Search Header Logo

Menentukan Nilai-Nilai dalam Cerpen

Authored by Nurul Aprianti

Other

11th Grade

Used 170+ times

Menentukan Nilai-Nilai dalam Cerpen
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

8 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Sambil makan malam di dapur umum, aku diskusikan kecemasanku pada Sahibul menara. (2) Kecuali Raja, tampaknya kami semua merasakan hal yang sama. (3) Kami meringis tegang membayangkan ujian maraton sebulan penuh. (4) Atang mencoba menghibur menyemangati dirinya sendiri dan kami semua. (5) Seperti kata Kiai Rais, "Mari kita kerahkan kemampuan kita semua, setelah itu kita bertawakal."(6) "kita perbanyak juga ibadah karena ilmu yang kita pelajari itu adalah nur, cahaya."(7)"Dan nur hanya bisa ada di tempat yang bersih dan terang," timpal Dulmajid. (Negeri 5 Menari, A. Fuadi)


Bukti nilai moral saling memberi semangat, berusaha, dan berdoa dalam kutipan novel tersebut terdapat pada kalimat ....

(1) dan (3)

(2) dan (6)

(3) dan (6)

(4) dan (5)

(6) dan (7)

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Aku pun tersadar karena tiba-tiba sepasang sepatu pelanggan sudah tegeletak di depan mataku! Semua lamunanku tentang cerita Bapak lenyap sudah.


Rupanya sudah terdengar azan magrib! Kuraih sepatu pelanggan itu dan mulai menyemirnya, tanpa menoleh pada langgananku. hatiku bersorak karena aku dapat rezeki sore ini. Namun, sebelum tanganku bergerak, si pemilik sepatu mencegahku.

"Nanti saja, menyemirnya, Sableng! Kita salat dulu!"


(Masjid Raya, Joni A.)


Nilai moral dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

mengajak orang untuk beribadah

memberi rezeki pada orang lain

mengharap rida atas setiap pekerjaan

mengerjakan sesuatu dengan semangat

mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Aku tersenyum tak percaya. "Benarkah? Yang paling tua sekarang ada di mana?" "Dumai."

(2) "Caltex?" mataku membesar, aku hanya menebak.

(3) Bapak itu menggelengkan kepala, "Rekanan Caltex, baru saja menamatkan pendidikannya di Amerika, atas biaya perusahaan."

(4) Aku tenganga. Tuhan, ini mustahil, tak bisa dipercaya.

(5) Bapak itu tertawa lagi. "Percayalah kepada Allah, atas segala sesuatu."

( "Raul", Joni A.)


Nilai religius dalam kutipan cerpen di atas terdapat pada kalimat nomor ....

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Kenari merasa malu dan kurang percaya diri kalau berkumpul dengan teman-temannya. Tubuhnya kecil dan mengeluarkan bau tak sedap. Teman-temannya sering meledek dan menggodanya. Kenari ingin penampilannya berubah. Dia ingin buktikan kepada teman-temannya bahwa ia bisa tampil bersih dan tidak kalah besar. Kenari pun bangun pagi dan rajin membersihkan diri. Ia tidak malas lagi mencari makan. Berkat ejekan teman-temannya, dirinya membuang jauh-jauh sifat malasnya.


Nilai moral pada kutipan cerita tersebut adalah….

dalam pergaulan harus memusnahkan sikap berkuasa

dengan teman harus saling menggoda dan meledek

berusahalah menjadi lebih baik agar percaya diri

kurang percaya diri hal biasa dalam pergaulan

meledek kekurangan orang lain

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Teman teman fajar bersorak gembira, (2) Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus. (3) Senja pun tiba. (4) Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5) Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajarmemang sakti. (6) Fajar menjadi makin tinggi hati.


Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor ….

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Acara pun dibuka, Tuan Hadi dan keluarganya berdiri di atas panggung dengan wajah ceria. Mereka bercerita bahwa panen sawit kali ini sangat berhasil, untuk itu mereka akan memberikan uang 500 ribu untuk semua yang datang. Sudah pasti kami senang. Itu gaji kami sebulan sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit milik mereka.


“Saya akan pamit, sebulan ini ada urusan ke luar negeri” Ucap Tuan Hadi dipenghujung sambutannya.


Biasa saja menurutku, orang sekaya Tuan Hadi pasti sangat mudah jalan jalan ke luar negeri. Selesai acara, kami semua diantar pulang, semua wajah terlihat cerah. Semua kami pulang ke rumah dengan kenyang, membawa banyak makan dan uang. ("Tragedi Asap", Gigih Suroso)


Nilai sosial dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

jalani hidup dengan apa adanya

bekerja untuk mendapatkan upah

hindari jalan yang membahayakan diri

percaya dan lakukan nasihat orang tua

bagilah rezeki yang kita peroleh kepada orang lain

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) "Apa kau bilang, jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan jodoh yang bermartabat!". (2) "Apa dia salah kalau ayahnya hanya tukang juru masak?"

(3) "Jatuh matabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu, paham kau?"

(4) "Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang, tak ada yang bisa diandalkan." (5) Tetapi, tidak patut rasanya Mangkudun memandang Azrial sebelah mata. (6) Maka dengan berat hati, Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung dan membawa luka hati.


Nilai budaya yang terletak pada kutipan tersebut adalah ....

orang tua mencarikan jodoh untuk pasangan anaknya yang sesuai

seorang kekasih meninggalkan pasangannya karena miskin

keturunan harus dipertimbangkan untuk mencari pasangan agar sepadan

laki-laki harus berhasil dalam hidupnya sebelum mencari pasangan

orang tua berhak menolak jodoh yang dipilih anaknya

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?