Search Header Logo
perubahan zat

perubahan zat

Assessment

Presentation

Chemistry

12th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Eva Manurung

Used 1+ times

FREE Resource

82 Slides • 7 Questions

1

media

PROYEK IPAS

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Rumpun Bisnis dan Manajemen,

Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif

MEDIA MENGAJAR

Untuk SMK/MAK Kelas X

2

media

PROYEK IPAS

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Rumpun Bisnis dan Manajemen,

Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif

MEDIA MENGAJAR

Untuk SMK/MAK Kelas X

3

media

Zat dan Perubahannya

BAB 2

Sumber : shutterstock.com

4

media

Klasifikasi Materi

A

1. Berdasarkan Wujud Materi

Bentuk

Tetap

Berubah

Berubah

Volume

Tetap

Tetap

Berubah

Jarak antarpartikel

Rapat

Renggang

Sangat renggang

Gaya tarik antarpartikel

Sangat kuat

Lemah

Sangat lemah

Gerak partikel

Sangat terbatas,
hanya bergetar di

tempat

Bebas, tetapi tidak
dapat meninggalkan
gugus molekulnya

Sangat bebas
meninggalkan
kelompoknya

Contoh

Batu, emas, besi

Minyak, air, bensin

Asap, uap air, oksigen

Padat

a

Gas
c

Cair
b

5

Multiple Choice

berdasarkan wujud materi, sifat dari zat padat adalah ....

1
Volume berubah-ubah.
2
Bentuk dan volume tetap.
3
Hanya memiliki bentuk saja.
4
Bentuk tidak tetap.

6

media

Klasifikasi Materi

A

1. Berdasarkan Wujud Materi

Sumber : shutterstock.com

Perbedaan kerapatan partikel antara materi berwujud padat, cair, dan gas.

7

media

2. Berdasarkan Komposisi Materi

Materi

Zat tunggal

Unsur

Senyawa

Campuran

Homogen

Larutan

Heterogen

Koloid

Suspensi

Sumber : dokumen penerbit

Klasifikasi Materi

A

8

media

Klasifikasi Materi

A

2. Berdasarkan Komposisi Materi

a. Zat Tunggal

Sumber : publicdomainvectors.org

Zat tunggal dibedakan menjadi:
1) Unsur
2) Senyawa

Zat yang tersusun dari suatu

materi yang tidak dapat

diuraikan lagi menjadi zat yang

lebih kecil dan sederhana.

9

media

Klasifikasi Materi

A

Suatu zat tunggal yang tidak dapat

dipisahkan lagi melalui reaksi kimia biasa.

Nonlogam
(nonmetal)

Unsur dikelompokkan menjadi:

Logam
(metal)

Semilogam
(metaloid)

a. Zat Tunggal

1) Unsur (element)

Contoh:
Hidrogen (H), Ozon (O3), Tembaga (Cu)

Sumber : publicdomainvectors.org

10

media

11

media

12

media

Klasifikasi Materi

A

13

media

Klasifikasi Materi

A

a. Zat Tunggal

2) Senyawa

Gabungan dari beberapa unsur
yang berbeda jenis dan saling
berikatan melalui reaksi kimia
dalam perbandingan massa tetap
dan tertentu.

H2O (air) terdiri atas dua atom hidrogen dan satu oksigen.

Sumber : commons.wikimedia.org

14

media

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Perbedaan suspensi dan larutan

Sumber : shutterstock.com

Gabungan dua zat atau lebih

yang masing-masing zat

penyusunnya masih memiliki

sifat aslinya.

15

media

Larutan

Koloid

Suspensi

Contoh:
Larutan gula
Larutan garam

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Contoh:
Susu

Contoh:
Campuran tapioka dalam air
Air sungai keruh

Campuran dibedakan menjadi:

16

media

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Fase Terdispersi

Padat

Cair

Gas

Medium Pendispersi

Padat

Sol padat
Kaca
berwarna

Batu rubi

Perunggu

Kuningan

Emulsi padat
Keju

Gel silika

Mutiara

Buih padat
Spons busa

Roti bolu

Batu apung

Styrofoam

Cair

Sol
Tinta

Tanah liat

Lem kanji

Cat

Emulsi
Santan

Susu

Mayonnaise

Buih
Karet busa

Busa sabun

Gas

Aerosol padat
Asap

Debu

Aerosol
Awan

Kabut

Parfum yang
disemprotkan

Macam-Macam Koloid

17

Multiple Choice

Question image

yang menjadi tulang punggung keluarga dari gambar berikut adalah ...

1
Anak yang berdiri di sebelah kiri
2
Wanita yang berdiri di sebelah kanan
3
Pria yang duduk di depan
4
Pria yang berdiri di tengah

18

media

Klasifikasi Materi

A

3. Pemisahan Campuran

f

e

d

Metode

Pemisahan
Campuran

a

b

c

Filtrasi

Kristalisasi

Dekantasi

Sublimasi

Distilasi

Kromatografi

19

media

2

1

3
Proses kristalisasi
garam dari air laut.
Proses filtrasi

Proses dekantasi

Klasifikasi Materi

A

Sumber : shutterstock.com

3. Pemisahan Campuran

20

media

5Proses distilasi

Sumber : shutterstock.com

4Sublimasi dry ice

Sumber : commons.wikimedia.org

Klasifikasi Materi

A

6Proses kromatografi

Sumber : shutterstock.com

3. Pemisahan Campuran

21

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

Sifat Kimia

Sifat Fisis

02

01

Sifat
Materi

Kondisi fisik yang

dapat dilihat, diamati,

dan diukur serta

dinyatakan nilainya

dengan besaran.

Sifat zat yang
berkaitan erat

dengan reaksi dan

perubahan zat.

22

media

Besaran Pokok

Besaran

Besaran yang satuannya

didefinisikan dan disepakati

lebih dahulu.

Besaran Turunan

Besaran yang diturunkan

dari besaran pokok.

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

23

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

a. Besaran pokok

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

1.

Massa

Kilogram (Kg)

Gram (g)

2.

Panjang

Meter (m)

Sentimeter (cm)

3.

Waktu

sekon (s)

Sekon (s)

4.

Suhu

kelvin (K)

Celcius (oC)

5.

Kuat arus listrik

Ampere (A)

Ampere (A)

6.

Intensitas Cahaya

Kandela (Cd)

Kandela (Cd)

7.

Jumlah zat

Mol (mol)

Mol (mol)

1. Sifat Fisis

24

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

b. Besaran turunan

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

1.

Volume

Meter kubik (m3)

Centimeter kubik (cm3)

2.

Gaya

Newton (N)

dyne (dyn)

3.

Energi

Joule (J)

erg

4.

Daya

Watt (W)

erg/s

5.

Massa jenis

(kg/m3)

Gram/cm3

6.

Tekanan

Pascal (Pa)

-

25

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

b. Besaran turunan

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

7.

Frekuensi

Hertz (Hz)

-

8.

Resistensi (hambatan listrik)

Ohm (Ω)

-

9.

Potensial listrik

Volt (V)

-

10.

Indukstansi

Henry (H)

-

11.

Medan magnetik

Tesla (T)

-

12.

Kapasitas kapasitor

Farad (F)

-

26

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

2. Sifat kimia

Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia di
antaranya:
Mudah terbakar
Mudah membusuk
Korosif

Sumber : flickr.com

27

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian pengukuran tunggal

∆𝒙 = 𝟏

𝟐𝐱 𝐬𝐤𝐚𝐥𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐥𝐚𝐭 𝐮𝐤𝐮𝐫

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙𝟎 ± ∆𝒙

Dengan:
x0
= hasil pengukuran satu kali

∆x

= nilai ketidakpastian

Sumber : publicdomainvectors.org

3. Pengukuran

28

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian pengukuran berulang

𝑺 𝒙 = 𝟏

𝒏

𝒏 𝒙𝒊𝟐− ( 𝒙𝒊)𝟐

𝒏 − 𝟏

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙 ± 𝑺 𝒙

dengan:
𝑥

= Nilai rata-rata hasil pengukuran

𝑆 𝑥= Simpangan baku

𝑥𝑖 = Jumlah seluruh nilai pengukuran
n

= banyaknya pengukuran yang dilakukan

Nilai toleransi:

𝒙 =

𝒙𝒊

𝒏

Ketidakpastian (∆x) dapat dinyatakan
dengan simpangan baku:

29

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian relatif

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙 ± 𝑲𝑹

dengan:
KR

= Ketidakpastian relatif

𝑥

= Nilai rata-rata

∆x

= Nilai ketidakpastian untuk data tunggal

𝑆 𝑥= Nilai ketidakpastian untuk data berulang

𝑲𝑹 = ∆𝒙

𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%

𝑲𝑹 =𝑺 𝒙

𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%

KR ≥ 10 berhak melaporkan 2 angka penting
10% > KR ≥ 1% berhak melaporkan 3 AP
0,1% > KR berhak melaporkan 4 AP

30

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

Bagian-bagian jangka sorong
Sumber : shutterstock.com

b. Alat ukur

1) Jangka Sorong

Memiliki ketelitian
0,1 mm - 0,02 mm.

31

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

b. Alat ukur

2) Mikrometer sekrup

Sumber : shutterstock.com

Bagian-bagian mikrometer sekrup

Untuk mengukur ketebalan

yang sangat tipis dengan
ketelitian hingga 0,01 mm.

32

media

Contoh Soal

Perhatikan skala hasil pengukuran mikrometer
sekrup pada gambar di samping.
Pada gambar, terlihat skala utama menunjukkan
angka 42,5 mm. Sedangkan skala nonius putar
menunjukkan angka 0,49 mm sehingga hasil
pengukurannya adalah 42,5 + 0,49 = 42,99 mm.

Mikrometer memiliki ketelitian 0,01 mm dengan
ketidakpastian mutlak 0,005 mm sehingga penulisan
hasil pengukurannya, yaitu (42,99 ± 0,005) mm.

33

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

b. Alat ukur

Neraca
Stopwatch

AVO meter atau multimeter

Sumber : shutterstock.com

Sumber : shutterstock.com

Sumber : shutterstock.com

34

media

Contoh Soal

Perhatikan gambar di samping.
Pada gambar tersebut, terlihat benda yang
ditimbang pada neraca tiga lengan menunjukkan:
Massa: 300 + 70 + 7,5 = 377,5 gram

Karena neraca memiliki ketelitian 0,1 gram dengan
ketidakpastian mutlak 0,05 gram maka penulisan
hasil pengukurannya adalah (377,5 ± 0,05) gram.

Sumber : shutterstock.com

35

media

Perubahan

Fisika

01

Perubahan

Kimia

02

Perubahan

Biologi

03

Perubahan Materi

C

Perubahan materi dikelompokkan menjadi:

36

media

Contoh perubahan fisika

a

b

c

d

Perubahan wujud

Pelarutan

Perubahan bentuk
dan ukuran
Ekstraksi

Perubahan Materi

C

Perubahan zat tanpa mengubah

sifat asli zat tersebut.

1. Perubahan Fisika

37

media

Perubahan Materi

C

Sumber : shutterstock.com

Perubahan wujud

Perubahan wujud zat karena
pengaruh suhu dapat berwujud
padat, cair, atau gas.

Selama proses mencair, menguap, dan
menyublim terjadi penyerapan panas.
Sedangkan proses mengembun, membeku,
dan deposisi terjadi pelepasan panas.

1. Perubahan Fisika

38

media

Proses pelarutan termasuk perubahan

fisika karena bersifat reversible.

Pengecoran logam secara

fisik dilakukan dengan

mengubah bentuk logam

padat menjadi cair.

Proses ekstraksi pada

pembuatan kopi termasuk

perubahan fisika.

Perubahan Materi

C

Sumber : shutterstock.com

1. Perubahan Fisika

39

media

Pembakaran

Perkaratan

(Korosi)

Perubahan Materi

C

Sumber : pxhere.com

Sumber : pixabay.com

Perubahan zat dengan menghasilkan zat
baru yang memiliki sifat berbeda dengan
zat awalnya dan tidak dapat dikembalikan

ke bentuk semula (irreversible).

Contoh Perubahan Kimia

2. Perubahan Kimia

40

media

Perubahan kimia yang disebabkan

oleh organisme biotik, seperti lumut,

bakteri, dan jamur.

Perubahan Materi

C

Perubahan biologi meliputi proses-
proses:
a

b

c

d

Fotosintesis

Peragian (fermentasi)

Pembusukan (dekomposisi)

Pelapukan

a

b

c

d

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : shutterstock.com

3. Perubahan Biologi

41

media

B3 yang dapat digunakan

B3 yang dilarang digunakan

B3 yang terbatas penggunaannya

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

a. Menurut Peraturan Pemerintah RI

B3

Pengelolaan B3 dibedakan menjadi:

a

c

b

1. Klasifikasi B3

42

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

1. Klasifikasi B3

b. Menurut National Fire Protection Agency (NFPA)

NFPA memberikan kode angka 0 – 4
berdasarkan

tingkat

bahayanya

(terendah diberi kode angka 0 dan
tertinggi diberi kode angka 4).

Kriteria pelabelan bahan berbahaya
dan beracun (B3)

Sumber : npfa.org

43

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

2. Pengelolaan B3

b

a

c

Pengolahan Limbah B3

Prosedur Penyimpanan B3

Pelabelan B3

44

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

Penghasil LB3

Lingkungan

Pengangkut LB3

Penimbun LB3/

Land filter

Pengangkut LB3

Pengolah LB3

Pengumpul LB3

Pemanfaatan LB3

Reduce

Reuse

Recycle

User

Sumber : dokumen penerbit

Alur Prosedur Pengelolaan LB3

45

media

Zat dan Perubahannya

BAB 2

Sumber : shutterstock.com

46

media

Klasifikasi Materi

A

1. Berdasarkan Wujud Materi

Bentuk

Tetap

Berubah

Berubah

Volume

Tetap

Tetap

Berubah

Jarak antarpartikel

Rapat

Renggang

Sangat renggang

Gaya tarik antarpartikel

Sangat kuat

Lemah

Sangat lemah

Gerak partikel

Sangat terbatas,
hanya bergetar di

tempat

Bebas, tetapi tidak
dapat meninggalkan
gugus molekulnya

Sangat bebas
meninggalkan
kelompoknya

Contoh

Batu, emas, besi

Minyak, air, bensin

Asap, uap air, oksigen

Padat

a

Gas
c

Cair
b

47

Multiple Choice

berdasarkan wujud zat, sifat-sifat dari zat padat adalah ....

1
Bentuk tetap, volume berubah, partikel tidak teratur.
2
Bentuk tetap, volume tetap, partikel teratur dan rapat.
3
Bentuk tidak tetap, volume tetap, partikel terpisah.
4
Bentuk cair, volume berubah, partikel acak.

48

media

Klasifikasi Materi

A

1. Berdasarkan Wujud Materi

Sumber : shutterstock.com

Perbedaan kerapatan partikel antara materi berwujud padat, cair, dan gas.

49

media

2. Berdasarkan Komposisi Materi

Materi

Zat tunggal

Unsur

Senyawa

Campuran

Homogen

Larutan

Heterogen

Koloid

Suspensi

Sumber : dokumen penerbit

Klasifikasi Materi

A

50

media

Klasifikasi Materi

A

2. Berdasarkan Komposisi Materi

a. Zat Tunggal

Sumber : publicdomainvectors.org

Zat tunggal dibedakan menjadi:
1) Unsur
2) Senyawa

Zat yang tersusun dari suatu

materi yang tidak dapat

diuraikan lagi menjadi zat yang

lebih kecil dan sederhana.

51

media

Klasifikasi Materi

A

Suatu zat tunggal yang tidak dapat

dipisahkan lagi melalui reaksi kimia biasa.

Nonlogam
(nonmetal)

Unsur dikelompokkan menjadi:

Logam
(metal)

Semilogam
(metaloid)

a. Zat Tunggal

1) Unsur (element)

Contoh:
Hidrogen (H), Ozon (O3), Tembaga (Cu)

Sumber : publicdomainvectors.org

52

Multiple Choice

apa arti materi

1
Sumber daya yang tidak dapat diubah.
2
Sebuah konsep abstrak tanpa bentuk.
3
Sebuah alat untuk mengukur waktu.
4
Bahan atau isi yang digunakan dalam suatu konteks.
5
Hanya digunakan dalam ilmu fisika.

53

media

54

Fill in the Blank

sebutkan sifat-sifat dari logam

,

55

media

56

media

Klasifikasi Materi

A

57

media

Klasifikasi Materi

A

a. Zat Tunggal

2) Senyawa

Gabungan dari beberapa unsur
yang berbeda jenis dan saling
berikatan melalui reaksi kimia
dalam perbandingan massa tetap
dan tertentu.

H2O (air) terdiri atas dua atom hidrogen dan satu oksigen.

Sumber : commons.wikimedia.org

58

media

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Perbedaan suspensi dan larutan

Sumber : shutterstock.com

Gabungan dua zat atau lebih

yang masing-masing zat

penyusunnya masih memiliki

sifat aslinya.

59

media

Larutan

Koloid

Suspensi

Contoh:
Larutan gula
Larutan garam

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Contoh:
Susu

Contoh:
Campuran tapioka dalam air
Air sungai keruh

Campuran dibedakan menjadi:

60

Match

cari pasangan yang tepat

larutan

asam

garam

mineral

alkali

larutan gula

asam sitrat

garam dapur

mineral air

alkali hidroksida

61

media

Klasifikasi Materi

A

b. Campuran

Fase Terdispersi

Padat

Cair

Gas

Medium Pendispersi

Padat

Sol padat
Kaca
berwarna

Batu rubi

Perunggu

Kuningan

Emulsi padat
Keju

Gel silika

Mutiara

Buih padat
Spons busa

Roti bolu

Batu apung

Styrofoam

Cair

Sol
Tinta

Tanah liat

Lem kanji

Cat

Emulsi
Santan

Susu

Mayonnaise

Buih
Karet busa

Busa sabun

Gas

Aerosol padat
Asap

Debu

Aerosol
Awan

Kabut

Parfum yang
disemprotkan

Macam-Macam Koloid

62

media

Klasifikasi Materi

A

3. Pemisahan Campuran

f

e

d

Metode

Pemisahan
Campuran

a

b

c

Filtrasi

Kristalisasi

Dekantasi

Sublimasi

Distilasi

Kromatografi

63

media

2

1

3
Proses kristalisasi
garam dari air laut.
Proses filtrasi

Proses dekantasi

Klasifikasi Materi

A

Sumber : shutterstock.com

3. Pemisahan Campuran

64

media

5Proses distilasi

Sumber : shutterstock.com

4Sublimasi dry ice

Sumber : commons.wikimedia.org

Klasifikasi Materi

A

6Proses kromatografi

Sumber : shutterstock.com

3. Pemisahan Campuran

65

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

Sifat Kimia

Sifat Fisis

02

01

Sifat
Materi

Kondisi fisik yang

dapat dilihat, diamati,

dan diukur serta

dinyatakan nilainya

dengan besaran.

Sifat zat yang
berkaitan erat

dengan reaksi dan

perubahan zat.

66

media

Besaran Pokok

Besaran

Besaran yang satuannya

didefinisikan dan disepakati

lebih dahulu.

Besaran Turunan

Besaran yang diturunkan

dari besaran pokok.

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

67

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

a. Besaran pokok

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

1.

Massa

Kilogram (Kg)

Gram (g)

2.

Panjang

Meter (m)

Sentimeter (cm)

3.

Waktu

sekon (s)

Sekon (s)

4.

Suhu

kelvin (K)

Celcius (oC)

5.

Kuat arus listrik

Ampere (A)

Ampere (A)

6.

Intensitas Cahaya

Kandela (Cd)

Kandela (Cd)

7.

Jumlah zat

Mol (mol)

Mol (mol)

1. Sifat Fisis

68

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

b. Besaran turunan

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

1.

Volume

Meter kubik (m3)

Centimeter kubik (cm3)

2.

Gaya

Newton (N)

dyne (dyn)

3.

Energi

Joule (J)

erg

4.

Daya

Watt (W)

erg/s

5.

Massa jenis

(kg/m3)

Gram/cm3

6.

Tekanan

Pascal (Pa)

-

69

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

1. Sifat Fisis

b. Besaran turunan

No.

Besaran

Satuan (MKS)

Satuan (CGS)

7.

Frekuensi

Hertz (Hz)

-

8.

Resistensi (hambatan listrik)

Ohm (Ω)

-

9.

Potensial listrik

Volt (V)

-

10.

Indukstansi

Henry (H)

-

11.

Medan magnetik

Tesla (T)

-

12.

Kapasitas kapasitor

Farad (F)

-

70

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

2. Sifat kimia

Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia di
antaranya:
Mudah terbakar
Mudah membusuk
Korosif

Sumber : flickr.com

71

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian pengukuran tunggal

∆𝒙 = 𝟏

𝟐𝐱 𝐬𝐤𝐚𝐥𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐥𝐚𝐭 𝐮𝐤𝐮𝐫

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙𝟎 ± ∆𝒙

Dengan:
x0
= hasil pengukuran satu kali

∆x

= nilai ketidakpastian

Sumber : publicdomainvectors.org

3. Pengukuran

72

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian pengukuran berulang

𝑺 𝒙 = 𝟏

𝒏

𝒏 𝒙𝒊𝟐− ( 𝒙𝒊)𝟐

𝒏 − 𝟏

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙 ± 𝑺 𝒙

dengan:
𝑥

= Nilai rata-rata hasil pengukuran

𝑆 𝑥= Simpangan baku

𝑥𝑖 = Jumlah seluruh nilai pengukuran
n

= banyaknya pengukuran yang dilakukan

Nilai toleransi:

𝒙 =

𝒙𝒊

𝒏

Ketidakpastian (∆x) dapat dinyatakan
dengan simpangan baku:

73

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

a. Toleransi pengukuran

Ketidakpastian relatif

Hasil pengukuran dinyatakan dengan:

𝒙 = 𝒙 ± 𝑲𝑹

dengan:
KR

= Ketidakpastian relatif

𝑥

= Nilai rata-rata

∆x

= Nilai ketidakpastian untuk data tunggal

𝑆 𝑥= Nilai ketidakpastian untuk data berulang

𝑲𝑹 = ∆𝒙

𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%

𝑲𝑹 =𝑺 𝒙

𝒙 𝒙 𝟏𝟎𝟎%

KR ≥ 10 berhak melaporkan 2 angka penting
10% > KR ≥ 1% berhak melaporkan 3 AP
0,1% > KR berhak melaporkan 4 AP

74

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

Bagian-bagian jangka sorong
Sumber : shutterstock.com

b. Alat ukur

1) Jangka Sorong

Memiliki ketelitian
0,1 mm - 0,02 mm.

75

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

b. Alat ukur

2) Mikrometer sekrup

Sumber : shutterstock.com

Bagian-bagian mikrometer sekrup

Untuk mengukur ketebalan

yang sangat tipis dengan
ketelitian hingga 0,01 mm.

76

media

Contoh Soal

Perhatikan skala hasil pengukuran mikrometer
sekrup pada gambar di samping.
Pada gambar, terlihat skala utama menunjukkan
angka 42,5 mm. Sedangkan skala nonius putar
menunjukkan angka 0,49 mm sehingga hasil
pengukurannya adalah 42,5 + 0,49 = 42,99 mm.

Mikrometer memiliki ketelitian 0,01 mm dengan
ketidakpastian mutlak 0,005 mm sehingga penulisan
hasil pengukurannya, yaitu (42,99 ± 0,005) mm.

77

media

Sifat Materi dan Pengukurannya

B

3. Pengukuran

b. Alat ukur

Neraca
Stopwatch

AVO meter atau multimeter

Sumber : shutterstock.com

Sumber : shutterstock.com

Sumber : shutterstock.com

78

Multiple Choice

Question image

gambar ini termasuk alat ukur apa

1
Barometer
2
Thermometer
3
Penggaris biasa
4
Jangka sorong
5
Mikrometer atau caliper

79

media

Contoh Soal

Perhatikan gambar di samping.
Pada gambar tersebut, terlihat benda yang
ditimbang pada neraca tiga lengan menunjukkan:
Massa: 300 + 70 + 7,5 = 377,5 gram

Karena neraca memiliki ketelitian 0,1 gram dengan
ketidakpastian mutlak 0,05 gram maka penulisan
hasil pengukurannya adalah (377,5 ± 0,05) gram.

Sumber : shutterstock.com

80

media

Perubahan

Fisika

01

Perubahan

Kimia

02

Perubahan

Biologi

03

Perubahan Materi

C

Perubahan materi dikelompokkan menjadi:

81

media

Contoh perubahan fisika

a

b

c

d

Perubahan wujud

Pelarutan

Perubahan bentuk
dan ukuran
Ekstraksi

Perubahan Materi

C

Perubahan zat tanpa mengubah

sifat asli zat tersebut.

1. Perubahan Fisika

82

media

Perubahan Materi

C

Sumber : shutterstock.com

Perubahan wujud

Perubahan wujud zat karena
pengaruh suhu dapat berwujud
padat, cair, atau gas.

Selama proses mencair, menguap, dan
menyublim terjadi penyerapan panas.
Sedangkan proses mengembun, membeku,
dan deposisi terjadi pelepasan panas.

1. Perubahan Fisika

83

media

Proses pelarutan termasuk perubahan

fisika karena bersifat reversible.

Pengecoran logam secara

fisik dilakukan dengan

mengubah bentuk logam

padat menjadi cair.

Proses ekstraksi pada

pembuatan kopi termasuk

perubahan fisika.

Perubahan Materi

C

Sumber : shutterstock.com

1. Perubahan Fisika

84

media

Pembakaran

Perkaratan

(Korosi)

Perubahan Materi

C

Sumber : pxhere.com

Sumber : pixabay.com

Perubahan zat dengan menghasilkan zat
baru yang memiliki sifat berbeda dengan
zat awalnya dan tidak dapat dikembalikan

ke bentuk semula (irreversible).

Contoh Perubahan Kimia

2. Perubahan Kimia

85

media

Perubahan kimia yang disebabkan

oleh organisme biotik, seperti lumut,

bakteri, dan jamur.

Perubahan Materi

C

Perubahan biologi meliputi proses-
proses:
a

b

c

d

Fotosintesis

Peragian (fermentasi)

Pembusukan (dekomposisi)

Pelapukan

a

b

c

d

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : commons.wikimedia.org

Sumber : shutterstock.com

3. Perubahan Biologi

86

media

B3 yang dapat digunakan

B3 yang dilarang digunakan

B3 yang terbatas penggunaannya

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

a. Menurut Peraturan Pemerintah RI

B3

Pengelolaan B3 dibedakan menjadi:

a

c

b

1. Klasifikasi B3

87

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

1. Klasifikasi B3

b. Menurut National Fire Protection Agency (NFPA)

NFPA memberikan kode angka 0 – 4
berdasarkan

tingkat

bahayanya

(terendah diberi kode angka 0 dan
tertinggi diberi kode angka 4).

Kriteria pelabelan bahan berbahaya
dan beracun (B3)

Sumber : npfa.org

88

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

2. Pengelolaan B3

b

a

c

Pengolahan Limbah B3

Prosedur Penyimpanan B3

Pelabelan B3

89

media

Bahan Berbahaya dan Beracun

D

Penghasil LB3

Lingkungan

Pengangkut LB3

Penimbun LB3/

Land filter

Pengangkut LB3

Pengolah LB3

Pengumpul LB3

Pemanfaatan LB3

Reduce

Reuse

Recycle

User

Sumber : dokumen penerbit

Alur Prosedur Pengelolaan LB3

media

PROYEK IPAS

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Rumpun Bisnis dan Manajemen,

Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif

MEDIA MENGAJAR

Untuk SMK/MAK Kelas X

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 89

SLIDE