Search Header Logo
Daulah Syafawi

Daulah Syafawi

Assessment

Presentation

Religious Studies

11th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Arif Rohman

Used 2+ times

FREE Resource

20 Slides • 1 Question

1

media
media

DAULAH SYAFAWI

Arif Sohibur Rohman

2

media

Sejarah Lahirnya Daulah

Syafawi

2

3

media
media

Daulah Syafawi di Persia baru berdiri pada waktu Daulah Turki Usmani sudah mencapai
puncak kejayaannya

Daulah Syafawi merupakan peletak dasar berdirinya negara Iran. Salah satu negara yang
memiliki percepatan tekhnologi di dunia.

Daulah Syafawi menganut madzhab tertentu dalam kegiatan keagamaannya.

Cikal bakal berdirinya Daulah Syafawi adalah dari sebuah gerakan tharekat Syafawiyah
yang berdiri di daerah Ardabil kota Azerbaijan.

Nama tharekat ini sesuai dengan nama pendirinya yaitu Safi al-Din, salah satu keturunan
Musa al-Kazim.

Awal mulanya tharekat ini bertujuan meluruskan orang-orang yang ingkar dan pada
akhirnya memerangi orang-orang yang keluar dari rambu-rambu syari`ah. Tharekat ini
menjadi semakin penting setelah ia berubah bentuk dari pengajian tasawuf murni yang
bersifat local menjadi gerakan keagamaan yang besar pengaruhnya di Persia, Syiria dan
Anatolia.

Dalam perkembangan berikutnya penganut tharekat Syafawiyah membentuk suatu
kekuatan yang mandiri, fanatik, dan penuh percaya diri.

4

media
media

Di bawah kepemimpinan Juneid terbentuklah prajurit yang kuat dan siap untuk memasuki
dunia perpolitikan. meski akhirnya kalah dengan Kara Koyunlu dan Juneid diasingkan

Di tempat pengasingan mendapat perlindungan dari Diyar Bakr

Pada tahun 1459 Juneid gagal merebut Ardabil dan 1460 dihadang tentara Sirwan di
Sircassia dan terbunuh. Kepemimpinan dilanjutkan oleh Haidar

Gerakan Haidar yang memimpin militer Syafawi menjadikannya sebagai rival politik AK
Koyunlu yang dapat dikalahkan pada tahun 1476 M. Sircassia dapat dikuasai. Namun AK
Koyunlu mengirimkan bantuan militer kepada Sirwan, akhirnya pasukan Haidar dapat
dikalahkan dan Haidar terbunuh.

Periode berikutnya, kepemimpinan gerakan Syafawi diserahkan pada Ismail yang masih
berusia 7 tahun. Dalam kurun waktu 5 tahun, Ismail menyusun pasukan yang diberi nama
Qizilbash.

Pada tahun 1501 M, Qizilbash dibawah pimpinan Ismail mengalahkan AK Koyunlu.
Qizilbash terus berusaha untuk menaklukkan Tabriz, akhirnya berhasil dan
mendudukinya. Di kota Tabriz inilah Ismail memproklamirkan dirinya sebagai Khalifah
pertama Daulah Syafawi.

5

media

Strategi & Kebijakan

6

media
media

THIS IS A SLIDE TITLE

Pada masa kepemimpinan Abbas I, Daulah Syafawiyah perlahan-lahan mengalami

kemajuan. Langkah-langkah yang ditempuh Abbas I dalam memajukan Daulah Syafawi di
antaranya adalah :

Berusaha menghilangkan dominasi Qizilbash atas Daulah Syafawiyah dengan cara
membentuk pasukan-pasukan baru yang anggotanya terdiri dari budak-budak yang
berasal dari tawanan-tawanan bangsa Georgia, Armania, dan Sircassia yang ada sejak
pemerintahan Tahmasp I


Mengadakan perjanjian damai dengan Daulah Usmani. Di samping itu, Abbas I
berjanji untuk tidak akan menghina tiga khalifah pertama dalam Islam yaitu Abu
Bakar, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan dalam khutbah-khutbah Jum’at.
Sebagai jaminan atas syarat-syarat tersebut, Abbas I menyerahkan saudara sepupunya
yaitu Haidar Mirza sebagai sandera di Istanbul.

6

7

media
media

Silsilah Pimpinan Syafawiyah


Syekh Saifuddin Ardabili (1334)


Sadruddin Musa (1391)


Khwaja Ali (1429)


Ibrahim, Junaid (1460)


Haidar (1488)


Ali (1501)

7

8

media
media

Silsilah Pemimpin Setelah Menjadi Daulah Syafawi

Isma'il I (1501-1524 M),
Tahmasb I (1524-1576 M),
Isma'il II (1576-1577 M),

Muhammad Khudabanda

(1577-1587 M),

Abbas I (1587-1628 M),

Safi Mirza (1628-1642 M),
Abbas II (1642-1667 M),
Sulaiman (1667-1694 M),

Husein I (1694-1722 M),
Tahmasb II (1722-1732 M),
Abbas III (1732-1736 M)

8

9

media

Kemajuan Daulah

Syafawi

10

media
media

Bidang Ekonomi


Kemajuan ekonomi bermula dengan penguasaan atas kepulauan Hurmuz
dan pelabuhan Gumrun yang diubah menjadi Bandar Abbas.


Menguasai jalur perdagangan antara Barat dan Timur.


Mengalami kemajuan dalam bidang pertanian, terutama hasil pertanian dari
daerah Bulan Sabit yang sangat subur (Fertille Crescent).

10

11

media
media

Bidang Ilmu Pengetahuan

Sepanjang sejarah Islam Persia dikenal sebagai bangsa yang telah
berperadaban tinggi dan berjasa mengembangkan ilmu pengetahuan.

Muncul ilmuwan-ilmuwan terkenal di antaranya Baha al-Din al-Syaerazi
(generalis ilmu pengetahuan), Sadr al-Din al-Syirazi (filsuf) dan Muhammad
Baqir ibn Muhammad Damad (filsuf, ahli sejarah, teolog, yang pernah
mengadakan observasi atas kehidupan lebah).

Ilmu fikih juga berkembang baik, di antara tokohnya adalah Baharuddin
Al-Amili, selain sebagai pakar agama, ia juga sebagai ahli kebudayaan yang
mengetahui persoalan-persoalan dari berbagai segi.

12

media
media

Bidang Pembangunan Fisik dan Seni

Para pemimpin Daulah Syafawi telah mengubah wajah Isfahan, yang merupakan pusat
pemerintahan menjadi kota yang sangat indah.

Di kota tersebut berdiri bangunan-bangunan megah seperti masjid, rumah sakit,
sekolah-sekolah, jembatan raksasa di atas Zende Rud, dan istana Chihil Satun. Kota
Isfahan menjadi semakin indah dengan dibuatnya taman-taman wisata terbuka.

Ketika Abbas I wafat, di Isfahan terdapat 162 masjid, 48 akademi, 1802 penginapan, dan
273 pemandian umum.

Dalam bidang seni, arsitektur bangunan-bangunannya yaitu seperti yang terlihat pada
masjid Shah (1611 M) dan masjid Syaikh Lutf Allah (1603 M).

Seni lukis juga sudah mulai muncul pada masa ini tepatnya pada saat Sultan Tahmaps I
berkuasa

13

media

Kemunduran
Daulah Syafawi

14

media

Think

Pair

Share

15

Open Ended

Ketik Hal-hal yang ingin kamu tanyakan seputar kemunduran daulah Syafawi!

16

media
media

Kemunduran pertama terjadi pada masa Safi Mirza (cucu Abbas I), karena dia seorang
pemimpin yang lemah dan sangat kejam terhadap pembesar-pembesar Daulah. Di lain
sisi dia juga seorang pencemburu.

Satu persatu wilayah kekuasaan Daulah Syafawi lepas ke penguasa daulah lain.

Pemberontakan terjadi pertama kali pada tahun 1709 oleh bangsa Afghan yang
akhirnya pada tanggal 12 Oktober 1722 M Shah Husein menyerah dan 25 Oktober Mir
Mahmud memasuki kota Isfahan dengan penuh kemenangan.

Tahun 1726 M, Tahmasp II bekerjasama dengan Nadir Khan dari suku Afshar untuk
memerangi dan mengusir bangsa Afghan yang menduduki Isfahan dan akhirnya
Daulah Syafawi kembali berkuasa.

Pada bulan Agustus 1732 M, Tahmasp II dipecat oleh Nadir Khan dan digantikan oleh
Abbas III yang saat itu usianya masih sangat muda.

Pada tanggal 8 Maret 1736, Nadir Khan mendaulat dirinya sebagai Daulah
menggantikan Abbas III. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Daulah Syafawi di
Persia.

17

media
media

Sebab-Sebab Kemunduran Daulah Syafawi

Adanya konflik yang berkepanjangan dengan Daulah Usmani.

Terjadinya dekadensi moral yang melanda sebagian pemimpin Daulah
Syafawi, yang juga ikut mempercepat proses kehancuran Daulah Syafawi.

Pasukan Ghulam (budak-budak) yang dibentuk Abbas I ternyata tidak
memiliki semangat juang yang tinggi seperti semangat Qizilbash.

Seringnya terjadi konflik intern dalam bentuk perebutan kekuasaan
dikalangan keluarga istana.

18

media
media

REFLEKSI

1 Bagian manakah yang menurut kamu hal paling sulit dari pelajaran ini?
2 Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? 3 Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
4 Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah dilakukan?

19

media

IBRAH

20

media
media


Memiliki sifat amanah, karena amanah merupakan sifat dasar manusia yang
akan mempengaruhi sifat-sifat yang lain


Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.


Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,
pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari diri sendiri


Memiliki keinginan untuk selalu berfikir dan melakukan sesuatu untuk
menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

17

21

media

18

TERIMAKASIH

media
media

DAULAH SYAFAWI

Arif Sohibur Rohman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE