Search Header Logo
Titrasi Pengendapan

Titrasi Pengendapan

Assessment

Presentation

Chemistry

11th Grade

Medium

Created by

Kurnia wati

Used 2+ times

FREE Resource

0 Slides • 10 Questions

1

Multiple Choice

Prinsip utama dalam titrasi pengendapan adalah terbentuknya endapan yang stabil dan terdeteksi sebagai titik akhir titrasi. Dalam metode Mohr, indikator yang digunakan adalah:

1

Fenolftalein

2

Metil merah

3

Kalium kromat

4

Amilum

5

Natrium tiosulfat

2

Multiple Choice

Pada titrasi pengendapan dengan metode Mohr, endapan yang terbentuk pada titik akhir adalah:

1

AgCl (putih)

2

Ag₂CrO₄ (merah bata)

3

AgBr (kuning)

4

PbCrO₄ (kuning)

5

AgI (kuning terang)

3

Multiple Choice

Fungsi indikator kromat dalam titrasi pengendapan metode Mohr adalah:

1

Membantu membentuk endapan Ag₂CrO₄ sebagai penanda titik akhir

2

Menurunkan kelarutan endapan AgCl

3

Mengikat ion perak sehingga tidak bereaksi dengan klorida

4

Menjaga kestabilan pH larutan

5

Mengubah ion klorida menjadi senyawa kompleks

4

Multiple Choice

Salah satu kelemahan metode Mohr dalam titrasi pengendapan adalah:

1

Tidak dapat digunakan dalam suasana netral

2

Memerlukan suasana basa agar reaksi berlangsung

3

Memerlukan larutan standar yang sangat pekat

4

Hanya dapat digunakan untuk sampel dengan ion bromida

5

Titik akhir sulit diamati jika pH terlalu tinggi atau terlalu rendah

5

Multiple Choice

Jika 25,00 mL larutan NaCl 0,100 M dititrasi dengan larutan AgNO₃ yang belum diketahui konsentrasinya dan membutuhkan 20,00 mL AgNO₃, maka konsentrasi AgNO₃ adalah:

1

0,050 M

2

0,100 M

3

0,125 M

4

0,150 M

5

0,200 M

6

Multiple Choice

Seorang siswa melakukan titrasi sampel air laut dengan AgNO₃ 0,100 M dan membutuhkan 22,50 mL AgNO₃ untuk menitrasi 50,00 mL sampel. Berapa konsentrasi ion Cl⁻ dalam air laut tersebut?

1

0,045 M

2

0,050 M

3

0,055 M

4

0,060 M

5

0,065 M

7

Multiple Choice

Seorang siswa melakukan titrasi pengendapan terhadap larutan NaCl menggunakan 0,200 M AgNO₃. Jika volume AgNO₃ yang digunakan adalah 15,00 mL, berapa massa ion Cl⁻ dalam larutan tersebut? (Ar Cl = 35,5 g/mol)

1

0,106 g

2

0,125 g

3

0,142 g

4

0,156 g

5

0,165 g

8

Multiple Choice

Jika kadar ion Cl⁻ dalam sampel air garam adalah 0,085 M, maka volume larutan AgNO₃ 0,100 M yang dibutuhkan untuk menitrasi 50,00 mL sampel adalah:
A. 20,00 mL
B. 25,00 mL
C. 30,00 mL
D. 35,00 mL
E. 40,00 mL

1

20,00 mL

2

25,00 mL

3

30,00 mL

4

35,00 mL

5

40,00 mL

9

Multiple Choice

Dalam praktikum standarisasi AgNO₃, larutan standar yang digunakan adalah:

1

HCl

2

KNO₃

3

NH₄Cl

4

Na₂SO₄

5

NaCl

10

Multiple Choice

Pada praktikum penentuan kadar ion Cl⁻ dalam sampel air garam, sumber kesalahan yang paling mungkin terjadi adalah:
A. Penggunaan indikator kromat yang terlalu sedikit
B. Penggunaan AgNO₃ dengan konsentrasi yang lebih rendah dari yang seharusnya
C. Kesalahan pencatatan volume titran
D. Reaksi antara AgNO₃ dengan udara yang mengubah konsentrasi larutan
E. Semua jawaban benar

1

Penggunaan indikator kromat yang terlalu sedikit

2

Penggunaan AgNO₃ dengan konsentrasi yang lebih rendah dari yang seharusnya

3

Kesalahan pencatatan volume titran

4

Reaksi antara AgNO₃ dengan udara yang mengubah konsentrasi larutan

5

Semua jawaban benar

Prinsip utama dalam titrasi pengendapan adalah terbentuknya endapan yang stabil dan terdeteksi sebagai titik akhir titrasi. Dalam metode Mohr, indikator yang digunakan adalah:

1

Fenolftalein

2

Metil merah

3

Kalium kromat

4

Amilum

5

Natrium tiosulfat

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

MULTIPLE CHOICE