
PAS BI 9 GANJIL
Authored by 9C_NISWA ALISYA
Other
9th Grade
Used 44+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
40 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Teh hijau dapat berfungsi menjaga kesehatan kulit secara alami. Hal tersebut dikarenakan teh hijau dapat melindungi kulit kita dari sengatan sinar ultraviolet sehingga secara tidak langsung sering mengonsumsi teh hijau dapat membuat kita terhindar dari penyaakit kanker kulit. Selain dapat mencegah penyakit kanker kulit, teh hijau juga terbukti mampu membuat kulit kita tidak cepat keriput.
Ide pokok paragraf di atas adalah ...
Teh hijau berfungsi menjaga kesehatan kulit.
Teh hijau melindungi kulit dari sengatan ultraviolet.
Teh hijau mampu membuat kulit tidak cepat keriput.
Teh hijau menjaga kesehatan tubuh.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen. zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi.
2. beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, viatamin B kompleks, dan vtamin A.
3. Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV ) mineral mangan, 27% DV selenium, 21 %DV magnesium, 18.8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5 % lebih tinggi dari beras putih.
4. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
Urutan kalimat sehingga menjadi paragraf yang baik adalah ...
a) Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks dan vitamin A. Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88 % kecukupan hari (daily value – DV) mineral mangan, 27% DV selenium, 21 % DV mangnesim, 18,8% DV asam amino trptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamn B6, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
b) Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi. Dalam 1 cangkir nsai beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) mineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8 % DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5 % lebih tinggi dari beras puth. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat,zat besi, vitamin B kompleks dan vitamin A. selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
c) Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) ineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A. proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitaminB2, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
d) Proses perubahan beas dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B5, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras. Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) mineral mangan, 27 DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat beras (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5 % lebih tinggi dari beras putih. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A.
Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks dan vitamin A. Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88 % kecukupan hari (daily value – DV) mineral mangan, 27% DV selenium, 21 % DV mangnesim, 18,8% DV asam amino trptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamn B6, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi. Dalam 1 cangkir nsai beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) mineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8 % DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5 % lebih tinggi dari beras puth. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat,zat besi, vitamin B kompleks dan vitamin A. selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) ineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A. proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitaminB2, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan dan serat makanan alami yang ada dalam beras.
Proses perubahan beas dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B5, 60 persen dari zat besi. Selain itu, hampir setengah fosfor, mangan, dan serat makanan alami yang ada dalam beras. Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk terkandung 216,45 kalori, 88% kecukupan harian (daily value – DV) mineral mangan, 27 DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat beras (beras putih mengandung kurang dari 1 gram), dan kandungan proteinnya 2-5 % lebih tinggi dari beras putih. Beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Kekurangan salah satu atau lebih zat makanan dalam waktu yang cukup lama dapat menyebabkan gangguan pada tubuh. Sebaliknya, kelebihan zat makanan juga tidak baik bgi kesehatan, kedaan tubuh dimana komposisi zat makanan tidak seimbang disebut malnutrisi, hal tersebut karena kebanyakan dari mereka tidak mengetahui pasti bahan makanan apa saja yang mengandung zat gizi yang diperlukan oleh tubuh mereka,. Karena itu, perlu diadakan praktikum untuk mengetahui kandungan karbohidrat, protein, lemak dan glukosa dalam berbagai bahan makanan.
Paragraf diatas merupakan bagian ... teks laporan
Latar belakang
Dasar teori
Hasil percobaan
Hasil percobaan
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Ada landasan pada sebuah teks laporan sebagai berikut.
Protein memiliki fungsi didalam tubuh, antaa lain
1) menghasilkan energi dan kalori ang dihasilkan dari protein, yaitu setiap 1 gram menghasilkan 4,1 kalori ;
2) sebagai unsur pembangun jaringan yang rusak;
3) untuk membantu pertumbuhan tubuh
4) sebagai sistem buffer, artinya dapat menjaga keseimbangan asam dan basa ;
5) dapat membentuk enzim, hormon dan pigmen;
6) membantu proses metabolisme tubuh
Fungsi protein yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah ...
Sebagai unsur pembangun jaringan yang rusak
Menghasilkan energi dan kalori
Sebagai unsur pembangun jaringan yang rusak
Membantu proses metabolisme tubuh
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Berikut hasil pengamatan dari pengujian kandungan zat dalam roti.
1. Uji amilum
Roti ditetesi dengan reugen lugol bereaksi dan menghasilkan warna biru kehitaman, maka dari itu roti mengandung amilum.
2. Uji protein
Roti tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagan biaret warna ungu hanya sedikit diatas dan sisanya hanya warna putih
3. Uji glukosa
Setelah ditetesi benedict dan dipanaskan diatas bunsen berubah menjadi oranya. Hal ini menunjukkan bahwa roti mengandung glukosa.
4. Uji lemak
Roti yang dioleskan pada ertas buram meninggalkan noda transparan. Hal ini berarti roti memiliki kandungan lemak.
Hasil dari uji amilum dalam roti adalah ...
Amilum pada roti berwarna biru kehitaman
Roti mengandung zat amilum
Roti tidak mengandung zat amilum
Amilum membuat roti menjadi berwarna biru
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Berikut hasil pengamatan dari pengujian kandungan zat dalam roti.
1. Uji amilum
Roti ditetesi dengan reugen lugol bereaksi dan menghasilkan warna biru kehitaman, maka dari itu roti mengandung amilum.
2. Uji protein
Roti tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagan biaret warna ungu hanya sedikit diatas dan sisanya hanya warna putih
3. Uji glukosa
Setelah ditetesi benedict dan dipanaskan diatas bunsen berubah menjadi oranya. Hal ini menunjukkan bahwa roti mengandung glukosa.
4. Uji lemak
Roti yang dioleskan pada ertas buram meninggalkan noda transparan. Hal ini berarti roti memiliki kandungan lemak.
Zat yang digunakan untuk mengetes kandungan protein dalam roti adalah ...
A. C.
B. D.
Reagen lugol
Reagen biuret
Pewarna ungu
Bunsen
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Berikut hasil pengamatan dari pengujian kandungan zat dalam roti.
1. Uji amilum
Roti ditetesi dengan reugen lugol bereaksi dan menghasilkan warna biru kehitaman, maka dari itu roti mengandung amilum.
2. Uji protein
Roti tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagan biaret warna ungu hanya sedikit diatas dan sisanya hanya warna putih
3. Uji glukosa
Setelah ditetesi benedict dan dipanaskan diatas bunsen berubah menjadi oranya. Hal ini menunjukkan bahwa roti mengandung glukosa.
4. Uji lemak
Roti yang dioleskan pada ertas buram meninggalkan noda transparan. Hal ini berarti roti memiliki kandungan lemak.
Cara menguji kandungan lemak dalam protein adalah ...
Mengoleskan roti pada kertas buram
Menetesi roti dengan reagan lugol
Menetesi reagen biuret
Menetesi benedict dan memanaskannya
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?