Search Header Logo
Mengenal Tanda Baca

Mengenal Tanda Baca

Assessment

Presentation

World Languages

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Ilham Teguh

Used 1+ times

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

Mengenal Tanda Baca

By Ilham Teguh

2

Titik (.)

  • Untuk mengakhiri kalimat pernyataan.
    Contoh: Saya pergi ke sekolah.

  • Dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
    Contoh: 1. Bahasa Indonesia

  • Dipakai dalam singkatan nama gelar, jabatan, atau sapaan.
    Contoh: S.E., S.H., Dr., M.A.

  • Tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri atas huruf kapital.
    Contoh: DPR, PBB, KTP.

3

Koma (,)

  • Memisahkan unsur dalam perincian.
    Contoh: Saya membeli buku, pensil, dan penggaris.

  • Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat mendahului induknya.
    Contoh: Kalau hujan, saya tidak akan datang.

  • Mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.
    Contoh: Pak Hasan, guru saya, pandai bernyanyi.

  • Dipakai di antara nama dan alamat, bagian alamat, tempat dan tanggal, serta nama orang dan gelar akademik.
    Contoh: Bandung, 20 Mei 2025

4

Titik Koma (;)

  • Untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
    Contoh: Ayah pergi ke kantor; Ibu berbelanja di pasar.

  • Untuk memisahkan perincian yang sudah mengandung koma.
    Contoh: Yang perlu dibawa: kemeja putih, lengan panjang; dasi hitam; dan sepatu hitam.

5

Titik dua (:)

  • Setelah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
    Contoh: Perhatikan kalimat berikut:

  • Antara jilid atau nomor dan halaman.
    Contoh: Tempo, I (34): 7.

  • Antara nama kota dan penerbit buku dalam daftar pustaka.
    Contoh: Jakarta: Balai Pustaka.

6

Tanda Tanya (?)

  • Untuk mengakhiri kalimat tanya.
    Contoh: Siapa nama kamu?

  • Dipakai dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang diragukan.
    Contoh: Ia lahir pada tahun 1975 (?).

7

Tanda Seru (!)

  • Untuk mengakhiri kalimat seruan atau perintah.
    Contoh: Awas, hati-hati!

8

Pada hari Minggu(,) saya(,) Rika(,) dan Tomo naik bus menuju sekolah(.) Jam menunjukkan pukul sembilan pagi ketika bus sampai di halte(.) Tidak hanya penumpang bus pagi itu (,) hanya ada seorang bapak yang duduk terkantuk-kantuk dan seorang lelaki yang membaca buku(.) Kami duduk di bangku bagian belakang(.) Sopir menjalankan bus dengan tenang(,) mungkin karena sopirnya tahu kami tidak sedang terburu-buru(.) Kami bertiga ke sekolah untuk berlatih tari piring (,) dan latihan itu baru dimulai pukul sepuluh pagi(.) Kami sengaja datang lebih awal supaya bisa mempersiapkan banyak hal (,) seperti membantu pak guru membentangkan tikar dan mengeluarkan piring-piring untuk latihan(.)

9

Huruf Kapital

1. Awal Kalimat

Huruf kapital dipakai pada huruf pertama kata pada awal kalimat.
Contoh:
Dia sedang membaca buku.

2. Setelah Tanda Baca
Setelah tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!), kata pertama harus menggunakan huruf kapital.
Contoh: (1) Saya sudah makan.
Kamu bagaimana?
(2) Hati-hati di jalan!
Jangan lupa berdoa.

3. Nama Tuhan, Kitab Suci, dan Kata Ganti-Nya

Huruf kapital dipakai untuk nama Tuhan, kitab suci, serta kata ganti untuk Tuhan.
Contoh:
Allah, Tuhan, Yesus, Al-Qur’an, Injil, Weda, Kita bersyukur kepada Nya.

4. Nama Orang
Huruf kapital digunakan pada huruf pertama nama orang.
Contoh:
Budi Santoso, Siti Aminah, R. A. Kartini.

10

Huruf Kapital

5. Gelar, Jabatan, atau Pangkat yang Diikuti Nama

Huruf kapital dipakai untuk gelar atau jabatan yang mengiringi nama.
Contoh: Presiden
Joko Widodo, Profesor Habibie., Dokter Andi.
❌ Jika tidak diikuti nama, huruf kecil.
Contoh: presiden sedang memberi pidato.


6. Nama Bangsa, Suku, dan Bahasa

Contoh: bangsa Indonesia, suku Jawa, bahasa Inggris

7. Nama Tahun, Bulan, Hari, dan Peristiwa Sejarah

Contoh: bulan Agustus, hari Senin, tahun Masehi, Proklamasi Kemerdekaan

❌ tetapi bukan penulisan umum.
Contoh: pertemuan itu menjadi proklamasi bagi organisasi tersebut.

11

Huruf Kapital

8. Nama Geografi

Nama tempat, daerah, atau geografi harus kapital.
Contoh:
Gunung Semeru, Sungai Kapuas, Danau Toba, Asia Tenggara.
❌ Bukan jika dipakai sebagai nama jenis.
Contoh: mandi di
sungai, mendaki gunung.

9. Nama Instansi, Lembaga, dan Organisasi

Contoh: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

10. Judul Karangan, Buku, Artikel, atau Bab

Huruf kapital dipakai untuk semua kata, kecuali kata tugas seperti: di, ke, dari, yang, dan, atau, untuk (kecuali di awal judul).
Contoh: Negeri 5 Menara, Laskar Pelangi, Sejarah Peradaban Islam di Nusantara

12

Huruf Kapital

11. Sapaan

Jika sapaan dipakai untuk orang tertentu, ditulis kapital.
Contoh: Selamat pagi, Bapak.
Ibu sedang membaca buku.
❌ kalau tidak ada unsur sapaan maka tidak kapital. contoh: Kita harus menghormati bapak dan ibu.

12. Singkatan Nama

Contoh: RI (Republik Indonesia, UI (Universitas Indonesia)

13. Kata Anda

Huruf kapital dipakai pada kata Anda sebagai sapaan hormat.
Contoh: Apakah Anda sudah makan?

13

Huruf Kapital

Ringkasan

  • Awal kalimat → kapital

  • Nama Tuhan, kitab, sapaan-Nya → kapital

  • Nama orang, bangsa, suku, bahasa → kapital

  • Jabatan yang diikuti nama → kapital

  • Nama geografi, instansi, hari, bulan, peristiwa sejarah → kapital

  • Judul buku/karangan → kapital (kecuali kata tugas)

  • Kata Anda → kapital

14

​Penulisan Kata Daerah dan Asing

​Kata daerah dan kata asing ditulis miring/italic.
Kecuali yang sudah diserap ke bahasa Indonesia

Kata Daerah
Sudah diserap

  • Pada perayaan Hari Kartini, beberapa siswa memakai kebaya.

Belum diserap (ditulis miring)

  • Siswa kelas VIII mengenakan pakaian adat payas agung saat acara sekolah.

Kata Asing
Sudah diserap

  • Banyak siswa aktif di kegiatan ekstrakurikuler tari tradisional Bali.

Belum diserap (ditulis miring)

  • Guru menggunakan projector saat menjelaskan materi.

Mengenal Tanda Baca

By Ilham Teguh

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE