
DEMOKRASI LIBERAL 1
Authored by Ismail Mokhammad
History
12th Grade
Used 21+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
35 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Perhatikan data dari beberapa program kerja kabinet masa Demokrasi Liberal berikut ini!
(1) Menggiatkan usaha keamanan dan ketentraman.
(2) Membentuk Dewan Nasional.
(3) Mengembangkan dan memperkuat Angkatan Perang.
(4) Pelaksanaan pembatalan hasil KMB.
(5) Menyelenggarakan PEMILU.
Dari beberapa data program kerja kabinet masa Demokrasi Liberal tersebut, ditunjukkan oleh nomor berapakah yang merupakan program kerja Kabinet Karya/Djuanda ....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (5)
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Masa bakti tiap kabinet di era Demokrasi Liberal sangatlah pendek, hal ini menunjukkan ketidak harmonisan dari program yang tidak di dukung penuh oleh parlemen. Kabinet Karya/Djuanda juga tidak luput dari persoalan tersebut tetapi Kabinet Karya/Djuanda mempunyai program untuk menyelesaikannya. Pernyataan berikut yang menunjukkan program dari Kabinet Karya/Djuanda adalah ....
menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahas berbagai permasalahan tersebut
membangun Angkatan Perang yang kuat untuk meredam berbagai pergolakan tersebut
meminta kepada parlemen untuk memberikan saran atau masukanakan kinerja kabinet
membangun berbagai infrastruktur untuk memudahkan mobilitas pembangunan
meningkatkan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan di daerah tertinggal
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Pada 14 Maret 1957, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri, sekaligus berakhirnya kabinet Ali II saat itu. Pada 9 April 1957, dibentuklah Kabinet baru bernama Kabinet Karya/ Djuanda di bawah komando seorang non-partai. Kabinet Karya/Djuanda saat itu bekerja di bawah bayang-bayang transisi antara Demokrasi Liberal menuju Demokrasi Terpimpin. Dari situasi tersebut makin menjadi beban berat program kerja Kabinet Karya/Djuanda. Pernyataan berikut yang paling berat dari tugas Kabinet Karya/Djuanda adalah ....
normalisasi keadaan ipoleksosbudhankam
pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar
pengembalian kepercayaan rakyat
restrukturisasi pendidikan dan pengajaran
normalisasi politik luar negeri bebas aktif
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Dewan Nasional merupakan amanat dari konsepsi presiden 1957 yang diemban masa Kabinet Karya/Djuanda. Dewan ini mempunyai fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi kekuatan sosial yang ada di masyarakat dan juga sebagai penasihat pemerintah untuk menjaga stabilitas politik serta mendukung pembangunan negara. Dalam perkembangan politik Dewan Nasional mengalami perubahan nama dan tugas yaitu menjadi Musyawarah Nasional (Munas). Program kerja Musyawarah Nasional (Munas) masa Kabinet Karya/Djuanda bertujuan untuk menormalisasi keadaan Republik akibat pergolakan ....
Andi Azis
RMS
PERMESTA / PRRI
APRA
DI/TII di Aceh
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Sebagai suatu negara yang berdaulat, Indonesia berhak dan berkewajiban mengambil tindakan – tindakan yang dianggap perlu untuk melindungi keutuhan dan keselamatan NKRI. Melihat kondisi tersebut, pemerintah melalui Kabinet Karya/Djuanda menyusun salah satu program kerja yaitu bercita-cita mendeklarasikan hukum teritorial kelautan Nusantara. Deklarasi hukum teritorial kelautan Nusantara dikenal dengan Deklarasi Djuanda. Pernyataan berikut yang menjadi alasan dikeluarkannya Deklarasi Djuanda adalah ....
menindaklanjuti kesepakatan dalam parlemen dari hasil Musyawarah Nasional
warisan hukum teritorial kelautan Indonesia masa kolonial merugikan NKRI
tuntutan dari negara-negara bagian (RIS) yang bergabung dalam NKRI
untuk menormalisasi keadaan yang diakibatkan oleh pergolakan daerah
menjaga stabilitas politik luar negeri guna menunjang pembangunan negara
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Ali Sastroamijoyo pernah menjabat menjadi Perdana Mentri selama dua kali. Periode pertama pada tanggal 31 Juli 1953 s/d 24 Juli 1955 dan periode kedua pada tanggal 24 Maret 1956 s/d 14 Maret 1957. Di periode jabatan kedua tepatnya pada tanggal 14 Maret 1957 Ali Sastroamijoyo kembali menyerahkan mandatnya kepada presiden. Pernyataan berikut yang menjelaskan alasan Kabinet Ali Sastroamijoyo II mengembalikan mandatnya kepada presiden adalah ....
penarikan menteri-menteri dari partai Masyumi
sengitnya perseteruan antara para pemenang pemilu 1955
konflik di angkatan darat antara A.H. Nasution dengan Bambang Sugeng
adanya peristiwa Tanjung Morawa di Sumatera Utara
penandatanganinya Mutual Security Act dengan pemerintah Amerikat Serikat
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Kabinet Burhanuddin Harahap memiliki masa bakti
12 Agustus 1955 s/d
03 Maret 1956. Kabinet ini mengembalikan mandatnya pada presiden dan digantikan oleh Kabinet Ali Sastroamidjojo II. Kabinet Ali Sastroamidjojo II sering
pula disebut Kabinet Ali-Roem-Idham. Periode dari kabinet berikut ini yang menunjukkan masa bakti dari
Kabinet Ali Sastroamidjojo II adalah ....
24 April 1956–14 Maret 1957
24 Maret 1954–14 Maret 1957
24 Maret 1955–14 Maret 1957
24 Maret 1956–14 Maret 1957
14 Maret 1956–14 April 1957
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?