

materi Fluida
Presentation
•
Physics
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
NANDA E1Q022049
FREE Resource
20 Slides • 0 Questions
1
Mekanika Fluida: Statis
dan Dinamis
Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari
perilaku fluida, baik dalam keadaan diam (statis) maupun bergerak
(dinamis). Fluida adalah zat yang dapat mengalir dan memberikan
sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan.
Contoh fluida adalah zat cair dan gas.
by Nanda Sulistia
2
Fluida Statis: Ketika Fluida Diam
Pengertian Fluida Statis
Fluida statis adalah fluida yang tidak mengalir, seperti
zat cair yang berada di dalam bejana yang tidak
berlubang. Pada fluida statis, tidak terjadi perpindahan
bagian-bagian fluida.
Tekanan Hidrostatis
Tekanan di dalam zat cair bergantung pada kedalaman.
Semakin dalam letak suatu tempat di dalam zat cair,
semakin besar tekanan pada tempat itu. Tekanan zat
cair yang hanya disebabkan oleh beratnya dinamakan
tekanan hidrostatis.
3
Rumus Tekanan Hidrostatis
Tekanan hidrostatis (Ph) zat cair dengan massa jenis ρ pada kedalaman h dirumuskan dengan:
Ph = ρ. g. h
Keterangan:
•Ph = tekanan hidrostatis (Nm-2, Pa)
•ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)
•g = percepatan gravitasi (m/s2)
•h = kedalaman dari permukaan zat cair (m)
4
Prinsip Archimedes: Gaya Apung
Hukum Archimedes menyatakan bahwa setiap benda yang terendam seluruhnya atau sebagian di dalam fluida mendapat gaya apung
berarah ke atas, yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda ini.
Gaya apung (Fa) dapat dirumuskan dengan:
Fa = mf . g
↔
Fa = ρf . g . Vf
Keterangan:
•Fa = gaya apung (N)
•g = percepatan gravitasi (m/s2)
•mf = massa fluida (kg)
•Vf = volume benda yang tercelup dalam zat cair (m3)
•ρf = massa jenis fluida (kg/m3)
5
Kondisi Benda dalam Zat
Cair
1
Mengapung
Benda mengapung jika
gaya apung lebih besar
daripada berat benda
atau massa jenis fluida
lebih besar dari massa
jenis benda.
2
Melayang
Benda akan melayang jika
gaya apung sama dengan
berat benda atau massa
jenis fluida sama dengan
massa jenis benda.
3
Tenggelam
Benda akan tenggelam jika gaya apung lebih kecil daripada
berat benda atau massa jenis fluida lebih kecil dari massa
jenis benda.
6
Aplikasi Prinsip Archimedes
Hidrometer
Hidrometer digunakan untuk mengukur massa jenis fluida. Semakin besar angka yang
diperlihatkan, semakin besar pula massa jenis zat cair yang diukur.
Kapal Laut
Kapal laut dapat mengapung karena bentuk dasar kapal yang melengkung dan adanya
lambung (rongga) kapal, yang memperluas volume bagian dasar kapal dan
memperbesar gaya apung.
Balon Udara
Balon udara dapat terbang dan mengapung di udara karena diisi dengan udara panas.
Udara panas menyebabkan udara memuai sehingga meningkatkan volume udara di
dalam balon, yang menurunkan kerapatan atau massa jenis udara.
7
Tegangan Permukaan
Tegangan permukaan zat cair adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk menegang sehingga permukaannya
seperti suatu lapisan elastis. Selaput ini cenderung menyusut sekuat mungkin.
Tegangan permukaan (γ) dalam larutan didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya tegangan permukaan (F)
dan panjang permukaan (l) dimana gaya tersebut bekerja.
γ = F/l
Keterangan:
•γ = tegangan permukaan (N/m atau Nm-1)
•F = gaya tegangan permukaan (N)
•l = panjang permukaan (m)
8
Contoh Tegangan Permukaan
Tetes Embun
Tetes-tetes embun yang jatuh
pada sarang laba-laba berbentuk
bola karena dalam bentuk bola
itu cairan mendapatkan daerah
permukaan yang tersempit.
Nyamuk di Atas Air
Nyamuk dapat berjalan di atas
air karena berat nyamuk dapat
diatasi oleh tegangan
permukaan air yang membentuk
semacam kulit penutup yang
tipis.
Detergen
Detergen menurunkan tegangan
permukaan air sehingga banyak
kotoran yang tidak larut dalam
air biasa akan larut dalam air
yang diberi detergen.
9
Viskositas: Kekentalan
Fluida
Viskositas merupakan ukuran kekentalan fluida yang menyatakan
besar kecilnya gesekan di dalam fluida. Dalam fluida tidak kental
(fluida ideal) tidak ada viskositas yang menghambat lapisan-lapisan
fluida ketika lapisan-lapisan tersebut bergeser.
Dalam fluida kental, viskositas/kekentalan itu ada. Akibatnya,
dalam suatu pipa yang luas penampangnya serbasama, setiap
lapisan fluida tidak kental bergerak dengan kecepatan yang sama,
sedangkan dalam fluida kental lapisan-lapisan fluida bergerak
dengan kecepatan yang tidak seluruhnya sama.
10
Asas Kontinuitas
Asas kontinuitas mengatur laju aliran fluida di dalam pipa. Menurut asas ini, fluida
yang tunak dan tidak termampatkan memiliki debit yang selalu tetap di setiap titik di
sepanjang pipa.
v1
Kecepatan
Kelajuan fluida di penampang 1 (m/s)
A1
Luas Penampang
Luas penampang 1 (m2)
v2
Kecepatan
Kelajuan fluida di penampang 2 (m/s)
A2
Luas Penampang
Luas penampang 2 (m2)
11
Rumus Viskositas
Besarnya gaya F yang diperlukan untuk menggerakkan suatu lapisan fluida dengan kelajuan tetap v untuk luas
keping yang bersentuhan dengan fluida A, dan berjarak L dari keping yang diam dirumuskan dengan:
F = μAv/L
Keterangan:
•F = gaya yang bekerja (N)
•A = luas keping yang bersentuhan dengan fluida (m2)
•v = kelajuan (m/s)
•L = jarak antara dua keping (m)
•η = koefisien viskositas (kg m-1 s-1 atau Pa sekon)
12
Fluida Dinamis: Memahami
Aliran Fluida
Fluida dinamis adalah fluida (baik cair maupun gas) yang mengalir dengan
kondisi ideal, di mana kecepatannya tetap atau konstan. Aliran fluida ini
tidak mengalami perubahan seiring berlalunya waktu, dan terbebas dari
turbulensi.
by Nanda Sulistia
13
Ciri-ciri Fluida Ideal
Tidak Ada Gesekan
Aliran pada fluida ideal tidak mengalami gaya gesek terhadap
dinding bejana karena encer, sehingga tidak ada gaya hambat
dan gaya luar yang bekerja pada aliran fluida tersebut.
Aliran Laminer
Aliran fluida ideal bersifat laminer, sehingga kecepatan aliran
pada sembarang titik tidak berubah terhadap waktu, baik besar
maupun arahnya.
14
Hukum Bernoulli
Hukum Bernoulli membahas hubungan antara tekanan, kecepatan, dan ketinggian dari dua titik aliran fluida dengan massa jenisnya. Jumlah
dari tekanan, serta energi kinetik dan energi potensial tiap volume yang berada di setiap titik aliran fluida adalah sama.
1
Energi Mekanik
Energi kinetik + energi potensial
2
Tekanan
Tekanan pada ujung pipa 1 (Pascal)
3
Energi Kinetik
1/2 * ᵰ * v1^2
4
Energi Potensial
ᵰ * g * h1
15
Penerapan Hukum Bernoulli
Salah satu contoh aplikasi Hukum Bernoulli adalah gaya angkat yang berlaku pada kedua sayap pesawat terbang.
Gaya Angkat
Tekanan pada sisi atas badan pesawat lebih kecil daripada
bagian bawah badan pesawat.
Kecepatan
Kecepatan di bagian atas badan pesawat lebih tinggi daripada
di bagian bawahnya.
16
Rumus Gaya Angkat
Pesawat
Rumus Gaya Angkat Pesawat adalah sebagai berikut:
F1 = P1A
F2 = p2A
F1 - F2 = 1/2 * ᵰ(v2^2 - v1^2)A
Ketika pesawat sudah berada pada ketinggian tertentu dan
mempertahankan kelajuannya, maka akan berlaku rumus berikut:
F1 - F2 = mg
17
Keterangan Rumus
F1-F2
Gaya Angkat (N)
F1
Gaya pesawat ke arah bawah
(N)
F2
Gaya pesawat ke arah atas (N)
ᵰ
Massa jenis udara (kg/m3)
18
Penerapan Hukum
Bernoulli Lainnya
Hukum Bernoulli memiliki banyak aplikasi lain dalam kehidupan sehari-hari,
seperti:
1
Venturimeter
Alat untuk mengukur
kecepatan aliran fluida.
2
Karburator
Sistem yang digunakan untuk
mencampur udara dan bahan
bakar dalam mesin
pembakaran internal.
3
Sprayer
Alat yang digunakan untuk menyemprot cairan, seperti pestisida atau
parfum.
19
Kesimpulan
Fluida dinamis merupakan konsep penting dalam memahami aliran fluida.
Asas kontinuitas dan Hukum Bernoulli memberikan pemahaman tentang
hubungan antara tekanan, kecepatan, dan ketinggian dalam aliran fluida.
Hukum Bernoulli memiliki banyak aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-
hari, seperti gaya angkat pada pesawat terbang, venturimeter, karburator,
dan sprayer.
20
Saran
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang fluida dinamis, Anda dapat membaca
buku-buku tentang mekanika fluida, mengikuti kursus online, atau
melakukan eksperimen sederhana di rumah.
Anda juga dapat mempelajari aplikasi Hukum Bernoulli dalam berbagai
bidang, seperti penerbangan, teknik sipil, dan kedokteran.
Mekanika Fluida: Statis
dan Dinamis
Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari
perilaku fluida, baik dalam keadaan diam (statis) maupun bergerak
(dinamis). Fluida adalah zat yang dapat mengalir dan memberikan
sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan.
Contoh fluida adalah zat cair dan gas.
by Nanda Sulistia
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 20
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
INVERS MATRIKS
Presentation
•
11th Grade
15 questions
Penerapan Asas Bernoulli dalam Kehidupan Sehari-hari
Presentation
•
11th - 12th Grade
13 questions
Dinamika Rotasi
Presentation
•
11th Grade
13 questions
Ilmu Pengetahuan Alam
Presentation
•
KG
17 questions
Suhu dan Kalor
Presentation
•
11th Grade
18 questions
Fotografi
Presentation
•
KG - 11th Grade
18 questions
EXPLANATION TEXT
Presentation
•
11th Grade
18 questions
SISTEM KOMPUTER
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
6 questions
PRIDE Always and Everywhere
Presentation
•
12th Grade
20 questions
Lab Safety Quiz
Quiz
•
6th Grade
26 questions
KOR Review Kahoot Questions
Quiz
•
8th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
12 questions
Unit Zero lesson 2 cafeteria
Presentation
•
9th - 12th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Riddles Riddles fun Riddles
Quiz
•
6th - 12th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade