Search Header Logo
Untitled Presentation

Untitled Presentation

Assessment

Presentation

•

Business

•

8th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

YESI SEPTIANI

Used 1+ times

FREE Resource

6 Slides • 0 Questions

1

​✨ Cerita Pembelajaran: Semangat Leoza Belajar Menjahit Tangan

By YESI DYAH SEPTIANI

2

​Pagi itu udara terasa sejuk. Leoza, siswa kelas VIII SMP Persada Insan Nusantara, tampak sangat bersemangat. Hari ini ada pelajaran Kewirausahaan, dan topiknya adalah teknik menjahit tangan — pelajaran yang sudah ia tunggu-tunggu sejak minggu lalu.

Sambil mengenakan sepatu, Leoza mengulang kembali hafalannya dengan lantang,

“Menjahit tangan adalah kegiatan menyatukan dua atau lebih kain menggunakan jarum dan benang tanpa bantuan mesin jahit.”

3

​Tidak lama kemudian, Erlin, sahabatnya, datang menjemput di depan rumah. Setelah berpamitan kepada orang tua, mereka berjalan bersama menuju sekolah. Di sepanjang jalan, keduanya saling melempar tebak-tebakan seputar alat jahit tangan. Leoza bertanya sambil tersenyum, “Erlin, apa bedanya jarum jahit tangan dengan jarum mesin jahit?” Erlin pun menjawab dengan yakin, “Kalau jarum jahit tangan lubangnya ada di pangkal, sedangkan jarum mesin jahit lubangnya di ujung.”
Sekarang giliran Erlin yang bertanya,

“Kalau peniti atau jarum pentul, apa fungsinya saat kita menjahit tangan?”

Tanpa berpikir lama, Leoza menjawab,

“Untuk menahan posisi kain agar tidak bergeser.”

Percakapan mereka membuat perjalanan ke sekolah terasa menyenangkan.

4

Setibanya di sekolah, mereka mengikuti upacara bendera seperti biasa. Setelah itu, jam pertama pun dimulai — pelajaran Kewirausahaan. Ibu guru menjelaskan dengan sabar tentang empat teknik dasar jahit tangan, yaitu:

  1. Jelujur (Running Stitch) – jahitan dasar untuk menyambung dua kain sementara.

  2. Tikam Jejak (Back Stitch) – jahitan yang kuat untuk sambungan permanen.

  3. Festoon / Tusuk Hias – digunakan untuk menghias bagian tepi kain.

  4. Jahitan Silang / Tusuk Balik Ganda – cocok untuk memperkuat kain atau memasang kancing.

Siswa tampak antusias mendengarkan, terutama Leoza dan Erlin yang sudah tidak sabar menunggu sesi praktik minggu depan.

5

Setelah pulang sekolah, mereka berdua mengerjakan tugas Kewirausahaan tentang jenis-jenis kancing baju di rumah Leoza. Sambil membuka buku dan melihat beberapa contoh kancing dari baju lama, mereka mencatat tiga jenis utama:

  • Kancing dua lubang, biasa digunakan pada pakaian sederhana.

  • Kancing empat lubang, lebih kuat dan sering ditemukan pada baju seragam.

  • Kancing tangkai (shank button), memiliki tangkai di bawah dan sering dipakai pada pakaian tebal seperti jaket.

Sore itu, mereka menutup buku sambil tersenyum puas.

6

“Minggu depan kita pasti bisa pasang kancing dengan rapi,” kata Erlin dengan semangat.
“Iya, kita harus jadi santri dan wirausaha yang terampil!” sahut Leoza sambil tertawa.

Hari itu menjadi salah satu hari belajar yang menyenangkan bagi mereka — belajar menjahit bukan hanya tentang benang dan jarum, tetapi juga tentang ketelitian, kesabaran, dan kerja sama.

pattern-tertiary
​✨ Cerita Pembelajaran: Semangat Leoza Belajar Menjahit Tangan

By YESI DYAH SEPTIANI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 6

SLIDE

Discover more resources for Business