

Interaksi Keruangan Desa-Kota
Presentation
•
Geography
•
12th Grade
•
Hard
dwi Ganatri
FREE Resource
44 Slides • 32 Questions
1
Multiple Choice
Semut terbang dengan ...
Sayap
Saya
Sungut
Susah payah
2
Multiple Choice
Andi menelusuri sebuah gua yang sangat gelap. Dalam penelusuran itu, Andi membawa lilin dan obor. Agar Andi lebih jelas melihat isi gua, mana yang harus Andi nyalakan terlebih dahulu?
Obor
Lilin
Korek Api
3
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Siswa diharapkan mampu menjelaskan struktur keruangan desa dengan benar dan menjelaskan perkembangan pola keruangan desa dengan benar
2. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi struktur keruangan kota dan menjelaskan perkembangan kota dengan benar
3. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi pola interaksi desa dan kota, menjabarkan faktor-faktor interaksi desa dan kota, mengemukakan usaha pemerataan pembangunan di desa dan kota, dan membandingkan dampak perkembangan kota terhadap masyarakat desa dan kota dengan benar
4
5
6
Menurut R. Bintarto, desa merupakan perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur - unsur fisiografis, sosial, ekonomi, politik, serta kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal baik dengan daerah lain.
PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK DESA
Prof.Drs.H.R.Bintarto
Berdasarkan UU No 6 tahun 2014 tentang desa, desa didefinisikan sebagai kesatuan masyarakat umum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/ atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia
7
KARAKTERISTIK DESA SECARA FISIK
Ketersediaan sarana umum terbatas
Lahan Pertanian atau Lahan Kosong Luas
Bentuk bangunan rumah penduduk sederhana
Rumah penduduk luas
KARAKTERISTIK DESA
8
KARAKTERISTIK DESA SECARA NONFISIK
Sistem Kekerabat Tinggi
Penduduk masih terikat secara sosial dengan kebiasaan yang sama
Semua warga mengikuti kegiatan masyarakat secara rutin
Sebagian besar aktivitas ekonomi penduduk sama, yaitu di sektor pertanian
Jumlah penduduk sedikit sehingga kepadatan penduduk rendah
Fasilitas transportasi dan alat komunikasi sederhana
Semangat Gotong Royong masih tinggi
KARAKTERISTIK DESA
9
Fill in the Blanks
berdasarkan gambar tersebut, merupakan salah satu karakteristik desa
10
Fill in the Blanks
berdasarkan gambar tersebut, merupakan salah satu karakteristik desa
11
Desa di klasifikasikan sesuai dengan perkembangan kehidupannya
KLASIFIKASI DESA
12
KLASIFIKASI DESA
Desa Gunung Rajak di Kecamatan Sakra Barat, NTB
Desa Wotsogo di Kecamatan Jatirogo, Jatim
Desa Kanekes di Kecamatan Leuwidamar, Banten
13
Desa Agraris
Desa Industri
Desa Nelayan
Desa dapat diklasifikasikan menurut Menurut aktivitasnya
Desa industri adalah desa yang mata pencarian utama penduduknya adalah di bidang industri kecil rumah tangga.
Desa nelayan dalah desa yang mata pencarian utama penduduknya adalah di bidang perikanan dan pertambakan.
Desa agraris adalah desa yang mata pencaharian utama penduduknya adalah di bidang pertanian dan perkebunan.
14
Fill in the Blanks
Berdasarkan gambar tersebut, merupakan contoh dari desa yang termasuk kedalah klasifikasi desa
15
Fill in the Blanks
Desa Gunung Rajak di Kecamatan Sakra Barat, NTB, merupakan salah satu contoh dari desa yang termasuk kedalah klasifikasi desa
16
Fill in the Blanks
Desa Wotsogo di Kecamatan Jatirogo, Jatim, merupakan salah satu contoh dari desa yang termasuk kedalah klasifikasi desa
17
Potensi setiap desa berbeda-beda di pengaruhi oleh kondisi fisik lingkungan dan penduduk.
Potensi desa dibedakan menjado dua Fisik dan Nonfisik
18
Lahan di desa didominasi tanah luas dan subur
POTENSI DESA SECARA FISIK
Ketersediaan air dapat dimanfaatkan penduduk untuk memenuhi keperluan sehari-hari,
AIR
Cuaca panas di
dataran rendah berpengaruh terhadap kegiatan pertanian dan peternakan penduduk desa sementara di dataran tinggi dimanfaatkan sebagai budi daya wortel dan kol
CUACA/IKLIM
Peternakan merupakan salah satu karakteristik fisik desa.
TERNAK
LAHAN
19
Gotong royong menunjukkan aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama dan didukung kuatnya ikatan kekeluargaan (gemeinschaft).
GOTONG ROYONG
Lembaga sosial desa antara lain Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) pada bidang pemerintahan; puskesmas dan posyandu pada bidang kesehatan;
koperasi unit desa (KUD) pada bidang ekonomi; dan perpustakaan desa pada bidang pendidikan.
Lembaga dan Organisasi Sosial
Pemerintahan tingkat desa bertugas mengatur kehidupan masyarakat di desa.
Aparatur dan Perangkat Desa
POTENSI DESA SECARA NONFISIK
20
21
22
Multiple Choice
Berdasarkan gambar tersebut, pola pemukiman yang terbentuk ialah ...
Memanjang sepanjang Tepi Jalan
Memanjang sepanjang Tepi Pantai
Mengelompok atau terpusat
Pola Pemukiman Menyebar
23
Multiple Choice
Permasalahan tata ruang di Kota Semarang antara lain banjir rob, kemacetan, dan tingginya migrasi masuk. Jika dikaitkan dengan indeks kebahagiaan, dampak utama dari masalah tersebut adalah...
Bertambahnya ruang rekreasi perkotaan sebagai akibat konversi lahan secara berkelanjutan.
Stabilnya hubungan sosial masyarakat kota karena tingginya interaksi akibat pertumbuhan penduduk.
Naiknya tingkat kebahagiaan akibat terciptanya peluang usaha informal di kawasan perkotaan padat.
Menurunnya kualitas hidup warga akibat kerentanan lingkungan dan tekanan urbanisasi berlebih.
Meningkatnya kepuasan masyarakat karena pembangunan kota memperluas peluang ekonomi.
24
Multiple Choice
Berdasarkan gambar tersebut, pola pemukiman yang terbentuk ialah ...
Memanjang sepanjang Tepi Jalan
Memanjang sepanjang Tepi Pantai
Mengelompok atau terpusat
Pola Pemukiman Menyebar
25
Multiple Choice
Berdasarkan gambar tersebut, pola pemukiman yang terbentuk ialah ...
Memanjang sepanjang Tepi Jalan
Memanjang sepanjang Tepi Pantai
Mengelompok atau terpusat
Pola Pemukiman Menyebar
26
Multiple Choice
Dilihat dari kondisi alam wilayahnya, desa-desa di pedalaman Kalimantan memiliki pola permukiman…
radial
mengelompok
mengelompok dan terpencar
linier
memusat
27
Multiple Choice
Berikut ini yang termasuk potensi non fisik desa yaitu....
sawah yang subur
udara yang bersih
aliran air yang jernih
hutan yang lestari
tradisi kearifan lokal
28
Multiple Choice
Dilihat dari kedudukannya sebagai hinterland bagi kota, maka desa berfungsi sebagai .....
sumber bahan pangan
pusat industri besar
pusat pendidikan
pusat kegiatan penduduk
penghasil tambang
29
Multiple Choice
Sebuah desa di Kalimantan masih bergantung pada pertanian subsisten (produksi hanya untuk kebutuhan sendiri), memiliki infrastruktur terbatas, dan tingkat pendidikan masyarakatnya rendah.
Berdasarkan karakteristik tersebut, desa ini dapat dikategorikan sebagai…
Desa swadaya
Desa swakarya
Desa swasembada
Desa industri
Desa agraris modern
30
Multiple Choice
Desa swakarya merupakan desa yang berada dalam tahap transisi menuju desa yang lebih maju. Salah satu karakteristik utamanya adalah...
Infrastruktur dan perekonomian masih sangat terbatas dengan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap pertanian tradisional
Kehidupan masyarakatnya sudah tidak lagi bergantung pada sektor agraris
Seluruh penduduknya telah beralih dari sektor pertanian ke sektor jasa dan industri
Sudah terdapat beberapa industri rumah tangga, dan infrastruktur mulai berkembang
Desa memiliki tingkat kesejahteraan setara dengan kawasan perkotaan
31
32
Menurut UU No 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, Kawasan perkotaan adalah kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi
PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KOTA
Menurut R. Bintarto, kota merupakan suatu sistem jaringan kehidupan yang di tandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata ekonomi yang heterogen serta materialistis. Ciri utama dari sebuah kota ialah Adanya perencanaan yang matang
33
Multiple Choice
Desa swasembada merupakan desa yang telah mencapai tingkat kesejahteraan dan kemandirian yang tinggi. Salah satu indikator utamanya adalah...
Infrastruktur dasar seperti jalan dan listrik masih terbatas
Sebagian besar masyarakatnya masih bergantung pada sektor agraris tradisional
Interaksi masyarakat dengan wilayah urban sangat minim
Tidak terdapat aktivitas ekonomi selain sektor pertanian
Tersedianya fasilitas umum yang memadai seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi
34
35
Menurut UU No 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, Kawasan perkotaan adalah kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi
PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KOTA
Menurut R. Bintarto, kota merupakan suatu sistem jaringan kehidupan yang di tandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata ekonomi yang heterogen serta materialistis. Ciri utama dari sebuah kota ialah Adanya perencanaan yang matang
36
Multiple Choice
Pada tahun 2045, sekitar 73% penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan. Jika kebijakan tata ruang tidak beradaptasi, dampak paling strategis yang berpotensi menghambat pencapaian visi 2045 adalah …
Meningkatnya beban infrastruktur kota akibat migrasi yang tidak diimbangi kapasitas layanan publik
Terjadinya polarisasi sosial ekonomi antara kelas menengah perkotaan dan pekerja sektor informal
Berkurangnya produktivitas tenaga kerja akibat waktu tempuh mobilitas harian yang semakin panjang
Melemahnya kualitas lingkungan hidup akibat berkurangnya ruang terbuka hijau di kawasan metropolitan
Terhambatnya integrasi rantai nilai global karena pusat industri hanya terkonsentrasi di kota besar
37
Masyarakat Bersifat Heterogen
Terjadi kesenjangan sosial antar penduduk miskin dan kaya
matapencaharian penduduk di bidang non agraris
hubungan kekerabatan mulai pudar
bersifat individualis dan materialistis
Pandangan Hidup lebih rasional
Karakteristik Kota
Karakteristik Sosial
Karakteristik Fisik
Tersedia banyak pusat layanan ekonomi
Terdapat tempat wisata dan area olahraga
Terdapat gedung-gedung pemerintahan
Terdapat alun-alun (lapangan besar)
Area Parkir Cukup Memadai
38
Multiple Choice
Fenomena urbanisasi memengaruhi karakteristik fisik dan sosial kota. Karakteristik sosial kota sebagai akibat fenomena tersebut adalah ....
mata pencarian oenduduk homogen
hubungan kekerabatan mulai pudar
hubungan kekerabatan masih erat
pandangan hidup kurang rasional
masyarakat bersifat heterogen
39
Multiple Choice
Menurut Bintarto, kota adalah suatu lingkungan hidup manusia yang dibentuk oleh manusia itu sendiri secara sadar. Ciri utama kota menurut Bintarto adalah ....
Adanya pusat pemerintahan
Kepadatan penduduk yang tinggi
Adanya kegiatan ekonomi yang beragam
Adanya perencanaan yang matang
Adanya sistem transportasi yang modern
40
Lewis Mumford (1961)
41
Perkembangan Desa yang teratur menuju kearah kehidupan kota
Tahap Eopolis
Perkembangan Kota yang sebagian penduduknya berorientasi pada sektor agraris
Tahap Polis
Perkembangan Kota yang telah mengarah pada kegiatan industri
Tahap Metropolis
TAHAP PERKEMBANGAN KOTA
42
Wilayah Perkotaan yang terdiri atas gabungan dari beberapa kota metropolis
Tahap Megapolis
Perkembangan Kota yang ditandai dengan kekacauan, kemacetan lalulintas, dan tingginya kriminalitas
Tahap Tryanopolis
Suatu kota yang mulai ditinggalkan penduduknya dan menjadi kota mati
Tahap Nekropolis
TAHAP PERKEMBANGAN KOTA
43
Kota Sebagai Pusat Industri
Kota Sebagai Pusat Perdagangan
Kota Sebagai Pusat Politik
Kota Sebagai Pusat Kebudayaan
Kota Sebagai Pusat Rekreasi atau Kesehatan
Kota Mempunyai fungsi tertentu yang menonjol
Fungsi Kota
menurut Gist N.P dan Halbert L.A
44
Potensi kota dapat dilihat dari bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik
45
Ekonomi Pabrik Otomotif
Potensi Sosial
Budaya
Politik
46
Struktur kota dibedakan menjadi struktur ekonomi dan internal kota
47
kegiatan produksi serta distribusi barang dan/atau jasa untuk keperluan dalam kota.
STRUKTUR EKONOMI
KEGIATAN EKONOMI BUKAN DASAR
KEGIATAN EKONOMI DASAR
Kegiatan distribusi barang dari kota ke daerah lain seperti hasil industri, perdagangan, dan hiburan.
48
Teori Konsentris (Concentric Theory)
Teori Sektoral (Sector Theory)
Teori Inti Ganda (Multiple Nuclei Theory)
Teori Konsektoral Tipe Eropa
Teori Konsektoral Tipe Amerika Latin
Struktur Internal Kota
49
50
Teori ini dikemukakan oleh Ernest W. Burgess. Burgess melakukan penelitian di Kota Chicago, Amerika Serikat pada 1920. Penelitian ini menghasilkan teori perkembangan kota dimulai dari pusat kota kemudian meluas ke pinggiran kota karena penduduk yang bertambah.
Teori Konsentris (Concentric Theory)
51
Teori Sektoral merupakan perkembangan dari teori Konsentris. Teori ini juga hasil dari penelitian di Kota Chicago. Penelitian lanjutan ini dilakukan oleh Hommer Hoyt pada 1930. Hoyt berpendapat pengelompokan penggunaan lahan kota menunjukkan pertumbuhan kota tidak mengikuti zona-zona secara konsentris, tetapi membentuk sektor-sektor yang lebih bebas.
Teori Sektoral (Sector Theory)
52
Hoyt. Teori ini dikemukakan oleh Harris dan Ullman pada 1945. Teori tersebut menjelaskan kota berkembang lebih kompleks daripada model konsentris dan sektoral. Kota tumbuh dari nukleus baru yang berfungsi sebagai kutub pertumbuhan. Beberapa nukleus berkumpul dan berkembang membentuk struktur kota baru.
Teori Inti Ganda (Multiple Nuclei Theory)
53
Multiple Choice
Jelaskan apa itu zonasi dalam konteks ruang kota!
Zonasi merujuk pada penataan taman kota tanpa batasan.
Zonasi adalah proses pembangunan gedung tinggi di kota.
Zonasi adalah pengaturan lalu lintas di jalan raya.
Zonasi adalah pengaturan penggunaan lahan dalam ruang kota berdasarkan fungsi tertentu.
54
Multiple Choice
Apa peran pemerintah dalam perencanaan kota?
Pemerintah bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan dan regulasi dalam perencanaan kota.
Pemerintah mengabaikan kebutuhan masyarakat dalam perencanaan kota.
Pemerintah hanya bertanggung jawab untuk pembangunan fisik kota.
Pemerintah tidak memiliki peran dalam perencanaan kota.
55
Multiple Choice
Teori sektoral yang dikemukakan oleh Homer Hoyt memberikan pandangan yang berbeda dari teori konsentris. Perbedaan mendasar antara kedua teori ini terletak pada...
Bentuk pertumbuhan kota yang dihasilkan.
Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan sektor.
Peran transportasi dalam pengembangan kota.
Konsep pusat bisnis sebagai inti kota.
Semua jawaban benar.
56
Multiple Choice
Sebuah kota sedang mengalami pertumbuhan pesat di sektor industri. Berdasarkan teori sektoral, di mana lokasi yang paling mungkin dipilih oleh industri baru untuk membangun pabriknya?
Dekat dengan pusat bisnis, untuk memudahkan akses ke perbankan dan layanan keuangan.
Di dekat zona perumahan kelas pekerja, untuk mendapatkan tenaga kerja yang murah.
Di sepanjang jalur transportasi utama, seperti jalan tol atau kereta api.
Di daerah pinggiran kota yang masih terbuka, untuk menghindari polusi.
Di dekat kawasan komersial, untuk memudahkan distribusi produk.
57
Multiple Choice
Salah satu kritik terhadap teori sektoral adalah...
Teori ini terlalu sederhana dan tidak dapat menjelaskan kompleksitas pertumbuhan kota modern.
Teori ini hanya fokus pada sektor industri dan mengabaikan sektor lain seperti jasa.
Teori ini tidak mempertimbangkan pengaruh faktor sejarah dan budaya terhadap pertumbuhan kota.
Teori ini tidak dapat menjelaskan mengapa beberapa sektor tumbuh lebih cepat daripada sektor lainnya.
Semua jawaban di atas benar.
58
Multiple Choice
Kota-kota di dunia berikut yang merupakan kota pusat perdagangan adalah ...
Manchester, Liverpool, Barcelona
Mekkah, Yerusalem, Roma
Paris, London, Brazil
Leiden, Cambridge, Oxford
Hongkong, Jakarta, Singapura
59
Multiple Choice
Teori inti berganda memberikan pandangan yang lebih kompleks tentang struktur kota dibandingkan dengan teori konsentris dan sektoral. Salah satu kelebihan utama teori inti berganda adalah kemampuannya untuk menjelaskan...
Pertumbuhan kota yang linier mengikuti jalur transportasi utama.
Adanya pusat-pusat aktivitas selain pusat bisnis di dalam kota.
Pengaruh sejarah dan budaya terhadap pola penggunaan lahan.
Proses urbanisasi yang cepat di negara berkembang.
Semua jawaban di atas benar.
60
Multiple Choice
Bagaimana transportasi mempengaruhi perkembangan kota?
Transportasi tidak berpengaruh pada ekonomi kota.
Transportasi mengurangi jumlah penduduk di kota.
Transportasi meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta populasi kota.
Transportasi hanya meningkatkan kemacetan di kota.
61
62
Adanya perbedaan sumber daya dan kebutuhan antara desa dan kota yang saling melengkapi.
Region Complementary (Wilayah Saling Melengkapi)
63
Adanya kemudahan dalam memindahkan barang, jasa, atau manusia antara desa dan kota.
Spatial Transferability (Adanya Kemudahan Perpindahan dalam Ruang)
64
Adanya alternatif yang lebih dekat atau lebih efisien dapat mengurangi interaksi langsung antara desa dan kota
Intervening Opportunity (Kesempatan Intervensi)
65
Multiple Choice
Petani sayur dari dataran tinggi Dieng selama bertahun-tahun mengirim hasil panennya ke Jakarta. Namun, setelah kota Yogyakarta mengembangkan pusat distribusi agribisnis, para petani lebih memilih menjual ke Yogyakarta karena lebih dekat dan menghemat biaya distribusi.
Konsep teori Edward Ullman yang paling sesuai dengan perubahan ini adalah...
Adanya Interaksi spasial/keruangan
Adanya Kemudahan transfer (Spatial Transferability)
Adanya kesempatan intervensi (Intervening Opportunity)
Adanya aglomerasi ekonomi
Adanya wilayah saling melengkapi (Region Complementary)
66
Multiple Choice
wilayah A berkelebihan dalam hal hasil pertanian, sedangkan wilayah B mengalami kekurangan hasil hutan, faktor yang mendasari interaksi tersebut adalah....
wilayah yang saling melengkapi
kesempatan untuk saling berintervensi
transfer atau perpindahan ruang
Spatial Trasnfer Ability
intervening oppertunity
67
Multiple Choice
Maksud dari “desa berfungsi sebagai man power input bagi kota” adalah …
desa sebagai sumber tenaga kerja bagi pembangunan kota
desa menyerap teknologi yang diterapkan oleh kota
desa sebagai pemasok bahan mentah bagi kota
desa mengikuti kebijkan pemerintah kota
desa merupakan pemekaran dari kota
68
Multiple Choice
Sebuah desa di Jawa Barat mengalami peningkatan interaksi dengan kota terdekat setelah pemerintah membangun jalan tol dan meningkatkan sistem logistik. Kemudahan dalam mendistribusikan barang dan jasa ini sesuai dengan konsep dalam teori Edward Ullman yang disebut...
Region Complementary
Adanya kesempatan intervensi
Intervening Opportunity
Adanya saling melengkapi
Spatial Transferability
69
70
71
72
73
74
75
76
Semut terbang dengan ...
Sayap
Saya
Sungut
Susah payah
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 76
MULTIPLE CHOICE
Similar Resources on Wayground
69 questions
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Presentation
•
University
75 questions
PQS T4- PENTAKSIRAN BAB ULUM HADIS
Presentation
•
11th Grade - University
67 questions
Kelas 11 - Fluida Statis
Presentation
•
11th Grade
74 questions
Ketahanan Pangan
Presentation
•
12th Grade
71 questions
Belum Berjudul
Presentation
•
11th Grade - University
72 questions
PQS T4: PENTAKSIRAN BAB AKIDAH
Presentation
•
12th Grade
72 questions
Materi Sistem Rangka & Otot
Presentation
•
12th Grade - University
73 questions
Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Kolonialisme
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Safety Day 2026 – Student Review
Quiz
•
9th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Geography
13 questions
5 Themes of Geography
Presentation
•
9th - 12th Grade
20 questions
US & Canada Physical and Political Geography
Quiz
•
9th - 12th Grade
7 questions
Prairie, Pacific, and Territories
Presentation
•
9th - 12th Grade
8 questions
The Fight Against Terrorism
Presentation
•
9th - 12th Grade
45 questions
US & Canada Review-B
Quiz
•
9th - 12th Grade
8 questions
Canada: Atlantic and Core Provinces
Presentation
•
9th - 12th Grade