
Berpikir Komputasional
Presentation
•
Computers
•
10th Grade
•
Hard
I Adiputra
Used 16+ times
FREE Resource
17 Slides • 7 Questions
1
Koding dan Kecerdasan Artificial
By I Adiputra
2
Multiple Choice
Bagaimana perasaanmu hari ini?
Baik
Sedih
Lelah
Bingung
3
Berpikir Komputasional
4
Konsep Berpikir Komputasional
1. Pengertian Berpikir Komputasional
Berpikir komputasional (computational thinking) adalah konsep bagaimana menemukan masalah yang ada di sekitar kita, memahaminya, kemudian mengembangkan solusi yang inovatif dengan bantuan perangkat teknologi komputer. Berpikir komputasional memungkinkan kita dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada meskipun masalah tersebut merupakan masalah yang sangat kompleks.
Berpikir komputasional mempunyai empat teknik kunci pendekatan (cornerstones), yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritme. Keempat teknik tersebut bekerja bersama sama melengkapi satu dengan yang lain.
5
4 fondasi berpikir komputasional yang dikenal
dalam ilmu informatika
Abstraksi
Algoritma
Dekomposisi
2
T
Pengenalan pola
6
Multiple Choice
Teka - teki . Teka - Teki . Habis teka . . .
teki
SD
SMP
Betul Semua
7
Dekomposisi adalah pendekatan dengan memecah masalah besar dan kompleks menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih sederhana sehingga lebih mudah dikelola dan dipahami, kemudian dicari solusinya.
Istilah lain untuk teknik dekomposisi adalah “divide and conquer” atau “divide et impera’.
Teknik pendekatan dekomposisi dapat digunakan dalam berbagai persoalan kehidupan dan mengembangkan sesuatu, termasuk mengembangkan produk.
Pendekatan dekomposisi memberikan kemudahan dalam melakukan inovasi. Ketika mengembangkan solusi atau produk, kita dapat melakukan atau menambahkan perubahan-perubahan yang akan memberikan hasil yang lebih baik dalam penyelesaian permasalahan atau pengembangan produk.
a. Dekomposisi
8
Dengan memecah masalah
seperti contoh tersebut, kita
dapat memahami permasalahan dengan lebih jelas dan dapat menyelesaikan masalah satu per satu. Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan masalah satu per satu dengan cara mencari jawaban dari permasalahan yang ada.
Contoh: Misalnya kita memiliki sepeda,
permasalahannya adalah ketika sepeda dikendarai terdengar bunyi “tak tak tak” secara berulang dan semakin cepat terdengar saat sepeda bergerak.
Dengan teknik dekomposisi, dapat diselesaikan dengan memecah persoalan menjadi berikut.
1) Apa penyebab dari bunyi “tak tak tak”?
2) Bagian mana dari sepeda yang bergerak dan menjadi sumber bunyi?
3) Bagaimana cara memeriksa dan menentukan sumber bunyi?
4) Bagaimana cara melakukan perbaikan?
5) Bagaimana cara memeriksa bahwa perbaikan sudah dilakukan dengan benar?
a. Dekomposisi
9
Multiple Choice
Jono adalah ayahnya joni.
Jadi Jono adalah ....... Ayahnya Joni.
bapak
orang tua
nama
ayah
10
Teknik pengenalan pola merupakan teknik yang mencoba untuk melihat kesamaan pola-pola atau karakteristik tertentu dari suatu permasalahan yang ada.
Masalah yang memiliki karateristik sama memberikan peluang untuk menggunakan solusi yang sama. Kesamaan pola juga membuat kita atau komputer dapat menemukan dan memberikan solusi dengan lebih mudah.
b. Pengenalan Pola
11
b. Pengenalan Pola
Contoh: Terdapat beberapa bola seperti pada gambar dibawah ini.
Berbagai jenis bola. Pola apa yang kamu lihat?
Perbedaan: Bola-bola tersebut memiliki ukuran, warna, dan bahan yang berbeda, yang berdampak pada karateristik bola-bola tersebut.
Persamaan: Mempunyai bentuk yang sama, sehingga memiliki sifat yang sama, yaitu dapat mengelinding dan memantul jika dilemparkan ke lantai atau dinding.
12
Pola tidak dibatasi dalam bentuk visual saja, pola dapat muncul dalam berbagai wujud.
Di alam, kita dapat melihat berbagai hal yang jika diperhatikan dalam skala besar akan membentuk pola sendiri. Pemahaman akan pola pola tersebut dapat membantu manusia untuk memperkirakan cuaca,
musim, dan bencana sehingga manusia dapat mengambil tindakan yang dibutuhkan.Kemampuan mengenali pola, seperti angka, kejadian, perilaku, dan pola-pola lainnya merupakan sesuatu yang penting. Kemampuan mengenali pola tersebut akan membantu kita untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis dan mencari solusi yang tepat.
b. Pengenalan Pola
13
b. Pengenalan Pola
Waktu tanam padi tergantung pada cuaca dan iklim di daerah tersebut. Hal itu termasuk pola
14
Multiple Choice
Apa yang "Jauh di mata dekat di hati?"
Usus
Kekasih
Jantung
Rindu
15
Abstraksi adalah teknik untuk menemukan informasi yang penting dan informasi yang tidak relevan, dengan berfokus pada informasi yang penting dan berguna serta mengabaikan detail-detail yang tidak berguna.
Setelah melakukan dekomposisi dan pengenalan pola, kita perlu melihat secara detail dari setiap permasalahan yang sudah dipecah, mempelajarinya, serta menentukan karateristik yang perlu dipertimbangkan dan karateristik yang perlu dihilangkan dari pengamatan.
Dengan melakukan abstraksi, kita dapat fokus pada informasi yang berguna dan menghilangkan informasi yang tidak penting.
c. Abstraksi
16
b. Pengenalan Pola
tersebut. Hal itu termasuk
pola.
Sumber: commons.wikimedia.org
17
Contoh: Kita ingin membangun
model matematika untuk
menggambarkan perilaku bola.
Kita dapat melakukan
dekomposisi dengan cara
membagi beberapa karateristik
bola. Pada proses pengenalan
pola kita dapat melihat bahwa
bola-bola memiliki kesamaan
bentuk. Selanjutnya, pada tahap ini kita akan melakukan proses abstraksi, yaitu menyaring informasi yang penting dan informasi yang perlu dibuang.
c. Abstraksi
•Untuk membuat model matematika pantulan
bola, maka informasi akan ukuran, warna, dan
desain tampilan bola tidak penting, yang pentinghanyalah bahan bola. Informasi ukuran, warna, dan desain tampilan bola dapat dibuang.
•Untuk membuat model matematika untuk
perilaku bola ketika menggelinding, informasi
tentang warna dan desain tampilan tidak
dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah informasi tentang bahan dan ukuran bola.
•Setelah membuang Infomasi yang tindak penting, selanjutnya kita dapat berfokus pada informasi yang penting saja.
18
Multiple Choice
Bila kita berdiri menghadap utara, terus hadap kiri, serong kanan, balik kanan, serong kiri, hadap kanan. Maka sebelah kanan kita menghadapi arah mata angin apa?
barat
timur
utara
selatan
19
Flowchart adalah diagram yang mewakili kumpulan dari instruksi-instruksi. Flowchart umumnya menggunakan simbol standar untuk menggambarkan instruksi-instruksi yang berbeda.
Ada beberapa aturan untuk menuntukan tingkat detail dalam flowchart
Flowchart dapat dipecah menjadi langkah-langkah yang menyediakan banyak detail mengenai bagaimana proses yang dijalankan dalam program secara jelas.
Flowchart dapat dibuat sederhana yang terdiri atas beberapa langkah saja di mana langkah-langkah yang banyak digabung menjadi sebuah langkah sederhana saja.
d. Algoritme
Contoh algoritme dalam bentuk flowchart.
20
No.
Nama
Simbol
Kegunaan
1.
Mulai/berhenti
Digunakan untuk memulai dan mengakhiri proses
2.
Proses
Menjalankan perintah
3.
Keputusan
Membuat keputusan/pilihan
4.
Masukan/keluaran
(input/output)
Menerima input atau menampilkan output
pada pengguna
5.
Penghubung
Berpindah ke bagian lain di flowchart
6.
Arah aliran
Menunjukkan arah aliran flowchart
Tabel simbol flowchart.
21
Pseudocode adalah rangkaian instruksi
yang menggambarkan langkah langkah
untuk menyelesaikan permasalahan.
Pseudocode bukanlah sintaks program dan
tidak terikat pada bahasa pemrograman
tertentu.
Menulis pseudocode sama dengan
menuliskan bahasa pemrograman. Setiap
baris algoritme ditulis dalam barisnya
sendiri dalam rangkaian perintah-perintah.
Perintah perintah dituliskan dengan huruf
kapital, variabel ditulis menggunakan huruf
kecil, dan pesan-pesan dalam kalimat.
d. Algoritme
Contoh pseudocode.
22
Algoritme adalah teknik untuk mengembangkan langkah-langkah atau aturan-
aturan yang harus dipenuhi untuk memecahkan permasalahan yang ada.
Algoritme digunakan untuk merencanakan langkah-langkah instruksi yang akan
dijalankan oleh program komputer.
Ketika kita ingin komputer melakukan sesuatu, kita harus memberikan input
mengenai apa yang harus dilakukan komputer tersebut secara langkah demi
langkah dan bagaimana melakukannya.
Algoritme digunakan dalam berbagai proses, termasuk perhitungan, pemrosesan
data, dan otomatisasi.
Ada dua cara untuk menuliskan algoritme, yaitu menggunakan pseudocode dan
flowchart.
d. Algoritme
23
Multiple Select
Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti pembelajaran hari ini!
24
Poll
Apakah ananda senang dalam pembelajaran hari ini?
YA
TIDAK
Koding dan Kecerdasan Artificial
By I Adiputra
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 24
SLIDE
Similar Resources on Wayground
17 questions
Diagram Blok - Sistem Komputer
Presentation
•
10th Grade
17 questions
Perbaikan dan Perawatan PC
Presentation
•
10th Grade
22 questions
Pengenalan Hardware Komputer
Presentation
•
10th Grade
20 questions
ekonomi kelas X
Presentation
•
10th Grade
17 questions
PENGENALAN APLIKASI PRESENTASI POWER POINT
Presentation
•
10th Grade
20 questions
Sistem Operasi
Presentation
•
10th Grade
18 questions
HUKUM DASAR KIMIA
Presentation
•
10th Grade
17 questions
FUNGSI KOMPOSISI
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade
Discover more resources for Computers
50 questions
STAAR English 2 Review
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Grammar
Quiz
•
9th - 12th Grade
31 questions
Easter Trivia
Quiz
•
KG - 12th Grade
16 questions
Circles - Equations, Central & Inscribed Angles
Quiz
•
9th - 12th Grade
46 questions
Unit 4 Geosphere Test Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Calculating Surface Area of a Triangular Prism
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Central Angles and Arc Measures 2
Quiz
•
10th Grade