
PERGERAKAN KEBANGSAAN MENUJU KEMERDEKAAN
Presentation
•
Social Studies
•
8th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
SIRILA CEBITH
FREE Resource
15 Slides • 0 Questions
1
PERGERAKAN KEBANGSAAN MENUJU KEMERDEKAAN
By SIRILA CEBITH
2
BAGIAN 1
By SIRILA CEBITH
FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PERLAWANAN TERHADAP PENJAJAH DI BERBGAI DAERAH
3
Perlawanan Terhadap Pemerintah Kolonial Belanda
1. Ketergantungan pada Pemimpin: Perjuangan sangat bergantung pada sosok pemimpin karismatik (contoh: Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol). Jika pemimpin ditangkap atau wafat, perlawanan biasanya langsung padam.
2. Kurangnya Persatuan Nasional: Belum adanya identitas nasional yang kuat; rakyat berjuang demi kepentingan wilayah atau kerajaan masing-masing. Blokade Ekonomi: Belanda sering melakukan blokade ekonomi yang memutus jalur logistik dan pasokan pangan para pejuang.
4
Perlawanan Terhadap Portugis, Inggris, & VOC
1. Bersifat Kedaerahan: Perlawanan hanya dilakukan oleh kerajaan tertentu secara terpisah, sehingga mudah dipatahkan satu per satu.
2. Kalah Persenjataan: Penjajah sudah menggunakan senjata api dan meriam modern, sementara pejuang lokal umumnya masih menggunakan senjata tradisional.
3. Politik Adu Domba (Devide et Impera): Penjajah sering ikut campur dalam konflik internal kerajaan atau mengadu domba antarkerajaan untuk melemahkan kekuatan lokal.
5
Perlawanan Terhadap Jepang
1. Kekuatan Militer yang Sangat Kuat: Jepang memiliki disiplin militer yang sangat tinggi dan sistem pertahanan yang terorganisir hingga ke tingkat desa (Tonarigumi).
2. Sistem Pengawasan Ketat: Jepang menggunakan organisasi-organisasi bentukan mereka untuk mengawasi gerak-gerik tokoh bangsa dan rakyat.
3. Penindasan Kejam: Setiap pemberontakan (seperti pemberontakan PETA di Blitar) langsung ditindak dengan hukuman mati atau penumpasan massal secara cepat.
6
BAGIAN 2
PERKEMBANGAN ORGANISASI PERGERAKAN DI INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN
7
A. FAKTOR PENYEBAB PERGERAKAN NASIONAL
8
Politik Etis (Politik Balas Budi)
Apa itu Politik Etis? Politik Etis adalah kebijakan pemerintah kolonial Belanda yang muncul sebagai bentuk tanggung jawab moral atau "balas budi" kepada rakyat Indonesia. Belanda sadar bahwa kekayaan yang mereka miliki berasal dari penderitaan rakyat Indonesia selama masa Tanam Paksa.
Isi Politik Etis
(Trias Van Deventer) Van Deventer mengusulkan tiga program utama yang dikenal sebagai Trias Van Deventer:
1. Irigasi (Pengairan): Membangun dan memperbaiki sarana pengairan untuk lahan pertanian penduduk.
2. Emigrasi (Transmigrasi): Memindahkan penduduk dari daerah yang padat (seperti Jawa) ke daerah yang masih luas lahan pertaniannya (seperti Sumatera). Edukasi (Pendidikan):
3. Mendirikan sekolah-sekolah untuk rakyat pribumi agar pintar dan bisa bekerja.
9
Program | Tujuan Awal | Penyimpangan |
Irigasi | Mengairi sawah rakyat | Mengairi perkebunan Belanda |
Emigrasi | Meratakan penduduk | Mencari buruh perkebunan murah |
Edukasi | Mencerdaskan bangsa | Mencari tenaga kerja administrasi murah |
Penyimpangan dalam Pelaksanaan Politik Etis
10
Dampak Paling Penting dari Politik Etis :
Lahirnya Golongan Terpelajar Walaupun ada penyimpangan, program Edukasi membawa dampak luar biasa yang tidak diduga oleh Belanda. Sekolah-sekolah seperti STOVIA (sekolah dokter) melahirkan pemuda-pemuda cerdas. Para pemuda terpelajar inilah yang kemudian: Sadar bahwa mereka sedang dijajah. Mulai mendirikan organisasi modern (seperti Budi Utomo). Menjadi pemimpin pergerakan nasional untuk merebut kemerdekaan.
11
ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL
12
1. Masa Awal Moderat (Fokus: Pendidikan & Sosial)
A. Budi Utomo (1908): Pelopor pergerakan modern, fokus pada pendidikan dan kemajuan budaya.
B. Sarekat Islam (1911): Awalnya organisasi dagang, berubah menjadi organisasi massa berbasis ekonomi dan agama.
C. Muhammadiyah (1912): Fokus pada pembaruan ajaran Islam, sosial, dan kesehatan.
13
2. Masa Radikal (Fokus: Politik & Non-Kooperatif)
A. Indische Partij (1912): Organisasi politik pertama yang secara terang-terangan menuntut kemerdekaan.
B. Perhimpunan Indonesia (PI): Perjuangan mahasiswa di Belanda yang mengenalkan identitas "Indonesia".
C. PKI (1924): Berhaluan kiri dan sempat melakukan pemberontakan fisik pada 1926.
D. PNI (1927): Didirikan Ir. Soekarno, mengedepankan kemandirian bangsa dan Marhaenisme.
14
3. Masa Bertahan (Fokus: Kooperatif & Diplomasi)
A. Parindra: Berjuang lewat Dewan Rakyat (Volksraad) untuk meningkatkan taraf hidup rakyat.
B. GAPI (Gabungan Politik Indonesia): Menuntut "Indonesia Berparlemen" sebagai langkah otonomi daerah.
C. Gerindo: Gerakan yang sangat vokal menentang penyebaran paham fasisme.
15
4. Kelompok Pemuda & Keagamaan
A. Organisasi Pemuda: Munculnya berbagai Jong (Jong Java, Jong Sumatranen Bond) yang berujung pada Sumpah Pemuda 1928.
B.Nahdlatul Ulama (1926): Memperkuat identitas keagamaan tradisional dan persatuan umat.
PERGERAKAN KEBANGSAAN MENUJU KEMERDEKAAN
By SIRILA CEBITH
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 15
SLIDE
Similar Resources on Wayground
11 questions
MOBILITAS SOSIAL
Presentation
•
8th Grade
12 questions
PENGAMALAN PANCASILA
Presentation
•
4th Grade
9 questions
MOBILITAS SOSIAL
Presentation
•
8th Grade
9 questions
ips
Presentation
•
8th Grade
13 questions
Demokrasi Orde Lama
Presentation
•
KG
13 questions
Materi Bab 2 Sub Bab C - Konflik dalam Kehidupan Sosial
Presentation
•
8th Grade
14 questions
teks eksplanasi
Presentation
•
8th Grade
10 questions
Bentuk dan Prinsip Kedaulatan NKRI
Presentation
•
8th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade