

perubahan zat
Presentation
•
Chemistry
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Eva Manurung
Used 1+ times
FREE Resource
82 Slides • 7 Questions
1
PROYEK IPAS
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Rumpun Bisnis dan Manajemen,
Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif
MEDIA MENGAJAR
Untuk SMK/MAK Kelas X
2
PROYEK IPAS
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Rumpun Bisnis dan Manajemen,
Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif
MEDIA MENGAJAR
Untuk SMK/MAK Kelas X
3
Zat dan Perubahannya
BAB 2
Sumber : shutterstock.com
4
Klasifikasi Materi
A
1. Berdasarkan Wujud Materi
Bentuk
Tetap
Berubah
Berubah
Volume
Tetap
Tetap
Berubah
Jarak antarpartikel
Rapat
Renggang
Sangat renggang
Gaya tarik antarpartikel
Sangat kuat
Lemah
Sangat lemah
Gerak partikel
Sangat terbatas,
hanya bergetar di
tempat
Bebas, tetapi tidak
dapat meninggalkan
gugus molekulnya
Sangat bebas
meninggalkan
kelompoknya
Contoh
Batu, emas, besi
Minyak, air, bensin
Asap, uap air, oksigen
Padat
a
Gas
c
Cair
b
5
Multiple Choice
berdasarkan wujud materi, sifat dari zat padat adalah ....
6
Klasifikasi Materi
A
1. Berdasarkan Wujud Materi
Sumber : shutterstock.com
Perbedaan kerapatan partikel antara materi berwujud padat, cair, dan gas.
7
2. Berdasarkan Komposisi Materi
Materi
Zat tunggal
Unsur
Senyawa
Campuran
Homogen
Larutan
Heterogen
Koloid
Suspensi
Sumber : dokumen penerbit
Klasifikasi Materi
A
8
Klasifikasi Materi
A
2. Berdasarkan Komposisi Materi
a. Zat Tunggal
Sumber : publicdomainvectors.org
Zat tunggal dibedakan menjadi:
1) Unsur
2) Senyawa
Zat yang tersusun dari suatu
materi yang tidak dapat
diuraikan lagi menjadi zat yang
lebih kecil dan sederhana.
9
Klasifikasi Materi
A
Suatu zat tunggal yang tidak dapat
dipisahkan lagi melalui reaksi kimia biasa.
Nonlogam
(nonmetal)
Unsur dikelompokkan menjadi:
Logam
(metal)
Semilogam
(metaloid)
a. Zat Tunggal
1) Unsur (element)
Contoh:
Hidrogen (H), Ozon (O3), Tembaga (Cu)
Sumber : publicdomainvectors.org
10
11
12
Klasifikasi Materi
A
13
Klasifikasi Materi
A
a. Zat Tunggal
2) Senyawa
Gabungan dari beberapa unsur
yang berbeda jenis dan saling
berikatan melalui reaksi kimia
dalam perbandingan massa tetap
dan tertentu.
H2O (air) terdiri atas dua atom hidrogen dan satu oksigen.
Sumber : commons.wikimedia.org
14
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Perbedaan suspensi dan larutan
Sumber : shutterstock.com
Gabungan dua zat atau lebih
yang masing-masing zat
penyusunnya masih memiliki
sifat aslinya.
15
Larutan
Koloid
Suspensi
Contoh:
Larutan gula
Larutan garam
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Contoh:
Susu
Contoh:
Campuran tapioka dalam air
Air sungai keruh
Campuran dibedakan menjadi:
16
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Fase Terdispersi
Padat
Cair
Gas
Medium Pendispersi
Padat
Sol padat
•Kaca
berwarna
•Batu rubi
•Perunggu
•Kuningan
Emulsi padat
•Keju
•Gel silika
•Mutiara
Buih padat
•Spons busa
•Roti bolu
•Batu apung
•Styrofoam
Cair
Sol
•Tinta
•Tanah liat
•Lem kanji
•Cat
Emulsi
•Santan
•Susu
•Mayonnaise
Buih
•Karet busa
•Busa sabun
Gas
Aerosol padat
•Asap
•Debu
Aerosol
•Awan
•Kabut
•Parfum yang
disemprotkan
Macam-Macam Koloid
17
Multiple Choice
yang menjadi tulang punggung keluarga dari gambar berikut adalah ...
18
Klasifikasi Materi
A
3. Pemisahan Campuran
f
e
d
Metode
Pemisahan
Campuran
a
b
c
Filtrasi
Kristalisasi
Dekantasi
Sublimasi
Distilasi
Kromatografi
19
2
1
3
Proses kristalisasi
garam dari air laut.
Proses filtrasi
Proses dekantasi
Klasifikasi Materi
A
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
20
5Proses distilasi
Sumber : shutterstock.com
4Sublimasi dry ice
Sumber : commons.wikimedia.org
Klasifikasi Materi
A
6Proses kromatografi
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
21
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
Sifat Kimia
Sifat Fisis
02
01
Sifat
Materi
Kondisi fisik yang
dapat dilihat, diamati,
dan diukur serta
dinyatakan nilainya
dengan besaran.
Sifat zat yang
berkaitan erat
dengan reaksi dan
perubahan zat.
22
Besaran Pokok
Besaran
Besaran yang satuannya
didefinisikan dan disepakati
lebih dahulu.
Besaran Turunan
Besaran yang diturunkan
dari besaran pokok.
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
23
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Besaran pokok
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Massa
Kilogram (Kg)
Gram (g)
2.
Panjang
Meter (m)
Sentimeter (cm)
3.
Waktu
sekon (s)
Sekon (s)
4.
Suhu
kelvin (K)
Celcius (oC)
5.
Kuat arus listrik
Ampere (A)
Ampere (A)
6.
Intensitas Cahaya
Kandela (Cd)
Kandela (Cd)
7.
Jumlah zat
Mol (mol)
Mol (mol)
1. Sifat Fisis
24
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Volume
Meter kubik (m3)
Centimeter kubik (cm3)
2.
Gaya
Newton (N)
dyne (dyn)
3.
Energi
Joule (J)
erg
4.
Daya
Watt (W)
erg/s
5.
Massa jenis
(kg/m3)
Gram/cm3
6.
Tekanan
Pascal (Pa)
-
25
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
7.
Frekuensi
Hertz (Hz)
-
8.
Resistensi (hambatan listrik)
Ohm (Ω)
-
9.
Potensial listrik
Volt (V)
-
10.
Indukstansi
Henry (H)
-
11.
Medan magnetik
Tesla (T)
-
12.
Kapasitas kapasitor
Farad (F)
-
26
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
2. Sifat kimia
Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia di
antaranya:
Mudah terbakar
Mudah membusuk
Korosif
Sumber : flickr.com
27
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran tunggal
∆𝒙 = 𝟏
𝟐𝐱 𝐬𝐤𝐚𝐥𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐥𝐚𝐭 𝐮𝐤𝐮𝐫
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙𝟎 ± ∆𝒙
Dengan:
x0
= hasil pengukuran satu kali
∆x
= nilai ketidakpastian
Sumber : publicdomainvectors.org
3. Pengukuran
28
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran berulang
𝑺 𝒙 = 𝟏
𝒏
𝒏 𝒙𝒊𝟐− ( 𝒙𝒊)𝟐
𝒏 − 𝟏
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙 ± 𝑺 𝒙
dengan:
𝑥
= Nilai rata-rata hasil pengukuran
𝑆 𝑥= Simpangan baku
𝑥𝑖 = Jumlah seluruh nilai pengukuran
n
= banyaknya pengukuran yang dilakukan
Nilai toleransi:
𝒙 =
𝒙𝒊
𝒏
Ketidakpastian (∆x) dapat dinyatakan
dengan simpangan baku:
29
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian relatif
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙 ± 𝑲𝑹
dengan:
KR
= Ketidakpastian relatif
𝑥
= Nilai rata-rata
∆x
= Nilai ketidakpastian untuk data tunggal
𝑆 𝑥= Nilai ketidakpastian untuk data berulang
𝑲𝑹 = ∆𝒙
𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
𝑲𝑹 =𝑺 𝒙
𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
KR ≥ 10 berhak melaporkan 2 angka penting
10% > KR ≥ 1% berhak melaporkan 3 AP
0,1% > KR berhak melaporkan 4 AP
30
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
Bagian-bagian jangka sorong
Sumber : shutterstock.com
b. Alat ukur
1) Jangka Sorong
Memiliki ketelitian
0,1 mm - 0,02 mm.
31
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
b. Alat ukur
2) Mikrometer sekrup
Sumber : shutterstock.com
Bagian-bagian mikrometer sekrup
Untuk mengukur ketebalan
yang sangat tipis dengan
ketelitian hingga 0,01 mm.
32
Contoh Soal
Perhatikan skala hasil pengukuran mikrometer
sekrup pada gambar di samping.
Pada gambar, terlihat skala utama menunjukkan
angka 42,5 mm. Sedangkan skala nonius putar
menunjukkan angka 0,49 mm sehingga hasil
pengukurannya adalah 42,5 + 0,49 = 42,99 mm.
Mikrometer memiliki ketelitian 0,01 mm dengan
ketidakpastian mutlak 0,005 mm sehingga penulisan
hasil pengukurannya, yaitu (42,99 ± 0,005) mm.
33
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
b. Alat ukur
Neraca
Stopwatch
AVO meter atau multimeter
Sumber : shutterstock.com
Sumber : shutterstock.com
Sumber : shutterstock.com
34
Contoh Soal
Perhatikan gambar di samping.
Pada gambar tersebut, terlihat benda yang
ditimbang pada neraca tiga lengan menunjukkan:
Massa: 300 + 70 + 7,5 = 377,5 gram
Karena neraca memiliki ketelitian 0,1 gram dengan
ketidakpastian mutlak 0,05 gram maka penulisan
hasil pengukurannya adalah (377,5 ± 0,05) gram.
Sumber : shutterstock.com
35
Perubahan
Fisika
01
Perubahan
Kimia
02
Perubahan
Biologi
03
Perubahan Materi
C
Perubahan materi dikelompokkan menjadi:
36
Contoh perubahan fisika
a
b
c
d
Perubahan wujud
Pelarutan
Perubahan bentuk
dan ukuran
Ekstraksi
Perubahan Materi
C
Perubahan zat tanpa mengubah
sifat asli zat tersebut.
1. Perubahan Fisika
37
Perubahan Materi
C
Sumber : shutterstock.com
Perubahan wujud
Perubahan wujud zat karena
pengaruh suhu dapat berwujud
padat, cair, atau gas.
Selama proses mencair, menguap, dan
menyublim terjadi penyerapan panas.
Sedangkan proses mengembun, membeku,
dan deposisi terjadi pelepasan panas.
1. Perubahan Fisika
38
Proses pelarutan termasuk perubahan
fisika karena bersifat reversible.
Pengecoran logam secara
fisik dilakukan dengan
mengubah bentuk logam
padat menjadi cair.
Proses ekstraksi pada
pembuatan kopi termasuk
perubahan fisika.
Perubahan Materi
C
Sumber : shutterstock.com
1. Perubahan Fisika
39
Pembakaran
Perkaratan
(Korosi)
Perubahan Materi
C
Sumber : pxhere.com
Sumber : pixabay.com
Perubahan zat dengan menghasilkan zat
baru yang memiliki sifat berbeda dengan
zat awalnya dan tidak dapat dikembalikan
ke bentuk semula (irreversible).
Contoh Perubahan Kimia
2. Perubahan Kimia
40
Perubahan kimia yang disebabkan
oleh organisme biotik, seperti lumut,
bakteri, dan jamur.
Perubahan Materi
C
Perubahan biologi meliputi proses-
proses:
a
b
c
d
Fotosintesis
Peragian (fermentasi)
Pembusukan (dekomposisi)
Pelapukan
a
b
c
d
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : shutterstock.com
3. Perubahan Biologi
41
B3 yang dapat digunakan
B3 yang dilarang digunakan
B3 yang terbatas penggunaannya
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
a. Menurut Peraturan Pemerintah RI
B3
Pengelolaan B3 dibedakan menjadi:
a
c
b
1. Klasifikasi B3
42
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
1. Klasifikasi B3
b. Menurut National Fire Protection Agency (NFPA)
NFPA memberikan kode angka 0 – 4
berdasarkan
tingkat
bahayanya
(terendah diberi kode angka 0 dan
tertinggi diberi kode angka 4).
Kriteria pelabelan bahan berbahaya
dan beracun (B3)
Sumber : npfa.org
43
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
2. Pengelolaan B3
b
a
c
Pengolahan Limbah B3
Prosedur Penyimpanan B3
Pelabelan B3
44
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
Penghasil LB3
Lingkungan
Pengangkut LB3
Penimbun LB3/
Land filter
Pengangkut LB3
Pengolah LB3
Pengumpul LB3
Pemanfaatan LB3
Reduce
Reuse
Recycle
User
Sumber : dokumen penerbit
Alur Prosedur Pengelolaan LB3
45
Zat dan Perubahannya
BAB 2
Sumber : shutterstock.com
46
Klasifikasi Materi
A
1. Berdasarkan Wujud Materi
Bentuk
Tetap
Berubah
Berubah
Volume
Tetap
Tetap
Berubah
Jarak antarpartikel
Rapat
Renggang
Sangat renggang
Gaya tarik antarpartikel
Sangat kuat
Lemah
Sangat lemah
Gerak partikel
Sangat terbatas,
hanya bergetar di
tempat
Bebas, tetapi tidak
dapat meninggalkan
gugus molekulnya
Sangat bebas
meninggalkan
kelompoknya
Contoh
Batu, emas, besi
Minyak, air, bensin
Asap, uap air, oksigen
Padat
a
Gas
c
Cair
b
47
Multiple Choice
berdasarkan wujud zat, sifat-sifat dari zat padat adalah ....
48
Klasifikasi Materi
A
1. Berdasarkan Wujud Materi
Sumber : shutterstock.com
Perbedaan kerapatan partikel antara materi berwujud padat, cair, dan gas.
49
2. Berdasarkan Komposisi Materi
Materi
Zat tunggal
Unsur
Senyawa
Campuran
Homogen
Larutan
Heterogen
Koloid
Suspensi
Sumber : dokumen penerbit
Klasifikasi Materi
A
50
Klasifikasi Materi
A
2. Berdasarkan Komposisi Materi
a. Zat Tunggal
Sumber : publicdomainvectors.org
Zat tunggal dibedakan menjadi:
1) Unsur
2) Senyawa
Zat yang tersusun dari suatu
materi yang tidak dapat
diuraikan lagi menjadi zat yang
lebih kecil dan sederhana.
51
Klasifikasi Materi
A
Suatu zat tunggal yang tidak dapat
dipisahkan lagi melalui reaksi kimia biasa.
Nonlogam
(nonmetal)
Unsur dikelompokkan menjadi:
Logam
(metal)
Semilogam
(metaloid)
a. Zat Tunggal
1) Unsur (element)
Contoh:
Hidrogen (H), Ozon (O3), Tembaga (Cu)
Sumber : publicdomainvectors.org
52
Multiple Choice
apa arti materi
53
54
Fill in the Blank
sebutkan sifat-sifat dari logam
55
56
Klasifikasi Materi
A
57
Klasifikasi Materi
A
a. Zat Tunggal
2) Senyawa
Gabungan dari beberapa unsur
yang berbeda jenis dan saling
berikatan melalui reaksi kimia
dalam perbandingan massa tetap
dan tertentu.
H2O (air) terdiri atas dua atom hidrogen dan satu oksigen.
Sumber : commons.wikimedia.org
58
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Perbedaan suspensi dan larutan
Sumber : shutterstock.com
Gabungan dua zat atau lebih
yang masing-masing zat
penyusunnya masih memiliki
sifat aslinya.
59
Larutan
Koloid
Suspensi
Contoh:
Larutan gula
Larutan garam
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Contoh:
Susu
Contoh:
Campuran tapioka dalam air
Air sungai keruh
Campuran dibedakan menjadi:
60
Match
cari pasangan yang tepat
larutan
asam
garam
mineral
alkali
larutan gula
asam sitrat
garam dapur
mineral air
alkali hidroksida
larutan gula
asam sitrat
garam dapur
mineral air
alkali hidroksida
61
Klasifikasi Materi
A
b. Campuran
Fase Terdispersi
Padat
Cair
Gas
Medium Pendispersi
Padat
Sol padat
•Kaca
berwarna
•Batu rubi
•Perunggu
•Kuningan
Emulsi padat
•Keju
•Gel silika
•Mutiara
Buih padat
•Spons busa
•Roti bolu
•Batu apung
•Styrofoam
Cair
Sol
•Tinta
•Tanah liat
•Lem kanji
•Cat
Emulsi
•Santan
•Susu
•Mayonnaise
Buih
•Karet busa
•Busa sabun
Gas
Aerosol padat
•Asap
•Debu
Aerosol
•Awan
•Kabut
•Parfum yang
disemprotkan
Macam-Macam Koloid
62
Klasifikasi Materi
A
3. Pemisahan Campuran
f
e
d
Metode
Pemisahan
Campuran
a
b
c
Filtrasi
Kristalisasi
Dekantasi
Sublimasi
Distilasi
Kromatografi
63
2
1
3
Proses kristalisasi
garam dari air laut.
Proses filtrasi
Proses dekantasi
Klasifikasi Materi
A
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
64
5Proses distilasi
Sumber : shutterstock.com
4Sublimasi dry ice
Sumber : commons.wikimedia.org
Klasifikasi Materi
A
6Proses kromatografi
Sumber : shutterstock.com
3. Pemisahan Campuran
65
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
Sifat Kimia
Sifat Fisis
02
01
Sifat
Materi
Kondisi fisik yang
dapat dilihat, diamati,
dan diukur serta
dinyatakan nilainya
dengan besaran.
Sifat zat yang
berkaitan erat
dengan reaksi dan
perubahan zat.
66
Besaran Pokok
Besaran
Besaran yang satuannya
didefinisikan dan disepakati
lebih dahulu.
Besaran Turunan
Besaran yang diturunkan
dari besaran pokok.
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
67
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Besaran pokok
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Massa
Kilogram (Kg)
Gram (g)
2.
Panjang
Meter (m)
Sentimeter (cm)
3.
Waktu
sekon (s)
Sekon (s)
4.
Suhu
kelvin (K)
Celcius (oC)
5.
Kuat arus listrik
Ampere (A)
Ampere (A)
6.
Intensitas Cahaya
Kandela (Cd)
Kandela (Cd)
7.
Jumlah zat
Mol (mol)
Mol (mol)
1. Sifat Fisis
68
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
1.
Volume
Meter kubik (m3)
Centimeter kubik (cm3)
2.
Gaya
Newton (N)
dyne (dyn)
3.
Energi
Joule (J)
erg
4.
Daya
Watt (W)
erg/s
5.
Massa jenis
(kg/m3)
Gram/cm3
6.
Tekanan
Pascal (Pa)
-
69
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
1. Sifat Fisis
b. Besaran turunan
No.
Besaran
Satuan (MKS)
Satuan (CGS)
7.
Frekuensi
Hertz (Hz)
-
8.
Resistensi (hambatan listrik)
Ohm (Ω)
-
9.
Potensial listrik
Volt (V)
-
10.
Indukstansi
Henry (H)
-
11.
Medan magnetik
Tesla (T)
-
12.
Kapasitas kapasitor
Farad (F)
-
70
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
2. Sifat kimia
Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia di
antaranya:
Mudah terbakar
Mudah membusuk
Korosif
Sumber : flickr.com
71
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran tunggal
∆𝒙 = 𝟏
𝟐𝐱 𝐬𝐤𝐚𝐥𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐥𝐚𝐭 𝐮𝐤𝐮𝐫
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙𝟎 ± ∆𝒙
Dengan:
x0
= hasil pengukuran satu kali
∆x
= nilai ketidakpastian
Sumber : publicdomainvectors.org
3. Pengukuran
72
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian pengukuran berulang
𝑺 𝒙 = 𝟏
𝒏
𝒏 𝒙𝒊𝟐− ( 𝒙𝒊)𝟐
𝒏 − 𝟏
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙 ± 𝑺 𝒙
dengan:
𝑥
= Nilai rata-rata hasil pengukuran
𝑆 𝑥= Simpangan baku
𝑥𝑖 = Jumlah seluruh nilai pengukuran
n
= banyaknya pengukuran yang dilakukan
Nilai toleransi:
𝒙 =
𝒙𝒊
𝒏
Ketidakpastian (∆x) dapat dinyatakan
dengan simpangan baku:
73
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
a. Toleransi pengukuran
Ketidakpastian relatif
Hasil pengukuran dinyatakan dengan:
𝒙 = 𝒙 ± 𝑲𝑹
dengan:
KR
= Ketidakpastian relatif
𝑥
= Nilai rata-rata
∆x
= Nilai ketidakpastian untuk data tunggal
𝑆 𝑥= Nilai ketidakpastian untuk data berulang
𝑲𝑹 = ∆𝒙
𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
𝑲𝑹 =𝑺 𝒙
𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
KR ≥ 10 berhak melaporkan 2 angka penting
10% > KR ≥ 1% berhak melaporkan 3 AP
0,1% > KR berhak melaporkan 4 AP
74
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
Bagian-bagian jangka sorong
Sumber : shutterstock.com
b. Alat ukur
1) Jangka Sorong
Memiliki ketelitian
0,1 mm - 0,02 mm.
75
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
b. Alat ukur
2) Mikrometer sekrup
Sumber : shutterstock.com
Bagian-bagian mikrometer sekrup
Untuk mengukur ketebalan
yang sangat tipis dengan
ketelitian hingga 0,01 mm.
76
Contoh Soal
Perhatikan skala hasil pengukuran mikrometer
sekrup pada gambar di samping.
Pada gambar, terlihat skala utama menunjukkan
angka 42,5 mm. Sedangkan skala nonius putar
menunjukkan angka 0,49 mm sehingga hasil
pengukurannya adalah 42,5 + 0,49 = 42,99 mm.
Mikrometer memiliki ketelitian 0,01 mm dengan
ketidakpastian mutlak 0,005 mm sehingga penulisan
hasil pengukurannya, yaitu (42,99 ± 0,005) mm.
77
Sifat Materi dan Pengukurannya
B
3. Pengukuran
b. Alat ukur
Neraca
Stopwatch
AVO meter atau multimeter
Sumber : shutterstock.com
Sumber : shutterstock.com
Sumber : shutterstock.com
78
Multiple Choice
gambar ini termasuk alat ukur apa
79
Contoh Soal
Perhatikan gambar di samping.
Pada gambar tersebut, terlihat benda yang
ditimbang pada neraca tiga lengan menunjukkan:
Massa: 300 + 70 + 7,5 = 377,5 gram
Karena neraca memiliki ketelitian 0,1 gram dengan
ketidakpastian mutlak 0,05 gram maka penulisan
hasil pengukurannya adalah (377,5 ± 0,05) gram.
Sumber : shutterstock.com
80
Perubahan
Fisika
01
Perubahan
Kimia
02
Perubahan
Biologi
03
Perubahan Materi
C
Perubahan materi dikelompokkan menjadi:
81
Contoh perubahan fisika
a
b
c
d
Perubahan wujud
Pelarutan
Perubahan bentuk
dan ukuran
Ekstraksi
Perubahan Materi
C
Perubahan zat tanpa mengubah
sifat asli zat tersebut.
1. Perubahan Fisika
82
Perubahan Materi
C
Sumber : shutterstock.com
Perubahan wujud
Perubahan wujud zat karena
pengaruh suhu dapat berwujud
padat, cair, atau gas.
Selama proses mencair, menguap, dan
menyublim terjadi penyerapan panas.
Sedangkan proses mengembun, membeku,
dan deposisi terjadi pelepasan panas.
1. Perubahan Fisika
83
Proses pelarutan termasuk perubahan
fisika karena bersifat reversible.
Pengecoran logam secara
fisik dilakukan dengan
mengubah bentuk logam
padat menjadi cair.
Proses ekstraksi pada
pembuatan kopi termasuk
perubahan fisika.
Perubahan Materi
C
Sumber : shutterstock.com
1. Perubahan Fisika
84
Pembakaran
Perkaratan
(Korosi)
Perubahan Materi
C
Sumber : pxhere.com
Sumber : pixabay.com
Perubahan zat dengan menghasilkan zat
baru yang memiliki sifat berbeda dengan
zat awalnya dan tidak dapat dikembalikan
ke bentuk semula (irreversible).
Contoh Perubahan Kimia
2. Perubahan Kimia
85
Perubahan kimia yang disebabkan
oleh organisme biotik, seperti lumut,
bakteri, dan jamur.
Perubahan Materi
C
Perubahan biologi meliputi proses-
proses:
a
b
c
d
Fotosintesis
Peragian (fermentasi)
Pembusukan (dekomposisi)
Pelapukan
a
b
c
d
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : commons.wikimedia.org
Sumber : shutterstock.com
3. Perubahan Biologi
86
B3 yang dapat digunakan
B3 yang dilarang digunakan
B3 yang terbatas penggunaannya
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
a. Menurut Peraturan Pemerintah RI
B3
Pengelolaan B3 dibedakan menjadi:
a
c
b
1. Klasifikasi B3
87
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
1. Klasifikasi B3
b. Menurut National Fire Protection Agency (NFPA)
NFPA memberikan kode angka 0 – 4
berdasarkan
tingkat
bahayanya
(terendah diberi kode angka 0 dan
tertinggi diberi kode angka 4).
Kriteria pelabelan bahan berbahaya
dan beracun (B3)
Sumber : npfa.org
88
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
2. Pengelolaan B3
b
a
c
Pengolahan Limbah B3
Prosedur Penyimpanan B3
Pelabelan B3
89
Bahan Berbahaya dan Beracun
D
Penghasil LB3
Lingkungan
Pengangkut LB3
Penimbun LB3/
Land filter
Pengangkut LB3
Pengolah LB3
Pengumpul LB3
Pemanfaatan LB3
Reduce
Reuse
Recycle
User
Sumber : dokumen penerbit
Alur Prosedur Pengelolaan LB3
PROYEK IPAS
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Rumpun Bisnis dan Manajemen,
Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif
MEDIA MENGAJAR
Untuk SMK/MAK Kelas X
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 89
SLIDE
Similar Resources on Wayground
91 questions
SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Lesson
•
11th Grade
91 questions
UTS_Nurul Atika_H0421004_Gerak Dua Dimensi (3.1-3.2)
Lesson
•
University
83 questions
PUBLIC SPEAKING teknik M3
Lesson
•
Professional Development
80 questions
MANAJEMEN INVENTORY
Lesson
•
12th Grade
85 questions
Karbon_part1
Lesson
•
12th Grade
82 questions
Revolusi Besar Dunia
Lesson
•
11th Grade
82 questions
Bank soal limit tak hingga fungsi aljabar dan trigonometri
Lesson
•
12th Grade
74 questions
KIMIA UNSUR 2
Lesson
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Chemistry
20 questions
Predicting Products
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Types of Chemical Reactions
Quiz
•
9th - 12th Grade
24 questions
Unit 2 (Part 1) Bonding Review
Quiz
•
12th Grade
10 questions
Identifying types of reactions
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Mole to Mole Stoichiometry
Quiz
•
10th - 12th Grade
10 questions
Mass to Mole Stoichiometry
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
Balancing Equations Practice
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
Periodic Table & Trends
Quiz
•
9th - 12th Grade