QUIZ TPS PU
Quiz
•
Other
•
12th Grade
•
Hard
Faqih Asshiddiqie
Used 70+ times
FREE Resource
Enhance your content in a minute
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Restoran Corola yang baru saja buka selama sebulan sedang melakukan pengecekan terhadap hasil penjualan berbagai jenis roti dan mendapatkan data sebagai berikut : Setiap pembelian 1 buah Bagel, Croissant, dan Limpa diberikan diskon masing-masing 15%. Sedangkan setiap pembelian 1 buah Muffin dan Kulca diberikan diskon masing-masing 20%. Menu apakah yang memberikan keuntungan paling terbesar kedua di Restoran Corola?
Bagel
Croissant
Limpa
Muffin
Kulca
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Ketika ulang tahun yang ke-11 Roberto dihadiahi sebuah puzzle yang setiap sisinya berbentuk segilima(seperti pada gambar). Setiap sisi dari puzzle tersebut berbeda warna. Jika dilihat dari depan hanya terlihat warna putih, merah, ungu, hijau, kuning, dan biru. Sedangkan ada sisi lain berbeda warna yang tidak terlihat dari gambar sejumlah p. Berapakah nilai dari (p2 + p) × p + p.....
84
222
258
320
504
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
SMK merupakan pendidikan menengah vokasi yang dianggap sebagai pencipta sumber daya manusia terampil dan bermutu, masih harus menghadapi rentetan panjang persoalan. Idealnya, sekolah menengah kejuruan (SMK) didesain untuk menciptakan lulusan yang siap masuk dunia kerja dengan kemampuan teknis yang mereka miliki. Sementara, SMK justru tercatat sebagai salah satu penyumbang pengangguran tertinggi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama lima tahun terakhir mengalami penurunan 0,90 persen. Namun, jika dilihat dari pendidikan yang ditamatkan, tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja paling tinggi justru dari lulusan SMK. Pada Agustus 2019, TPT lulusan SMK sebesar 10,42 persen turun 0,82 persen dari tahun sebelumnya (11,24 persen). Persentase itu cukup berjarak dengan TPT SMA (7,92 persen). Sementara secara kuantitas, jumlah lulusan siswa SMK tahun ajaran 2018/2019 sekitar 1,4 juta, berada di bawah lulusan SMA yang sekitar 1,5 juta.
Pengangguran lulusan SMK ini menjadi pekerjaan rumah dunia pendidikan, mengingat saat ini ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor industri dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional hampir 20 persen. Semestinya, lulusan SMK banyak diserap di sektor industri manufaktur ini. Sementara itu, pemerintah kini kian gencar menambah jumlah SMK untuk menjawab kebutuhan era industri keempat. Beberapa strategi digunakan pemerintah untuk memenuhi tantangan itu. Pemerintah membekukan penambahan SMA, membuka SMK baru, dan bahkan mengonversi SMA menjadi SMK. Strategi tersebut membuahkan hasil jumlah SMK dan siswa SMK semakin meningkat.
Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?
Lulusan SMK dapat mengembangkan kemampuan teknisnya saat sudah berada di dunia kerja.
Lulusan SMK lebih banyak menjadi pengangguran dibandingkan dengan lulusan pendidikan lainnya.
SMK telah banyak menciptakan sumber daya manusia yang terampil untuk dunia kerja sehingga memudahkan para pencari kerja.
Banyaknya pengangguran diakibatkan oleh lulusan SMK yang tidak terampil dan bermutu dalam dunia kerja.
Sumber daya manusia yang tampil dan bermutu untuk dunia kerja dihasilkan oleh lulusan pendidikan SMK.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
SMK merupakan pendidikan menengah vokasi yang dianggap sebagai pencipta sumber daya manusia terampil dan bermutu, masih harus menghadapi rentetan panjang persoalan. Idealnya, sekolah menengah kejuruan (SMK) didesain untuk menciptakan lulusan yang siap masuk dunia kerja dengan kemampuan teknis yang mereka miliki. Sementara, SMK justru tercatat sebagai salah satu penyumbang pengangguran tertinggi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama lima tahun terakhir mengalami penurunan 0,90 persen. Namun, jika dilihat dari pendidikan yang ditamatkan, tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja paling tinggi justru dari lulusan SMK. Pada Agustus 2019, TPT lulusan SMK sebesar 10,42 persen turun 0,82 persen dari tahun sebelumnya (11,24 persen). Persentase itu cukup berjarak dengan TPT SMA (7,92 persen). Sementara secara kuantitas, jumlah lulusan siswa SMK tahun ajaran 2018/2019 sekitar 1,4 juta, berada di bawah lulusan SMA yang sekitar 1,5 juta.
Pengangguran lulusan SMK ini menjadi pekerjaan rumah dunia pendidikan, mengingat saat ini ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor industri dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional hampir 20 persen. Semestinya, lulusan SMK banyak diserap di sektor industri manufaktur ini. Sementara itu, pemerintah kini kian gencar menambah jumlah SMK untuk menjawab kebutuhan era industri keempat. Beberapa strategi digunakan pemerintah untuk memenuhi tantangan itu. Pemerintah membekukan penambahan SMA, membuka SMK baru, dan bahkan mengonversi SMA menjadi SMK. Strategi tersebut membuahkan hasil jumlah SMK dan siswa SMK semakin meningkat.
Berdasarkan paragraf 1, jika lulusan SMK tercatat sebagai penyumbang tenaga kerja terbaik di Indonesia, manakah di bawah ini simpulan yang BENAR?
Lulusan SMK sudah terbukti merupakan manusia yang terampil dan bermutu.
Banyak lulusan SMK yang tidak menganggur dan mendapat pekerjaan.
Banyak orang yang lebih memilih jenjang pendidikan SMK dibandingkan yang lain.
SMK menjadi pendidikan yang diinginkan semua orang.
Kemampuan teknis yang dimiliki oleh lulusan SMK dibanggakan semua orang.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 7-13!
Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah hadir di Ibu Kota sejak 2015 melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 169 Tahun 2015 tentang Penanganan Prasarana dan Sarana Tingkat Kelurahan. Mereka identik dengan sebutan pasukan oranye berkat seragam yang dikenakan selama berdinas. Sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 2331 Tahun 2016, jumlah pasukan ini cukup banyak, yaitu mencapai 20.190 orang dan tersebar di 267 kelurahan di Jakarta. Selain pasukan oranye, ada juga pasukan biru, hijau, dan ungu yang dibentuk berlandaskan Pergub DKI Jakarta No 212/2016. Setiap pasukan ini berada di bawah koordinasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berbeda. Pasukan oranye berada di bawah kelurahan. Adapun pasukan lain yang juga disebut pekerja harian lepas (PHL) berturut-turut berada di bawah Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial. Kehadiran pasukan-pasukan ini antara lain bertujuan membantu sejumlah persoalan yang muncul di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Contoh persoalan itu antara lain jalan rusak, saluran tersumbat, pohon tumbang, timbunan sampah liar, penerangan jalan, dan gelandangan.
Saluran air dan timbunan sampah menjadi fokus sorotan warga karena kerap kali menjadi biang kerok banjir. Banjir besar pada awal 2020 memaksa 31.232 warga Jakarta mengungsi karena rumah mereka terendam. Warga sebenarnya juga memahami bahwa persoalan saluran air dan sampah tak lepas dari peran aktif mereka. Persoalan kebersihan dan timbunan sampah, menurut hampir tiga perempat warga, juga menjadi bagian dari tanggung jawab mereka. Sama halnya dengan saluran air yang dinilai serupa oleh sekitar separuh responden. Namun, pendapat warga dapat juga dipahami sebagai kecondongan apatisme warga terhadap kehadiran bantuan petugas PPSU dan PHL.
Kondisi itu dapat disebabkan oleh ketidakkonsistenan mereka hadir di tengah warga. Hanya 41,7 persen responden yang menemukan pasukan ini sedang bertugas di lingkungan tempat tinggal mereka setiap hari. Ada responden lainnya yang baru menemukannya beberapa hari dalam seminggu (16,4 persen), seminggu sekali (11,8 persen), sebulan sekali (12,2 persen), dan sisanya ada yang lebih dari satu bulan. Berikut ditampilkan hasil kinerja PPSU menurut masyarakat berdasarkan hasil survei bulan Desember 2019-Februari 2020.
Berdasarkan paragraf 1, jika terdapat timbunan sampah liar di sekitar tempat tinggal warga, manakah di bawah ini simpulan yang BENAR?
Persoalan timbunan sampah liar di tempat tinggal warga akan diselesaikan oleh para pasukan oranye.
Pemerintah akan memerintahkan pekerja harian lepas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Para warga akan mengerahkan pasukan oranye, biru, hijau, dan ungu untuk membersihkan timbunan sampah liar tersebut.
Sampah liar di sekitar tempat tinggal warga menjadi tanggung jawab masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut.
Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial turut serta untuk membantu permasalahan timbunan sampah liar.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Profil kemiskinan di Indonesia diukur melalui metode penentuan Garis Kemiskinan (GK) makanan dan bukan makanan. Penduduk miskin yaitu kelompok masyarakat yang mempunyai pengeluaran rata-rata per kapita di bawah GK. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Selasa (15/1/2019), jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 9,66% dari jumlah penduduk per September 2018. Jumlah ini setara dengan 25,67 juta orang. 1-480817168628151 Angka September 2018 mencatatkan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 0,46 basis poin (bps) dari periode September 2017 yang berada di level 10,12%. Jika dibandingkan dengan posisi Maret 2018 yang sebesar 9,82%, maka capaian September 2018 lebih rendah 0,16 bps. Dari data yang sama, kemiskinan banyak terjadi di desa-desa dan ketimpangan antara desa serta kota masih berlanjut walaupun terjadi perbaikan. Faktor yang paling signifikan memengaruhi tingkat kemiskinan yaitu upah riil buruh tani dan nilai tukar petani. Kedua faktor itu mengalami kenaikan sepanjang periode Maret—September 2018. Sementara itu, selama periode yang sama, tingkat inflasi yang biasanya menggerus penghasilan riil masyarakat terkendali dengan baik. Tingkat inflasi periode Maret-September 2018 hanya sebesar 0,94%. Bahkan, untuk beberapa komoditas pokok seperti beras, daging sapi, minyak goreng, dan gula pasir mengalami penurunan. Di sisi lain, penghasilan 40% penduduk lapis terbawah terdongkrak. Alhasil, GK selama periode Maret-September 2018 ikut terkerek sebesar 2,36%, dari Rp401.200,00 menjadi Rp410.670,00 pada September 2018. GK makanan masih berkontribusi paling besar, yakni 73,54%, sedangkan nonmakanan hanya sebesar 26,46%. Secara keseluruhan, GK keduanya mengalami penaikan, yang berarti kesejahteraan masyarakat sedikitnya merambat naik. Komoditas makanan yang terbesar menggerus penghasilan masyarakat yaitu beras, rokok, telur, dan daging ayam. Bagi masyarakat kota, beras menyumbang GK sebesar 19,54%, sedangkan di desa mencapai 25,51%. Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan provinsi dengan GK per Rumah Tangga miskin paling rendah, yakni Rp1,48 juta per bulan. Sebaliknya, DKI Jakarta menjadi yang tertinggi dengan nilai mencapai Rp3,33 juta per bulan. Namun, dari persentase penduduk miskin, Pulau Maluku-Papua masih menjadi yang tertinggi. Seperlima, atau tepatnya 21,2%, dari jumlah penduduknya berada di bawah GK. Dalam hal ketimpangan sosial yang diukur melalui indeks rasio Gini, terdapat beberapa daerah dengan kesenjangan pengeluaran yang tinggi. Hingga September 2018, provinsi dengan ketimpangan tertinggi, yaitu DI Yogyakarta, Gorontalo, Jawa Barat, dan Papua. Provinsi-provinsi tersebut memiliki indeks rasio Gini di atas nasional, yaitu sebesar 0,384. Sebaliknya, provinsi dengan pengeluaran yang hampir merata dari kelas bawah, menengah, dan atas, yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sumatra Barat. Secara nasional, ketimpangan ini kian terkikis. Pada Maret 2018, rasio Gini mencapai 0,389, sedangkan pada September tahun lalu sebesar 0,384.
Berdasarkan paragraf 8, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?
Penduduk Maluku dan Papua berada di bawah Garis Kemiskinan.
Penduduk Maluku dan Papua mengalami ketimpangan sosial tertinggi.
Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sumatra Barat memiliki pengeluaran yang merata dari seluruh kelas ekonomi
Terdapat beberapa penduduk di daerah Maluku-Papua yang berada di bawah Garis Kemiskinan.
Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan penduduk miskin tertinggi.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Personel TNI dari Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurlabar) menangkap kapal Vietnam dengan muatan dua palka penuh ikan di perairan Natuna. Kepala Dinas Penerangan Armabar Letkol Laut Agung Nugroho mengatakan, awalnya, personel TNI sedang melaksanakan Operasi Samakta Udhaya dengan menggunakan KRI Tjiptadi-381. “Kemudian KRI mendeteksi adanya kontak kapal asing yang berhenti atau mengapung di perairan teritorial Indonesia,” ujar Agung dalam pesan singkat, Selasa (14/11/2017). Personel TNI sempat memastikan apakah kapal berbendera Vietnam itu mengalami kerusakan atau tidak sebab, berdasarkan peraturan berlaku, kapal dilarang berhenti atau mengapung di perairan teritorial Indonesia kecuali terjadi kerusakan atau force major. “Berdasarkan pemeriksaan, kapal itu melanggar batas wilayah dan telah melakukan pencurian ikan di perairan Natuna. Kapal beserta isi-isinya kami bawa ke Lanal Ranai untuk penyidikan,” ujar Agung.
Ide pokok paragraf tersebut adalah…
Kapal melanggar batas wilayah dan melakukan pencurian ikan di perairan Natuna.
Pelaksanaan Operasi Samakta Udhaya di perairan Natuna.
Terdeteksinya kontak kapal asing yang mengapung di perairan teritorial Indonesia.
Penangkapan kapal Vietnam oleh personel TNI di perairan Natuna.
Kapal Vietnam yang bermuatan dua palka penuh ikan di perairan Natuna.
Create a free account and access millions of resources
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
13 questions
Kearsipan
Quiz
•
12th Grade
10 questions
POST TEST RUKI
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Quiz Hukum Perkara Perdata
Quiz
•
KG - Professional Dev...
10 questions
uh kd 3.6
Quiz
•
12th Grade
10 questions
PRE TEST
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Bahasa Melayu Komunikasi
Quiz
•
12th Grade
15 questions
DCA 1013 - AGGREGATE
Quiz
•
1st - 12th Grade
10 questions
Ulangan harian prakarya7
Quiz
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Forest Self-Management
Lesson
•
1st - 5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
30 questions
Thanksgiving Trivia
Quiz
•
9th - 12th Grade
30 questions
Thanksgiving Trivia
Quiz
•
6th Grade
11 questions
Would You Rather - Thanksgiving
Lesson
•
KG - 12th Grade
48 questions
The Eagle Way
Quiz
•
6th Grade
10 questions
Identifying equations
Quiz
•
KG - University
10 questions
Thanksgiving
Lesson
•
5th - 7th Grade
Discover more resources for Other
30 questions
Thanksgiving Trivia
Quiz
•
9th - 12th Grade
11 questions
Would You Rather - Thanksgiving
Lesson
•
KG - 12th Grade
10 questions
Identifying equations
Quiz
•
KG - University
18 questions
Thanksgiving Trivia
Quiz
•
4th - 12th Grade
20 questions
Thanksgiving
Quiz
•
KG - 12th Grade
28 questions
Ser vs estar
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
hands washing
Quiz
•
5th - 12th Grade
53 questions
US History Domain 1 Review CP 2025 (Tech Enhanced)
Quiz
•
9th - 12th Grade
