Search Header Logo
TEKS PROSA

TEKS PROSA

Assessment

Presentation

World Languages

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Nita Nita

Used 1+ times

FREE Resource

5 Slides • 0 Questions

1

Teks Prosa

By Nita Nita

2

Mengenal Prosa

Dalam Bahasa Indonesia, dikenal sebuah karya sastra berjenis prosa. Lalu, apa itu prosa dan bagaimana ciri-cirinya? Yuk, kita pelajari dan simak materinya berikut ini.
Prosa merupakan karya sastra atau tulisan cerita yang disampaikan dalam bentuk narasi. Dalam bahasa latin, prosa berarti terus terang. Bahasa yang lebih banyak digunakan dalam prosa adalah bahasa yang bersifat denotasi (sebenarnya). Berbeda dengan puisi yang lebih banyak menggunakan Bahasa konotasi (tidak sebenarnya/majas). Prosa merupakan karya sastra bebas. Artinya, prosa tidak terikat oleh rima, irama, dan kemerduan bunyi. Contoh karya sastra prosa modern adalah cerpen dan novel.

Untuk membedakannya dengan teks lain, prosa memiliki ciri-ciri sebagai berikut

  • memiliki bentuk yang bebas

  • ada yang bersifat anonim ; tidak diketahui nama pengarangnya

  • dapat berbentuk lisan atau tulisan

  • memiliki latar dalam penceritaan, seperti latar tempat, waktu, dan suasana 

  • memuat perkembangan cerita sesuai perubahan di masyarakat 

  • mengandung amanat atau pesan yang ingin disampaikan penulis.

3

Unsur -unsur Prosa

Sebuah karya sastra mengandung unsur intrinsik serta unsur ekstrinsik yang berfungsi untuk membangun cerita di dalamnya. Unsur intrinsik ialah unsur yang secara langsung membangun cerita dari dalam karya itu sendiri, sedangkan unsur ekstrinsik ialah unsur yang turut membangun cerita dari luar karya sastra.
unsur intrinsik dalam sebuah karya sastra dapat ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri yang meliputi
tema, amanat, tokoh, alur (plot), latar (setting), sudut pandang, dan gaya bahasa. Berikut penjelasan lengkapnya

  • Tema : pokok masalah, gagasan, atau ide yang mendasari cerita

  • Amanat : pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca

  • Tokoh : tokoh atau penokohan merupakan watak dari para pelaku dalam cerita, mencakup tokoh protagonis (baik), antagonis (penentang/jahat), dan tritagonis (penengah)

  • Alur (plot) : jalan cerita sedari awal hingga klimaks dan penyelesaiannya. Alur cerita dibagi menjadi tiga, 1) Alur mundur yaitu jalinan peristiwa dari masa kini ke masa lalu. 2) Alur maju yaitu jalinan peristiwa dari masa lalu ke masa kini, dan 3) Alur gabungan : gabungan dari alur maju dan alur mundur secara bersama-sama

  • Latar (setting) : bagian dari sebuah prosa yang isinya melukiskan tempat, waktu, dan suasana cerita.

  • Sudut pandang : pandangan pengarang untuk melihat suatu kejadian cerita. Penentuan sudut pandang dilihat dari bagaimana penulis menempatkan dirinya dalam sebuah cerita.

  • Gaya Bahasa : teknik pengolahan bahasa oleh pengarang dalam upaya menghasilkan karya sastra yang hidup dan indah.

Adapun unsur ekstrinsik prosa merupakan unsur yang terdapat di luar karya sastra yang meliputi nilai atau norma-norma yang tersirat dalam cerita serta latar belakang pengarang yang ikut memengaruhi “warna” cerita.

4

Apresiasi Prosa

Salah satu tujuan penciptaan karya sastra adalah mendapatkan apresiasi dari pembaca ataupun penikmatnya. Tidak terkecuali dengan karya sastra prosa yang juga membutuhkan apresiasi dari pembacanya. Namun, sebelum memberikan apresiasi, sebaiknya kita memahami dulu mengenai apresiasi sastra beserta bagaimana langkah-langkah dalam mengapresiasi karya sastra, khususnya prosa.
Apresiasi prosa sendiri merupakan kegiatan bersastra untuk menghargai, menikmati, menafsirkan, menilai, mengevaluasi, dan mencipta prosa (Suhita dan Purwahida, 2018). Kegiatan apresiasi prosa meliputi apresiasi reseptif dan apresiasi produktif. Apresiasi prosa reseptif berkaitan erat dengan keterampilan (1) membaca atau memirsa teks prosa dan (2) menyimak teks prosa. Apresiasi prosa produktif berkaitan erat dengan keterampilan (1) menulis teks prosa dan (2) berbicara teks prosa.

5

Apresiasi prosa dapat dilakukan melalui tiga tahap, yaitu interpretasi, analisis, dan evaluasi. Berikut penjelasan lengkapnya :
Interpretasi merupakan penafsiran terhadap karya sastra. Mulai dari membaca keseluruhan isinya, memahami makna yang tersirat di dalamnya, hingga menentukan maksud atau pesan tersirat dari sang pengarang.
Analisis merupakan langkah-langkah untuk meneliti unsur-unsur karya sastra tersebut, baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik. Pada bagian ini juga diungkapkan mengenai kelebihan dan kekurangan teks prosa yang ditimbang dari segi unsur-unsur pembangunnya.
Evaluasi merupakan tahap akhir pada kegiatan apresiasi prosa yang berupa memberikan penilaian terhadap prosa tersebut dalam rangka mengukur kualitasnya.

Teks Prosa

By Nita Nita

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 5

SLIDE