Search Header Logo

Kuis Teks Cerita Sejarah KD 3.3

Authored by RIZQI PUTRI

World Languages

University - Professional Development

Used 5+ times

Kuis Teks Cerita Sejarah KD 3.3
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

9 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan penggalan teks cerita berikut!

Adipati Ronggo Lawe bangkit dan berdiri, membiarkan kedua tangannya dicuci oleh kedua istrinya yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati yang berusaha menghiburnya. “Aku harus pergi sekarang juga!” katanya. “Pengawal lekas suruh persiapkan si Mego Lamat di depan! Aku akan berangkat ke Majapahit sekarang juga!” Mego Lamat adalah satu di antara kuda-kuda kesayangan Adipati Ronggo Lawe, seekor kuda yang amat indah dan kuat, warna bulunya abu-abu muda. Semua cegahan kedua istrinya sama sekali tidak didengarkan oleh adipati yang sedang marah itu.

Dalam penggalan tersebut yang banyak dideskripsikan yaitu ...

Tirtowati

Pengawal

Mego Lamat

Dewi Mertorogo

Adipati Ronggo Lawe

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan penggalan teks cerita berikut!

Di dalam kemarahan dan kekecewaan, Adipati Ronggo Lawe masih ingat untuk menghaturkan sembahnya, tetapi setelah semua salam tata susila ini selesai, serta merta Ronggo Lawe menyembah dan berkata dengan suara lantang, “Hamba sengaja datang menghadap Paduka untuk mengingatkan Paduka dari kekhilafan yang paduka lakukan di luar kesadaran Paduka!” Semua muka para penghadap raja menjadi pucat mendengar ucapan ini, dan semua jantung di dalam dada berdebar tegang. Mereka semua mengenal belaka sifat dan watak Ronggo Lawe, banteng Majapahit yang gagah perkasa dan selalu terbuka, polos dan jujur, tanpa tedeng aling-aling lagi dalam mengemukakan suara hatinya, tidak akan mundur setepak pun dalam membela hal yang dianggap benar.

Jenis alur dalam cerita tersebut adalah....

maju

sorot balik

rapat

renggang

absurd

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan penggalan teks cerita berikut!

“Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya.

“Mayat siapa?”

“Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya. Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.”

Latar suasana penggalan novel sejarah tersebut adalah ….

mencekam

keprihatinan

kekecewaan

kekosongan

kemarahan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan penggalan cerita berikut!

Gagak Bongol dan Senopati Gajah Enggon tidak segera menjawab dan memberikan kesempatan kepada Patih Gajah Mada untuk menemukan sendiri jawabnya. Nama pembunuh yang mati dipatuk ular itu tentu berada di barisan yang tersisa dari nama-nama prajurit Bhayangkara yang pernah dipimpinnya. Nama-nama itu adalah Bhayangkara Lembu Pulung, Panjang Sumprit, Gajah Geneng, Gajah Enggon, Macan Liwung, dan Gagak bongol.

Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan novel sejarah tersebut adalah…

sudut pandang orang pertama

sudut pandang orang kedua

sudut pandang orang ketiga

sudut pandang orang keempat

sudut pandang orang kelima

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di Indonesia. Berbagai turnamen digelar di berbagai negara untuk olahraga yang satu ini. Salah satunya yang paling bergengsi tentu saja All England, turnamen bulutangkis tertua di dunia.

Dilihat dari isinya, kutipan teks sejarah tersebut termasuk bagian....

pernyataan umum

orientasi

urutan peristiwa

reorientasi

penegasan ulang

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Teks cerita sejarah disusun secara kronologis. Yang dimaksud kronologis adalah....

sesuai pengalaman manusia

sesuai dengan urutan waktu

sesuai penuturan pelaku sejarah

diuraikan dengan jelas dan detail

diuraikan secara lengkap dan padu

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Dalam sejarah, Bendera Merah Putih dikibarkan pada 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan Kertanegara dari Singosari (1222 – 1292). Sejarah itu disebut dalam tulisan bahasa Jawa kuno pada 1216 Caka (1254 Masehi). Mpu Prapanca, dalam Negara Kertagama, juga menceritakan tentang digunakannya warna merah putih dalam upacara kebesaran raja pada pemerintahan Hayam Wuruk (Majapahit) pada 1350 – 1389 M.

Kalimat tanya yang jawabannya terdapat dalam paragraf tersebut adalah....

Kapan Mpu Prapanca menulis buku Negara Kertagama?

Mengapa bendera merah putih yang dipilih?

Apa jenis tulisan/bahasa yang digunakan Mpu Prapanca dalam menulis buku?

Siapa yang pertama kali mengibarkan bendera merah putih?

Mengapa kerajaan Singosari diserang oleh pasukan Jayakatwang?

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?