Search Header Logo

XI TEI C Drama

Authored by tifani andiny

Other

11th Grade

Used 1+ times

XI TEI C Drama
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Cermatilah kutipan teks drama berikut.

Bu Mulyono: "Pak, sebenarnya apa dosa kita sampai anak kita menderita seperti ini? Saya sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi."

Pak Mulyono : "Bersabarlah, Bu. Pasti Yang Mahakuasa akan memberikan jalan."

Drama tersebut menunjukkan sebuah suasana ....

penuh suka

gembira

jenuh

haru

sedih

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Cermatilah kutipan teks drama berikut.

"Dari mana saja kau, Badrun? Hari sudah petang tapi kau baru pulang." Tanya ayah sambil berkacak pinggang.

Dialog di atas diucapkan dengan nada ....

keras sambil bercanda

marah dan serius

rendah dan penuh tanya

penuh kasih sayang

gelisah

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah dialog berikut !

Husna : Sakit apa, Mbak?

Astuti : Sakit perut, sudah beberapa hari.

Husna : Mbak selalu ke dokter ini? Apa setiap hari banyak pasiennya? ( sambil melihat beberapa pasien yang menunggu)

Astuti : Setahu saya begitu, setiap hari banyak dikunjungi pasien. Padahal dokter lain juga ada.

Husna : Dokter di sini punya kelebihan?

Astuti : ...

Husna : O, pantas kalau begitu.

Astuti : Banyak orang yang sembuh ditangani dokter ini.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada dialog drama tersebut adalah ...

Ya, anak saya sembuh di sini.

Setahu saya, dia biasa saja.

Dia punya apotek yang cukup besar.

Dia dokter yang bertangan dingin.

Obatnya selalu obat generik saja.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah dialog berikut !

Husna : Sakit apa, Mbak?

Astuti : Sakit perut, sudah beberapa hari.

Husna : Mbak selalu ke dokter ini? Apa setiap hari banyak pasiennya? ( sambil melihat beberapa pasien yang menunggu)

Astuti : Setahu saya begitu, setiap hari banyak dikunjungi pasien. Padahal dokter lain juga ada.

Husna : Dokter di sini punya kelebihan?

Astuti : ...

Husna : O, pantas kalau begitu.

Astuti : Banyak orang yang sembuh ditangani dokter ini.

Topik penggalan drama di atas adalah ...

pujian terhadap seorang dokter

percakapan dua orang pasien

kelebihan seorang dokter

dialog antara pasien dengan dokter

sikap seorang dokter kepada pasien

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah kutipan teks drama berikut.

SESEORANG: Kalau begitu memang tidak mungkin. Sebab yang jelas harga sandang bakal ikut naik. Kalau naik, yang kelabakan ‘kan kita-kita juga.

SESEORANG: Makanya saya kurang setuju pada putusan itu. Tapi mau apa lagi kita ‘kan pegawai kecil.

SESEORANG: Heran. Dari dulu kog cuma diperalat saja. Dikelabui. Katanya Orde Baru. Apanya yang baru?

SESEORANG: Aturannya.

SESEORANG: Ya. Tapi pelaksanaannya juga pakai taktik gaya baru.

SESEORANG: Padahal janjinya dulu tidak begitu.

(Yudhistira Adi Nugraha, WOT)

Inti penggalan naskah drama tersebut adalah ….

peraturan baru dari penguasa baru

janji penguasa baru kepada rakyatnya

pegawai kecil yang diperalat pemilik perusahaan

harga barang yang semakin mahal dan tak terjangkau

penderitaan rakyat kecil atas kebijakan yang diterapkan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah kutipan naskah drama berikut.

Istri Tukang Cukur : “Cahaya matamu, raut wajahmu, memberiku isyarat bahwa kamu sedang memikirkan sesuatu, katakanlah kepada Ibu.”

Rabiah : “Aku berpikir tentang Ayah. Aku berpikir tentang Ayah, Bu! Terus-menerus pikiran ini menggangguku.”

Istri Tukang Cukur : “Apa yang salah dengan ayahmu, Nak?”

Rabiah : “(Sejenak tidak menjawab, Ia berdiri perlahan, melangkah ke depan mendekati pot-pot bunga, lalu mendekat sambil memandang ibunya) “Bu, mengapa Ayah menjadi tukang cukur?”

Istri Tukang Cukur : “Mengapa kamu bertanya begitu?” (terkejut) “Apakah salah Ayahmu bekerja sebagai tukang cukur?” (berdiri tegak)

Rabiah : “Orang-orang, teman-teman, semua mengejekku dengan kata-kata anak si tukang cukur!”

Istri Tukang Cukur : “[...]”

(Kado Perkawinan, Hamsad Rangkuti)

Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog terakhir dari istri tukang cukur adalah ....

“Kamu risau?”

"Kamu heran?”

“Kamu senang?”

“Kamu malu?”

“Kamu bingung?”

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan naskah drama berikut.

Pelayan : Masuk saja, silakan.

Tamu 1 : Barangkali aku mengganggu ?

Pelayan : O, tidak.

Hakim : Ya.

Pelayan : La iya! (berbaring di lantai)

Tamu 1 : Tetapi, tidak apa.

Hakim : Apa kabar?

Tamu 1 : Baik.

Hakim : Silakan duduk.

Tamu 1 : Begini, ini sesuai dengan misiku yang bersifat resmi dan serius. Atas nama seratus ribu orang pembaca. Sinar Senja, dengarkan aku, Pak.

Hakim : Sudah tentu, memang kewajibanku.

Tamu 1 : Dan kewajibanku menyampaikan demikian rupa tepatnya sehingga ia mampu mendesak yang menurut ukuran normal sudah tidak mungkin diubah.

Hakim : Walaupun kau belum mengetahui isi keputusan itu?

(“DOR”, Putu Wijaya )

Isi kutipan drama di atas adalah ....

Pertengkaran antara pelayan dengan tamunya hakim.

Pertengkaran antara pelayan dengan hakim.

Pertengkaran antara hakim dengan tamu-tamunya.

Usaha tamu 1 menemui hakim untuk mengadili seseorang.

Usaha tamu 1 menemui hakim untuk membicarakan keputusan.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?