Search Header Logo
Ancaman Dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Ancaman Dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Assessment

Presentation

Biology

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Anifatul Rahmadhani

Used 3+ times

FREE Resource

7 Slides • 0 Questions

1

Keanekaragaman hayati menghadapi berbagai ancaman, baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun faktor alami:

A. Ancaman terhadap Keanekaragaman Hayati

media

2

  • Deforestasi: Penebangan hutan secara besar-besaran untuk pertanian, permukiman, atau industri.

  • Fragmentasi Habitat: Habitat alami terpecah menjadi bagian kecil, mengganggu ekosistem.

  • Pencemaran: Limbah kimia, logam berat, dan plastik merusak ekosistem darat dan perairan.

Kerusakan Habitat

  • Penangkapan ikan berlebihan (overfishing) atau perburuan liar mengancam populasi spesies tertentu.

  • Pengambilan sumber daya secara tidak berkelanjutan, seperti kayu atau tumbuhan obat.

Ekploitasi Berlebihan

  • Pemanasan global memengaruhi pola cuaca dan ekosistem, seperti pencairan es kutub dan kenaikan permukaan laut.

  • Mengganggu siklus hidup spesies dan menyebabkan kepunahan.

Perubahan Iklim

media
media
media

3

  • Introduksi spesies asing yang tidak terkendali dapat mengancam spesies lokal.

  • Contoh: Eceng gondok yang mengganggu perairan di Indonesia.

Spesies Invasif

Kebutuhan lahan, air, dan makanan meningkat, yang berkontribusi pada konversi habitat alami menjadi wilayah pertanian atau urban.

Pertumbuhan Populasi Manusia

media
media

4

Langkah-langkah pelestarian dilakukan untuk melindungi keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem:

B. Pelestarian Keanekaragaman Hayati

media

5

  • Melindungi spesies di habitat aslinya.

  • Contoh: Taman nasional, suaka margasatwa, dan hutan lindung.

Konservasi In Situ

  • Menyelamatkan spesies di luar habitat aslinya.

  • Contoh: Kebun binatang, kebun raya, bank gen, dan penangkaran.

Konservasi ex situ

  • Mengembalikan kondisi ekosistem yang rusak, seperti reboisasi hutan dan rehabilitasi lahan kritis.

Rehabilitasi dan Restorasi

media
media
media

6

  • Menerapkan undang-undang perlindungan satwa dan tumbuhan langka.

  • Perjanjian internasional seperti CITES (Convention on International Trade in Endangered Species).

Pengaturan Hukum dan Kebijakan

Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keanekaragaman hayati melalui kampanye dan pendidikan.

Edukasi dan Kesadaran Publik

media
media

7

  • Pemanfaatan teknologi, seperti drone untuk memantau hutan atau bioteknologi untuk konservasi genetik.

Teknologi dan Inovasi

Menggunakan sumber daya alam secara bijak agar tetap tersedia bagi generasi mendatang.

Pengelolaan Berkelanjutan

media
media

Keanekaragaman hayati menghadapi berbagai ancaman, baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun faktor alami:

A. Ancaman terhadap Keanekaragaman Hayati

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 7

SLIDE