atau hal yang
belum diketahui.

3.Disiplin

Teman saya
mengumpulkan
tugas proyek tepat
waktu.

4.Peduli
lingkungan
Teman saya
peduli terhadap
kebersihan
lingkungan kelas.

Keterangan:
4 = Selalu
3 = Sering
2 = Jarang
1 = Tidak pernah
Predikat:
4 = A
3 = B
2 = C
1 = D

2. Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan adalah penilaian untuk mengukur kemampuan
peserta didik yang meliputi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif serta kecakapan berpikir tingkat rendah hingga tinggi.
Penilaian pengetahuan diperoleh dari tes tertulis (penugasan dan lembar
kegiatan).

39

media

205

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Contoh format penilaian pengetahuan sebagai berikut.

• Penilaian Diskusi

Nama
Peserta
Didik

Berani
Mengemukakan
Pendapat
(Mandiri)

Toleransi
dan Bekerja
Sama
(Gotong
Royong)

Berani
Menjawab
Pertanyaan
(Bernalar
Kritis)

Mampu
Memecahkan
Masalah
(Kreatif)

Jumlah
Skor yang
Diperoleh

1234123412341234

dst.

• Rubrik Penilaian

No.
Aspek yang
Dinilai
Rubrik

Nilai

1.Berani
Mengemukakan
Pendapat
(Mandiri)

Peserta didik aktif mengemukakan
pendapat dengan jelas sesuai topik
dan menunjukkan sikap menghargai
pendapat temannya.

4

Peserta didik mampu mengemukakan
pendapat, meskipun kurang jelas
dengan topik yang dibahas. Akan
tetapi, mampu menunjukkan sikap
menghargai pendapat temannya.

3

Peserta didik mampu mengemukakan
pendapat, meskipun kurang jelas
dengan topik yang dibahas. Tidak
menunjukkan sikap menghargai
pendapat temannya.

2

Peserta didik tidak mampu menjalin
komunikasi dengan temannya dan
hanya diam saja.
1

40

media

206

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

No.
Aspek yang
Dinilai
Rubrik

Nilai

2.Toleransi dan
Bekerja Sama
(Gotong Royong)

Peserta didik mampu bekerja sama
dengan sangat baik dan toleransi
terhadap pendapat teman.
4

Peserta didik mampu bekerja sama
dengan baik dan toleransi terhadap
pendapat teman.
3

Peserta didik mampu bekerja sama
dengan baik, namun kurang toleransi
terhadap pendapat teman.
2

Peserta didik tidak mampu bekerja
sama dengan baik dan tidak toleransi
terhadap pendapat teman.
1

3.Berani Menjawab
Pertanyaan
(Bernalar Kritis)

Peserta didik aktif menjawab
pertanyaan dengan jelas dan tepat.
4

Peserta didik mampu menjawab
pertanyaan dengan jelas dan tepat.
3

Peserta didik mampu menjawab
pertanyaan meskipun kurang tepat
2

Peserta didik tidak mampu menjawab
pertanyaan.
1

4.Mampu
Memecahkan
Masalah (Kreatif)

Peserta didik mampu memecahkan
masalah dengan benar dan hasilnya
tepat.
4

Peserta didik mampu memecahkan
masalah dengan cara yang benar,
namun kurang tepat.
3

Peserta didik mampu memecahkan
masalah, namun masih kurang tepat.
2

Peserta didik tidak dapat memecahkan
masalah sama sekali.
1

Skor maksimum = 16

41

media

207

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

Rumus Konversi Penilaian Pengetahuan

3. Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan merupakan penilaian yang dilakukan untuk
mengetahui kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan
untuk melakukan tugas tertentu dalam berbagai konteks sesuai dengan
capaian pembelajaran.

a. Penilaian Keterampilan Kegiatan Pembelajaran 1

• Penilaian Mind Map

Nama
Peserta
Didik

Kelengkapan
Informasi
Kata kunci
Hubungan
Antar-
cabang
Krativitas

Jumlah
Skor yang
Diperoleh
1234123412341234

dst.

• Rubrik Penilaian

No.
Aspek yang
dinilai
Rubrik

Nilai

1.Kelengkapan
Informasi
Peserta didik mampu membuat peta pikiran yang
menunjukkan informasi sangat kompleks.
4

Peserta didik mampu membuat peta pikiran yang
menunjukkan informasi kompleks.
3

Peserta didik mampu membuat peta pikiran yang
menunjukkan informasi cukup kompleks.
2

Peserta didik mampu membuat peta pikiran yang
menunjukkan informasi kurang kompleks.
1

Jumlah skor yang diperoleh X 100 = ……………
Skor Maksimum

42

media

208

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

No.
Aspek yang
dinilai
Rubrik

Nilai

2.Kata Kunci

Peserta didik mampu menuangkan ide dalam
bentuk kata kunci yang sangat efektif.
4

Peserta didik mampu menuangkan ide dalam
bentuk kata kunci dan kalimat cukup efektif.
3

Peserta didik mampu menuangkan ide dalam
bentuk kalimat, namun penggunaan kata kunci
terbatas.

2

Peserta didik mampu menuangkan ide, namun
pemilihan kata kunci sangat terbatas.
1

3.Hubungan
Antarcabang
Peserta didik mampu menggunakan lebih dari 3
cabang.
4

Peserta didik mampu menggunakan 3 cabang.

3

Peserta didik mampu menggunakan 2 cabang.

2

Peserta didik hanya mampu menggunakan 1 cabang.

1

4.Kreativitas

Peserta didik mampu menggunakan warna untuk
menunjukkan hubungan semua topik dan gambar/
simbol pada ide sentral dengan sangat baik.

4

Peserta didik mampu menggunakan warna untuk
menunjukkan hubungan semua topik dan gambar/
simbol pada ide sentral dengan baik.

3

Peserta didik mampu menggunakan warna untuk
menunjukkan hubungan semua topik dan gambar/
simbol pada ide sentral dengan cukup baik.

2

Peserta didik mampu menggunakan warna untuk
menunjukkan hubungan semua topik dan gambar/
simbol pada ide sentral dengan kurang baik.

1

Skor maksimum = 16

Rumus Konversi Penilaian Pengetahuan

Skor:

Jumlah skor yang diperoleh X 100 = ……………
Skor Maksimum

43

media

209

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

b. Penilaian Keterampilan Kegiatan Pembelajaran 4, 5, dan 6

Nama
Peserta
Didik

Ketelitian
(Hasil
Potongan dan
Lem)

Kelengkapan
Bagian
Kreativitas

Jumlah
Skor yang
Diperoleh
123412341234

dst.

Rubrik Penilaian

No.
Aspek yang
Dinilai
Rubrik

Nilai

1.Ketelitian
(Hasil
Potongan dan
Lem)

Peserta didik teliti dan detail dalam
memotong dan memberikan lem pada
produk dengan sangat rapi.

4

Peserta didik teliti dan detail dalam
memotong dan memberikan lem pada
produk dengan rapi.

3

Peserta didik teliti dan detail dalam
memotong dan memberikan lem pada
produk dengan cukup rapi.

2

Peserta didik teliti dan detail dalam
memotong dan memberikan lem pada
produk, namun kurang rapi.

1

2.Kelengkapan
Bagian
Peserta didik mampu melengkapi bagian
dengan sangat lengkap.
4

Peserta didik mampu melengkapi bagian
dengan lengkap.
3

Peserta didik mampu melengkapi bagian
dengan cukup lengkap.
2

Peserta didik mampu melengkapi bagian
dengan kurang lengkap.
1

44

media

210

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

3.Kreativitas

Peserta didik mampu menggunakan warna
untuk menunjukkan hubungan semua topik
dan gambar/simbol pada ide sentral dengan
sangat baik.

4

Peserta didik mampu menggunakan warna
untuk menunjukkan hubungan semua topik
dan gambar/simbol pada ide sentral dengan
baik.

3

Peserta didik mampu menggunakan warna
untuk menunjukkan hubungan semua topik
dan gambar/simbol pada ide sentral dengan
cukup baik.

2

Peserta didik mampu menggunakan warna
untuk menunjukkan hubungan semua topik
dan gambar/simbol pada ide sentral dengan
kurang baik.

1

Skor maksimum = 12

Rumus Konversi Penilaian Pengetahuan

Skor:

Jumlah skor yang diperoleh X 100 = ……………
Skor Maksimum

J. PENGAYAAN

Electric Car Jack/ Dongkrak Mobil Elektrik

Kemajuan teknologi terus berkembang untuk menciptakan inovasi
produk yang lebih memudahkan pekerjaan manusia. Dongkrak mobil
elektrik merupakan salah satu inovasi jenis dongkrak mobil yang sangat
praktis dan memudahkan pengguna mobil dalam mengganti ban.
Dongkrak yang tidak perlu tenaga ekstra untuk menggunakannya serta
cukup lengkap dalam paket penjualannya. Selain dongkrak, terdapat alat
pembuka baut ban elektrik. Penggunaan alat dongkrak mobil elektrik ini
relatif mudah karena hanya menghubungkannya dengan accu ataupun
power outlet lighter mobil sebagai sumber energinya.

45

media

211

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

K. UJI KOMPETENSI

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!

1. Perhatikan gambar berikut!

46

media

212

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

Mobil matic merupakan contoh teknologi tepat guna. Berdasarkan
informasi pada gambar di atas, pernyataan yang tepat berkaitan dengan
konstruksi mobil matic adalah . . . (jawaban lebih dari satu)
Torque converter merupakan komponen yang bekerja secara
hidrolis untuk mengubah tenaga mekanis menjadi daya kinetis.
Manual linkage merupakan komponen yang bekerja secara hidrolis
untuk mengubah tenaga mekanis menjadi daya kinetis.
Hydraulic control unit berperan dalam menaikkan atau
menurunkan kecepatan mesin mobil.
Planetary gear unit berperan dalam menaikkan atau menurunkan
kecepatan mesin mobil.

2. Bacalah paragraf berikut!

Keuntungan penggunaan dongkrak hidrolik lebih dari sekadar
mengangkat bagian ban mobil saat perlu perbaikan atau penggantian.
Dongkrak hidrolik dapat digunakan untuk pekerjaan lain. Sebagai
contoh, di industri perkapalan, pabrik besar, dan pembangunan
jembatan. Pada umumnya, dongkrak hidrolik digunakan untuk
membantu mengangkat benda berat guna menghemat tenaga
manusia.

Penggunaan dongkrak hidrolik di beberapa industri memiliki
beberapa keuntungan. Keuntungan tersebut antara lain ukuran alat
relatif kecil sehingga mudah disimpan, harga beli relatif terjangkau,
dan mobilitas yang tinggi karena tersedia beberapa model dongkrak
dilengkapi dengan roda guna memfasilitasi gerakan. Belum lagi
kemudahan perawatan silinder hidrolik sehingga tidak ada biaya
tambahan untuk mempertahankan fungsinya.

Sumber: https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/cara-kerja-dongkrak-hidrolik, diakses 4 Juni 2022

Berdasarkan paragraf di atas, pernyataan yang benar adalah . . .
a. Dongkrak hidrolik tidak dapat digunakan untuk industri perkapalan.
b. Fungsi dongkrak hidrolik hanya untuk mengangkat ban mobil saat
perlu perbaikan.
c. Salah satu keuntungan penggunaan dongkrak hidrolik adalah harga
beli relatif mahal.

d. Dongkrak hidrolik digunakan untuk membantu mengangkat benda
berat guna menghemat tenaga manusia.

47

media

213

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

3. Wahyu siswa kelas VII di SMP Ceria. Dalam pelajaran Prakarya,
Wahyu dan kelompoknya diberi tugas membuat miniatur dongkrak
hidrolik sesuai langkah-langkah pembuatan produk. Pernyataan
yang tepat berkaitan dengan langkah pembuatan produk adalah. . .
(jawaban lebih dari satu)
Pembuatan miniatur dapat dilakukan tanpa harus membuat
desain/rancangan terlebih dahulu.
Langkah pertama pengerjaan proyek adalah melakukan
observasi dan eksplorasi informasi produk.
Pengerjaan proyek miniatur dongkrak hidrolik perlu
memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja.
Langkah kedua pengerjaan proyek meliputi pembuatan desain
serta perencanaan alat, bahan, dan teknik.

Paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5.

Kelompok Indra melakukan presentasi di depan kelas dengan
menampilkan produk miniatur dongkrak hidrolik buatannya. Miniatur
buatan kelompok Indra sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.
Bahan yang digunakan adalah kertas kardus, spuit suntikan, selang
suntikan, dan stik es krim. Kelompok Indra mengecat miniaturnya
dengan rapi. Sayangnya, saat diuji coba di depan kelas, hubungan antara
spuit dan selang suntikan kurang kuat sehingga mudah lepas. Kelompok
Indra juga menceritakan bahwa saat pembuatan produk, hanya dua
anggota kelompok Indra yang terlibat dan bekerja sama dengan baik.
Tiga anggota kelompok sama sekali tidak terlibat membantu pengerjaan
proyek.

4. Berdasarkan paragraf di atas, tuliskan kekuatan dan kelemahan
produk buatan kelompok Indra!

5. Berdasarkan paragraf di atas, tuliskan refleksi kegiatan yang dapat
diberikan oleh kelompok Indra!

Kunci Jawaban:

1. □ Torque converter merupakan komponen yang bekerja secara
hidrolis untuk mengubah tenaga mekanis menjadi daya kinetis.
Planetary gear unit berperan dalam menaikkan atau menurunkan
kecepatan mesin mobil.

48

media

214

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

2. c. Dongkrak hidrolik digunakan untuk membantu mengangkat benda
berat guna menghemat tenaga manusia.

3. □ Langkah pertama pengerjaan proyek adalah melakukan observasi
dan eksplorasi informasi produk.
□ Pengerjaan proyek miniatur dongkrak hidrolik perlu
memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja.
□ Langkah kedua pengerjaan proyek meliputi pembuatan desain
serta perencanaan alat, bahan, dan teknik.

4. Kekuatan produk:
• Produk sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.
• Produk dicat rapi.
Kelemahan produk:
• Hubungan spuit dan selang kurang kuat.

5. Kelebihan proses pembuatan produk:
• Berhasil membuat produk.
Kekurangan proses pembuatan produk:
• Tidak semua anggota kelompok terlibat aktif dalam proyek.

Pedoman Skor Soal Uji Kompetensi

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1.Mobil matic merupakan contoh teknologi
tepat guna. Berdasarkan informasi pada
gambar di atas, pernyataan yang tepat
berkaitan dengan konstruksi mobil matic
adalah . . . (jawaban lebih dari satu)

Torque converter
merupakan
komponen yang
bekerja secara
hidrolis untuk
mengubah tenaga
mekanis menjadi
daya kinetis.

Planetarygear unit
berperan dalam
menaikkan atau
menurunkan
kecepatan mesin
mobil.

2

49

media

215

Unit 4 | Miniatur Dongkrak Hidrolik

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

2.Bacalah paragraf berikut!

Keuntungan penggunaan dongkrak hidrolik
lebih dari sekadar mengangkat bagian ban
mobil saat perlu perbaikan atau penggantian.
Dongkrak hidrolik dapat digunakan untuk
pekerjaan lain. Sebagai contoh, di industri
perkapalan, pabrik besar, dan pembangunan
jembatan. Pada umumnya, dongkrak hidrolik
digunakan untuk membantu mengangkat
benda berat guna menghemat tenaga
manusia.

Penggunaan dongkrak hidrolik di beberapa
industri memiliki beberapa keuntungan.
Keuntungan tersebut antara lain ukuran
alat relatif kecil sehingga mudah disimpan,
harga beli relatif terjangkau, dan mobilitas
yang tinggi karena tersedia beberapa
model dongkrak dilengkapi dengan roda
guna memfasilitasi gerakan. Belum lagi
kemudahan perawatan silinder hidrolik
sehingga tidak ada biaya tambahan untuk
mempertahankan fungsinya.

Sumber: https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/
cara-kerja-dongkrak-hidrolik, diakses 4 Juni
2022

Berdasarkan paragraf di atas, pernyataan
yang benar adalah . . .

c. Dongkrak hidrolik
digunakan untuk
membantu
mengangkat
benda berat guna
menghemat tenaga
manusia.

1

3.Wahyu siswa kelas VII di SMP Ceria. Dalam
pelajaran Prakarya, Wahyu dan kelompoknya
diberi tugas membuat miniatur dongkrak
hidrolik sesuai langkah­langkah pembuatan
produk. Pernyataan yang tepat berkaitan
dengan langkah pembuatan produk adalah . . .
(jawaban lebih dari satu)

□ Langkah pertama
pengerjaan proyek
adalah melakukan
observasi dan
eksplorasi informasi
produk.

□ Pengerjaan proyek
miniatur dongkrak
hidrolik perlu
memperhatikan
keamanan dan
keselamatan kerja.

□ Langkah kedua
pengerjaan proyek
meliputi pembuatan
desain serta
perencanaan alat,
bahan, dan teknik.

3

50

media

216

Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa untuk SMP/MTs Kelas VII

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

4.Kelompok Indra melakukan presentasi di
depan kelas dengan menampilkan produk
miniatur dongkrak hidrolik buatannya.
Miniatur buatan kelompok Indra sesuai
dengan rancangan yang telah dibuat. Bahan
yang digunakan adalah kertas kardus, spuit
suntikan, selang suntikan, dan stik es krim.
Kelompok Indra mengecat miniaturnya
dengan rapi. Sayangnya, saat diuji coba di
depan kelas, hubungan antara spuit dan
selang suntikan kurang kuat sehingga mudah
lepas. Kelompok Indra juga menceritakan
bahwa saat pembuatan produk, hanya dua
anggota kelompok Indra yang terlibat dan
bekerja sama dengan baik. Tiga anggota
kelompok sama sekali tidak terlibat
membantu pengerjaan proyek.

Berdasarkan paragraf di atas, tuliskan
kekuatan dan kelemahan produk buatan
kelompok Indra!

Kekuatan produk:

• Produk sesuai
dengan rancangan
yang telah dibuat.

• Produk dicat rapi.

Kelemahan produk:

• Hubungan spuit dan
selang kurang kuat.

3

5.Kelompok Indra melakukan presentasi di
depan kelas dengan menampilkan produk
miniature dongkrak hidrolik buatannya.
Miniatur buatan kelompok Indra sesuai
dengan rancangan yang telah dibuat. Bahan
yang digunakan adalah kertas kardus, spuit
suntikan, selang suntikan dan stik es krim.
Kelompok Indra mengecat miniaturnya
dengan rapi. Sayangnya saat diuji coba di
depan kelas, hubungan antara spuit dan
selang suntikan kurang kuat sehingga mudah
lepas. Kelompok Indra juga menceritakan
bahwa saat pembuatan produk, hanya dua
anggota kelompok Indra saja terlibat dan
bekerjasama dengan baik. Tiga anggota
kelompok sama sekali tidak terlibat
membantu pengerjaan proyek. Berdasarkan
paragraf di atas, tuliskan refleksi kegiatan
kelompok Indra!

Kelebihan proses
pembuatan produk:

• Berhasil membuat
produk.

Kekurangan proses
pembuatan produk:

• Tidak semua anggota
kelompok terlibat
aktif dalam proyek.

2

Total

11

Rumus Konversi Penilaian Keterampilan

Skor:

Jumlah skor yang diperoleh X 100 = ……………
Skor Maksimum

media
media
media
media

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA, 2022
Buku Panduan Guru Prakarya: Rekayasa
untuk SMP/MTs Kelas VII
Penulis: Indra Samsudin, Lissiana Nussifera, Novi Nurhayati
ISBN: 978-602-244-891-4 (jil.1)

Miniatur Dongkrak
Hidrolik

Unit 4

Produk Rekayasa Teknologi Tepat Guna

Bagaimana desain Bagaimana desain

dongkrak hidrolik?dongkrak hidrolik?

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 50

SLIDE