Search Header Logo
IPA KLS 9

IPA KLS 9

Assessment

Presentation

Education

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

ahmat ahmat

FREE Resource

6 Slides • 0 Questions

1

media
media
media
media
media
media

3

Menolak�yang�Sejenis

MEDAN MAGNET
PADA MIGRASI ATAU
PERPINDAHAN HEWAN

B

umi�yang�merupakan�habitat�berbagai�spesies�makluk�hidup,�sangat�dipengaruhi�oleh�

perubahan�iklim�yang�terjadi.�Ada�bagian�bumi�yang�subur�karena�pengaruh�curah�

hujan�yang�besar,�tetapi�ada�pula�bagian�bumi�yang�kurang�subur�karena�kurangnya�

curah�hujan.�Hal�ini�menyebabkan�makluk�hidup�perlu�beradaptasi�secara�optimal�dengan�

berbagai�hal�agar�tetap�hidup�(survive).�Salah�satu�penyebab�punahnya�makluk�hidup�di�bumi�

disebabkan� karena� ketidakmampuan� makluk� hidup� tersebut� untuk� beradaptasi.� Adaptasi�

makluk�hidup�dapat�dilakukan�dengan�cara�penyesuaian�bentuk�organ�tubuhnya,�penyesuaian�

makluk�hidup�terhadap�kerja�organ�tubuhnya,�dan�penyesuaian�dengan�tingkah�lakunya�dalam�

menanggapi�perubahan�lingkungannya,�baik�habitat�maupun�jenis�makanannya.

Pergantian�musim�yang�terjadi�di�bumi�sangat�berpengaruh�terhadap�adaptasi�makluk�

hidup�khususnya�tingkah�lakunya.�Pada�beberapa�jenis�hewan�seperti,�ikan�salmon�dan�

berbagai�jenis�unggas/burung,�ikan�paus�dan�beberapa�makluk�hidup�lainnya�terjadi�perilaku�

unik� dalam� menyikapi� perubahan� iklim� yang� dimaksud,� misalnya� dengan� mengadakan�
migrasi/perpindahan� habitat/tempat� hidup.� Migrasi� berbagai� makluk� hidup� tersebut�

memanfaatkan� medan� magnet� bumi� yang� ada� pada� bumi.� Medan� magnet� bumi� adalah�

lokasi�tertentu�di�sekitar�makluk�hidup�yang�sangat�dipengaruhi�oleh�daya�tarik�bumi.

Dalam�tubuh�hewan�terdapat�sebuah�medan�magnet�secara�alamiah�yang�menjadikan�

makluk� hidup� tersebut� dapat� mendeteksi� adanya� medan� magnet� di� bumi.� Fenomena�

seperti�ini�dikenal�dengan�istilah�biomagnetik.�Hewan�yang�memiliki�biomagnetik�memiliki�

kemampuan�untuk�menentukan�mata�angin�atau�suatu�tempat�dimana�ia�akan�bermigrasi.�

Dengan� keistimewaan� tersebut� memungkinkan� makluk� hidup� tersebut� terhindar� dari�

serangan�musuh/predator,�mengetahui�lokasi�di�mana�tersedianya�makanan�atau�mencari�
mangsa�dan�tempat�berkembangbiak�yang�aman.�

Adapun� beberapa� jenis� hewan� yang� berperilaku� adaptif� dengan� bermigrasi� dengan�

memanfaatkan�biomagnetik�dalam�tubuhnya�di�antaranya�:

A.� Migrasi�Unggas�atau�Burung

Unggas/burung�merupakan�salah�satu�hewan�yang�sering�kali�bermigrasi�pada�musim�

tertentu.�Secara�umum� pola�yang� dilakukan�adalah� terbang�menuju�ke�utara� pada�saat�

musim�panas�dan�akan�kembali�lagi�ketika�musim�dingin�tiba.�Namun�demikian�tidak�semua�

jenis�burung�melakukan�migrasi,�kecuali�burung�elang,�burung�layang-layang,�merpati�pos,�

kelelawar�dan�beberapa�jenis�burung�yang�memiliki�tingkah�laku�yang�sama.

2

media
media
media

4

Ilmu�Pengetahuan��lam�(IP�)�Paket�B�Setara�SMP/MTs�Kelas�IX�Modul�Tema�14

Sumber: nationalgeographic.grid.id

Gambar�1.�Jalur�Migrasi�Burung�di�Indonesia

B.� Migrasi�Ikan�Salmon

Ikan�salmon�memiliki�kemampuan�untuk�hidup�di�dua�jenis�air�yang�berbeda�yakni�di�air�

tawar�(sungai)�dan�air�asin�(laut).�Pada�saat�hendak�menetaskan�telurnya,�ikan�salmon�akan�

bermigrasi�dari�lautan�menuju�sungai.�Setelah�itu�mereka�akan�kembali�lagi�menuju�lautan.�

Sebuah� penelitian� mengungkapkan� tentang� beberapa� ekor� ikan� salmon� yang� mengarungi�

sungai�Fraser�di�Kanada,�dua�tahun�berikutnya�mereka�bermigrasi�kembali�menuju�samudera�

pasifi�k.�Hal�ini�disebabkan�karena�di�wilayah�sekitar�sungai�Fraser�terdapat�medan�magnet�yang�

secara�alamiah�dapat�terdeteksi�oleh�kawanan�ikan�salmon,�sehingga�mereka�dapat�bermigrasi.

3

media
media
media
media
media
media
media
media

5

Menolak�yang�Sejenis

Sumber: m.kaskus.co.id

Gambar�2.�Ikan�Salmon�bermigrasi�dari�laut�ke�sungai

Sumber: amongguru.com

Gambar�3.�Penyu�bermigrasi�sejauh�ribuan�kilometer

C.� Migrasi�Penyu

Penyu�juga�melakukan�migrasi�karena�sebab-sebab�tertentu�seperti�perubahan�iklim/

cuaca�atau�karena�hendak�bertelur.�Sebuah�penelitian�menyebutkan�bahwa�seekor�penyu�

telah�melakukan�migrasi�sepanjang�12.900�km�di�bawah�pantai�timur�Florida,�Amerika�Serikat�
menuju�wilayah�perairan�Atlantik�Utara�melalui�laut�Sargaso.�Waktu�yang�dibutuhkan�untuk�

sekali�bermigrasi�yaitu�5-10�tahun�secara�soliter/sendirian�tanpa�berkelompok�sebagaimana�

yang�dilakukan�oleh�burung,�ikan�salmon�dan�beberapa�jenis�hewan�lainnya.

4

media
media
media
media

6

Ilmu�Pengetahuan��lam�(IP�)�Paket�B�Setara�SMP/MTs�Kelas�IX�Modul�Tema�14

Kenneth�Lohmann�seorang�peneliti�dari�Universitas�Carolina�Utara�mempelajari�tingkah�

laku�tukik/penyu�saat�dihadapkan�dengan�medan�magnet�yang�berbeda.�Peneliti�tersebut�
meletakkan�penyu�ke�dalam�sebuah�wadah�air�yang�dikelilingi�alat�yang�dapat�menimbulkan�

medan� magnet.� Medan� magnet� yang� ditimbulkan� disesuaikan� dengan� medan� magnet�

jalur�migrasi�penyu,�yaitu�wilayah�Florida�Utara,�wilayah�timur�laut�dekat�Portugal.�Hasil�

pengamatan�menunjukkan�bahwa�penyu�mengikuti�jalur�migrasi�yang�diberikan.�Pergerakan�

penyu�mengikuti�jalur�medan�magnet�bertujuan�menjaga�agar�penyu�tetap�berada�di�lautan�

yang�hangat�dan�wilayah�yang�kaya�akan�sumber�makanan.

D.� Migrasi�Lobster�duri�(sejenis�udang�besar�di�laut)

Sama� halnya� dengan� penyu,� peneliti�

Kenneth�

Lohmann�

meletakkan�

lobster�

ke� dalam� sebuah� bak� air� yang� dapat�

diatur�

medan�

magnetnya.�

Setiap�

kali�

medan� magnet� diubah,� lobster� duri� akan�
menyesuaikan� diri� untuk� tetap� bergerak�

menuju�arah�kutub�utara.�Hasil�dari�observasi�

tersebut� membuktikan� bahwa� lobster� duri�

mampu� merasakan� medan� magnet� bumi�

untuk�memandu�migrasi�yang�dilakukan�dari�

lepas� pantai� Florida� Utara� menuju� lautan�
lepas�yang�lebih�hangat�dan�tenang�di�setiap�akhir�musim�gugur.

E.� Magnet�dalam�tubuh�bakteri

Sumber: belajaripa.com
Gambar�4.�Lobster�Duri

Sumber: portaledukasi.org

Gambar�5.�Magnet�di�dalam�sel�bakteri

Salah�satu�jenis�bakteri�yang�dapat�memanfaatkan�medan�magnet�untuk�melakukan�

navigasi�dan�bermigrasi�adalah�Magnetotactic�bacteria.�Beberapa�jenis�bakteri�ini�memiliki�
fl�agella�yang�berfungsi�sebagai�pendorong.�

5

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

7

Menolak�yang�Sejenis

Pada� tahun� 1975,� Richard� P.� Blakemore� pertama� kali� menemukan� bakteri� jenis� ini.�

Magnetosom�tersusun�atas�senyawa�magnetite�(Fe3O4)�atau�greigite�(Fe3S4)�yang�memiliki�
sifat�kemagnetan�jauh�lebih�besar�dari�pada�magnet�sintetik�atau�magnet�yang�dibuat�oleh�

manusia.� Magnetosom� dan� senyawa� yang� terkandung� di� dalamnya� masih� terus� diteliti�

dan�diduga�memiliki�potensi�yang�besar�untuk�digunakan�dalam�bidang�kesehatan.�Masih�

banyak�hewan�lain�yang�memiliki�biomagnetik�dalam�tubuhnya�seperti�ikan�paus,�kelelawar�

dan�burung�layang-layang,�namun�tidak�dapat�dibahas�disini.

Sumber: solo.tribunnews.com

Gambar�6.�Ikan�paus�merupakan�hewan�yang�paling�jauh�bermigrasi�

PENUGASAN 1

Tujuan

Melalui�penugasan�ini�diharapkan�Indonesia�dapat:

1.� Mengidentifi�kasi�makluk�hidup�sering�melakukan�migrasi�secara�berkala�

2.� Menyebutkan�jenis�jenis�hewan�yang�mengadakan�migrasi�pada�waktu�tertentu

3.� Menjelaskan�konsep�pemanfaatan�medan�magnet

4.� Membuat� produk� sederhana� yang� memanfaatkan� prinsip� elektromagnetik� untuk�

kehidupan�sehari-hari

6

media
media
media

8

Ilmu�Pengetahuan��lam�(IP�)�Paket�B�Setara�SMP/MTs�Kelas�IX�Modul�Tema�14

Media

Untuk�melakukan�penugasan�ini,�Indonesia�diminta�untuk�menyiapkan:

1.� Buku�referensi�tentang�kemagnetan

2.� Catatan�tentang�kemagnetan�sesuai�penugasan

3.� Buku�catatan,�pensil,�pulpen�dan�penggaris

4.� HP�yang�berisi�pulsa�data�untuk�internet

Langkah-langkah

1.� Bentuklah�kelompok�yang�beranggotakan�3�–�4�orang

2.� Setiap�kelompok�membawa�satu�jenis�hewan�yang�mengandung�medan�magnet

3.� Lakukan�observasi/pengamatan�secara�cermat�terhadap�hewan�yang�dibawa

4.� Tulislah�hasil�observasi/pengamatan�kalian�sebagai�laporan�singkat

5.� Membuat� produk� sederhana� yang� memanfaatkan� prinsip� elektromagnetik� untuk�

kehidupan�sehari-hari

6.� Komunikasikan�hasil�observasi/pengamatan�kalian�

7.� Kumpulkan�tugas�kelompok�Anda�kepada�Tutor.

media
media
media
media
media
media

3

Menolak�yang�Sejenis

MEDAN MAGNET
PADA MIGRASI ATAU
PERPINDAHAN HEWAN

B

umi�yang�merupakan�habitat�berbagai�spesies�makluk�hidup,�sangat�dipengaruhi�oleh�

perubahan�iklim�yang�terjadi.�Ada�bagian�bumi�yang�subur�karena�pengaruh�curah�

hujan�yang�besar,�tetapi�ada�pula�bagian�bumi�yang�kurang�subur�karena�kurangnya�

curah�hujan.�Hal�ini�menyebabkan�makluk�hidup�perlu�beradaptasi�secara�optimal�dengan�

berbagai�hal�agar�tetap�hidup�(survive).�Salah�satu�penyebab�punahnya�makluk�hidup�di�bumi�

disebabkan� karena� ketidakmampuan� makluk� hidup� tersebut� untuk� beradaptasi.� Adaptasi�

makluk�hidup�dapat�dilakukan�dengan�cara�penyesuaian�bentuk�organ�tubuhnya,�penyesuaian�

makluk�hidup�terhadap�kerja�organ�tubuhnya,�dan�penyesuaian�dengan�tingkah�lakunya�dalam�

menanggapi�perubahan�lingkungannya,�baik�habitat�maupun�jenis�makanannya.

Pergantian�musim�yang�terjadi�di�bumi�sangat�berpengaruh�terhadap�adaptasi�makluk�

hidup�khususnya�tingkah�lakunya.�Pada�beberapa�jenis�hewan�seperti,�ikan�salmon�dan�

berbagai�jenis�unggas/burung,�ikan�paus�dan�beberapa�makluk�hidup�lainnya�terjadi�perilaku�

unik� dalam� menyikapi� perubahan� iklim� yang� dimaksud,� misalnya� dengan� mengadakan�
migrasi/perpindahan� habitat/tempat� hidup.� Migrasi� berbagai� makluk� hidup� tersebut�

memanfaatkan� medan� magnet� bumi� yang� ada� pada� bumi.� Medan� magnet� bumi� adalah�

lokasi�tertentu�di�sekitar�makluk�hidup�yang�sangat�dipengaruhi�oleh�daya�tarik�bumi.

Dalam�tubuh�hewan�terdapat�sebuah�medan�magnet�secara�alamiah�yang�menjadikan�

makluk� hidup� tersebut� dapat� mendeteksi� adanya� medan� magnet� di� bumi.� Fenomena�

seperti�ini�dikenal�dengan�istilah�biomagnetik.�Hewan�yang�memiliki�biomagnetik�memiliki�

kemampuan�untuk�menentukan�mata�angin�atau�suatu�tempat�dimana�ia�akan�bermigrasi.�

Dengan� keistimewaan� tersebut� memungkinkan� makluk� hidup� tersebut� terhindar� dari�

serangan�musuh/predator,�mengetahui�lokasi�di�mana�tersedianya�makanan�atau�mencari�
mangsa�dan�tempat�berkembangbiak�yang�aman.�

Adapun� beberapa� jenis� hewan� yang� berperilaku� adaptif� dengan� bermigrasi� dengan�

memanfaatkan�biomagnetik�dalam�tubuhnya�di�antaranya�:

A.� Migrasi�Unggas�atau�Burung

Unggas/burung�merupakan�salah�satu�hewan�yang�sering�kali�bermigrasi�pada�musim�

tertentu.�Secara�umum� pola�yang� dilakukan�adalah� terbang�menuju�ke�utara� pada�saat�

musim�panas�dan�akan�kembali�lagi�ketika�musim�dingin�tiba.�Namun�demikian�tidak�semua�

jenis�burung�melakukan�migrasi,�kecuali�burung�elang,�burung�layang-layang,�merpati�pos,�

kelelawar�dan�beberapa�jenis�burung�yang�memiliki�tingkah�laku�yang�sama.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 6

SLIDE